4 Pengertian Wawasan Nusantara, Fungsi dan Asas-Asasnya

Banyak orang tentu pernah mendengar istilah “wawasan nusantara”. Namun demikian, tak banyak yang paham betul makna mendalam yang tersirat di dalam istilah ini.

Singkatnya, wawasan nusantara adalah cara pandang warga negara terhadap bangsa Indonesia dengan orientasi menjaga kesatuan dan persatuan, demi bersama-sama menapai tujuan nasional.

Istilah ini juga menyiratkan beberapa hal penting, seperti maksud, konsep pemahaman, fungsi, tujuan, hingga beberapa aspeknya. Hal ini sangat penting diketahui oleh seorang warga negara Indonesia guna memahami bangsanya sendiri. Berikut ini kita mulai perjalanan intelektual kita mengenai wawasan nusantara berikut segala hal yang melingkupinya.

Pengertian Wawasan Nusantara Menurut 4 Para Ahli

wawasan nusantara adalah
Secara estimologis diketahui, bahwa wawasan nusantara berasal dari kata dalam bahasa Jawa, yaitu Wawas, Nusa, dan Antara. Wawas artinya adalah pandangan, tinjauan, atau yang berhubungan dengan penglihatan indrawi.

Kemudian, kata Nusa berartu pulau-pulau, sebuah kesatuan pulau, atau bisa disebut juga wilayah kepulauan. Sementara, Antara di sini memiliki arti dua benua dan dua samudera.

Dari potongan beberapa kata dalam bahasa Jawa ini, apabila digabungkan akan memiliki arti yang mendalam. Jika dirangkai dari kata-kata tersebut, wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia terhadap kesatuan sebuah kepulauan yang berada di antara dua benua, yaitu benua Asia dan Australia, serta dua samudera, yaitu samudera Hindia dan Pasifik.

Untuk lebih memahaminya secara akademik, maka kita dapat merujuk pada pengertian wawasan nusantara menurut beberapa ahli.

1. Prof. Wan Usman

Pertama, Prof. Wan Usman yang merupakan salah satu pemikir kebangsaan, menjelaskan bahwa wawasan nusantara berarti cara pandang bangsa Indonesia dalam mengenali dirinya sendiri dan tanah airnya sebagai suatu negara kepualauan dengan semua aspek kehidupan yang sangat beragam.

2. Sumarsono

Sementara itu, pengertian wawasan nusantara menurut Sumarsono, Wawasan nusantara merupakan nilai yang menjiwai segenap peraturan perundang-undangan yang berlaku pada setiap strata di tanah air.

Sehingga, ini semua akan menggambarkan sikap dan perilaku, paham, serta semangat kebangsaan yang tinggi yang akan menjadi identitas bangsa Indonesia.

Baca Juga  Mau Transfer Uang? Ini Daftar kode Bank di Indonesia

3. Samsul Wahidin

Pengertian wawasan nusantara menurut Samsul Wahidin berpendapat hampir serupa,bahwa wawasan nusantara adalah suatu cara untuk memandang, memahami, menghayati, berpikir, bersikap, bertindak, dan bertingkah laku bagi bangsa Indonesia sebagai sebuah hasil interaksi dari proses-proses prikologis dan sosiokultural dalam artian yangluas dengan aspek-aspek astragrata.

Astagrata adalah penggabungkan antara aspek trigatra dan pancagatra yang mana keduanya bersifat timbal-balik dan berhubungan sangat erat.

4. LEMHANAS

Pengertian wawasan nusantara menurut Kelompok Kerja LEMHANAS (Lembaga Pertahanan Nasional) tahun 1999, bahwa Wawasan nusantara adalah sebuah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungan yang beragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara demi mencapai tujuan nasional yang mulia.

Dasar Hukum Wawasan Nusantara

Wawasan nusantara memiliki dasar hukum yang diterima sebagai konsepsi potilik kewarganegaraan, yaitu:

• Tap MPR No. IV/MPR/1973 tanggal 22 Maret 1973

• Tap MPR No. IV/1978/22 Maret/1978/ tentang GBHN

• Tap MPR No. II/MPR/1983/12/Maret/1983

Menurut Tap MPR Tahun 1993 dan 1998 tentang GBHN, pengertian Wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan masyarakat, berbangsa, dan bernegara untuk mencapai suatu tujuan nasional.

Dari beberapa pendapat ahli mengenai pengertian Wawasan nusantara tersebut, kita dapat mengambil beberapa kata kunci pentiing yang kerap disebut berulang, yaitu cara pandang, semangat kebangsaan, keberagaman, kesatuan, dan tujuan nasional. Maka, dapat kita pahami bersama, bahwa

Pengertian wawasan nusantara sejatnya merupakan suatu cara pandang tentang bangsa Indonesia yang beragam dengan berorientasi pada semangat kebangsaan dan mempertahankan kesatuan demi mencapai tujuan nasional.

Baca Juga  Urutan Pangkat TNI Lengkap, Darat, Laut Maupun Udara

Dari sinilah batu kita bisa mengetahui secara seksama, bahwa Indonesia tidak berwajah tunggal dan dari keberagaman itu, memiliki semangat bersama yang kuat. Artinya, Indonesia memiliki beragam aspek yang saling menyatu menjadi bangsa yang kuat. Apa tujuannya? Mengapa setiap masyarakat harus memiliki wawasan nusantara? Apa fungsinya?

Nah, setelah memahami pengertiannya, penting bagi kita untuk mengetahui pula latar belakang, asas, tujuan, fungsi, dan segala hal yang berkaitan dengannya. Oleh karenanya, kali ini akan kami uraikan secara singkat mengenai beberapa hal yang terkait dengan wawasan nusantara. Yuk, simak!

Latar Belakang Pentingnya Wawasan nusantara

tujuan wawasan nusantara

Memahami pengertian Wawasan nusantara perlu memahami juga apa yang melatarbelakangi pentingnya memiliki wawasan nusantara bagi setiap masyarakat. Oleh karenanya, berikut ini kami akan menjabarkan secara singkat mengenai beberapa aspek yang melatarbelkangi Wawasan Nusantar. Latar belakang Wawasan nusantara adalah sebagai berikut:

1. Aspek Falsafah Pancasila

Pancasila merupakan landasan negara Indonesia. Kemanapun “terbangnya” pastilah mengacu pada landasan tersebut. Sebagai landasan atau dasar, di dalam Pancasila ini terdapat nilai yang menjadi acuan Wawasan nusantara, di antaranya pertama, Hak Asasi Manusia atau kebebasan bagi masyarakat untuk memeluk dan menjalankan ibadahnya sesuai dengan kepercayaannya.

Kedua, persatuan Indonesia yang diwujudkan dalam mementingkan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi ataupun sekelompok orang. Ketiga, melakukan musyawarah untuk mencapai suatu kemufakatan.

2. Aspek Kewilayahan Nusantara

Letak geografis suatu negara erat kaitannya dengan kekayaan Sumber Daya Alam, suku bangsa, etnis, hingga keragaman budaya yang ada di Indonesia. Ini semua harus dimiliki wawasannya agar mampu dipertahankan dari segala apapun ancaman dan marabahaya.

3. Aspek Sejarah Indonesia

Terbentuknya suatu negara tidak lepas dari yang namanya sejarah perjuangan sebuah bangsa yang diwujudkan bersama dengan tujuan nasional bersama.

Proses ini tentunya sangat panjang dan pahit. Rakyat Indonesia tentunya tidak ingin sejarah berdarah tersebut terulang kembali dan mengakibatkan perpecahan antar bangsa sendiri. Dengan begitu, kemerdekaan yang telah dimiliki harus mampu dipertahankan sekuat tenaga, salah satunya dengan menjaga wilayah dan persatuan.

4. Aspek Sosial Budaya

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Indonesia merupakan negara yang kaya akan keanekaragaman suku, budaya, bahasa, adat istiadat, dan agama.

Kebhinekaan ini sangat berpotensi menyebabkan terjadi konflik dan perpecahan horizontal. Itulah sebabnya, mengapa setiap masyarakat wajib memahami Wawasan nusantara dan menjadikannya sebagia pedoman dalam berhubungan dan berinteraksi pada sesama.

Asas-Asas Wawasan Nusantara

asas wawasan nusantara
Suatu cara pandang harus memiliki asas guna tumpuan berpikir. Asas Wawasan nusantara adalah sebuah kaidah atau ketentuan dasar yang wajib untuk dipatuhi, dilakukan, dan dijaga oleh seluruh elemen masyarakat demi meeujudkan tujuan bersama. Jika asas-asas ini diabaikan, maka tujuan nasional otomatis juga semakin jauh dicapai hingga terabaikan. Asas Wawasan nusantara meliputi:

1. Tujuan dan kepentingan yang sama

Masyarakat Indonesia harus memiliki tujuan dan kepentingan bersama yang berlandaskan nilai nasionalisme. Contohnya, pada masa penjajahan, kepentingan masyarakat Indonesia adalah mewujudkan kemerdekaan dengan melakukan perjuangan bersama melawan musuh bersama, yaitu para penjajah.

Kini, kepentingan dan tujuannya juga harus disepakati, yaitu yang ada pada Pancasila, salah satunya adalah mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

2. Keadilan

Pendistribusian hasil kerja keras haruslah proporsional. Seluruh elemen masyarakat harus merasakan keadilan dalam berbagai aspek kehidupan, baik secara hukum, ekonomi, politik, maupun sosial. Dalam hal ini juga termasuk distribusi kekayaan negara yang harus dibagikan seadil-adilnya untuk kemakmuran rakyat, bukan hanya kemakmurah segelintir orang.

3. Keujujuran

Asas wawasan nusantara selanjutnya adalah kejujuran yang merupakan kesesuaian antara kata-kata dan tindakan. Di mana, pemerintah tidak “menipu” rakyat, sementara rakyat juga tidak menipu rakyat lainnya. Keberanian dalam berpikir dan bertindak sesuai fakta inilah yang akan membuat kemajuan bagi suatu bangsa.

Baca Juga  4 Arti Ekspektasi Menurut Para Ahli dan Contohnya

4. Solidaritas

Sikap solidaritas merupakan suatu bentuk kepedulian, biak simpati maupun empati, kepada bangsa dan sesama. Mau berkorban untuk suatu kepentingan bersama yang besar merupakan suatu sikap solidaritas yang baik.

Pada level tertinggi, solidaritas diwujudkan dengan rela berkorban demi membela negara dengan berbagai cara tanpa menghilangkan ciri dan karakter budaya masing-masing.

5. Kerjasama

Kesadaran akan tujuan dan kepentingan bersama secara nasional, akan menimbulkan kerjasama dan koordinasi yang baik antar berbagai elemen masyarakat.

Kerjasama ini diwujudkan dengan bekerja bersama-sama secara strategis melibatkan semua golongan dengan meleburkan antara kelopok minoritas dan mayoritas.

6. Kesetiaan

Kesetiaan bisa diartikan sebagai loyalitas pada kesepakatan-kesepakatan nasional yang telah dibuat sejak bangsa ini berdiri. Kesetiaan merupakan tonggak utama utnuk menciptakan kesatuan dan persatuan suatu negara.

Untuk dapat mewujudkan ini, bisa dilakuakn dengan melaksanakan berbagai kegiatan yang sesuai dengan aturan dan landasan bangsa Indonesia.

Fungsi Wawasan Nusantara

fungsi wawasan nusantara
Wawasan nusantara memiliki fungsi sebagai sumber motivasi dan panduan bagi segala sikap dan tindakan yang dilakukan seluruh elemen bangsa, terutama masayarakat dan pemerintah untuk memelihara ketahanan, keberagaman, kesatuan, dan persatuan bangsa untuk tujuan nasional. Fungsi wawasan nusantara terdiri dari 4 kategori, yaitu sebagai berikut:

1. Sebagai Wawasan Pembangunan

Fungsi Wawasan nusantara yang pertama adalah untuk pembangunan. Beberapa unsur di dalamnya, termasuk juga pembangunan secara ekonomi, pertahanan, keamanan negara, sosial politik, kesatuan, dan sosial ekonomi.

2. Sebagai Wawasan Pertahanan dan Keamanan

Sebagai pertahanan dan keamanan nasional yang mengerahkan pada pandangan geopolitik tanah air. Pandangan ini meliputi juga segenap wilayah NKRI.

3. Sebagai Wawasan Kewilayahan

Berfungsi dalam pemahaman mengenai wawasan kewilayahan Indonesia, termasuk juga di dalamnya batasan-batasan wilayah nusantara untuk menghindari terjadinya potensi sengketa dengan negara-negara lainnya yang berbatasan dengan Indonesia.

4. Sebagai Konsep Ketahanan Nasional

Wawasan nusantara juga berfungsi sebagai suatu konsep ketahanan nasional yang memegang peranan penting dalam perencanaan ketiga fungsi di atas, yaitu pembangunan, pertahanan dan keamanan, serta kewilayahan.

Tujuan Wawasan nusantara

Suatu pandangan dibuat bukan tanpa tujuan, begitu juga dengan Wawasan nusantara. Tujuan wawasan nusantara untuk menumbukan jiwa-jiwa yang cinta tanah air, serta memiliki jiwa nasionalis dan patriotik dalam semua aspek kehidupan berbangsa. Rasa cinta tanah air dan jiwa nasionalis ini dapat diekspresikan atau diwujudkan dengan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi.

Sedangkan, jiwa patriotik bisa diwujudkan dengan berani memberantas segala kebusukan dan kejahatan yang dilakuakn individu atau kelompok pada negara dengan tujuan pribadi. Dengan demikian, jiwa kita bukanlah hasil indoktrinisasi yang kosong, melainkan berisi pengetahuan yang kuat akan tanah air.

4 Implementasi Wawasan Nusantara

implentasi wawasan nusantara
Dari semua penjelasan terkait Wawasan Nusantara, penerapannya kita dapat lihat dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara dalam keseharian. Implementasi Wawasan Nusantara adalah sebagai berikut:

1. Politik

Implementasi wawasan nusantara di bidang politik, yaitu:

• Pelaksanaan kehidupan berpolitik di Indonesia sudah ditentukan dalam Undang-undang Republik Indonesia. Contohnya, yaitu mengikut PEMILU yang merupakan salah satu wujud demokrasi dan keadilan.

• Memberlakukan hukum secara benar dan dengan pelaksanaan yang tepat.

• Menjaga dan mengmbangkan sikap pluralism dan HAM untuk mempersatukan keberagaman di Indoensia.

• Menjalankan komitmen politik pada lembaga pemerintahan dan partai politik dalam meningkatkan persatuan dan kesatuan.

• Ikut serta dalam politik luar negeri, serta mempekrkuat hubungan diplomatik utnuk menjaga seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga  3 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Online dan Syaratnya

2. Ekonomi

Implementasi wawasan nusantara di bidang ekonomi, yaitu:

• Pembangunan ekonomi yang merata pada setiap daerah di Indonesia, sehingga kesejahteraan tercipta secara merata, bukan hanya di daerah-daerah tertentu.

• Partisipasi seluruh rakyat Indoensia dalam membangun ekonomi yang dapat didukung dengan pemberian fasilitas kredit mikro pada UKM

3. Sosial – Budaya

Implementasi wawasan nusantara di bidang sosial dan budaya, yaitu sebagai berikut:

• Upaya pelestarian dan pengembangan budaya Indonesia, serta menajdikannya sebagai tujuan wisata guna memberikan dampak yang signifikan terhadap ekonomi masyarakat sekitar.

• Menjaga ketahanan hukum adat yang berlaku pada setiap etnis dan suku yang ada di Indonesia.

• Menjaga keberagaman, baik dari segi budaya, bahasa, adat, dan status sosial, serta mengembangkan keserasian secara horizontal.

4. Pertahanan dan Keamanan

Implementasi wawasan nusantara di bidang pertahanan dan keamanan, yaitu:

• Membangun sarana dan prasarana untuk kegiatan pengamanan wilayah di seluruh Indonesia.

• Meningkatkan kedisiplinan diri dan memelihara lingkungan, serta melaporkan berbagai penyimpangan yang terjadi kepada aparat yang berwajib.

Demikianlah uraian singkat mengenai pengertian wawasan nusantara, fungsi, tujuan, dan segala yang melingkupinya.Pada akhirnya, kita sebagai bangsa Indonesia memang wajib memahami konsep Wawasan nusantara yang memiliki arti pandangan dan pengetahuan yang menyeluruh tentang
Indonesia, bukan pandangan yang setengah-setengah. Hal ini guna memantapkan pandangan dan membuat segala langkah yang kita ambil berdasarkan rasa cinta tanah air.

Dika Permana

Dika Permana

Hidup di dunia maya ditemani suara keyboard yang nyaring berbunyi. Yuk jelajahi Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *