4 Jenis Rumah Adat DKI Jakarta dan Bagian-Bagiannya

Rumah Adat DKI Jakarta – Jakarta merupakan kota megapolitan dengan jumlah penduduk asli lebih sedikit dibandingkan dengan penduduk pendatang. Pasalnya sebagai pusat industri bahkan pusat ibu kota yang sekarang berganti di Kalimantan. Kebudayaan asli masyarakat DKI Jakarta adalah budaya Betawi dengan berbagai keunikannya.

Keunikan tersebut tidak hanya dari sisi bahasa yang digunakan namun juga Rumah Adat DKI Jakarta atau Rumah Adat Suku Betawi. Bagi Anda penggemar si Pitung, mungkin sudah tidak asing lagi karena sebagian besar latar pembuatan filmnya berada di lingkungan suku Betawi asli.

Walaupun semakin sempitnya lahan di daerah Jakarta, namun keberadan rumah adat senantiasa masih tetap dilestarikan. Hal tersebut mengingat bagian dari ragam kebudayaan Indonesia. Rumah adat DKI Jakarta secara umum memiliki beberapa jenis dan setiap jenis memiliki ciri khasnya masing-masing untuk membedakannya.

Jenis-Jenis Rumah Adat DKI Jakarta

rumah adat dki jakarta

Images By: Romadecade.org

Berikut ini jenis-jenis rumah adat Betawi yang harus Anda ketahui. Selain menambah hasanah ilmu pengetahuan juga untuk selalu mengingat akan kebudayaan dan warisan budaya yang memiliki nilai tinggi.

1. Rumah Adat Kabaya Betawi

Rumah tradisional yang pertama dan sering terdengar adalah rumah adat kebaya. Bagungan rumah adat ini memiliki ciri khas dan juga keunikannya sendiri. Ciri yang paling menonjol adalah bagian atap yang menyerupai lipatan kabaya. Oleh karena itu, jenis rumah adat ini disebut rumah adat kabaya.

Adapun bagian dari bangunan ini secara spesifik adalah sebagai berikut:

– Bagian Pangkeng

Terdengar asing untuk istilah pangkeng sendiri. Yang mana bagian ini merupakan ruangan keluarga atau tempat bersantai dan berkumpul bersama keluarga. Dengan begitu, ruangan khusus ini akan menciptakan suasana yang harmonis dan semakin hangat.

Baca Juga  Mengenal 2 Rumah Adat Sulawesi Utara dan Ciri Khasnya

– Bagian Teras

Pada bagian ini dibuat dengan cukup luas dengan tersedia beberapa kursi dan meja baik untuk bersantai atau menerima tamu. Bagi Anda pecinta film atau sinetron dengan tema Betawi tentu akan sering melihatnya.

– Bagian Srondoyan

Srondoyan sendiri merupakan istilah untuk dapur. Pada bagian ruangan ini sering kali digabung dengan ruang makan bahkan dengan gudang sekaligus. Seperti pada umumnya, ruangan ini terletak dibagian rumah paling belakang.

– Bagian Paseban

Paseban ini merupakan ruangan atau kamar yang diperuntukan khusus untuk para tamu. Oleh karenanya, jika Anda bertamu di salah satu keluarga Betawi dengan baguanan rumah berupa rumah adat kabaya, maka Anda akan ditempatkan di Paseban ini. Namun jika tidak ada tamu biasanya akan digunakan untuk ruang sholat.

– Kamar Tidur

Bagian yang terakhir adalah kamar tidur.pada jenis rumah ini memiliki 4 kamar tidur dengan satu kamar yang lebih kuas dibandingkan kamar lainnya. Biasaya kamar yang paling luas diperuntukan si pemilik rumah.

Untuk material yang digunakannyapun terdiri atas genteng dari tanah liat atau anyaman yang terbuat dari daun kirai untuk atapnya. Untuk kontruksi kuda-kudanya menggunakan material kayu berupa kayu gowok atau kaya kecapi. Sedangkan untuk material dinding terbuat dari bahan kayu gowok dan anyaman bambu.

Pada stuktur banguan atau pondasi bangunan tersusun atas batu kali yang orang betawi sebut dengan istilah umpak. Untuk kolom-kolom dinding menggunakan kayu nangka dan pasangan batu bata.

Seperti itulah penjelasan dan ciri bangunan dari rumah ada Kabaya yang termasuk salah satu jenis rumah adat DKI Jakarta. Untuk yang selanjutnya akan dijelaskan tentang jenis rumah adat Betawi lainnya seperti Panggung, Joglo dan Gadang Betawi.

2. Rumah Adat Joglo Betawi

Images By: Romadecade.org

Tidak hanya Jawa Tengah saja yang memiliki ciri khas rumah dengan model Joglo. Keduanya memiliki kemiripan dari sisi atap dimana memiliki bentuk seperti bujur sangkar. Namun rumah adat DKI Jakarta ini memiliki keunikan yang berbeda pada bagian-bagian tertentu seperti ruang depan, ruang tengah dan juga ruang belakang.

– Ruang Tengah

Sama halnya dengan rumah adat Kabaya, rumah adat tradisional yang satu ini juga memiliki ruang keluarga yang akan menambah kehangatan dan keakraban. Ruang tengah inilah yang bersungsi sebagai ruang keluarga, untuk bersantai dan bercanda bersama.

Selain itu pada bagian tengah juga terdapat beberapa ruang kamar sebagai tempat untuk beristirahat. Dengan begitu, kamar tidak terletak di depan ataupun di belakang ruangan.

– Ruang Depan

Ruang depan atau serambi depan ini merupakan ruang yang berfungsi untuk menerima tamu layaknya rumah biasa. Pada rumah adat kebaya, berada di teras dan tidak tertutup dari bagian depan rumah sedangkan pada jenis ini berada di dalam rumah.

– Ruang Belakang

Pada bagian belakang terdiri hanya terdiri atas kamar mandi dan juga dapur. Layaknya rumah pada umumnya fungsi dan perannya pun sama. Namun tentu lebih unik dibandingkan dengan rumah modern biasanya.

Seperti itulah bagian dari rumah adat Joglo Betawi ini. Untuk saat ini, Anda bisa menemuinya di perkotaan besar yang sudah terpengaruh oleh kebudayaan lain. Termasuk kebudayaan masyarakat Jawa Tengah.

3. Rumah Adat Panggung

 

rumah adat dari jakarta

Images By: Budayalokal.id

Dibandingkan yang lainnya jenis rumah adat DKI Jakarta ini paling beda dan unik. Dikatakan rumah panggung karena rumah ini memiliki lantai yang posisinya lebih tinggi dari tanah. Selain itu untuk membentuknya seperti pannggung maka digunakan tiang-tiang yang berasal dari bahan dasar kayu dan umumnya menggunakan kayu jati.

Mengapa demikian? Sebab kayu jati ini termasuk kayu yang kuat atau solid dibandingkan dengan kayu lainnya. Karena untuk penyangga haruslah mampu untuk menopang beban dari rumah tersebut.

Bahan dasar material yang digunakan pada rumah panggung Betawi ini adalah dari kayu. Adapun kayu yang sering digunakan adalah kayu gowok atau yang sering disebut kayu nangka, kayu kecapi, kayu rumbia, kayu cempaka, kayu sawo dan juga bambu.

Baca Juga  Berlibur di Pulau Pahawang dan Pantai Pahawang Lampung

Walaupun dibuat seperti panggung, tetap saja menggunakan pondasi yang tersusun layaknya umpak pada rumah adat Kabaya. Material yang digunakan adalah kerikil, pecahan kerang dan juga semen. Umpak inilah yang akan menopang semua beban berat yang ada pada rumah tersebut.

Tidak hanya sekedar berdiri, umpak ini juga melindungi kayu dari serangga seperti rayap. Dengan begitu, bangunan akan tetap berdiri kokoh. Untuk rumah adat jenis panggung ini biasanya berada di wilayah Jakarta dekat dengan pesisir.

Jenis rumah tradisional betawi ini memang sangat cocok untuk orang-orang dengan kegiatam sehari-harinya mencari ikan. Seperti di laut atau pun di sungai-sungai.

Seperti inilah ciri khas dari rumah panggung Betawi yang wajib Anda ketahui. Dan rumah ini tentu berbeda dengan rumah panggung pada daerah lain dengan suku dan adat yang berbeda.

4. Rumah Adat Gadang Betawi

Images By: Romadecade.org

Rumah adat DKI Jakarta atau Betawi yang terakhir adalah Rumah adat Gadang Betawi. Jenis rumah tradisional ini cukup unik dan masih asli terutama di daerah terpencil. Keaslinya membuat rumah adat yang satu ini belum tercampur dengan kebudayaan modern saat ini.

Bangunanya masih seperti bangunan kuno dengan bentuk persegi panjang dan ukurannya disesuaikan dengan keinginan pemilik. Sedangkan pada bagian atapnya sangat unik dan menonjol dengan susunan karangka kuda-kuda. Selain itu pada bagian atap depan dibuat miring layaknya topi atau markis.

Bagian yang menyerupai markis atau topi ini berperan untuk menghalau sinar matahari dan juga hujan. Dengan begitu akan lebih nyaman bagi siapapun yang datang bertamu atau bagi pemilik rumah itu sendiri.

Baca Juga  Berlibur di Pulau Pahawang dan Pantai Pahawang Lampung

Pada umumnya rumah adat ini hanya memiliki dua bagian yaitu bagian depan dan juga belakang. Tidak seperti rumah joglo yang memiliki tiga bagian utama. Pada bangunan bagian depan berfungsi untuk menerima tamu dan pada bagian belakang berfungsi untuk bersantai dan berkumpul bersama keluarga.

Tidak kalah menarik dengan jenis rumah adat DKI Jakarta lainnya bukan? Setiap sudut Jakarta tentu memiliki sejarah penting dan perannya dalam membawa kemerdekaan Indonesia. Itulah sebebnya harus selalu dilestarikan agar tidak tergeser dengan kemajuan zaman yang serba modern ini.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai rumah adat DKI Jakarta mulai dari jenis dan juga ciri khusus yang melekat pada masing-masing jenis. Oleh karennnya bagi Anda yang mengaku orang betawi asli patut berbangga dan terus melestarikan budaya yang ada. Tidak hanya mereka semua orang Indonesia wajib mengetahui keberagaman budaya yang ada sebagai pesona Indonesia.

Dika Permana

Dika Permana

Hidup di dunia maya ditemani suara keyboard yang nyaring berbunyi. Yuk jelajahi Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *