Cara Mengembalikan File yang Terhapus di Recycle Bin

Cara Mengembalikan File yang Terhapus di Recycle Bin – Ketika Anda menghapus sebuah file di laptop atau komputer, sebenarnya file atau folder tersebut belum terhapus secara permanen.

Karena sebenarnya file tersebut masih ada di recycle bin dan dapat dipulihkan kembali. Dalam hal ini, ada banyak cara mengembalikan file yang terhapus di recycle bin yang bisa Anda gunakan.

Cara pengembalian file atau folder yang sudah terhapus dapat dilakukan dengan memanfaatkan berbagai aplikasi, baik aplikasi bawaan dari laptop dan komputer, atau aplikasi tambahan yang berbayar maupun tidak.

Berikut ini beberapa cara memulihkan file atau folder yang dapat Anda lakukan.

Mengembalikan File Terhapus melalui Recycle Bin

Jika file Anda masih berada di Recycle Bin, Anda tidak perlu panik. Karena itu artinya file yang telah dihapus bisa dipulihkan dengan mudah, sehingga dapat Anda kelola kembali.

Fitur Recycle Bin pada umumnya dapat Anda temukan di desktop laptop atau komputer.

gambar 1

Anda bisa mencari menu tersebut dengan menekan tombol “Start” kemudian tekan menu “Settings” atau yang biasa disimbolkan dengan roda bergerigi. Pada settings, tekan menu “Personalization”.

224.2

Anda akan dihadapkan pada beberapa pilihan menu, pilih “Themes”. Selanjutnya Anda akan dialihkan pada sebuah halaman. Pada halaman ini Anda hanya perlu menekan menu “Desktop icon settings”.

224.3

Lalu Anda akan disuguhkan dengan pilihan desktop icon. Berilah tanda ceklis atau centang pada checkbox Recycle Bin, kemudian klik “OK”.

224.4

Bukalah fitur Recycle Bin pada layar perangkat Anda. Pilih file atau folder yang ingin Anda pulihkan. Setelah itu klik kanan dan pilih menu “Restore”.

224.5

Dengan demikian, file maupun folder yang Anda pilih sudah dipulihkan dan dapat Anda akses lagi di tempat yang sama sebelum file terhapus. Namun, Anda harus berhati-hati karena file dalam Recycle Bin dapat terhapus otomatis.

Untuk menghindari terjadinya hal tersebut, Anda dapat klik kanan dalam fitur Recycle Bin kemudian pilih menu “Properties”. Berilah tanda ceklis atau centang pada “Display delete confirmation dialog”.

Mengembalikan File Terhapus Melalui Fitur Command Prompt

Nah, sekarang bagaimana jika file atau folder yang Anda butuhkan telah terhapus dari Recycle Bin? File maupun folder tersebut masih dapat Anda akses dengan bantuan Command Prompt atau CMD.

Berbeda dari Recycle Bin, Anda tidak akan menemukan fitur ini pada desktop maupun menu Start.

224.6

Untuk memunculkan fitur ini, pertama pilih tombol “Search” pada layar perangkat Anda, kemudian ketik “CMD” pada search bar.

Anda akan diperlihatkan hasil pencarian berupa fitur “Command Prompt”. Klik kanan pada fitur tersebut. Kemudian pilihlah “Run as administrator”.

Bersabarlah beberapa saat perangkat Anda memproses permintaan. Jika sudah berada dalam fitur Command Prompt, ketik “chkdsk : /f”.

Isilah titik-titik tersebut dengan nama partisi atau drive tempat menyimpan file atau folder yang terhapus. Tunggulah kembali selama beberapa saat.

Setelah itu, ketik “ATTRIB-H-R-S/S/D :*.*”. Sama seperti sebelumnya, isilah titik-titik tersebut dengan nama drive tempat penyimpanan file atau folder sebelum terhapus.

Tunggulah beberapa saat perangkat Anda sedang melakukan proses recovery file dan folder yang diminta. Selama menunggu, usahakan untuk tidak memproses apapun pada perangkat Anda.

Jangan melakukan penyimpanan, pemindahan, atau penghapusan file dan folder pada laptop atau komputer Anda. Hal ini dilakukan agar file yang di-recovery tidak menimpa file yang masih ada.

Mengembalikan File Terhapus Melalui File History

Cara mengembalikan file yang terhapus dapat juga Anda lakukan dengan memanfaatkan fitur File History.

Fitur ini merupakan fasilitas yang ditawarkan pada perangkat laptop atau komputer dengan sistem operasi Windows 10, menggantikan fitur Backup and Restore pada perangkat Windows 7 dan 8.

Baik file maupun folder yang telah terhapus dapat dipulihkan lagi menggunakan fitur ini.

Terdapat dua tahapan yang harus dilakukan dari awal agar file dapat di-recovery dengan sempurna, yaitu backup data yang dilakukan sebelum data terhapus, dan recovery data untuk mengembalikan data yang terhapus.

1. Backup Data

Sebelum memulihkan data berupa file maupun folder pada perangkat Anda menggunakan fitur ini, terlebih dulu lakukan backup. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kasus kehilangan file secara permanen.

224.7

Hal pertama yang dapat Anda lakukan yaitu, buka menu “Settings” atau simbol roda bergerigi. Kemudian pilihlah menu “Update & Security”.

Pada menu tersebut, Anda akan disuguhkan beberapa submenu, klik submenu “Backup”. Anda akan diarahkan pada halaman Backup.

224.8

Pada halaman ini, klik tombol plus (+) atau “Add a drive”. Kemudian akan muncul pilihan partisi hard drive dan penyimpanan eksternal yang memungkinkan untuk menyimpan backup data.

Pilih salah satu partisi hard drive atau penyimpanan eksternal. Data yang dibackup dan hasil backup tidak dapat diletakkan pada partisi yang sama.

Sehingga lebih baik jika Anda menyimpan backup di hard drive eksternal. Jika sudah selesai memilih, aktifkan tombol “Automatically back up my files”.

224.9

Di bawah tombol tersebut terdapat fitur “More options”. Fitur ini dapat Anda gunakan untuk mengatur interval backup, direktori file yang akan di backup, serta mengatur durasi penyimpanan data.

2. Recovery Data

Apabila setelan backup data telah aktif, file dan folder yang telah terhapus akan dapat dipulihkan dengan mudah. Anda dapat membuka menu “Search”, kemudian ketik “File History” pada search bar.

Anda akan menemukan file “Restore your files with File History”. Klik untuk membukanya.

224.11

Kemudian lihatlah pada bagian bawah window, pilih tombol “Restore” berwarna hijau.

Dengan demikian, file dan folder yang Anda inginkan sudah dipulihkan kembali. Anda dapat mengakses data yang terhapus kembali pada penyimpanan semula.

Mengembalikan File Terhapus Melalui Tool File Recovery

Tool File Recovery bukan merupakan aplikasi yang bisa Anda gunakan pada perangkat laptop maupun komputer. Aplikasi ini dapat Anda gunakan apabila ketiga cara di atas tidak efektif untuk memulihkan file atau folder yang terhapus.

Untuk menggunakan aplikasi ini, Anda dapat mengunduh dan menginstalnya terlebih dahulu. Berbagai macam Tool File Recovery dapat digunakan secara gratis maupun berbayar.

Ada empat pilihan tool file recovery gratis yang direkomendasikan untuk Anda gunakan, yaitu Disk Drill, EaseUs, Recuva, dan MiniTool Power Data Recovery. Adapun cara penggunaan tool tersebut adalah sebagai berikut:

224.12

1. Disk Drill

Disk Drill merupakan software file recovery yang sangat ringan dan mudah untuk digunakan. Software ini tersedia dalam dua versi yaitu gratis dan berbayar.

Pada versi gratisnya, aplikasi ini menyediakan kuota sebesar 500 MB. Aplikasi ini mengelompokkan seluruh file dan folder yang telah terhapus.

Disk Drill akan membagi file dengan format serupa yaitu “Picture”, “Video”, “Audio”, “Documents”, “Archives”. Bukalah menu sesuai dengan format file yang ingin Anda pulihkan.

Kemudian carilah file tersebut. Beri tanda ceklis atau centang pada sisi sebelah kiri file atau folder yang Anda maksud. Setelah itu, klik tombol “Recover All”.

Dengan demikian file atau folder yang telah terhapus akan dapat Anda akses lagi seperti semula.

224.13

2. EaseUS

EaseUs merupakan salah satu alat recovery file yang dapat digunakan pada semua versi Windows. Software ini menawarkan dua versi, yaitu gratis dan berbayar. Pada versi gratis, Anda hanya dapat memulihkan file dengan batas total 2GB saja.

Cara menggunakannya cukup sederhana. Setelah berhasil menginstal aplikasi ini, Anda akan disuguhkan pada pilihan jenis file yang ingin dipulihkan. Pilihlah jenis file yang diinginkan, kemudian tekan tombol “Next”.

Setelah itu, Anda akan diminta untuk memilih partisi tempat file hilang. Setelah memilih disk, tekan tombol “Scan”, kemudian aplikasi akan memindai file yang telah terhapus dari disk tersebut.

Namun jika yang ingin Anda pulihkan kembali adalah partisi, pilih “Lost Disk Drives”. Klik “Scan”. Tunggulah beberapa saat aplikasi memindai file yang masih dapat dikembalikan.

Pilihlah file yang ingin Anda pulihkan dengan memberi tanda ceklis di samping kiri file tersebut. Kemudian klik “Recover”. Maka file Anda akan dikembalikan ke tempat semula.

224.14

3. Recuva

Recuva merupakan salah satu software yang dapat Anda gunakan untuk memulihkan file yang terhapus. Software ini memiliki dua versi yaitu versi gratis dan premium atau berbayar.

Meski Anda memilih versi gratis, software ini tetap dapat memulihkan file dengan baik. Cara penggunaannya cukup mudah. Setelah mengunduh dan menginstal software, bukalah aplikasi tersebut.

Kemudian pilihlah partisi penyimpanan tempat file yang terhapus itu berasal. Setelah itu, tekan tombol “Scan” di sampingnya.

Aplikasi akan memindai semua data dan file yang telah terhapus dari partisi tersebut. Untuk memilih file atau folder yang akan di-recovery, berilah tanda ceklis atau centang pada checkbox sebelah kiri file.

Tekan tombol “Recover”, maka data Anda akan dipulihkan. Kekurangan aplikasi ini yaitu tidak bisa memulihkan semua file yang terhapus.

Jika Anda berniat menggunakan aplikasi ini, cobalah untuk memeriksa status file pada kolom “State”. Apabila file yang Anda inginkan memiliki status “Unrecoverable”, maka file tidak dapat dikembalikan karena telah tertumpuk dengan file lain.

224.15

4. MiniTool Power Data Recovery

Cara mengembalikan file yang terhapus di recycle bin lainnya adalah menggunakan aplikasi MiniTool Power Data Recovery. Aplikasi ini dapat Anda gunakan secara gratis maupun berbayar.

Pada versi gratis, Anda hanya bisa memulihkan total besar file 1GB. Setelah MiniTool Power Data Recovery terpasang pada perangkat, Anda bisa langsung mengoperasikannya.

Selanjutnya, Anda akan mendapati file-file terhapus yang tersusun dengan rapi terorganisir beserta folder-folder yang telah terhapus. Hal ini akan memudahkan Anda untuk me-recovery satu atau beberapa folder.

Apabila Anda ingin menampilkan file yang terhapus berdasarkan jenis tertentu, pilih menu “Filter”. Kemudian ceklis pada “By Filename Extension”, dan klik pada tanda panah ke bawah pada bar “All Files”. Anda dapat memilih jenis file yang dicari.

Setelah itu, berilah tanda ceklis atau centang pada sebelah kiri file atau folder yang ingin Anda pulihkan. Kemudian tekan tombol “Save” yang berada di pojok kanan bawah layar.

Dengan demikian file dan folder yang Anda cari dapat diakses di tempat semula sebelum terhapus.

Jika Anda tidak sengaja menghapus file tertentu pada PC atau memang sudah menghapusnya dan membutuhkannya kembali, beberapa cara di atas bisa diterapkan. Anda tinggal mengikuti saja panduannya, dan mencari file mana yang ingin dipulihkan tersebut.

Setiamah Setya

Perkenalkan nama saya Setiamah. Pada dasarnya bermain kata adalah bagian hoby saya sejak lama. Seiring berjalannya waktu, akhirnya jadilah dia bagian dari hidup saya sejak beragam wawasan baru saya dapatkan dari menulis berbagai tema.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *