Teknologi

Apa Itu Joint Venture? Ini Pengertian dan Contohnya 

Joint venture adalah salah satu jenis bisnis yang kini mulai marak dipilih pebisnis pemula dengan modal tipis. 

Anda yang masih belajar soal bisnis dan tertarik melakukannya perlu memahami joint venture lebih lanjut. Mulai dari apa itu joint venture sampai dengan contoh bisnisnya. 

Pengertian dari Joint Venture 

Kolaborasi yang dilakukan antar pebisnis adalah hal yang sangat umum, hanya saja istilah yang digunakan dan metodenya berbeda-beda. 

Salah satunya adalah joint venture yang lebih dikenal dengan perusahaan patungan.

Pengertian joint venture adalah suatu bentuk hubungan dua pihak, bisa lebih untuk mendirikan perusahaan demi tujuan bisnis bersama. 

Perusahaan yang didirikan akan menjadi milik bersama, yang bisa dilakukan sejak awal perusahaan berdiri atau ketika bisnis sudah berjalan dalam waktu lama. 

Beberapa perusahaan bahkan melakukan joint venture dalam proyek tertentu.

Di Indonesia joint venture artinya adalah kegiatan penanaman modal yang dilakukan pihak asing. 

Jadi pihak asing menanamkan modal pada usaha yang dilaksanakan di wilayah Indonesia.

Bahkan kegiatan ini memiliki ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang. 

Kegiatan penanaman modal asing (PMA) ini memiliki ketentuan yang ada di UU nomor 25 Tahun 2007.

Jadi jika Anda tertarik untuk menerapkan bisnis ini ada payung hukum yang jelas. 

Manfaat Menerapkan Bisnis Joint Venture 

Manfaat Menerapkan Bisnis Joint Venture

Mengacu pada pengertian bahwa joint venture adalah perusahaan atau bisnis kerjasama tentu ada beberapa manfaat yang akan diperoleh. Manfaat ini juga bukan keuntungan semata. 

Anda yang masih bingung dengan bisnis model ini perlu tahu apa saja keuntungan yang akan didapatkan sebagai berikut:

1.Mendapatkan Sumber Daya Tambahan 

Adanya kerja sama membuat perusahaan mendapatkan sumber daya yang dibutuhkan lebih banyak. Sumber daya inilah yang akan membuat bisnis berkembang dengan lebih baik. 

Misalnya saja perusahaan mendapatkan sumber daya berupa suntikan modal, tenaga kerja sampai dengan akses ke teknologi yang terbaru. 

2.Mengembangkan Pasar Bisnis 

Manfaat lainnya adalah untuk mendapatkan pasar yang lebih luas dari sebelumnya. Biasanya hal ini didapatkan dari dua perusahaan yang sudah berjalan dalam waktu lama. 

Pasar yang dimiliki oleh masing-masing bisnis akan menjadi lebih luas dan berpotensi memudahkan arus bisnis seperti cross selling. 

3.Risiko Bisnis jadi Lebih Minim 

Adanya perusahaan yang bergabung akan membuat pondasi bisnis jadi lebih kuat. Dengan begitu risiko perusahaan yang tadinya besar akan mengecil. 

Anda tidak perlu khawatir soal risiko ini lagi ke depannya karena akan dibagi bersama dengan perusahaan yang bergabung. 

Contoh Perusahaan yang Melakukan Joint Venture 

Contoh Perusahaan yang Melakukan Joint Venture 

Ada begitu banyak perusahaan di berbagai bidang di Indonesia yang menerapkan sistem joint venture ini. 

Baik itu yang berhubungan dengan bisnis transportasi, makanan dan minuman, media massa, dan masih banyak lagi. 

Sampai sekarang sudah banyak terbukti bahwa model bisnis ini bisa berhasil.

Jika ditelaah, ada dua jenis joint venture yaitu kerjasama domestik dan internasional. 

Jadi bukan hanya modal asing saja yang bisa didapatkan tetapi juga dari pasar domestik.

Berikut ini beberapa contoh joint venture di Indonesia yang sudah mengalami kesuksesan. 

1.PT Nestle Indofood Citarasa Indonesia 

Perusahaan yang sudah lama di Indonesia ini memutuskan untuk melakukan joint venture sejak tahun 2005. 

Ada dua perusahaan yang bergabung yaitu PT Nestle Indonesia dengan PT Indofoof CPS Sukses Makmur TBK. 

Usaha gabungan dilakukan selama 13 tahun dan berakhir di tahun 2018. 

2.PT Pusri dan National Petrochemical Company of Iran

Bukan hanya swasta, perusahaan milik pemerintah seperti PT Pusri juga melakukan joint venture dengan perusahaan asing National Petrochemical Company of Iran. 

Kerja sama ini dilakukan tahun 2007 dalam bentuk pabrik pupuk dengan kapasitas 1,14 juta ton per tahun. 

3.Garuda Food dengan Suntory 

Garuda Food juga salah satu perusahaan makanan dan minuman terbesar di Indonesia ternyata juga melakukan kerja sama dengan Suntory asal Jepang. 

Joint venture dilakukan keduanya pada tahun 2011. Berkat kerja sama ini maka struktur kepemilikan saham juga berubah, di mana 51% milik Suntory dan 49% milik Garuda Food. 

4.Sharp dan Sony 

Kerja sama juga dilakukan oleh perusahaan elektronik terkemuka yaitu Sony dan Sharp.

Keduanya melakukan kerja sama di tahun 2008 dengan tujuan produksi modul LCD besar. 

Jika diperhatikan dari modelnya, maka kerja sama ini dilakukan untuk salah satu proyek saja bukan secara keseluruhan seperti Garuda Food dengan Suntory. 

Setelah memahami apa itu joint venture Anda yang ingin memperluas bisnis bisa mempertimbangkan metode ini. 

Pada saat ingin melakukan joint venture pastikan Anda mendapatkan konsultasi yang tepat sekaligus dasar-dasar hukum yang harus digunakan. 

Kontrakhukum.com dapat membantu Anda yang ingin melakukan joint venture.

Tim legal expert dari Kontrakhukum.com bisa memberikan informasi lengkap terkait hukum ketika ingin kerja sama dengan perusahaan lain. 

Pastikan Sahabat Tedas.id mendapat informasi yang akurat sehingga pengembangan bisnis bisa berhasil.

Segera dapatkan informasi akurat melalui Kontrakhukum.com. 

Aldy Amrillah

Aldy adalah seorang penulis blog yang berasal dari Bogor, Indonesia. Ia merupakan lulusan jurusan Manajemen informatika dari Universitas Bina Sarana Informatika, ketertarikan dengan dunia menulis artikel dimulai ketika pertama kali bekerja untuk sebuah website lifestyle. Kini, Aldy fokus pada penulisan konten SEO yang mengutamakan pembaca bukan mengutamakan bot, karena kenyamanan membaca adalah poin paling penting yang dibutuhkan pembaca saat ini. Ia memiliki spesialisasi topik tentang dunia teknologi, seperti tips, tutorial hingga pembahasan tentang komputer. Dan saat ini ia bekerja sebagai Seo enthusiast di salah satu website yang membahas tentang dunia teknologi di daerah Jakarta

Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cek Juga
Close
Back to top button