reboot and select proper boot device
Komputer

Cara Mengatasi Reboot and Select Proper Boot Device

Artikel terakhir diperbaharui 16-08-2021 oleh Aldy Amrillah

Reboot and Select Proper Boot Device – Masalah pada saat menyalakan PC atau laptop bisa terjadi kapan dan di mana saja. Baik dalam hal software atau hardware bisa terjadi karena beberapa alasan.

Namun hampir semuanya bisa diatasi dengan memperbaiki, bukan langsung mengganti komponennya.

Reboot and select proper boot device adalah salah salah satu jenis masalah yang seringkali muncul.

Ketika komputer pertama kali dinyalakan, bisa saja muncul perintah untuk reboot.

Jika muncul perintah ini, kamu tidak perlu panik.

Ada beberapa alasan mengapa perintah ini muncul dan cara untuk mengatasinya.

Cari tahu cara mengatasi lengkapnya di sini.

Alasan Munculnya Pesan Reboot and Select Proper Boot Device

Permasalahan yang muncul pada komputer bukanlah tanpa sebab.

Bisa saja kabel tidak terhubung dengan baik atau terdapat kesalahan sistem pada perangkat lunak.

Memang sangat menyebalkan jika masalah ini muncul pada saat kamu dikejar deadline pekerjaan atau tugas.

Jika harus pergi ke tempat service komputer membutuhkan waktu lama, apalagi jika kerusakan terjadi di malam hari. Kamu harus mencari tahu bagaimana cara untuk memperbaikinya.

cara mengatasi reboot and select proper boot device

Ada beberapa alasan mengapa perintah reboot and select proper boot device ini muncul, yaitu :

1. Salah satu bagian partisi tidak aktif.

Ketika partisi bagian tidak aktif, maka komputer akan memunculkan perintah untuk reboot. Partisi yang tidak terbaca bisa saja berupa Hardisk atau SSD.

2. Hardisk gagal melakukan booting.

Ada masalah pada hardisk, entah itu tidak terpasang dengan baik atau terjadi kerusakan. Hardisk yang usianya sudah tua cenderung mengalami masalah ini.

3. Terdapat order boot yang salah.

Perintah reboot and select proper boot device juga sering muncul karena order yang diletakkan salah, sehingga harus mengatur ulang.

Pada saat itu komputer melakukan boot dari sumber lain yang bukan sistem operasi, jadi kegagalan sering terjadi.

4. Sistem yang terdapat pada Windows corrupt.

Ketika sistem Windows corrupt, maka reboot bisa saja muncul. Terjadinya corrupt bisa disebabkan perangkat rusak atau terkena virus.

5. Setting pada BIOS yang salah atau tidak tepat.

Pengaturan pada BIOS yang salah juga mengakibatkan sistem reboot untuk muncul, untuk masuk ke bios laptop ini caranya.

mengatasi reboot and select proper boot device

Cara Mengatasi Reboot and Select Proper Boot Device

Bagaimana cara mengatasi munculnya reboot and select proper boot device setelah mengetahui alasan perintah ini muncul?

Jangan langsung menyimpulkan bahwa Windows rusak dan kamu harus melakukan instal ulang.

Baca Juga: Cara Mengatasi Can’t Connect To This Network Pada Wifi

Sama halnya dengan menerka bahwa hardisk rusak, kamu harus memastikan bahwa hardisk masih berfungsi dengan semestinya.

Karena bisa saja kamu sudah mengganti hardisk, namun ternyata kerusakan bukan disebabkan oleh hal tersebut.

Oleh karena itu ada beberapa langkah yang bisa kamu ikuti supaya proses perbaikan berjalan dengan semestinya.

Cara 1. Mengecek dan menyetel urutan booting

Kesalahan paling umum adalah urutan booting salah, sehingga kamu hanya tinggal mengurutkan ulang ke urutan yang benar. Caranya adalah dengan masuk ke pengaturan BIOS.

Berikut ini langkah-langkah yang dapat kamu ikuti untuk mengurutkan kembali.

1. Masuk ke dalam pengaturan BIOS

Nyalakan komputer dan sebelum muncul layar komputer dengan perintah boot, kamu bisa berulang kali menekan tombol Delete atau F1 atau F2 pada keyboard.

Dengan begitu kamu akan diarahkan ke pengaturan BIOS.

bagaimana cara mengatasi reboot and select proper boot device

2. Pilih menu boot

Ketika layar menampilkan menu pengaturan BIOS, kamu bisa pilih menu Boot dari daftar yang tersedia menggunakan keyboard.

3. Menjalankan prioritas di BIOS

Pada menu selanjutnya kamu akan disuguhkan beberapa pilihan untuk dijadikan prioritas. Pastikan bahwa Hardisk atau SSD digunakan sebagai prioritas.

Untuk mengubahnya kamu bisa menekan tombol panah atas dan bawah pada keyboard.

4. Menyimpan pengaturan

Jika hardisk atau SSD sudah dijadikan prioritas, kamu bisa melakukan penyimpanan pada pengaturan tersebut. Caranya tinggal tekan menu F10 pada keyboard.

5. Restart komputer

Setelah selesai menyimpan, kamu bisa memberikan perintah restart pada komputer. Jika memang masalahnya terdapat pada pengaturan BIOS, maka komputer akan langsung membaca OS.

Cara 2. Mengembalikan ke BIOS Default

Ada kalanya kesalahan pengaturan bukan karena belum memprioritaskan HDD atau SSD jadi yang utama. Ketika masih muncul perintah reboot, maka kamu bisa mengembalikan pengaturan BIOS ke Default.

Cara ini bisa mengatasi kegagalan komputer membaca OS, berikut langkah-langkahnya.

1. Masuk ke BIOS

Untuk masuk ke BIOS caranya masih sama, nyalakan komputer dan langsung tekan pada keyboard F2 atau F1 atau Delete.

2. Pilih menu Revert to Default

Ketika sistem BIOS sudah masuk, kamu bisa mencari menu Revert to Default untuk mengembalikan pengaturannya.

3. Simpan dan keluar

Setelah memilih menu tersebut, maka akan muncul pilihan Yes and No. Kamu tinggal pilih Yes kemudian keluar dari sistem BIOS dengan cara Save and Exit.

Biasanya komputer akan langsung membuka OS dan kamu bisa menggunakan komputer kembali.

bagaimana mengatasi reboot and select proper boot device

Cara 3. Mengatasi pada BIOS jenis UEFI

Ada juga cara mengatasi reboot and select proper boot device khusus untuk BIOS dengan jenis UEFI, yaitu mematikan legacy boot.

Memang khusus untuk  BIOS jenis ini sering muncul masalah tersebut. Tapi untuk mengatasinya kamu tidak membutuhkan cara yang sulit.

Berikut ini langkah-langkah yang bisa diikuti.

1. Masuk ke BIOS dengan cara sama seperti yang dilakukan dua cara di atas.

2. Setelah itu akan muncul pilihan menu Legacy Support.

3. Kamu tinggal mematikan fungsi tersebut.

Komputer bisa langsung di restart ketika langkah ini sudah disimpan.

cara mengatasi reboot

Cara 4. Aktifkan Automatic Repair pada Windows 10

Bagi kamu yang menjalankan Windows 10, bisa juga mengaktifkan Automatic repair pada menu yang telah tersedia.

Perbaikan otomatis bisa dijalankan dengan langkah-langkah berikut ini.

1. Masukan DVD untuk menginstal Windows 10 pada PC.

2. Setelah itu tekan tombol apa saja ketika muncul perintah Press any key to boot form CD or DVD.

3. Pilih bahasa dan klik menu Repair your computer ketika muncul menu tersebut di pojok kiri bawah layar komputer menggunakan mouse.

4. Klik Troubleshoot dan klik menu Advanced Options.

5. Selanjutnya klik Automatic Repair od Startup Repair dan tunggu hingga Windows

6. Automatic Repair muncul baru klik.

Kamu bisa langsung klik restart agar sistem memulai ulang. Jika perbaikan sudah selesai, biasanya muncul Fix Reboot and Select proper Boot Device issue.

bagaimana cara mengatasi reboot

Cara 5. Memanfaatkan diskpart

Cara mengatasi perintah reboot and select proper boot device lainnya adalah dengan menggunakan diskpart.

Tujuannya adalah supaya partisi yang tadinya tidak aktif kembali normal.

Berikut ini langkah-langkah yang bisa dilakukan.

1. Masuk ke Recovery Windows.

2. Masuk ke Command Prompt.

3. Pada halaman Command Prompt kamu bisa memberikan beberapa perintah.

4. Diskpart (Enter), Select Disk 0 (Enter), List Partition (Enter), Select partition 1 (Enter), Actve (Enter).

Khusus untuk cara ini bisa kamu gunakan untuk sistem operasi Windows 7, 8 dan 10.

Semua langkah di atas bisa kamu coba untuk lakukan dan apabila tidak berhasil, periksa lagi kabel Hardisk atau SSD yang tersambung.

Kemudian cobalah untuk instal ulang Windows. Jika tidak berhasil juga, baru kamu bisa mengganti hardisk atau SSD.

Yuliarti Swan
Pecinta kuliner, traveling yang ingin berbagi cerita dari kota budaya di Indonesia.

    Leave a reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *