Komputer

Cloud Storage vs Local Storage: Mana yang Tepat untuk Anda?

Setiap orang pastilah memiliki data atau dokumen penting yang harus disimpan dengan benar.

Di dunia serba canggih ini, teknologi memungkinkan seseorang untuk menyimpan data-data tersebut di media penyimpanan seperti local storage dan cloud storage.

Kedua media tersebut menawarkan kemudahan untuk user bisa menyimpan, mengakses, atau bahkan mengelola data di dalamnya.

Namun, kedua penyimpanan tersebut memiliki perbedaan yang cukup mendasar dalam penggunaannya.

Untuk memaksimalkan penyimpanan data penting Anda, mari cari tahu perbedaan, kelebihan, dan kekurangan dari cloud storage dan local storage. Simak penjelasannya di bawah ini!

Pengertian Cloud Storage

Jika Anda menggunakan layanan seperti Google Drive atau Onedrive, berarti Anda sudah tidak asing lagi dengan media penyimpanan cloud. Layanan ini memungkinkan user untuk menyimpan data digital secara online ini berbasis internet.

Alih-alih menyimpan data pada harddisk atau flashdisk, data disimpan pada data center yang dijalankan oleh cloud provider. Penyedia layanan ini adalah pihak ketiga yang berperan sebagai fasilitator untuk user bisa menyimpan dan mengelola datanya. Sudah banyak perusahaan yang bergerak dalam penyediaan penyimpanan cloud ini dan salah satunya adalah cloud services LinkNet.id.

Media penyimpanan ini sendiri terdiri dari beberapa jenis, yaitu public, personal, private, dan hybrid cloud storage.

Keempat jenis tersebut memiliki tujuan yang sama seperti server penyimpanan pada umumnya, tetapi yang membedakannya adalah dari segi aksesibilitasnya. Semakin rahasia sebuah data, akses terhadap cloud pun akan semakin dibatasi.

Pengertian Local Storage

Berbeda dari cloud, local storage adalah media penyimpanan data berbentuk fisik yang bisa ditemukan pada hardware. Beberapa bentuk local storage yang umum ditemui adalah hard drive, solid-state drive (SSD), USB driver, kartu memori, flashdisk, dan lain sebagainya.

Penyimpanan ini tidak memerlukan internet untuk mengakses data di dalamnya. Penyimpanan ini menyediakan ruang memori yang tergantung pada kapasitas hardware yang digunakan.

Perbedaan Cloud Storage dan Local Storage

Setelah memahami pengertian kedua media penyimpanan di atas, mungkin Anda belum memiliki gambaran menyeluruh mengenai perbedaan antara keduanya. Untuk itu, di sini ada beberapa perbedaan cloud storage dan local storage yang bisa Anda simak:

1. Kapasitas penyimpanan

Dari segi kapasitas penyimpanan, kedua media penyimpanan ini unggul di bidangnya masing-masing. Dengan kata lain, cloud storage umumnya menawarkan kapasitas memori yang lebih besar dibandingkan local storage.

Beberapa provider cloud memberikan fasilitas penyimpanan mulai dari 4 GB hingga unlimited. Sementara itu, kapasitas yang biasa ditawarkan oleh penyimpanan ini berkisaran antara 4GB, 16GB, dan yang paling tinggi adalah 1TB.

2. Aksesibilitas

Aksesibilitas berkaitan dengan tingkat mudah atau sulitnya data diakses oleh user. Cloud storage menawarkan aksesibilitas tinggi bagi penggunanya karena bisa diakses dari mana pun dan kapan pun selama terhubung dengan koneksi internet. Setiap user yang memiliki akun dan perangkat memadai, mereka bisa dengan mudah mendapatkan data yang diperlukan.

Selain itu, cloud storage juga menawarkan fitur kolaborasi di mana tidak hanya pemilik akun saja yang bisa mengakses data, tetapi orang lain yang terhubung juga dapat mengelola data di dalamnya.

Berbeda dengan cloud, local storage memiliki tingkat aksesibilitas cukup rendah. Hal ini disebabkan karena data tersimpan pada hardware sehingga perlu menggunakan perangkat yang sama untuk mengaksesnya.

security

3. Tingkat keamanan

Dari tingkat keamanannya, baik cloud maupun local storage memiliki tingkat sensitivitas terhadap serangan yang berbeda. Cloud storage umumnya sudah menggunakan keamanan enkripsi end-to-end atau firewall untuk melindungi data-data di dalamnya. Sistem tersebut berperan untuk mencegah akses mencurigakan dari pihak tidak bertanggung jawab.

Sementara itu, local storage juga menggunakan sistem keamanan serupa, tetapi rentan terhadap virus. Pasalnya, perangkat seperti laptop, komputer, flashdisk, dsb sangat mudah terserang virus apabila sering berpindah-pindah tempat dari satu perangkat ke perangkat lainnya.

Kelebihan dan Kekurangan Cloud Storage

Dalam penerapannya, ada beberapa kelebihan yang ditawarkan oleh cloud storage untuk para penggunanya.

1. Kelebihan cloud storage

Berikut adalah kelebihan tersebut:

a. Perlindungan data terjamin

Data yang tersimpan terlindungi dengan tingkat keamanan tinggi menggunakan sistem yang terus diperbarui. Banyak cloud provider menggunakan enkripsi data untuk melindungi privasi Anda sekaligus sebagai wujud kepatuhan terhadap regulasi keamanan data yang diberlakukan oleh pemerintah.

b. Fitur auto-backup

Banyak layanan cloud storage, seperti Link Net, menyediakan fitur pencadangan otomatis (auto-backup). Dengan begitu, user tidak perlu khawatir jika suatu saat perangkat mengalami permasalahan karena data tetap dapat diakses dari server cadangan.

2. Kekurangan cloud storage

Di balik kelebihannya, ada beberapa kekurangan dari media penyimpanan ini, yaitu:

a. Ketergantungan terhadap koneksi internet

Untuk mengakses dan mengelola data di cloud storage, Anda perlu terhubung dengan internet yang kuat dan stabil. Jika koneksi internet lambat, akan sulit bagi Anda untuk mengakses data di dalamnya.

b. Gangguan server

Jika server cloud mengalami gangguan teknis atau adanya pemberhentian layanan, Anda akan menghadapi kesulitan mengakses data dari penyimpanan. Oleh karena itu, penting untuk memilih provider andal dan sudah lulus uji verifikasi.

Kelebihan dan Kekurangan Local Storage

Jika dilihat dari dua sisi, local storage juga memiliki sejumlah kelebihan dan kekurangan yang perlu diketahui.

1. Kelebihan local storage

Adapun beberapa kelebihan dari local storage, yakni:

a. Tidak bergantung pada koneksi internet

Berkebalikan dari cloud, local storage tidak memerlukan koneksi internet untuk mengakses data. Jadi, data dapat cepat dan praktis diakses selama hardware tidak bermasalah.

b. Kontrol penuh terhadap data

Data user akan tetap berada di local storage kecuali jika user tersebut menghapusnya. Dengan begitu, user bisa mengontrol penuh siapa yang dapat mengaksesnya sehingga privasi dan keamanan terjamin.

2. Kekurangan local storage

Selain kelebihannya, ada beberapa kekurangan dari media penyimpanan lokal ini, seperti:

a. Kapasitas penyimpanan terbatas

Media penyimpanan ini sangat bergantung pada kapasitas penyimpanan hardware seperti yang sudah disebutkan di atas. Jadi, jika ruang penyimpanan penuh, data tidak bisa disimpan atau Anda harus menghapus beberapa data yang sudah tidak terlalu penting untuk membuat ruang baru.

b. Aksesibilitas rendah

Data yang disimpan pada penyimpanan lokal hanya dapat diakses dari perangkat yang memiliki penyimpanan tersebut. Jika Anda tidak membawa perangkat tersebut atau perangkat tidak memadai, Anda perlu transfer data tersebut ke perangkat lain untuk mengaksesnya. Tentu proses tersebut akan memakan waktu cukup lama sehingga pekerjaan bisa jadi terhambat.

Kesimpulan

Setelah memahami penjelasan di atas, kini Anda sudah memiliki pemahaman lebih dalam mengenai cloud storage dan local storage. Keduanya berfungsi untuk menyimpan dan mengolah data sehingga penggunaannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Jika Anda menginginkan kolaborasi data dan kemudahan akses berbasis internet, cloud storage bisa jadi solusi tepat sebagai media penyimpanan data Anda. Namun, jika Anda tidak tidak ingin bergantung pada internet untuk menghindari gangguan, local storage bisa Anda gunakan.

Demikianlah pembahasan mengenai cloud storage dan local storage mulai dari pengertian, perbedaan, kelebihan, hingga kekurangannya. Tentukan media penyimpanan yang tepat untuk Anda mengelola data-data penting. Jika Anda memilih cloud storage, pilih cloud provider yang andal dan terpercaya seperti Link Net sebagai fasilitator pengelolaan data Anda.

Aldy Amrillah

Aldy adalah seorang penulis blog yang berasal dari Bogor, Indonesia. Ia merupakan lulusan jurusan Manajemen informatika dari Universitas Bina Sarana Informatika, ketertarikan dengan dunia menulis artikel dimulai ketika pertama kali bekerja untuk sebuah website lifestyle. Kini, Aldy fokus pada penulisan konten SEO yang mengutamakan pembaca bukan mengutamakan bot, karena kenyamanan membaca adalah poin paling penting yang dibutuhkan pembaca saat ini. Ia memiliki spesialisasi topik tentang dunia teknologi, seperti tips, tutorial hingga pembahasan tentang komputer. Dan saat ini ia bekerja sebagai Seo enthusiast di salah satu website yang membahas tentang dunia teknologi di daerah Jakarta

Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cek Juga
Close
Back to top button