Big Data: Pengertian, Sejarah, Manfaat dan Contohnya

Apa Itu Big Data – Big Data adalah salah satu kata yang paling sering di dengar untuk di kalangan para penggiat IT.

Mungkin anda juga menjadi salah satu orang yang paling sering mendengar istilah big Data ini.

Namun walaupun kita sudah terlalu sering mendengar kata Big Data, ada diantara kalian yang masih bingung dengan apa itu Big Data.

Untuk anda yang selalu mengikuti perkembangan dunia teknologi mungkin anda akan cukup familiar ketika mendengar kata Big Data.

Apa Itu Big Data

Lalu apa itu pengertian Big Data? Big data sendiri merupakan sekumpulan data yang besar dan juga sangat kompleks, terutama ketika menyangkut sumber data yang baru.

Set data yang ada saat ini tentu saja sangat banyak sehingga aplikasi atau software pemrosesan data tradisional tidak bisa mengelolanya.

Namun sejumlah besar data yang ada pada big data ini bisa digunakan untuk mengatasi berbagai masalah bisnis yang sebelumnya belum dapat diatasi.

Untuk itu, bagi anda yang hingga saat ini masih bingung dengan apa itu big data, kali ini saya akan membagikan informasi terkait apa itu big data.

Apa Itu Big Data?

Secara umum, Big Data sendiri merupakan istilah umum untuk sekumpulan himpunan data yang berjumlah sangat besar dan juga sangat kompleks sehingga akan sangat menyulitkan jika ditangani atau diproses dengan menggunakan manajemen basis data sederhana atau software pemrosesan data tradisional.

Big Data ini menjamin suatu pemrosesan solusi data dan dengan varian baru atau yang sudah ada sebelumnya untuk bisa memberikan manfaat nyata untuk bisnis.

Tapi pengolahan data dengan ukuran yang besar dan juga kompleksitas yang besar hanya sekedar solusi teknologi kecuali jika big data tersebut bisa dikaitkan dengan tujuan bisnis.

[irp posts=”11699″ name=”Data Scientist: Pengertian dan Jobdesknya”]

Hal penting dari Big Data ini bukan hanya sekedar kemampuan teknik untuk mengolah data, tapi juga memanfaatkan kesempatan yang disadari oleh perusahaan dengan memakai Big Data Analytics yang diyakini bersumber dari suatu perusahaan pencarian web yang mengelola data dengan gradasi yang sudah terdistribusi sangat besar sebelumnya.

Sejarah Big Data Di Dunia

Sejarah Big Data Di Dunia

Perkembangan dari Big Data di Indonesia akhir-akhir ini terus mengalami peningkatan. Bahkan penggunaan dari big data ini juga hampir menyeluruh dan juga hampir menyentuh semua aspek industri yang saat ini berjalan.

Mulai dari industri kecantikan, kesehatan, marketing, pelayanan kesehatan, telekomunikasi bahkan hingga asuransi saat ini juga sudah mulai memanfaatkan Big Data.

Adanya peningkatan data ini tentu saja bukan terjadi tanpa alasan.

Dimana fungsi utama yang dijanjikan oleh big data dengan cara pengelolaan informasi dari pelanggan dan juga menyajikan informasi tersebut secara langsung terhadap pelaku bisnis tentu saja menjadikan pelaku bisnis tersebut lebih mudah dalam mengetahui kondisi pasar dan mengenal lebih dalam konsumen mereka.

Sebenarnya Big data ini sendiri tidak berarti tentang seberapa besarnya data yang kita miliki, tapi lebih mengerucut lagi terhadap pengumpulan data yang secara signifikan dan tepat sehingga bisa mendapatkan hasil pengolahan yang dapat dijadikan acuan terhadap pengambilan keputusan bisnis.

Istilah dari big data ini sebenarnya mengacu terhadap data yang sangat besar, kompleks dan cepat sehingga tentu saja akan sangat sulit atau bahkan tidak memungkinkan untuk diproses dengan metode tradisional.

Mengenal 3 V dalam Big Data

Mengenal 3 V dalam Big Data

Tindakan mengakses, menyimpan dan juga mengolah data yang berjumlah besar ini digunakan untuk analitik memang sudah ada semenjak lama.

Namun konsep dari big data ini memperoleh momentum yang tepat pada awal tahun 2000an saat analis industri yakni Doug Laney mengungkapkan definisi big data yang saat ini sudah mainstream.

Setidaknya saat ini big data mulai dikenal dengan istilah tiga V. Apa saja tiga V tersebut?

1. Volume

V yang pertama dari Big data adalah volume. Dimana volume ini mengumpulkan data dari berbagai macam sumber, termasuk juga transaksi bisnis, perangkat yang pintar atau Iot, peralatan industri, sosial media, dan masih banyak lagi perangkat dari big data yang menjadi sumber dari big data itu sendiri.

Di zaman dulu, menyimpan beberapa data tersebut tentu saja akan menjadi masalah, namun dengan penyimpanan yang lebih murah di platform seperti hadoop dan juga danau data tentu saja sudah sedikit meringankan beban terkait penyimpanan data di masa lalu.

2. Velocity

V yang berikutnya adalah Velocity. Dimana Velocity pada big data adalah dengan pertumbuhan dari Internet of Things, data tentu saja akan terus mengalir ke bisnis dengan memiliki kecepatan yang sebelumnya belum pernah terjadi.

Data yang mengalir ke bisnis ini harus ditangani tepat waktu. Smart meter, sensor dan juga tag RFID ini mendorong kebutuhan untuk menangani torrent data dalam waktu yang bersamaan.

[irp posts=”8683″ name=”Database: Manfaat, Fungsi Tipe, dan Jenis-Jenisnya”]

3. Varietas

V yang terakhir adalah Varietas. Seperti yang diketahui bahwa data sendiri muncul dalam berbagai jenis format mulai dari data yang terstruktur, data numerik di database tradisional sampai dokumen email, teks, audio, video dan juga transaksi keuangan yang tidak terstruktur.

Pertimbangan Dua Dimensi Tambahan Di Big Data

Pertimbangan Dua Dimensi Tambahan Di Big Data

Dalam hal penanganan Big Data ini terdapat pertimbangan dua dimensi tambahan yang harus diperhatikan dalam pengelolaan big data. Berikut dibawah ini adalah beberapa pertimbangan dua dimensi tambahan dari big data.

– Kebenaran

Dalam tiga V dari Big Data tersebut terdapat istilah Veracity, dimana Veracity ini mengacu terhadap kualitas data yang diolah.

Hal ini karena data berasal dari banyak sumber data yang berbeda, dan sulit untuk menautkan, membersihkan, mencocokkan dan juga mengubah data pada seluruh sistem bisnis yang ada.

BIsnis tentu saja perlu mengkorelasikan dan juga menghubungkan hubungan, berbagai hubungan data dan juga hirarki. Jika tidak dilakukan hubungan, data tentu saja akan cepat lepas kendali.

– Variabilitas

Selain kecepatan dan juga varietas data yang meningkat, aliran dari data juga tidak dapat diprediksi. Data juga sering berubah dan juga sangat bervariasi. Hal ini tentu saja menantang dunia bisnis.

Namun bisnis tentu saja harus tahu kapan dan apa sesuatu yang sedang trend di sosial media dan juga bagaimana dari mengelola beban puncak dari data harian, yang dipicu oleh suatu peristiwa.

Manfaat Big Data Untuk Dunia Bisnis

Manfaat Big Data Untuk Dunia Bisnis

Perlu anda ketahui bahwa Big Data ini memberikan manfaat yang sangat penting untuk dunia bisnis.

Tanpa adanya Big Data tentu saja suatu perusahaan tidak akan bisa berjalan dengan lancar karena berkaitan dengan pengenalan pelanggan yang lebih baik lagi.

Selain itu, berikut di bawah ini sudah saya tuliskan beberapa manfaat Big Data untuk dunia bisnis yang mungkin bermanfaat untuk anda.

1. Mengenal Pelanggan Yang Lebih Baik

Dalam pengaplikasian dari big data, ini berarti mengumpulkan semua informasi yang terkait dengan pelanggan yang membeli produk kita. Mengerti pelanggan disini berarti anda mengetahui cara bagaimana anda menyediakan produk yang sesuai dan juga berkaitan dengan keinginan dan juga kebutuhan dari pelanggan tersebut.

Mungkin analisis pasar yang kita lakukan saat ini dapat mengatakan jika bisnis saat ini sudah menyasar di pangsa pasar yang tepat. Tapi dengan adanya big data, fakta yang ada di lapangan berbicara.

2. Membangun Strategi Marketing Yang Lebih Efektif

Dengan sekumpulan data yang kita miliki, tentu saja kita jadi bisa lebih mudah untuk membangu strategi marketing yang jauh lebih efektif. Jika kita juga memiliki strategi marketing yang lebih efektif tentu saja kita bisa menjangkau setiap konsumen yang kita targetkan sesuai dengan apa segmen dari pasar kita.

Perusahaan juga akan terhindar dari resiko menyusutnya pangsa pasar karena ini berhubungan dengan pelanggan atau konsumen yang sebelumnya sudah terjalin hubungan.

Resiko lain tentu saja juga akan berkurang jika kita sudah menerapkan beberapa strategi yang tepat itu.

Sementara untuk Big Data Indonesia ini sendiri di era sekarang juga sudah berkembang lengkap dengan fitur-fitur lainnya yang pastinya akan sangat berguna untuk bisnis kita.

[irp posts=”8708″ name=”Apa Itu Reboot? Ketahui Perbedaanya Dengan Riset”]

3. Meningkatkan Profit Perusahaan

Jika kita sudah bisa memabngun strategi marketing yang jauh lebih efektif tentu saja kita bisa mendapatkan pasar yang tepat. Konsumen akan merasa bahwa kita memperhatikan mereka, jika sudah begitu tentu saja akan sangat berdampak terhadap profit atau pemasukan dari perusahaan.

Mungkin kita pernah mendengar kasus beberapa perusahaan-perusahaan besar yang mengalami kebangkrutan. Padahal sebelumnya mereka menjadi salah satu perusahaan besar adidaya di dunia ini.

Itulah yang terjadi jika kita tidak memperhatikan Big Data yang bisa berdampak terhadap kepuasan dan juga pelayanan kita terhadap konsumen yang sudah terjalin sebelumnya.

Kenapa Big Data Sangat Penting?

Kenapa Big Data Sangat Penting

Setelah mengetahui pengertian Big Data dan apa itu Big Data, kini saatnya anda mengetahui betapa pentingnya Big Data. Pentingnya Big Data ini tidak seberapa banyak data yang kita miliki. Namun apa yang kita lakukan terhadap data besar yang kita miliki tersebut.

Kita sebenarnya bisa mengambil data dari berbagai macam sumber apapun, dan bisa menganalisa nya untuk dapat menemukan jawaban baru yang memungkinkan bisa berdampak terhadap usaha yang kita jalani.

Beberapa jawaban baru yang memungkinkan jika kita berhasil memanfaatkan big data adalah kita bisa mengurangi biaya, mengurangi waktu, pengembangan produk yang baru dan juga penawaran yang optimal, serta yang terakhir adalah pengambilan keputusan yang cerdas..

Jika kita bisa menggabungkan big data dengan kemampuan analitik yang berkekuatan tinggi, tentu saja kita bisa menyelesaikan tugas-tugas yang terkait dengan bisnis misalnya seperti :

* Menentukan akar dari masalah yang menjadikan kegagalan secara real time.

* Kita bisa menghasilkan kupon di titik penjualan berdasarkan dari kebiasaan pembelian yang dilakukan oleh pelanggan.

* Kita bisa menghitung ulang semua portofolio resiko dalam hitungan menit saja.

* Kita bisa mendeteksi perilaku curang sebelum bisa mempengaruhi organisasi bisnis kita.

Contoh Big Data

Contoh big data adalah dalam indeks pencarian Google, database profil pengguna sosial media seperti Facebook dan juga daftar produk dari Amazon. Kumpulan dari data ini tentu saja akan sangat besar sehingga kita tidak bisa menyimpannya dalam database biasa atau bahkan menyimpannya dalam komputer tunggal.

Pada awalnya Big Data merupakan suatu sistem teknologi yang dikenalkan untuk menanggulangi adanya ledakan informasi. Seiring dengan berkembangnya dan bertumbuhnya ekosistem pengguna dari perangkat mobile dan juga data internet.

Pertumbuhan dari perangkat mobile dan juga data internet ini akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan volume dan juga jenis data yang semakin meningkat secara signifikan di dunia internet.

Berbagai jenis data misalnya seperti data yang berupa teks, foto, gambar dan video saat ini sudah membanjiri sistem komputasi.

Pada sektor bisnis big data ini Google dapat dikatakan sebagai salah satu pelopor dari bisnis ini. Di tahun 2006 mereka sudah mengenalkan adanya Google Bigtable yang merupakan produk yang bergerak di bidang Big Data.

Contoh Penerapan Big Data Di Berbagai Bidang Usaha

Contoh Penerapan Big Data

Terakhir, agar kita semua bisa lebih dalam dan lebih memahami tentang apa itu big data sebenarnya akan saya bagikan contoh penerapan dari Big Data dari berbagai macam bidang.

* Perusahaan Ritel bisa menggunakan informasi yang didapatkan dari media sosial seperti Twitter, Facebook dan juga Instagram untuk membantu menganalisi tentang bagaimana perilaku, persepsi pelanggan terhadap salah satu produk atau brand buatan dari perusahaan tersebut.

* Perusahaan manufaktur bisa memantau kondisi dari setiap peralatans ecara real time. Sehingga dengan begitu mereka bisa memperkirakan kapan waktu yang tepat untuk melakukan penggantian peralatan.

Karena jika mengganti terlalu cepat tentu saja akan merugikan dan buang-buang uang, dan jika terlambat bisa menyebabkan produksi yang terganggu karena adanya kerusakan peralatan.

* Perusahaan manufaktur juga dapat memantau dari produk yang baru saja launching di sosial media. Dengan begitu mereka juga dapat mengetahui apakah terdapat isu after sales sehingga bisa mencegah adanya kegagalan garansi yang dapat menyebabkan publikasi besar yang bisa merusak citra dari perusahaan dan produk

* Perusahaan penyedia layanan periklanan bisa menggunakan informasi dari media sosial untuk membantu mengetahui tanggapan dari konsumen terhadap promosi atau iklan yang baru saja diluncurkan.

* Rumah sakit juga bisa merekam catatan medis dari pasien sehingga dari big data tersebut dapat digunakan untuk keperluan melakukan analisis terhadap kecenderungan sakit dari pasien.

* Pemerintah bisa menggunakan informasi yang didapat dari sosial media untuk mengetahui tingkat kepuasan dari masyarakat terhadap kinerja dari pemerintah.

[irp posts=”8107″ name=”Jangan Khawatir, Ini Cara Registrasi Kartu XL yang Gagal”]

* Jasa Keuangan dapat menggunakan analisis big data guna mengetahui apakah asuransi yang bisa segera cepat diproses dan juga mana yang harus divalidasi dengan cara melakukan kunjungan terhadap agen asuransi tersebut.

* Jasa perbankan bisa menggunakan rekaman transaksi dari nasabah agar bisa mengetahui kemungkinan adanya tindak kejahatan misalnya seperti kegiatan pencurian uang. Atau mereka juga bisa merekam catatan dari kebiasaan karyawan untuk mendeteksi kemungkinan adanya fraud.

* Tim olahraga bisa memanfaatkan big data untuk melakukan tracking terhadap penjualan tiket, mengetahui kondisi dari pemain dan juga kemungkinan pemain akan mengalami cedera. Bahkan big data juga bisa membantu menerapkan strategi bermain dari tim olahraga tersebut.

Selesai sudah artikel ini mengenai apa itu big data dan juga betapa pentingnya peranan big data terhadap dunia bisnis saat ini. Semoga bisa bermanfaat ya Sahabat Tedas.id.

Anton Wahyu

Nama Saya Anton Wahyu biasa dipanggil Anton. Saya adalah Mahasiswa Teknik Informatika di Universitas Swasta di Solo. Saya juga merupakan penulis artikel, punya hobi mendengarkan musik, di website ini Saya mencoba membagikan informasi yang semoga bermanfaat untuk Anda.