Mengenal Lebih Dekat Rumah Adat Aceh dan 8 Ciri Khasnya

Rumah Adat Aceh – Di Indonesia ini memang kaya akan budaya dan juga wisatanya yang begitu menakjubkan untuk Anda kunjungi. Terlebih lagi di Indonesia ini juga sudah cukup banyak wisata-wisata menarik yang bisa Anda datangi.

Apalagi di setiap wisata yang ada di Indonesia ini juga menyediakan cukup banyak hal-hal menarik khususnya wisata budaya yang ada di dalamnya.

Untuk salah satu wisata budaya di Indonesia yang nantinya mungkin akan Anda kunjungi adalah wisata bersejarah yang ada di dalamnya. Seperti mengenal atau mengetahui beberapa rumah adat yang ada pada setiap wilayah di seluruh Indonesia. Di dalam setiap rumah adat yang ada di Indonesia, pastinya memiliki sejarah serta keunikannya masing-masing.

Berwisata ke Rumah Adat di Aceh

nama rumah adat aceh

Images By: Mazmuzie

Untuk salah satu wisata di Indonesia yang bisa Anda kunjungi adalah wisata yang berada di Aceh. Aceh memang bisa dibilang cukup lekat dengan budayanya khususnya budaya Islam yang ada di seluruh Indonesia. Maka dari itu, budaya Aceh ini bahkan sering tercipta dari campuran baik dari budaya Melayu dan juga budaya Islam.

Bahkan adanya campur baur antara kedua budaya ini sendiri terbukti dengan adanya akulturasi budaya yang terletak pada adat Aceh maupun Rumah Aceh. Menjadi hal yang sangat wajar apabila lokasi yang berdekatan dengan kawasan yang ada di luar Indonesia khususnya adanya campuran budaya yang tercipta di dalamnya.

Sejarah dari Nanggroe Aceh Darussalam dan Rumah Adatnya

rumah adat dari aceh

Images By: Merahputih.

Provinsi Aceh merupakan salah satu provinsi yang berada di ujung Pulau Sumatera. Provinsi di mana pernah bernama Daerah Istimewa Aceh dan Nanggroe Aceh Darussalam yang juga dikenal dengan syariat Islamnya. Aceh ini juga mendapatkan gelar istimewa sehingga Aceh juga mampu untuk mengatur hukum pemerintahannya sendiri dengan menggunakan syariat Islam.

Rumah Aceh ini juga kian langka atau semakin sulit dijumpai karena seluruh masyarakatnya yang lebih memilih untuk menggunakan rumah beton. Bahkan saat ini masih ada dua tempat untuk Anda semua maupun para wisatawan lainnya yang bisa melihat rumah adat Aceh ini sendiri. Bahkan tempat yang menyediakan rumah adat ini juga merawat cukup baik rumah adat yang ada di dalamnya.

Siapa pun orangnya bahkan Anda sendiri bisa berkunjung ke Museum Aceh yang ada di Banda Aceh dan juga Rumah Cut Nyak Dien yang ada di Lampisang Aceh Besar. Jika nantinya Anda ingin mengetahui tentang rumah adat Aceh, Anda harus memahami beberapa penjelasannya. Bahkan di dalam rumah Adat ini sendiri memiliki beberapa keunikan tertentu.

Baca Juga  5 Jenis Rumah Adat Papua dan Keunikannya

Ketika Anda tertarik untuk berkunjung ke rumah adat Nanggroe Aceh Darussalam, maka Anda disarankan untuk masuk dalam keadaan menunduk. Di mana semua orang bahkan Anda sendiri yang akan berkunjung ke tempat ini memang harus merunduk karena pintu dari masing-masing rumah adat ini bisa dibilang cukup pendek.

Akan tetapi, meskipun rumah adat Aceh ini memiliki pintu yang pendek, Anda akan terkejut bahwa kondisi atau situasi yang ada di dalamnya sangat luas. Bahkan nyaris tidak disediakan perabotan-perabotan rumah baik kursi sofa maupun meja. Para tamu biasnaya duduk di atas tikar yang telah disediakan oleh pemilik rumah.

Ada beberapa perbedaan dari para pemilik rumah adat yang ada di Aceh ini. Di mana jika seorang pemiliknya ini adalah seseorang yang berkecukupan, maka rumah Aceh memiliki ukiran serta ornament yang rumit. Sedangkan untuk rakyat biasa, biasanya hanya cukup membuat rumah panggung tanpa adanya ukiran dan ornament apapun. Bahkan rumah adat Aceh ini juga tahan terhadap gempa dan juga banjir.

8 Ciri Khas Rumah Adat Aceh

ciri khas rumah adat aceh

Images By: Merahputih.

Nama rumah adat Aceh ini dikenal dengan Rumah Krong Bade atau juga biasa dikenal dengan sebutan Rumoh Aceh. Untuk beberapa rumah Aceh yang ada di setiap kabupaten maupun kota memiliki detail yang berbeda-beda.

Meskipun nanti detailnya berbeda, untuk rumah adat Aceh ini memiliki komponen utama yang sama secara keseluruhan. Nah, untuk beberapa komponennya diantaranya sebagai berikut ini:

1. Seuramoe-ukeu (Serambi Depan)

Seuramoe ini merupakan ruangan yang memiliki fungsi untuk menerima tamu khususnya tamu laki-laki. Letaknya berada di bagian depan rumah. Ruangan ini juga memiliki fungsi untuk menjadi tempat tidur yang sekaligus juga dipergunakan sebagai tempat makan tamu untuk laki-laki.

2. Seuramoe-likoot (Serambi Belakang)

Sedangkan untuk Seuramoe-likoot ini merupakan ruangan yang memiliki fungsi utama untuk menerima para tamu perempuan. Untuk letaknya, berada di bagian belakang rumah.

Sama halnya dengan serambi depan tadi. Bahkan serambi ini bisa sekaligus menjadi tempat tidur dan juga ruang makan bagi para tamu perempuan.

3. Rumah-Dapu (Dapur)

Sedangkan untuk letak dari dapur ini dekat maupun tersambung secara langsung dengan serambi belakang. Bahkan lantai dapur posisinya juga sedikit lebih rendah jika dibandingkan dengan serambi belakang.

Baca Juga  5 Jenis Rumah Adat Papua dan Keunikannya

4. Seulasa (Teras)

Seulasa atau teras rumah ini tentunya berada di bagian paling depan rumah. Bahkan untuk letaknya sendiri pun menempel dengan serambi depan. Kemudian, untuk letak dari teras ini juga sudah ditentukan sejak zaman dahulu dan tidak akan berubah sampai dengan saat ini.

5. Kroong-Padee (Lumbung Padi)

Mayoritas dari masyarakat Aceh adalah seorang petani. Maka dari itu, masyarakat Aceh juga menyediakan lumbung padi yang letaknya berada terpisah dari bangunan utamanya.

Akan tetapi, meskipun terpisah, lumbung padi ini letaknya masih berada di pekarangan rumah. Bahkan letaknya pun bervariasi, bisa di belakang, kemudian di samping maupun di depan rumah.

6. Keupaleh (Gerbang

Biasanya gerbang ini memang tidak terlalu umum dijumpai ketika Anda berkunjung ke salah satu rumah adat Aceh. Gerbang ini juga biasnaya dimiliki oleh beberapa kalangan orang berada maupun beberapa toko masyarakat. Hal inilah yang merupakan sebuah ciri-ciri dari rumah milik toko masyarakat Aceh sendiri.

Kemudian, untuk gerbang dari rumah adat Aceh ini sendiri pada umumnya terbuat dari kayu serta dipayungi oleh ilikbilik yang letaknya berada di atasnya persis.

7. Tamee (Tiang)

Tiang merupakan salah satu komponen paling utama yang wajib untuk Anda miliki dalam rumah adat Aceh. Kekuatan dari tiang inilah yang bahkan menjadi tumpuan utama dari rumah adat ini.

Tiang ini memiliki bentuk bulat di mana ukuran diameter dari tiang ini sendiri 20 sampai dengan 35 cm dan untuk tingginya sekitar 150 sampai dengan 170 cm.

Untuk jumlahnya sendiri bisa 16, 20, 24 maupun 28 batang. Untuk keberadaan dari tiang ini tentunya memiliki sebuah fungsi di mana bisa memudahkan sejumlah proses pemindahan rumah tanpa harus bersusah payah untuk membongkarnya.

8. Rumah-Inong (Rumah Induk)

Ruangan ini berada diantara serambi depan dan juga serambi belakang. Bahkan untuk posisinya juga dibuat lebih tinggi serta terbagi menjadi 2 kamar. Keduanya juga akan dipisahkan oleh gang yang menghubungkan antara serambi depan dan juga serambi belakang.

Mengenal Tahapan dalam Membangun Rumah Adat Aceh

tahapan pembuatan rumah adat aceh

Images By: Merahputih.

Bagi beberapa masyarakat Aceh, membangun rumah adat Aceh sama halnya seperti membangun kehidupan. Maka dari itu, pembangunan rumah adat Aceh ini sendiri harus mampu untuk memenuhi persyaratan dan juga bertahap. Proses pembangunan rumah Aceh ini juga dilakukan secara cermat sekaligus berlandaskan pada pengetahuan local dari masyarakat setempat.

Maka dari itu, rumah Aceh ini sendiri bisa bertahan sampai dengan ratusan tahun lamanya meskipun hanya terbuat dari kayu. Nah, untuk beberapa tahapan di dalam pembuatan rumah adat Aceh ini sendiri diantaranya adalah:

• Melalui Musyawarah

Sebelum masyarakat Aceh memutuskan untuk membuat rumah, biasanya akan diadakan musyawarah keluarga. Setelah nanti mencapai sebuah kesepakatan, maka hasil musyawarah tersebut akan disampaikan kepada Ulama yang ada di kampung tersebut.

Tujuannya adalah memberitahukan kepada Ulama untuk mendapatkan saran agar rumah yang akan dibangun bisa jauh lebih tenang dan juga tentram.

• Pengadaan Bahan

Setelah mencapai mufakat atau kesepakatan dari keluarga maupun Ulama, maka bahan pun akan diadakan. Bahan-bahan yang diperlukan untuk membangun rumah adat Aceh adalah kayu, bamboo, daun rumbia dan lain sebagainya.

Baca Juga  5 Nama Rumah Adat Sulawesi Selatan, Gambar dan Cirinya

• Pengolahan Bahan

Kemudian, beberapa kayu yang sudah dikumpulkan ini akan diletakkan pada sebuah tempat teduh dan tidak akan terkena hujan. Jika waktu pembangunan masih lama, maka kayunya akan direndam dalam air teduh terlebih dahulu.

• Pendirian Rumah

Setelah semua proses sudah disiapkan, maka dimulailah pembangunan rumah Aceh. Untuk pembangunan awal rumah adat Aceh ini ditandai dengan pembuatan landasan untuk memancangkan kayu.

Untuk kayu yang pertama kali dipancangkan adalah tiang utama kemudian diikuti oleh tiang-tiang yang lainnya. Setelah semua tiang sudah terpasang, maka akan dilanjutkan dengan pembuatan pada bagian tengah rumah.

Demikianlah salah satu rumah adat yang ada di Indonesia dengan berbagai keunikan yang ada di dalamnya. Jika Anda ingin berkunjung ke salah satu rumah adat Nanggroe Aceh Darussalam, maka usahakan untuk merawat dan menjaga kelestariannya. Tentunya jangan sampai Anda merusaknya.

Aldy Amrillah

Aldy Amrillah

Halo, Perkenalkan nama saya Aldy Amrillah biasa dipanggil Aldy, Saya merupakan penulis artikel yang berasal dari Kota Hujan.Saya memiliki hobi bermain game online, membaca artikel dan menonton berita dan semoga saja artikel yang saya tulis untuk Kalian dapat bermanfaat yah, selamat membaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *