Penyebab dan Cara Format Flashdisk yang Benar

Cara Format Flashdisk – Flashdisk barang berbentuk kecil yang sangat penting menjadi media penyimpanan data yang sangat efektif. DIbandingkan dengan cd room yang mudah patah atau rusak.

Fungsi dari flashdisk sendiri sangat luas, bisa digunakan untuk backup file untuk cadangan jika data suatu saat hilang. Ukuran flashdisk pun bervariasi dan bisa dipilih sesuai kebutuhan.

Namun suatu saat bisa saja flashdisk yang digunakan mengalami kerusakan.

Tentu saja kamu harus tahu bagaimana cara format flashdisk dengan benar. Salah memformat bisa berakibat fatal seperti flashdisk rusak atau laptop yang bermasalah.

Mengapa Flashdisk Tiba-Tiba Minta Diformat?

format flashdisk

Sebelum memformat flashdisk kamu harus tahu mengapa sistem memintanya. Padahal mungkin sebelumnya flashdisk tidak mengalami masalah apapun atau normal.

Jadi mengetahui alasan flashdisk minta diformat juga penting agar penggunaan flashdisk selanjutnya lebih baik.

Berikut ini beberapa alasan mengapa flashdisk minta diformat.

1. Format sistem tidak dikenali

Alasan paling sering yang terjadi mengapa flashdisk minta diformat karena format sistemnya tidak dikenali oleh komputer. Hal ini terjadi erat kaitannya dengan OS yang digunakan pc.

Ada tiga format pada Windows yang digunakan yaitu New Technology File System atau NTFS, File Allocation Table 32 atau FAT32 dan exFAT yang merupakan versi FAT32 namun lebih unggul.

Permasalahan biasanya muncul ketika flashdisk sempat digunakan pada OS Linux. Karena flashdisk otomatis diformat ke ext2 atau ext3. Sehingga ketika kembali digunakan pada Windows, sistem akan kewalahan membacanya.

2. Terjadi kesalahan saat pemindahan file

Pada saat file sedang ditransfer dari komputer ke flashdisk atau sebaliknya, hindari agar tidak terganggu. Sebuah masalah ketika pc atau komputer tiba-tiba mati karena proses ini akan membuat data hilang sehingga file menjadi korup.

Bisa juga terjadi sistem file menjadi RAW disebabkan karena komputer mati atau flashdisk dicabut mendadak.

Untuk mengetahui ukuran file sebaiknya masuk ke Properties. Jika ukurannya 0 byte padahal sebenarnya terdapat file, maka kamu akan diminta untuk melakukan format.

Baca Juga: Cara Melihat Spek Laptop

3. Terinfeksi virus

Semua perangkat keras bisa mengalami masalah dengan terkena virus termasuk salah satunya adalah flashdisk. Berbagai masalah muncul dari tidak bisa konek dengan wifi hingga iklan yang muncul terus-terusan.

Khusus kasus flashdisk yang terkena virus, biasanya file tidak bisa diakses. Selain itu ada banyak file yang tidak dibuka atau terduplikasi terus menerus hingga kapasitasnya penuh.

Jika masalah ini yang muncul maka kamu harus segera format flashdisk.

Cara Menggunakan Flashdisk dengan Benar

Cara Menggunakan Flashdisk dengan Benar

Setelah mengetahui alasan mengapa flashdisk minta diformat atau harus diformat, sebaiknya kamu mulai untuk menggunakannya dengan lebih hati-hati.

Apalagi jika flashdisk digunakan untuk menyimpan data yang sangat penting.

Berikut ini beberapa langkah dalam menggunakan USB dengan benar dan aman.

1. Ketahui cara mencabut yang benar

Hal paling penting adalah mencabut flashdisk dengan benar. Sebelum dicabut, pastikan tidak ada transfer file yang sedang diproses. Untuk mencabutnya akan lebih baik jika melalui eject di explorer.

Kamu bisa masuk ke explorer kemudian klik kanan pada ikon flashdisk dan klik eject. Jika tidak bisa masuk ke menu di deretan pojok kanan bawah layar. Cari ikon flashdisk dan klik kanan dan pilih eject flashdisk.

Selesai klik jangan buru-buru mencabutnya karena butuh proses. Tunggu sampai muncul tulisan has been removed maka baru kamu oleh mencabut USB.

2. Tidak sembarangan menyimpan file

Rentan terkena virus, maka file yang disimpan harus bebas dari virus. Jika flashdisk sudah terkena virus sebaiknya segera format. Tujuannya agar virus tidak menular ke perangkat lainnya.

Maka dari itu, data yang disimpan harus di scan terlebih dahulu. Bahkan ketika USB baru saja ditancapkan maka aktifkan antivirus untuk mengeceknya. Setelah itu baru lanjutkan ke proses pemindahan file.

Berbagai Macam Cara Format Flashdisk dengan Mudah

Cara Format Flashdisk dengan Mudah

Apabila ternyata flashdisk sudah meminta untuk diformat, maka kamu harus melakukannya. Cara format flashdisk sendiri ada berbagai macam cara. Kamu tinggal pilih manakah yang ingin digunakan.

Bagi kamu yang menggunakan Windows 10, cara format USB pun tidak sulit. Begini cara yang benar untuk diikuti.

Cara Format Flashdisk melalui File Explorer

Untuk memformat, pastikan kamu USB sudah tersambung dan terbaca di komputer atau pc. Apabila masih terdapat file penting sebaiknya copy terlebih dahulu ke pc agar data terselamatkan.

Apabila flashdisk sudah kosong dan file terselamatkan, proses format berikut ini bisa dilanjutkan.

  • Colokkan USB dan pastikan flashdisk sudah terbaca.
  • Buka Windows Explorer dan carilah data dari drive USB. Setelah ketemu klik kanan pada USB dan pilih menu format.
  • Maka akan muncul jendela format USB Drive dan cek apakah benar kapasitas USB sudah benar. Jangan lupa ubah file system yang sesuai. Apabila pengecekan sudah selesai tinggal klik format.
  • Ketika klik start maka akan muncul jendela baru sebagai pengingat bahwa pemformatan akan menghapus seluruh file yang tersimpan secara permanen. Jika sudah yakin kamu tinggal klik OK.
  • Proses akan berjalan sesuai dengan besar kecilnya ukuran USB. Semakin besar dan banyak file yang masih tersimpan otomatis lebih lama. Apabila proses sudah selesai maka akan muncul jendela Format Complete. Kamu tinggal klik OK.
  • Jangan lupa untuk melakukan pengecekan pada file USB apakah sudah bersih. Tinggal klik simbol USB pada Windows Explorer. Biasanya data sudah tidak ada dan flashdisk kembali seperti baru.

Cara ini adalah yang paling umum dan sangat mudah diikuti. Perlu diperhatikan dalam pemilihan menu file system pada nomor 3. Sesuaikan file system dengan OS komputer.

Khusus Windows 10 atau mac OS biasanya file system yang cocok adalah exFAT. Namun jika OS nya adalah Linux maka FAT32 adalah sistem yang tepat.

Cara Format Flashdisk melalui Command Prompt (CMD)

Cara Format Flashdisk melalui Command Prompt (CMD)

Apabila cara pertama tidak berhasil atau kamu ingin mencoba cara lainnya, cobalah untuk menggunakan Command Prompt atau CMD. Langkah ini bisa dilakukan ketika USB tidak mendapatkan akses ke Windows Explorer.

Melalui CMD kamu akan menjadi administrator yang mengatur semua software yang bekerja secara langsung.

Jadi untuk memformat flashdisk dengan cara ini kemungkinan besar akan berjalan dengan mudah dan benar.

Berikut ini urutan bagaimana cara format flashdisk dengan CMD.

  • Pasang USB flashdisk terlebih dahulu ke komputer atau laptop. Baik itu terbaca atau tidak bukan masalah.
  • Masuk ke command prompt dengan menggunakan fitur search yang muncul di halaman muka komputer.
  • Setelah muncul menu command prompt, klik kanan pada menu dan pilih menu run as administrator.
  • Setelah terbuka maka akan muncul jendela baru dan ketik diskpart setelah menu Windows\system32> dan tekan enter.
  • Maka akan muncul beberapa list di bawahnya. Ketik perintah list disk setelah diskpart maka akan muncul daftar disk yang sedang aktif atau terhubung dengan komputer.
  • Cek kembali manakah disk yang merupakan USB flashdisk yang hendak diformat. Untuk mengetahuinya bisa melihat size yang muncul. Hati-hati melakukannya karena bisa saja yang terformat adalah hardisk.
  • Apabila sudah pasti manakah yang hendak diformat, maka ingat nama disk dan tambahkan perintah select disk 1 dengan menambahkan teks.
  • Apabila disk satu telah terpilih, maka lanjutkan dengan format. Cukup mengetik Clean saja maka proses format akan langsung terjadi.
  • Lanjutkan dengan melihat hasilnya yaitu dengan ketik list disk, maka akan muncul daftar list disk kembali. Apabila partisi sudah bersih maka keterangan yang muncul adalah disk free.
  • Persiapan untuk memformat pun sudah bisa dilakukan, dengan melanjutkan mengetik perintah create partition primary dan enter.
  • Lanjutkan dengan ketik format fs+=FILE-System label=DRIVE-NAME quick dan enter.
  • Setelah itu ketik assign dan enter.
  • Apabila sudah selesai maka bisa mengetik exit dan enter.

Dari semua langkah tersebut, USB akan terformat langsung dan informasi apapun yang tadinya tersimpan bahkan virus akan hilang.

Cara Format Flashdisk melalui Disk Management

Cara format flashdisk dengan manajemen disk yang tujuannya bisa mengatasi semua masalah penyimpanan.

Berikut ini langkah-langkah yang bisa diikuti dengan mudah.

  • Masuk ke start dan cari menu disk management. Jika kesulitan bisa masuk ke search dan ketik disk management dan masuk ke menu tersebut.
  • Apabila jendela disk management sudah muncul, klik kanan pada bagian removable USB kemudian klik format.
  • Pilih menu volume label dan ketik nama flashdisk kemudian pilih NTFS dalam file system.
    Pilih menu Defaults pada Allocation unit size.
  • Dari jendela yang muncul centang menu perform a quick format dan centang menu aktifkan file dan kompresi folder apabila dibutuhkan. Baru klik Ok.

Langkah-langkah ini bisa dilakukan jika kamu sendiri merasa flashdisk memiliki virus atau memang perlu diformat.

Tapi jika ternyata flashdisk sendiri mengalami kerusakan seperti error atau tidak terbaca maka bisa juga memformat melalui disk management dengan cara berikut ini:

  • Masuk ke menu start, atau klik disk management pada search.
  • Klik kanan pada bagian removable USB dan pilih menu delete volume terakhir klik Yes.
  • Selanjutnya adalah klik kanan dalam menu Unallocated dan klik menu New Simple Volume, klik next dua kali yang muncul.
  • Pilih menu Assign the following drive letter dan manfaatkan menu dropdown untuk menentukan drive letter yang sudah tersedia.
  • Klik next dan pilih menu format this volume with the following settings.
  • Masuk ke File system kemudian pilih menu NTFS.
  • Klik Allocation unit size dan pilih nama drive pada jendela yang baru muncul dan centang perform a quick format. Klik next dan finish.

Cara Format Flashdisk melalui Powershell

Pada cara yang keempat ini, prosesnya tidak jauh berbeda dengan CMD. Kamu akan menghapus konten dan baru memformatnya. Ada juga command line yang digunakan untuk menghapus data serta memperbaiki masalah.

Bagi kamu yang ingin menggunakan powershell untuk memformat flashdisk maka beberapa langkah berikut ini bisa dilakukan:

  • Masuk ke menu start, atau search powershell pada dan klik kanan pada menu yang muncul, pilih run as administrator.
  • Lanjutkan dengan mengetik Format-Volume-DriveLetter E -FileSystem NTFS dan tekan enter.
    Selesai ketik format tersebut dan enter maka proses pemformatan sudah selesai dilakukan.

Cukup cepat jika ingin langsung format flashdisk melalui PowerShell dibandingkan CMD. Tapi ada juga walaupun sudah menggunakan berbagai cara, flashdisk tetap tidak bisa diformat. Entah karena virus atau masalah lainnya, lalu bagaimana cara mengatasinya?

Cara Mengatasi Flashdisk yang Tidak Mau Diformat

Cara Mengatasi Flashdisk yang Tidak Mau Diformat

Ketika yang terjadi adalah masalah flashdisk yang tidak bisa diformat, maka ada beberapa langkah yang bisa diikuti untuk mengatasinya. Langkah ini akan mengembalikan kinerja flashdisk dan bisa kedetect kembali.

Beberapa langkah yang bisa diikuti adalah sebagai berikut:

  • Masukan USB port ke laptop atau komputer kemudian klik start dan masuk ke halaman muka
    OS. Setelah itu tekan Windows+R pada keyboard untuk menampilkan tab RUN.
  • Ketik compmgmt.msc untuk masuk ke pengaturan dan tekan OK.
  • Kamu akan diarahkan tab baru, dan bisa langsung pilih menu Storage yang terdapat di bagian bar sebelah kanan. Maka flashdisk akan terdeteksi.
  • Lihat drive letter yang muncul apakah sudah sesuai dengan deteksi USB pada Windows Explorer. Klik kanan pada drive tersebut dan pilih menu create partition dan pilih menu format.
  • Proses format akan berjalan selama beberapa saat dan bisa kamu ikuti. Setelah selesai maka flashdisk sudah terformat dan dapat digunakan kembali.

Dengan begitu flashdisk yang tadinya tidak mau diformat atau bahkan eror akan kembali seperti semula tanpa mengurangi ruang penyimpanan.

Setiamah Setya

Perkenalkan nama saya Setiamah. Pada dasarnya bermain kata adalah bagian hoby saya sejak lama. Seiring berjalannya waktu, akhirnya jadilah dia bagian dari hidup saya sejak beragam wawasan baru saya dapatkan dari menulis berbagai tema.