Fiber Optik: Pengertian, Fungsi, Jenis dan Cara Kerjanya

Fiber Optik Adalah – Berencana ingin memasang wifi di rumah? Pasti sales dari layanan internet tersebut menjelaskan bahwa kini wifi sudah menggunakan fiber.

Saat mereka menerangkannya pasti tidak menjelaskan lebih detail mengenai fiber optik.

Fiber optik adalah serat yang digunakan dalam kabel. Jika biasanya serat dalam kabel yang digunakan terbuat dari bahan tembaga atau kuningan, kini menggunakan fiber.

Peranannya sangat penting dalam dunia telekomunikasi yang kini basisnya adalah internet.

Supaya Anda tidak salah dalam mengartikan fungsi fiber optik, kenalan dulu yuk dengan pengertiannya. Karena media kabel ini saat ini banyak sekali digunakan.

fiber optik adalah

Berkenalan dengan Fiber Optik dari Sejarah Pembuatannya

Teknologi fiber optik sebenarnya sudah mulai muncul pada tahun 1930. Hanya saja percobaan generasi pertama yang berhasil di tahun 1970-an.

Pada generasi pertama ini ada beberapa alat yang digunakan yaitu alat encoding, pengubah input suara.

Ada juga alat untuk mengubah sinyal listrik menjadi gelombang. Serta LED yang panjang gelombangnya 0.87 mm.

Kemampuan yang dimiliki oleh gelombang pertama adalah memiliki kapasitas transmisi sebesar 10 GB.km/s.

Generasi kedua fiber optik diciptakan tahun 1981 kecepatannya 10 kali lipat lebih baik.

Kemudian penyempurnaan sistem terjadi pada tahun 1984 di mana bahan silika yang digunakan dimurnikan Sehingga kecepatannya naik menjadi ratusan GB.km/s.

Teknologi fiber optik terus berkembang hingga pada tahun 1988 yang merupakan generasi keenam. Di mana kapasitas transmisi sudah mencapai 35 ribu GB.km/s.

Hal ini memungkinkan karena adanya sistem Soliton yang panjangnya hanya 10 sampai 12 detik.

Soliton bisa dibagi menjadi beberapa saluran yang berdekatan sekaligus. DIsebut dengan wavelength division multiplexing.

Adanya sistem cacah saluran ini membuat kecepatan dan jumlah informasi yang disampaikan dua kali lipat dari sebelumnya.

Pengertian Kabel Fiber Optik

Pengertian Kabel Fiber Optik

Pengertian fiber optik adalah kabel yang bahannya terbuat dalam plastik atau kaca. Jenis kabel ini sangat lunak di mana fungsinya adalah mengirimkan sinyal dengan kecepatan cahaya jadi sangat tinggi.

Apabila dilihat dari bentuk fisik, ukuran fiber optik sangat kecil di mana diameternya adalah 120 mikrometer.

Jika dilihat dengan mata telanjang ukurannya lebih kecil dari setiap helai rambut manusia.

Baca Juga  Berbagai Cara Kompres File Word dengan Offline dan Online

Prinsip kerjanya adalah memanfaatkan bias cahaya untuk melakukan transfer data yang berbentuk sinar Laser atau LED.

Secara umum keuntungannya adalah bandwidth dan kecepatan transfer yang sangat tinggi.

Karena cepat otomatis tidak mudah terganggu jika dibandingkan kabel yang memanfaatkan tembaga.

Karena sangat halus, bobot dari kabel fiber optik sangat ringan.

Kabel ini terdiri dari empat bagian di dalamnya yaitu:

Inti atau core, yang merupakan bagian berbahan plastik yang fungsinya mentransmisikan cahaya. Inti yang besar akan semakin cepat dalam mentransmisikan.

Cladding, setiap core dikelilingi oleh cladding yang nantinya akan memantulkan gelombang cahaya agar kembali ke inti.

Coating atau lapisan, merupakan pembungkus yang akan mengambankan fiber optik. Pelindung ini akan menyerap goncangan dan perlindungan ekstra diberikan pada serat fiber. Lapisannya sendiri terdiri dari 252 hingga 900 mikron yang melindungi dari kelembaban serta kerusakan.

Jaket luar atau outer, yaitu ribuan serat fiber yang disusun dalam bentuk bundle di dalam fiber optik. Dilindungi oleh pembungkus luar kabel dan inilah yang disebut dengan outer.

Kelebihan dan Kekurangan Fiber Optik

Kelebihan dan Kekurangan Fiber Optik

Apabila dilihat dari pengertiannya, fiber optik adalah salah satu jenis kabel yang kualitasnya paling bagus dibandingkan jenis kabel yang selama ini diciptakan.

Ukurannya juga sangat kecil tetapi dapat mentransmisikan data dengan lebih cepat memanfaatkan kecepatan cahaya.

Namun sebuah produk ciptaan manusia pasti memiliki kelebihan dan kekurangan.

Dengan mengetahui kelebihan dan kekurangannya ini Anda jadi tahu bagaimana perawatan kabel. Salah menggunakan kabel juga berakibat fatal, karena data bisa tidak sampai dan kabel mudah rusak.

Kelebihan fiber optik adalah sebagai berikut ini:

Fleksibel untuk digunakan

Berat yang ringan membuat kabel sangat fleksibel dimana diameternya lebih kecil dibandingkan kabel pada umumnya. Padahal data yang ditransfer sama besarnya dan justru lebih cepat.

Kapasitas Bandwith yang tinggi

Internet bisa memberikan informasi dengan lebih cepat berkat fiber optik. Semua sarana komunikasi bisa lebih lancar karena bergantung pada sistem digital.

Serat fiber bisa membawa data yang jumlahnya sangat besar dengan kapasitas Bandwith yang tinggi.

Tingkat keamanan tinggi

Soal keamanan, kabel ini yang terbaik karena tidak mudah untuk disadap. Semua informasi yang sifatnya rahasia akan tetap terjaga keamanannya.

Tidak membutuhkan daya besar

Menggunakan kabel fiber optik tidak perlu daya besar dan kebal dengan intervensi. Jika ingin mentransfer sinyal jarak jauh tidak membutuhkan repeater.

Sinyal yang hilang sangat rendah yaitu sekitar 0.3dB/Km saja. Jadi operasinya akan tetap lancar.

Harga yang lebih murah

Biaya untuk membeli kabel lebih murah dibandingkan kabel jenis tembaga. Selain itu karena kabel lebih kuat tidak membutuhkan perawatan yang lebih. Jadi biaya pembelian dan perawatan tidak perlu dikhawatirkan.

Baca Juga  Google Drive: Pengertian, Fungsi, dan Manfaatnya

Sama halnya kabel tembaga yang memiliki kelebihan dan kekurangan, fiber optik juga memiliki beberapa kelemahan yang perlu diketahui. Apa saja kelemahan yang dimiliki oleh kabel fiber optik?

Tidak bisa dilipat

Penyimpanan kabel harus hati-hati karena rentan rusak jika digulung terlalu kecil. Apalagi jika kabel tertekuk atau dilipat maka serat halus di dalamnya akan langsung putus.

Ditambah lagi karena outer pada kabel ini sangat keras jadi tidak bisa dibuat gulungan kecil.

Pemasangan harus hati-hati

Fiber optik adalah jenis kabel yang kuat, tapi jika pemasangannya dilakukan dengan benar. Hanya orang yang ahli dan biasa memasangnya saja yang boleh.

Karena salah memasang akan membuat kabel salah potong dan akhirnya justru rusak.

Instalasi yang mahal

Bahan boleh murah, tapi karena instalasi kabel membutuhkan ketelitian dan keahlian khusus maka pemasangannya tidaklah murah. Jika berencana untuk memasang wifi maka biasa pemasangan di awal biasanya lebih mahal.

Fungsi Kabel Fiber Optik

Fungsi Kabel Fiber Optik

Dijelaskan pada pengertian, fiber optik adalah kabel yang menggunakan serat dari plastik atau kaca dengan kecepatan transfer tinggi. Oleh karena itu fungsi utamanya adalah untuk transfer data digital.

Fungsinya sendiri sebagian besar banyak ditemukan pada kabel internet atau kabel yang menghubungkan jaringan internet dengan komputer. Ada juga fiber optik yang digunakan pada router wifi.

Kecepatan tinggi fiber optik adalah yang hingga kini belum tersaingi dengan jenis kabel lainnya. Tak heran jika produsen jasa internet selalu mengunggulkan bahwa layanannya menggunakan kabel fiber optik.

Karena keunggulannya tersebut jugalah yang membuat biaya pemasangan lebih mahal. Terlebih lagi tidak boleh dilakukan oleh orang sembarangan.

Jenis-Jenis Kabel Fiber Optik

Jika terjadi kerusakan kabel pada internet di rumah, sebaiknya segera panggil teknisi untuk segera dilakukan perbaikan.

Jangan coba-coba untuk memperbaiki kabel sendiri karena bisa menimbulkan kerusakan yang justru membuat biaya perawatannya membengkak.

Jenis-Jenis Kabel Fiber Optik

Apabila dilihat dari jenisnya, fiber optik terdiri dari dua jenis.

Perbedaannya adalah tergantung pada mode transmisi yang digunakan.

Kedua jenis fiber optik adalah sebagai berikut:

Fiber Optik Single Mode

Disebut juga sebagai Single Mode Fiber atau SMF yang mana memiliki satu buah transmisi. Karena jumlah transmisinya hanya satu maka bisa digunakan untuk meredakan cahaya di satu waktu pada intinya.

Diameter dari fiber optik ini adalah 9 mikrometer dan mampu mengirim gelombang cahaya inframerah.

Panjang gelombang yang dikirim bisa mencapai 1.300 hingga 1550 nanometer. Soal kapasitas transmisinya juga lebih besar karena akurasi jumlah cahaya bisa dipertahankan.

Kekurangannya hanya terdapat pada core yang ukurannya kecil, sehingga proses penyambungan cahaya jadi lebih sulit. Biaya dan pembangunannya pun cukup sulit.

Baca Juga  Algoritma: Pengertian, Langkah, dan Strukturnya

Fiber Optik Multi Mode

Disebut juga sebagai multimode fiber atau MMF dengan diameter core yang lebih besar. Karena ukurannya yang besar membuat cahaya besar bisa melewatinya. Ukurannya sendiri mulai dari 50 hingga 100 mikrometer.

Penggunaannya sendiri adalah untuk tujuan komersial seperti internet dan memiliki cahaya inframerah dengan panjang 850 sampai 1.400 nanometer.

Ukuran yang besar ini akan memantulkan cahaya yang dibuat semakin meningkat.

Jika dibandingkan dengan single mode, kecepatannya akan lebih tinggi jika dilakukan di waktu yang bersamaan. Jenis serat optik ini juga terbagi menjadi dua yaitu step index dan graded index.

Kedua jenis fiber optik adalah yang tersedia dan paling sering digunakan. Jadi jangan heran ketika melihat teknisi dari internet wifi di rumah yang memanfaatkan jenis MMF dan bukan SMF.

Cara Kerja Kabel Fiber Optik

Cara Kerja Kabel Fiber Optik

Selanjutnya adalah bagaimana fiber optik bisa bekerja dengan lebih cepat dibandingkanjenis kabel tembaga.

Sesuai dengan pengertian yang telah dijelaskan di atas bahwa fungsi utamanya adalah untuk mentransmisikan data dengan kecepatan cahaya.

Kecepatan yang didapatkan dari kabel fiber optik adalah 30 persen lebih rendah dari kecepatan cahaya.

Tentu saja kecepatan ini lebih baik dibandingkan dengan kecepatan yang didapatkan dari kabel tembaga.

Rahasia kecepatan transmisinya terdapat pada penggunaan fiber yang berupa kaca atau plastik. Cahaya akan dipantulkan dan inilah yang membuat bandwidth semakin tinggi. Pantulannya berasal dari serat fiber dengan sudut rendah.

Partikel cahaya yang ditransmisikan disebut dengan foton. Core dan cladding dalam kabel fiber optik memiliki kemampuan indeks berbeda. Semakin rendah sudut yang diciptkan maka kecepatan transmisi juga lebih baik.

Data yang tadinya berupa aliran listrik diubah menjadi foton, kemudian ditransmisikan oleh fiber optik dan inilah yang membuat data sampai ke penerima.

Dalam hal ini bisa berupa komputer atau router wifi.

Ada tiga rangkaian cara kerja fiber optik adalah sebagai berikut:

  • Sinyal listrik yang merupakan sinyal awal akan diubah menjadi laser dioda menjadi gelombang cahaya.
  • Gelombang cahaya tersebut kemudian akan ditransmisikan dengan kabel serat optik ke penerima yang berada di ujung kabel.
  • Penerima ini nantinya akan mengubah sinyal cahaya menjadi sinyal elektris.

Inilah pengertian hingga penjelasan mengenai cara kerja dari fiber optik. Sahabat Tedas.id tentunya tidak akan bingung lagi dengan kabel fiber optik. Jadi jika dijelaskan oleh penyedia internet, kamu sudah tahu apa itu fiber optik hingga sistem kerjanya.

Yuliarti Swan

Yuliarti Swan

Pecinta kuliner, traveling yang ingin berbagi cerita dari kota budaya di Indonesia.