Integrasi Sosial: Pengertian, Faktor dan Prosesnya

Integrasi Sosial – Indonesia merupakan negara yang mempunyai beragam budaya dan tradisi yang melekat di masyarakat. Sebagai negara multikultural, Indonesia memerlukan suatu tatanan yang bisa menjaga keharmonisan penduduknya, yaitu dengan integrasi sosial.

Kebutuhan sebagai makhluk sosial juga mendasari mengapa warga negara Indonesia harus memahami integrasi di lingkup sosial ini.

Lalu, apa sebenarnya maksud istilah tersebut? Simak ulasan secara lengkap di Tedas.id terkait integrasi pada lingkungan sosial di bawah ini.

Pengertian Integrasi Sosial Menurut Para Tokoh

Pengertian Integrasi Sosial

Pengertian integrasi sosial sendiri adalah proses penggabungan dalam suatu tatanan masyarakat yang bersifat luas.

Tujuan dari integrasi ini adalah untuk membuat masyarakat melebur dengan kaum minoritas yang mempunyai tradisi berbeda.

Pada dasarnya, ada banyak pengertian integrasi yang berbeda-beda menurut dengan pendapat para ahli. Beberapa pengertian ini perlu diketahui untuk dijadikan sebagai referensi. Berikut adalah beberapa pengertian dari integrasi menurut para tokoh terkemuka.

* Gillin

Menurut pendapat dari Gillin, integrasi di lingkup sosial ini merupakan rangkaian proses di masyarakat yang terbentuk karena adanya perbedaan. Bentuk dari perbedaan yang terjadi di lingkungan sosial masyarakat ini bermacam-macam, mulai dari suku, budaya, bahasa, ras, dan agama.

* Soerjono Soekanto

Soerjono Soekanto mendeskripsikan integrasi ini sebagai sebuah proses sosial untuk melakukan perlawanan sebagai akibat dari adanya ancaman. Perlawanan ini terbentuk dari hubungan baik antar individu pada masyarakat dengan saling menghargai adanya perbedaan di sekitar.

* Michael Banton

Seorang ahli yang bernama Michael Banton juga mempunyai definisi tersendiri mengenai apa itu integrasi sosial.

Menurut Michael Banton, ini adalah suatu keadaan dimana masyarakat memiliki kesadaran terhadap adanya perbedaan budaya maupun ras di lingkungan sosial.

Faktor Pendorong Integrasi Sosial

Faktor Pendorong Integrasi Sosial

Proses integrasi di lingkungan sosial tidak dapat berjalan begitu saja. Ada beberapa faktor pendorong integrasi sosial di lingkungan masyarakat. Lalu, apa saja faktor yang menjadi pendorong adanya integrasi di lingkungan sosial? Berikut alasannya.

* Pertambahan Populasi Penduduk Yang Heterogen

Faktor pertama yang mendorong adanya proses integrasi di lingkungan sosial adalah adanya pertumbuhan jumlah penduduk. Pertumbuhan jumlah penduduk ini bisa berasal dari perpindahan, yaitu urbanisasi maupun transmigrasi.

Pertambahan penduduk membuat struktur di lingkungan sosial menjadi ikut berubah. Banyak budaya lain yang akan masuk dan harus dihargai oleh penduduk awal di suatu wilayah. Oleh sebab itu, hal ini mendorong adanya integrasi agar keharmonisan di lingkungan sosial tetap terjaga dengan baik.

* Majunya Sistem Pendidikan

Sistem pendidikan yang maju akan membuat sumber daya manusia di suatu negara juga mempunyai pola piker yang kian berkembang. Pengaruh majunya sistem pendidikan pada sumber daya manusia di suatu wilayah adalah membuat pikiran semakin terbuka.

Pengaruh pola pikir terhadap penyatuan budaya di lingkungan sosial ini akan membuat masyarakat semakin sadar betapa pentingnya menghargai perbedaan. Masyarakat yang berpendidikan maju akan lebih mampu berpikir luas dan menerima perbedaan yang timbul di lingkungan sekitarnya.

* Masyarakat Semakin Terbuka Dengan Budaya Asing

Salah satu dampak adanya globalisasi dan perkembangan teknologi adalah masuknya budaya asing ke Indonesia. Proses masuknya budaya asing ini tidak bisa dihambat dan semakin menambah keberagaman di suatu negara.

Masyarakat bisa menyikapi masuknya budaya asing ini dengan memfilter apa yang sesuai dengan karakteristik penduduk Indonesia. Integrasi ditumbuhkan agar masyarakat tetap bisa bersatu supaya bisa menyaring budaya asing yang masuk.

Baca Juga  Motivasi: Pengertian, Jenis, dan Prosesnya

* Musuh Dari Luar Kelompok Yang Harus Dihadapi Bersama

Faktor berikutnya yang mendorong integrasi sosial yaitu adanya ancaman dari luar. Suatu kelompok masyarakat harus berhati-hati terhadap ancaman dari luar yang bisa memecah belah. Ancaman ini bisa dilihat secara langsung maupun dijalankan secara perlahan tanpa disadari oleh kelompok masyarakat.

Ancaman dari luar bisa menjadi pemecah persatuan yang selama ini sudah terbentuk oleh kelompok masyarakat. Kesadaran terhadap integrasi akan membuat masyarakat bisa mengatasi ancaman dari luar yang akhirnya akan gagal memecah belah kelompoknya.

* Sikap Toleransi Di Lingkungan Masyarakat

Sikap toleransi atau saling menghargai sangat penting untuk ditumbuhkan di lingkungan sosial masyarakat yang berasal dari beragam latar belakang. Toleransi atau saling menghargai akan membuat masyarakat bisa menyikapi semua keberagaman dengan tenang.

Apabila masyarakat mempunyai rasa toleransi tinggi, maka tidak akan mudah terpengaruh oleh budaya dari luar kepercayaannya. Masyarakat akan tetap menghargai budaya lain tanpa berpikir negatif yang nantinya bisa menimbulkan perpecahan.

* Adanya Sikap Terbuka Terhadap Perubahan

Perubahan merupakan salah satu hal yang pasti terjadi di masyarakat seiring dengan berjalannya waktu dan adanya perkembangan teknologi. Masyarakat harus bisa menyikapi adanya perubahan ini dengan sikap terbuka dan tetap tenang agar tidak berdampak buruk bagi persatuan.

Integrasi mempunyai peran penting untuk membuat masyarakat bisa bersifat terbuka terhadap perubahan yang terjadi. Salah satu contoh bentuk perubahan yang terjadi adalah semakin majunya teknologi. Dalam hal ini masyarakat harus bersikap terbuka, namun tetap bijak memanfaatkannya.

* Kesadaran Sebagai Makhluk Sosial

Manusia sebagai makhluk sosial tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Fakta bahwa manusia sebagai makhluk sosial inilah yang membuat integrasi di masyarakat perlu ditegakkan. Integrasi akan berguna untuk menjaga kesatuan masyarakat agar bisa tetap utuh.

Kesadaran sebagai makhluk sosial ini perlu ditumbuhkan agar masyarakat bisa saling menghargai satu sama lain. Masyarakat yang sudah mempunyai kesadaran sebagai makhluk sosial akan bisa memaknai integrasi dengan baik dan menjalankannya bersama-sama.

* Terjadinya Kontak Dengan Kebudayaan Lain

Masyarakat yang bersifat heterogen dan terbuka dengan globalisasi membuat kontak dengan budaya lain semakin mudah. Semua budaya yang berbeda ini bisa melebur di masyarakat dan diterima oleh sekitar. Faktor kontak dengan kebudayaan lain inilah yang menjadi pendorong adanya integrasi.

Pentingnya integrasi sosial adalah untuk membuat masyarakat bisa tetap mempertahankan tradisi dan kearifan lokal setelah adanya kontak dengan budaya lain. Masyarakat asli daerah harus bisa mempertahankan apa yang sudah diwariskan nenek moyang secara turun temurun.

Kontak dengan budaya asing merupakan salah satu hal yang akan terjadi di tengah masyarakat dengan sifat tebuka. Budaya asing yang berbaur dengan kehidupan masyarakat ini harus tetap dihargai tanpa meninggalkan kearifan lokal daerah dengan cara menegakkan integrasi di lingkungan sosial.

Bentuk Integrasi Sosial

Integrasi mempunyai bentuk dan contoh yang beragam di lingkungan sosial masyarakat. Berbagai macam bentuk dari integrasi ini mempunyai tujuan yang sama, yaitu menjaga persatuan masyarakat. Berikut adalah beberapa bentuk integrasi sosial yang ada di masyarakat dan perlu dipahami.

* Akulturasi

Pengertian dari akulturasi sendiri adalah usaha untuk menyatukan beberapa unsur budaya dari luar tanpa menghilangkan ciri khas kearifan lokal daerah. Akulturasi ini bertujuan untuk untuk menjaga keharmonisan di lingkungan dan membuat masyarakat bisa tetap saling menghargai.

Proses penyatuan budaya ini bisa dilakukan tanpa harus memaksakan kehendak salah satu kelompok. Latar belakang budaya yang berbeda ini sangat mudah untuk ditemukan di Indonesia, sebab mempunyai beragam kearifan lokal hasil turun temurun sejak zaman dahulu dan selalu dipertahankan.

Salah satu contoh dari akulturasi adalah pernikahan dengan budaya yang berbeda antar dua mempelai. Pernikahan ini akan membuat kedua belah pihak keluarga saling menyesuaikan budaya yang berbeda. Akulturasi dalam bentuk pernikahan berbeda budaya ini paling mudah diterima oleh masyarakat.

* Asimilasi

Contoh integrasi sosial berikutnya yang perlu dipahami oleh masyarakat adalah asimilasi. Pengertian dari asimilasi merupakan suatu proses dimana kebudayaan baru akan terbentuk untuk menggantikan budaya sebelumnya.

Proses asimilasi ini akan membuat berbagai macam budaya yang ada di masyarakat bisa bersatu. Asimilasi budaya bertujuan untuk membuat lingkungan sekitar semakin kaya akan budaya dan membuat kehidupan masyarakat lebih harmonis.

Contoh asimilasi di lingkungan masyarakat adalah adanya salah satu aliran musik khas nusantara, yaitu dangdut. Musik dangdut merupakan hasil perpaduan dari berbagai genre yang sebelumnya sudah berkembang secara luas di masyarakat. Bentuk asimilasi ini kini sudah dapat diterima dengan baik.

Proses Terjadinya Integrasi Sosial

Proses Terjadinya Integrasi Sosial

Integrasi sosial tidak bisa terjadi begitu saja tanpa adanya proses. Ada beberapa tahapan yang perlu dilewati agar proses integrasi tetap bisa berjalan dengan baik. Lalu, apa saja tahapan yang harus dilewati agar ini bisa terjadi? Simak ulasannya berikut ini.

* Akomodasi

Akomodasi merupakan tahapan awal terjadinya integrasi di lingkungan sosial masyarakat. Proses akomodasi ini bertujuan untuk menimbulkan kesadaran di setiap individu. Kesadaran ini berguna agar masyarakat tetap bisa hidup damai tanpa terpengaruh dengan ancaman dari luar.

Baca Juga  Etika Bisnis: Pengertian, Prinsip dan Contoh

* Kerja Sama

Proses kerja sama ini perlu dilakukan untuk membuat kesepakatan antara kelompok atau individu dengan kebudayaan berbeda. Kerja sama ini perlu dilakukan agar kedua pihak bisa memiliki satu tujuan yang sebelumnya sudah dibentuk bisa dicapai bersama dengan adanya proses integrasi.

* Koordinasi

Tahapan berikutnya yaitu koordinasi. Tujuan dari koordinasi ini adalah untuk membentuk cara agar tujuan dari kedua belah pihak yang sudah ditentukan bisa tercapai. Koordinasi ini berguna untuk mengoptimalkan proses integrasi yang akan mulai ditegakkan.

Setiamah Setya

Setiamah Setya

Perkenalkan nama saya Setiamah. Pada dasarnya bermain kata adalah bagian hoby saya sejak lama. Seiring berjalannya waktu, akhirnya jadilah dia bagian dari hidup saya sejak beragam wawasan baru saya dapatkan dari menulis berbagai tema.