Sel Tumbuhan: Fungsi, Jenis, Karakter dan 9 Fungsinya

Sel Tumbuhan – Sel tumbuhan adalah bagian terpenting dari makhluk hidup tersebut dan sangat menarik dipelajari. Ada banyak jenis sel tumbuhan dengan berbagai fungsinya. Fungsi sel ini pun sangatlah beragam. Penasaran dengan sel tumbuhan dan fungsinya? Ini Ulasannya. 

Sel tumbuhan adalah unit struktural terkecil dari makhluk hidup yang membentuk susunan kompleks menjadi satu kesatuan pada tumbuhan. Sel pada tumbuhan menjadi suatu penggerak metabolisme yang terjadi pada tubuh tumbuhan. 

Sebutan untuk sel pada tumbuhan dan hewan memang sama, yang membedakan antara keduanya pada tumbuhan terdapat beberapa sel yang tidak dimiliki hewan. Perbedaan yang menonjol ada pada sel hewan dan sel pada tumbuhan misalnya adanya vakuola dan dinding sel pada tubuh tumbuhan tidak pada hewan.

Fungsi Sel Pada Tumbuhan

Fungsi Sel Pada Tumbuhan

Pada prakteknya sel ini mempunyai fungsi tertentu dan telah disesuaikan dengan bentuknya dalam tubuh tumbuhan. Fungsi sel pada tumbuhan diantaranya untuk penggerak semua sistem pada tubuh tumbuhan. Sehingga sel sebagai pusan adanya metabolisme untuk kelangsungan hidup tumbuhan.

Fungsi sel pada tumbuhan yang selanjutnya adalah sumbangsih sel untuk pertumbuhan serta perkembangan. Pada fungsi yang satu ini, tumbuhan mengalami pertumbuhan dan perkembangan dari bentuk terkecilnya yaitu sel hingga bertumbuh besar.

Selanjutnya adalah fungsi untuk menyusun tubuh tumbuhan sendiri. Tentu sebagai satu kesatuan unit yang membentuk organ tumbuhan, pasti ada unsur terkecil yang menyusunnya yaitu sel tersebut. Hal ini karena sel-sel yang yang saling berkoordinasi akan membentuk satu kesatuan tubuh yang sempurna.

Fungsi lain dari sel untuk tumbuhan adalah perannya dalam terjadinya reproduksi tumbuhan. Seperti yang Anda ketahui proses reproduksi yang terjadi pada tumbuhan berasal dari dalam dirinya sendiri, ada juga yang dibantu oleh hewan. Sel disini berperan pada reproduksi tumbuhan dari dalam.

Fungsi terakhir adanya sel pada tumbuhan yaitu sebagai penyimpan materi genetiknya. Sebagai salah satu makhluk hidup tumbuhan perlu melakukan reproduksi untuk melanjutkan keturunannya. Dengan bereproduksi materi genetik yang ada pada sel terkecilnya akan diturunkan.

Jenis-jenis Sel Pada Tumbuhan

Jenis-jenis Sel Pada Tumbuhan

Sel tumbuhan sebagai satu kesatuan bentuk yang kompleks berasal dari hal-hal simpleks yang menyatu, yakni hubungan sel dan sel lainnya. Untuk itu, dalam tumbuhan pastinya terdapat beberapa jenis sel yang saling berkoordinasi untuk menjalankan tugasnya, berikut diantaranya.

  1. Sel Parenkim

Jenis sel yang ada pada tumbuhan pertama adalah sel parenkim yang berguna untuk menyokong tumbuhan agar tetap berdiri tegak. Perlu juga Anda ketahui jika sel parenkim ini adalah dasar untuk semua struktur dan fungsi sel pada tumbuhan.

Pada tumbuhan sel parenkim juga dipakai sebagai tempat menyimpan cadangan makanan, tempat berlakunya fotosintesis, serta tempat beradanya floem. Sel ini mempunyai sebuah dinding yang primer tipis namun terdapat sitoplasma yang begitu berfungsi.

Sel parenkim pada tumbuhan muncul setelah tumbuhan dewasa sebagai pengatur adanya pemasakan biokimia pada tubuh tumbuhan. Pada kebanyakan tumbuhan sel parenkim tumbuh dan mengkamuflase menjadi duri agar selamat dari predatornya.

  1. Sel Kolenkim

Jenis sel pada tumbuhan yaitu sel kolenkim. Pada tumbuhan, sel ini merupakan turunan dari sel parenkim, namun mempunyai kloroplas. Sehingga, sumbangsihnya paling banyak untuk terlaksananya proses fotosintesis. 

Sel kolenkim ini berguna juga sebagai sokongan pada tumbuhan ketika usianya muda. Sel kolenkim sendiri mempunyai susunan dinding primer yang jauh lebih tebal jika dibandingkan dengan sel-sel lainnya. 

Ciri khas yang ada pada sel kolenkim ini dindingnya tidak mengalami penebalan secara merata dan letaknya yang berdampingan dengan permukaan korteks batang. Sel kolenkim susunannya berbentuk silinder yang memanjang dan melintang.

Tujuan dari bentuk susunan sel ini yang kompleks adalah agar terciptanya fleksibilitas. Sel kolenkim menyebar pada seluruh organ tumbuhan. Kecuali pada akar, ia jarang ditemukan.

Baca Juga  Cara Membuat Bonsai Kelapa untuk Koleksi Taman di Rumah
  1. Sel Sklerenkim

Berikutnya ada sel sklerenkim. Sel ini mempunyai susunan kuat sehingga mampu memberi kekuatan pada tumbuhan. Sel sklerenkim berkembang pada seluruh organ tumbuhan baik yang primer maupun sekunder. 

Ciri-ciri dari sel sklerenkim ini adalah mempunyai dinding sel yang tebal, sifatnya sekunder serta memiliki lignin. Selain itu sel sklerenkim ini juga merupakan jaringan sederhana yang permanen untuk tumbuhan yang sudah dewasa karena protoplasma yang ada telah kandas.

Tipe sel sklerenkim pada jaringan tumbuhan ada dua macam yakni serabut dan sklereid. Dua macam sel ini sama-sama mengandung selulosa dan lignin yang selanjutnya dikeluarkan oleh protoplasma.

Akan tetapi, dua macam sel sklerenkim ini akan mati jika sudah tidak bisa melaksanakan fungsi metabolisme tubuh dengan baik. Setelah sel sklerenkim mati yang tersisa pada suatu jaringan hanya sebuah rongga kosong yang tidak ada isinya.

  1. Sel Xilem

sel tanaman

Sel pada tumbuhan yang berikutnya yaitu xilem. Sebagai sel yang berada menyeluruh pada organ tumbuhan, xilem ini berguna untuk membawa air serta unsur hara dari dalam tanah menuju dapur tumbuhan, yaitu daun.

Xilem sebagai sel yang berperan dalam berlangsungnya fotosintesis ini sudah mengalami lignifikasi pada dinding selnya.

  1. Sel Floem

Sel floem merupakan jenis sel berikutnya yang ada pada tumbuhan. Floem pada tumbuhan berguna untuk melakukan transportasi peredaran biokimia dari hasil fotosintesis. Floem menjalankan fungsinya dari daun, kemudian beredar ke seluruh tubuh tumbuhan.

Pada sel floem sendiri terdapat dua bagian yakni tabung saringan serta sel pendamping. Di bagian tabung saringan, segala proses metabolismenya berasal dari sel pendamping dengan adanya plasmodesmata.

Tumbuhan tidak semuanya mempunyai sel floem. Salah satu tumbuhan yang tidak mempunyai floem ini misalnya tumbuhan lumut. Tidak adanya floem pada lumut karena seluruh bagian lumut sudah mengalami fotosintesis sendiri sehingga tidak perlu dilakukan peredaran makanan.

  1. Sel Epidermis

Jenis sel pada tumbuhan yang terakhir yaitu sel epidermis. Pada tumbuhan, sel epidermis ini merupakan sel yang melindungi jaringan di dalamnya. Sel epidermis berada pada seluruh jaringan tumbuhan untuk menjalankan fungsinya.

Pada kebanyakan tumbuhan, sel epidermis telah mengalami modifikasi menjadi bentuk lain. Ada yang memodifikasi diri menjadi stomata untuk jalur keluar masuk udara, ada juga yang memodifikasi diri menjadi trikoma sebagai bentuk perlindungan dari predator dengan wujud bulu-bulu halus.

Karakteristik Sel Pada Tumbuhan

Karakteristik Sel Pada Tumbuhan

Karakteristik pertama pada sel tumbuhan yaitu dindingnya tersusun dari selulosa, hemiselulosa, beberapa kandungan lignin, pektin serta protoplasma. Semua unsur penyusun dinding sel yang kompleks ini membedakan tumbuhan dengan makhluk hidup lain.

Karakteristik lain yang melekat pada tumbuhan yaitu bentuk vakuola yang cenderung besar. Vakuola pada tumbuhan ini kebanyakan isinya adalah air yang menjadi cadangan nutrisi tumbuhan. Selain itu pada tumbuhan ada plasmodesmata untuk penghubung sel tersebut dengan RE tumbuhan.

Baca Juga  Serba Serbi Merangkai Tanaman Aquascape

Plasmodesmata pada tumbuhan berwujud pori-pori yang kompleks untuk komunikasi. Pada tumbuhan juga terdapat susunan kompleks lain yaitu sel kelamin yang membedakan dengan makhluk hidup lain. Karena alat reproduksi pada tumbuhan berupa sel yang didesain khusus untuk tumbuhan. 

Struktur Dan Fungsi Sel Pada Tumbuhan

sel tumbuhan dan fungsinya

Tumbuhan walaupun wujudnya berbeda dengan makhluk hidup lain, struktur dan fungsi selnya sangat kompleks. Hal inilah yang menjadikan tumbuhan bisa melangsungkan kehidupannya sendiri tanpa ada campur tangan makhluk hidup lain. Berikut struktur dari sel tumbuhan.

  1. Membran Sel

Pada kebanyakan makhluk hidup, membran berupa lapisan paling luar untuk melindungi badan sel, hal ini juga berlaku pada sel yang ada di tumbuhan. Membran sel pada tumbuhan, selain melindungi jaringan didalamnya juga untuk pengatur keluar masuknya zat kedalam sel.

  1. Dinding Sel

Struktur sel selanjutnya yakni dinding sel. Seperti yang telah dibahas sebelumnya jika dinding sel merupakan karakteristik yang khusus ada pada tumbuhan. Untuk menjalankan fungsinya, dinding sel memiliki susunan kompleks sehingga terkesan kuat dan tahan.

Dinding sel sebagai pembentuk turgiditas pada tumbuhan dapat menjadikan bentuknya tetap. Hal ini yang menjadikan kebanyakan tumbuhan bagian luarnya terkesan kaku.

  1. Vakuola

Pada penjelasan sebelumnya sudah membahas vakuola sebagai salah satu karakteristik tumbuhan, yang membedakannya dengan makhluk hidup lain. Vakuola ini mempunyai bentuk kantung sehingga dapat menampung air di dalamnya.

Fungsi vakuola selain untuk menyimpan air, yakni untuk menyimpan zat pigmen pada tumbuhan. Pengaturan dalam tumbuhan juga diatur oleh kerja vakuola ini.  Selain itu, vakuola juga bisa menstabilkan pH dan ruang zat sisa dari metabolisme tubuh tumbuhan.

  1. Plastida

Struktur sel pada tumbuhan berikutnya yaitu plastida. Pada bagian ini tersimpan paling banyak kloroplas karena plastida bertindak sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis yang utama. Bentuk dari plastida yaitu lonjong dan pipih dengan klorofil melimpah di dalamnya.

Pada bagian ini terdapat membran luar serta membran dalam, dan pada salah satu bagiannya terdapat stroma sebagai cairan untuk mengisi rongga yang kosong. Ada juga tilakoid berbentuk susunan kantung yang saling menumpuk di dalam kloroplas.

  1. Badan Golgi

Struktur selanjutnya yaitu badan golgi. Bagian ini bentuknya cenderung berkelok-kelok. Bentuk bagian sel tumbuhan berkelok ini bertujuan untuk melakukan pengeluaran dari hasil metabolisme sel kepada struktur berikutnya. Pada bagian ini juga dilakukan penyimpanan protein secara sekunder.

Baca Juga  Cantik, Ini Jenis dan Ciri Ciri Bunga Mawar yang Mempesona
  1. Ribosom 

Struktur sel yang ini tentu sudah tidak asing lagi, yakni ribosom. Pada tumbuhan ribosom berguna untuk melakukan produksi dan melakukan sintesis protein pada dalam sel. Tentu saja dengan begitu keberadaannya sangatlah penting bagi tumbuhan.

  1. Retikulum Endoplasma

Struktur sel berikutnya adalah retikulum endoplasma atau yang sering disebut RE. Bagian sel yang satu ini berguna untuk menghubungkan nukleus inti sel dengan sitoplasma sel. Selain itu, RE juga berguna dalam berlangsungnya sintesis lemak pada tumbuhan.

  1. Mitokondria 

Tumbuhan sebagai makhluk hidup tentu saja membutuhkan tempat utama pengatur metabolismenya. Sehingga pada tumbuhan juga terdapat mitokondria sebagai tempat utama berlangsungnya respirasi pada tumbuhan sehingga tetap hidup.

  1. Nukleus 

Nukleus atau inti sel merupakan bagian sel yang menjadi pusat bekerjanya sel, seperti halnya otak yang ada pada manusia. Dalam nukleus terdapat materi genetik pembawa sifat dasar turunan yang ada pada tumbuhan.

Sudah jelas bukan ulasan mengenai sel pada tumbuhan ini? Dengan  beragam fungsi yang dimilikinya, tentu saja sel adalah jaringan yang sangat penting pada tumbuhan. Bahkan, ini juga berlaku bagi hewan dan manusia yang juga memiliki berbagai sel.

Aldy Amrillah

Aldy Amrillah

Halo, Perkenalkan nama saya Aldy Amrillah biasa dipanggil Aldy, Saya merupakan penulis artikel yang berasal dari Kota Hujan.Saya memiliki hobi bermain game online, membaca artikel dan menonton berita dan semoga saja artikel yang saya tulis untuk Kalian dapat bermanfaat yah, selamat membaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *