Mengingat Kembali 3 Fungsi Sentriol Dan Strukturnya

Fungsi Sentriol – Saat menempuh bangku sekolah, lebih tepatnya sekolah menengah atas atau SMA, kamu pasti sudah disuguhi dengan pelajaran biologi. Biologi sendiri merupakan pelajaran yang penting untuk dipelajari dalam kehidupan manusia karena biologi adalah sebuah ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup secara detail mulai dari keadaannya hingga sifatnya.

Ada begitu banyak materi yang dibahas dalam pelajaran biologi. Salah satunya yang dipelajari di kelas 11 atau kelas 2 SMA adalah sel. Sel merupakan satuan unit terkecil yang ada di dalam tubuh manusia. Sel ini juga yang kemudian menjadi penyusun bagian-bagian dari tubuh makhluk hidup.

Sel sendiri mempunyai beberapa struktur. Salah satu dari struktur tersebut adalah Sentriol. Perlu diingat bahwa struktur sel sentriol hanya terdapat pada tubuh manusia dan hewan. Itu artinya tumbuhan tidak memiliki struktur sel sentriol.

Kata sentriol sendiri sebenarnya merupakan sebuah kata yang masih asing ditelinga masyarakat Indonesia. Oleh karena itu artikel ini akan mengupas lebih lanjut mengenai apa itu sentriol, siapa penemu sentriol, apa saja struktur sentriol, apa peran dan fungsi sentriol, serta alat yang dibutuhkan dalam meneliti sentriol.

Apa Itu Sentriol?

apa itu sentriol

 

Images By:  Wikipedia

Sentriol merupakan bagian dari organel sel yang berbentuk silinder. Sel sentriol ini terdiri tabulin yang dapat ditemukan dapat ditemukan hampir di seluruh sel eukariotik. Sentriol juga memiliki beberapa peran serta fungsi tersendiri.

Salah satu peran serta fungsi dari sel sentriol adalah untuk membantu pembelahan pada sel. Peran dan fungsi lain dari sentriol akan dibahas pada sub-judul yang bersangkutan.

Sel sentriol juga merupakan perkembangan dari sentrosom. Sentrosom sendiri merupakan organel sel yang berfungsi aktif dalam pembelahan sel dan sel ini hanya terdapat pada sel hewan.

Baca Juga  Mengenal Metagenesis Tumbuhan Lumut dan Ciri-Cirinya

Perbedaan antara keduanya adalah sentriol merupakan bagian dari sentrosom. Sentriol akan berubah menjadi sentrosom jika suatu sel melakukan proses pembelahan. perubahan tersebut ditandai dengan adanya pembentukan sentriol yang saling berpasangan.

Sentriol berpasangan ini kemudian akan diatur secara tegak lurus dan diselimuti oleh gumpalan material pada yang dikenal sebagai sentrosom. Dengan kata lain sentriol merupakan penunjuk arah yakni kemana arah pembelahan sela akan terjadi sedangkan sentrosom digunakan untuk melakukan pembelahan sel.

Siapakah Penemu Sentriol?

penemu sentriol

Images By:  Wikipedia

Sentriol pertama kali ditemukan pada tahun 1888 oleh seorang ilmuwan yang bernama Theodor Boveri. Boveri merupakan seorang ilmuwan biologi yang berasal dari Jerman. Beliau lahir pada tanggal 12 Oktober 1862 dan wafat pada tanggal 15 Oktober 1915.

Boveri terkenal berkat teori yang dikemukakannya bersama Walter Sutton pada tahun 1902 yaitu “Teori Kromosom Boveri-Sutton” atau yang lebih dikenal dengan teori warisan kromosom atau teori Sutton-Boveri.

Boveri kemudian juga mengemukakan sebuah teori awal bahwa penyakit kanker terjadi karena disebabkan oleh suatu kesalahan yang terjadi selama proses pembelahan sel. Hal tersebut diawali dengan satu sel dari kromosom yang berubah menjadi tidak beraturan atau bentuknya berantakan sehingga menyebabkan pembelahan pada sel menjadi tidak terkendali.

Meskipun pada saat teori dikemukakan banyak orang yang tidak mempercayai hingga menolaknya, tetapi beberapa tahun kemudian teori tersebut diteliti lebih lanjut oleh para ilmuwan biologi hingga kebenaran dari teori tersebut pun terungkap.

Apa Saja Struktur dari Sel Sentriol?

Di dalam organel sel terdapat 1 sel yang mempunyai satu pasang sentriol yang mana letaknya tegak lurus secara berdampingan. Organel sel sentriol tersebut memiliki bentuk seperti tabung serta mempunyai suatu rangka mikrotubula yang tersusun secara radial.

Mikrotubula terdiri atas 3 rangka yang jumlah triplet di setiap sentriolnya memiliki 9 rangka. Rangka 9 triplet ini kemudian tertutupi oleh matriks kental, rangka, serta matriks yang terletak di salah satu ujung sentriol yang mempunyai bentuk seperti gerobak.

Sentriol-sentriol itu memiliki diameter kurang lebih sekitar 0,15 mikrometer, panjang 0,3-0,5 mikrometer, dan juga lebar sekitar 0,2 mikrometer.

Baca Juga  3 Daur Hidup Jangkrik, Metamorfosis, dan Makanannya

Mikrotubula selanjutnya dibagi menjadi 3 kelompok mikrotubula yang tersusun secara paralel. Setelah ada 9 kelompok, mikrotubula ini kemudian membentuk sebuah dinding sentriol dan letak setiap kelompok tidak tegak lurus dengan inti tabung melainkan letaknya tegak miring dari inti tabung.

Masing-masing 9 kelompok triplet yang ada pada sentriol tersebut terdiri dari 3 buah sub unit mikrotubula yang kemudian diberi nama sub unit A, B, dan C. Urutan penamaan sub unit selalu dimulai dari unit yang paling dalam atau tubula yang paling dalam sebagai sub unit A.

Sub struktur dari tubula A, B, C, sama dengan semua sub struktur lainnya sehingga sub struktur A yang ada pada triplet akan sama dengan sub struktur A yang ada pada triplet lainnya begitu pula dengan sub unit B Dan C.

Apa Peran serta Fungsi Sentriol?

 

Images By: Rumus.co.id

Fungsi sentriol adalah untuk membantu proses pembelahan sel serta mengatur struktur spasial di dalam sel. Selain dari fungsi utama tersebut ada beberapa peran dan fungsi dari sel sentriol lainnya yaitu:

1. Peran dan Fungsi Sentriol dalam Pembelahan Sel

Di dalam sel, sentriol memiliki fungsi serta peran untuk membentuk kutub-kutub ketika proses pembelahan sel berlangsung. Selain membentuk kutub-kutub tersebut, sentriol juga berperan dalam proses mitosis dan penyelesaian sitokinesis.

Sebelumnya sentriol sangat diperlukan untuk proses pembentukan mitosis pada hewan. Tetapi setelah diteliti, sel-sel sentriol yang telah dihapus menggunakan laser masih bisa berkembang sebelum sentriol dapat disintesis.

Dalam kasus mutan lalat yang kekurangan sentriol, lalat-lalat tersebut dapat berkembang normal walaupun sel-sel lalat dewasa kekurangan flagela dan silia yang mengakibatkan pada kematian sesaat setelah dilahirkan.

2. Peran dan Fungsi Sentriol dalam Organisme Seluler

Sentriol merupakan salah satu bagian terpenting dari sentrosom karena terlibat dalam pengaturan serta penyusunan mikrotubulus di dalam sitoplasma. Posisi dari sentriol akan menentukan posisi dari inti sel yang akan membantu untuk memainkan peran penting dalam susunan sel spasial.

Buehler pernah mengasumsikan bahwa sentriol bisa membentuk sebuah mata penunjuk arah yang sifatnya sensitif pada panjang gelombang tertentu pada spektrum inframerah. Hal tersebut menunjukkan bahwa sel dapat saling bereaksi satu sama lain dari kejauhan meskipun mereka oleh sebuah kaca film.

3. Siliogenesis

Dalam sebuah organisme, posisi organel sangat ditentukan oleh ibu sentriol yang menjadi tubuh basal. Ketidakmampuan sel dalam menggunakan sentriol untuk membuat silia fungsional serta flagela sudah dikaitkan dengan beberapa penyakit genetik.

Jika dilihat secara keseluruhan dan lebih detail, ketidakmampuan sentriol untuk bermigrasi sebelum perakitan siliaris kini telah dikaitkan dengan sebuah sindrom yakni sindrom Meckel-Gruber.

Apa Saja Alat yang Dibutuhkan dalam Meneliti Sentriol?


Ketika ingin melakukan sebuah penelitian, tentu saja peneliti harus menyiapkan alat-alat yang dibutuhkan untuk membantu proses penelitian. Jika seorang peneliti akan melakukan penelitian terhadap sel sentriol, maka alat-alat utama yang dibutuhkan adalah mikroskop elektron dan mikroskop cahaya.

Kedua alat tersebut sangat berguna untuk melihat organisme kecil seperti sel sentriol karena dapat melakukan pembesaran hingga beratus kali lipat.

Aldy Amrillah

Aldy Amrillah

Halo, Perkenalkan nama saya Aldy Amrillah biasa dipanggil Aldy, Saya merupakan penulis artikel yang berasal dari Kota Hujan.Saya memiliki hobi bermain game online, membaca artikel dan menonton berita dan semoga saja artikel yang saya tulis untuk Kalian dapat bermanfaat yah, selamat membaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *