Ini Dia Cara Membuat Barcode Sendiri yang Simple

Artikel terakhir diperbaharui 07-06-2021 oleh Aldy Amrillah

Bagi kamu yang berniat untuk membuka toko, ada baiknya produk yang kamu jual punya barcode. Dalam hal ini barcode sangat memudahkan kamu dalam penginputan produknya.

Nah jika produk kamu belum ada barcode, kamu bisa membuatnya sendiri karena cara buat barcode itu mudah. Jadi kamu tidak akan menemukan kesulitan dalam membuatnya.

Sebelum kamu mengetahui cara buat barcode, tidak ada salahnya kamu mengetahui apa itu barcode dan fungsinya selain untuk memudahkan proses input produk.

Apa Itu Barcode dan Fungsinya

Seperti yang kamu tahu, barcode adalah sekumpulan garis berbentuk vertikal dengan beberapa angka di bawah garis itu. Di mana ketebalan setiap garisnya berbeda, tergantung dari isi kodenya.

Nah untuk membaca barcode, kamu perlu sebuah alat baca barcode yang dikenal dengan nama barcode scanner.

Namun barcode bukan hanya berupa garis saja loh. Ada juga barcode yang berupa 2D barcode atau kode matriks dua dimensi.

Bentuk barcode 2D ini bukan lagi berupa garis, melainkan berupa kombinasi kode matriks bujur sangkar. Dalam hal ini contoh dari barcode 2D antara lain PDF Code, QRCode, dan Matrix Code.

Barcode garis dan barcode 2D ini mempunyai perbedaan. Barcode yang berbentuk garis vertikal biasanya hanya bisa memuat 5 – 20 digit kode.

cara buat barcode

Sedangkan barcode 2D bisa memuat lebih banyak digit kode, yang mana jumlahnya hingga ratusan digit kode.

Nah seperti yang sudah dijelaskan di atas, jika barcode digunakan untuk keperluan pengorganisasian produk yang dijual di supermarket atau biasa disebut dengan keperluan ritel.

Di samping itu, ternyata barcode juga bisa digunakan untuk keperluan lainnya loh. Lalu apa saja kegunaan dari barcode?

Pertama barcode bisa digunakan untuk keperluan farmasi, yaitu untuk identifikasi sebuah obat.

Kedua, barcode digunakan untuk keperluan pengiriman yang biasanya terletak pada keterangan pengiriman. Selanjutnya, barcode digunakan untuk keperluan penerbitan.

Lalu, kenapa sih dari keperluan ritel hingga keperluan penerbitan wajib menggunakan barcode untuk produknya?

Pertama, barcode membuat proses input data produk lebih cepat dan tepat. Kedua, informasi data lebih akurat.

Ketiga, penggunaan barcode bisa mengurangi biaya kerugian karena proses penginputan data lebih tepat. Keempat, penggunaan barcode mampu meningkatkan kinerja manajemen.

Nah, setelah mengetahui informasi tentang barcode, dari mulai pengertian, jenis, hingga keuntungan menggunakan barcode, kita bisa langsung beralih ke cara membuat barcode sendiri.

Di mana dengan membuat barcode sendiri kamu akan lebih menghemat biaya, karena kamu tidak perlu menggunakan jasa pembuatan barcode.

Di sini ada beberapa opsi cara yang bisa kamu pilih. Penasaran apa saja cara membuat barcode sendiri? Ayo, langsung simak saja caranya di bawah ini.

cara buat barcode sendiri

4 Cara Membuat Barcode Sendiri

1. Melalui Online

Cara pertama yang bisa kamu lakukan untuk membuat barcode sendiri adalah dengan cara online. Di sini ada dua pilihan cara yang bisa kamu pilih.

Pertama adalah cara pembuatan barcode untuk produk bisnis. Kemudian cara pembuatan barcode untuk barang pribadi.

Untuk pembuatan barcode dengan keperluan bisnis, ada beberapa langkah yang harus dilakukan.

Pertama, kamu harus membuat nomor identifikasi UPC (Universal Product Code) atau ISBN (International Standard Book Number).

Setelah kamu membuat nomor UPC atau ISBN, masuklah ke link Barcode.gs1us.org untuk mendapatkan UPC. Lalu masukkan data serta rincian produk, nantinya nomer UPC akan diberikan.

Sedangkan untuk mendapatkan nomor ISBN, kamu bisa membuka link ISBN.org. Di link tersebut kamu bisa meminta ISBN tunggal, blok penerbit, nomor ISBN, atau nomor penerbit ekstra ISBN.

Dalam hal ini, kamu mengajukan permohonan nomor ISBN kepada organisasi bernama Browker, yang nantinya nomor diajukan akan diverifikasi. Setelah diverifikasi, ISBN akan dikirim.

Selanjutnya adalah pembuatan barcode untuk pribadi, langkah yang harus kamu lakukan lebih mudah.

Pertama, kamu buka ke situs CreateBarcodes.com. Kemudian kamu ikuti saja wizard barcode untuk pembuatan barcode secara digital.

Selanjutnya kamu tentukan nama serta nomor seri untuk setiap barang pribadi kamu di situs BarcodesInc untuk memperoleh barcodenya.

excel

2. Melalui Excel

Nah, jika kamu tidak ingin membuat barcode melalui online, kamu bisa membuatnya melalui Excel. Namun, caranya lumayan panjang.

Meskipun demikian, jika pembuatan barcode sudah selesai, kamu bisa langsung mencetaknya dan menempelkannya di barang pribadi kamu. Penasaran bagaimana caranya?

Pertama, kamu mengunjungi situs Idautomation.com dan pilih menu Font Tools yang terdapat pada homepage.

Kemudian, kamu cari menu Microsoft Office Macros & VBA for Excel, Access & Word, lalu klik tombol download. Setelah didownload, buka file yang bernama Barcodefunctions.zip. Jangan lupa diekstrak ya.

Selanjutnya, kamu buka Microsoft Excel, dan pilih menu Tools. Pada menu Tools, kamu pilih Macro, dilanjutkan dengan Visual Basic Editor. Lalu klik menu file dan pilih Import File.

applications

Berikutnya, kamu cari file makro dengan nama IDauotomation.bas dan buka pada browser. Nantinya, file akan ditambahkan di folder Modules di Microsoft Excel.

Langkah selanjutnya adalah tutup Editor Visual Basic, dan buka workbook yang kosong.

Lalu uji barcode dengan mengetik data nomor pada kolom A dan barcode fungsi barcode pada kolom B. Kemudian, pada sel B2, ketik =code128(A2), dan tekan enter.

Setelah itu, pilih sel B2 dan masuk ke pilihan font dan cari ID otomatisasi font, dan pilih salah satu font yang kamu inginkan. Terakhir, barcode muncul pada sel B2.

3. Melalui Aplikasi

Cara yang satu ini bisa menjadi alternatif jika kamu masih merasa bingung dalam pembuatan barcode melalui Excel.

Di sini kamu bisa menggunakan aplikasi yang kamu unduh di Play Store pada smartphone. Dalam hal ini ada beberapa aplikasi yang bisa kamu unduh dan gunakan.

Barcode Generator

a. Barcode Generator

Aplikasi pertama yang bisa dicoba yaitu Barcode Generator. Dalam aplikasi kita ini bisa memilih salah satu jenis barcode dari 11 jenis barcode yang tersedia.

Di mana pilihan jenis barcode yang bisa kamu pilih mulai dari QR Code sampai jenis barcode yang sering kamu jumpai pada produk makanan yang ada di supermarket.

Aplikasi ini sangatlah recommended karena kamu tidak membutuhkan cara panjang dan ribet. Selain itu, aplikasi ini juga mendapatkan banyak review yang positif loh.

Jadi tidak perlu ragu lagi menggunakan aplikasi Barcode Generator untuk membuat barcode sendiri.

Barcode Architect

b. Barcode Architect

Aplikasi kedua yang bisa digunakan adalah Barcode Architect.

Dalam Barcode Architect ini tersedia fitur yang mana penggunanya bisa membuat Barcode 1D atau satu dimensi dengan mudah. Barcode 1D adalah barcode yang bentuknya garis vertikal.

Aplikasi ini menyediakan berbagai format Barcode seperti EAN, UPC-A, UPC-E, ISBN dan lainnya.

Selain itu, setelah kamu selesai membuat barcode dengan aplikasi ini, kamu bisa mengirim hasilnya melalui email, dan menyimpannya ke dalam bentuk PNG, JPG, SVG, serta HTML5.

code39

c. Code39

Code39 adalah aplikasi pembuat barcode yang tersedia di Play Store. Sesuai dengan namanya, aplikasi ini adalah aplikasi khusus untuk pembuatan barcode dengan kode 39.

Di aplikasi ini kamu bisa menemukan berbagai fitur yang bisa mempermudah dalam proses pembuatan barcode.

Setelah membuat barcode dengan aplikasi ini, kamu bisa langsung mencetaknya loh. Namun, jika kamu ingin menyimpannya terlebih dahulu juga bisa. Sangat flexible kan?

Barcode Generator and Scanner - Offline

d. Barcode Generator and Scanner – Offline

Aplikasi berikutnya adalah aplikasi Barcode Generator and Scanner – Offline. Aplikasi yang satu ini cocok digunakan untuk kamu yang ingin membuat barcode secara offline atau tanpa sambungan internet.

Meskipun demikian, aplikasi ini menyediakan berbagai format barcode, antara lain CODE_128, CODE_39, QR_CODE, PDF_417.

smartphone apps

4. Melalui iOS

Nah jika cara yang ketiga dikhususkan untuk pengguna perangkat Android, maka cara yang keempat atau terakhir dikhususkan untuk pengguna perangkat Apple.

Dalam pembuatan barcode untuk pengguna perangkat Apple, pengguna harus mengunduh aplikasi Qrafter di App Store.

Dengan aplikasi Qrafter, pengguna bisa membuat barcode dengan berbagai jenis barcode tanpa ribet. Selain itu, aplikasi ini juga bisa digunakan untuk memindai barcode.

Di mana untuk memindai barcode kamu hanya menggunakan kamera pada smartphone kamu. Sangat mudah dan lengkap kan aplikasi yang satu ini?

Itulah beberapa cara yang bisa kamu gunakan untuk membuat barcode sendiri. Cara tersebut bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan ya.

Apabila barcode yang kamu gunakan untuk produk yang akan kamu jual, sebaiknya gunakan cara online. Alasannya karena produk yang dijual harus memiliki kode yang resmi sesuai dengan peraturan perdagangan.

Dika Permana

Hidup di dunia maya ditemani suara keyboard yang nyaring berbunyi. Yuk jelajahi Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *