Pengertian Etika: Ciri-Ciri, Jenis dan Manfaatnya

Pengetian Etika – Dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari, kita pasti sering mendengar yang namanya etika. Di Dalam segala aspek kehidupan kita, etika sangatlah penting untuk kita miliki. Entah itu etika bermasyarakat, etika dalam lingkungan sekolah, etika di internet, dan masih banyak lagi. Namun apakah anda tahu apa itu etika?

Meskipun kita sering mendengar kata etika, tapi ternyata masih banyak yang belum mengerti pengertian etika. Nah pada kesempatan kali ini, saya akan membahas apa itu etika lebih dalam lagi.

Masih banyak orang yang belum mengerti secara dalam apa arti etika itu. Karena itu masih banyak orang yang salah paham di kalangan masyarakat. Untuk menghindari kesalahpahaman tentang etika, anda harus paham terlebih dahulu tentang bagaimana etika bekerja dikalangan masyarakat.

Pengertian Etika

Manusia adalah makhluk sosial yang hampir setiap hari membaur dengan masyarakat lain. Dalam kehidupan bermasyarakat apalagi di Indonesia, tentu saja anda tidak bisa hidup seenaknya diri anda mau.

Ada beberapa hal perlu anda patuhi, seperti peraturan yang berlaku, norma dan etika. Etika sendiri sudah seperti peraturan di masyarakat yang dijadikan sebagai pedoman untuk bersosialisasi dengan baik di lingkungan masyarakat.

Etika adalah suatu peraturan atau norma yang digunakan untuk pedoman dalam berperilaku dalam masyarakat. Etika ini terkait dengan sifat buruk dan baik yang berlaku dalam masyarakat.

Ada juga yang menyebutkan jika pengertian etika adalah ilmu tentang kemanusiaan dan juga perilaku manusia dalam pergaulannya dengan sesama yang menyangkut pada prinsip dan juga aturan mengenai tingkah laku yang benar.

Baca Juga  Kenali Hak dan Kewajiban Warga Negara, Siapkan Dirimu

Jadi bisa dikatakan jika etika merupakan suatu kewajiban dan juga tanggung jawab moral dari setiap individu dalam berperilaku dalam kehidupan bermasyarakat.

Sedangkan secara etimologis, etika berasal dari bahasa Yunani yaitu Ethos yang berarti timbul dari kebiasaan. Untuk pengertian etika kali ini memiliki sudut pandang yang normatif dimana objeknya merupakan manusia dan juga perbuatannya.

Pengertian Etika Secara Umum

Pengertian Etika Secara Umum
Etika jika diartikan secara harfiah atau umum berarti peraturan, norma, moral, atau tindakan yang berada di lingkungan masyarakat kita. Kemudian etika digunakan sebagai acuan atau pedoman untuk perbuatan, perilaku, tindakan manusia yang baik dan benar, baik atau buruk.

Hal ini membuat manusia menjadi lebih sadar akan tindakan yang mereka perbuat. Etika juga membuat kehidupan bermasyarakat menjadi lebih nyaman dan teratur.

Pengertian Etika Menurut Para Ahli

Pengertian Etika Menurut Para AhliEtika adalah peraturan yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat. Etika bisa dijadikan sebagai acuan dalam bersosialisasi yang baik dalam lingkungan masyarakat dan juga lingkungan lainnya. Berikut dibawah ini adalah beberapa pengertian dari etika menurut para ahli.

1. Pengertian Etika Menurut Aristoteles

Pengertian etika menurut Aristoteles terbagi menjadi dua pengertian. Yang pertama adalah Terminus Technicus dan juga Manner And Custom. Terminus Technicus ini merupakan contoh dari etika yang didapatkan dari ilmu pengetahuan.

Sementara untuk Manner and Custom ini mempelajari etika berdasarkan hubungan adat istiadat yang sudah melekat di kehidupan manusia dan juga tata caranya.

2. Pengertian Etika Menurut Drs. Sidi Gazalba

Sementara menurut Drs. Sidi Gazalba, etika adalah teori tentang tingkah laku dari perbuatan seseorang. Perilaku inilah yang nantinya dipandang melalui segi baik buruknya perbuatan manusia. Kemudian etika nanti akan ditentukan dari akal manusia.

3. Pengertian Etika Menurut Fagothey

Berikutnya adalah pengertian etika menurut Fagothey. menurutnya etika adalah studi tentang kehendak yang ada pada diri manusia. Kehendak itu biasanya memiliki hubungan dengan salah atau benarnya manusia dalam mengambil tindakan.

4. Pengertian Etika Menurut Kattsoff

Selanjutnya adalah pengertian etika menurut Kattsoff. Dimana menurut Kattsoff etika adalah hal yang berhubungan dengan prinsip-prinsip yang ada pada kehidupan manusia. Prinsip-prinsip tersebut adalah prinsip yang berisi tentang pembenaran tingkah laku yang ada pada pribadi manusia.

5. Pengertian Etika Menurut DR. James J. Spillane SJ

Pengertian etika menurut DR. James J. Spillane SJ adalah hal yang digunakan untuk mempertimbangkan tingkah laku manusia dalam mengambil keputusan.

Keputusan ini adalah keputusan yang berhubungan dengan nilai moral dan juga lebih mengarah kepada akal budi secara objektif dalam menentukan salah benarnya tingkah laku seseorang.

6. Pengertian Etika Menurut Sumaryono

Terakhir pengertian etika menurut Sumaryono adalah suatu studi yang membahas tentang kebenaran dari suatu tindakan berdasarkan kodrat yang melekat dalam diri manusia. Etika nantinya akan ditunjukan lewat tingkah laku manusia itu sendiri saat bertindak bermasyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Ciri-Ciri Etika

Ciri-Ciri Etika
Etika memang berkaitan dengan tingkah laku manusia yang bertujuan untuk membuat tingkah laku manusia tersebut menjadi lebih baik lagi. Etika juga memiliki beberapa ciri-ciri yang bisa menentukan apakah manusia sudah bertingkah baik atau tidak.

1. Berlaku Tanpa Disaksikan

Tanpa kita sadari, etika ini bersifat umum walaupun tidak ada orang yang melihatnya. Karena, etika berhubungan dengan hati nurani untuk berbuat hal yang baik. Contoh seperti jika ada maling yang tidak tertangkap. Walaupun tidak ada orang yang tahu, tetap saja mencuri adalah perbuatan yang salah.

2. Memiliki Cara Pandang Secara Batiniah

Etika memiliki cara pandang batiniah yang berkaitan dengan baik buruknya perilaku manusia. Sedari kecil, manusia sudah diajarkan untuk berbuat hal yang baik, tahu mana yang boleh dilakukan dan tidak boleh. Hal ini membuat hati bergejolak ketika hendak berbuat hal salah.

Baca Juga  Integritas: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Manfaatnya

3. Absolut/Mutlak

Absolut atau Mutlak menandakan bahwa etika bisa berlaku dimana saja, kapanpun, dan untuk siapa saja. Etika memiliki prinsip yang tidak bisa ditawar dan juga tidak bisa diubah-ubah oleh manusia.

4. Berkaitan Dengan Perbuatan Dan Perilaku Manusia

Etika memang berkaitan dengan perilaku atau tingkah laku yang manusia perbuat. Pada dasarnya etika terbentuk dari perilaku manusia yang baik dan benar.

Jenis-Jenis Etika

Jenis-Jenis Etika

Etika merupakan salah satu dari cabang ilmu filsafat yang memiliki pembagian atau cabang lagi yang dibagi menjadi 2 jenis secara umum. Ilmu yang mencakup analisis dan juga penerapan baik dan juga buruk suatu tindakan, tingkah laku ini sangat penting pada kehidupan bermasyarakat. Berikut adalah dua jenis etika yang ada di masyarakat.

1. Etika Filosofis

Jenis etika yang pertama adalah etika filosofis. Dimana etika ini bersumber dari suatu aktivitas berpikir yang dilakukan oleh manusia. Etika ini juga sering disebut dengan bagian dari filsafat. Filsafat adalah ilmu yang mengutamakan pikiran manusia.

Etika filosofis ini masih dibagi lagi menjadi dua jenis yaitu empiris dan non empiris. Etika empiris merupakan jenis filsafat yang berkaitan dengan hal nyata atau konkret. Sedangkan non empiris merupakan bagian yang berusaha untuk melampau hal nyata atau konkret sebelumnya.

Baca Juga  Objektif: Ini Contoh dan 2 Perbedaan Dengan Subjektif

2. Etika Teologis

Etika yang satu ini berkaitan sangat erat dengan ajaran agama yang ada di sekitar kita. Dua hal yang harus diingat dari etika ini adalah etika ini tidak dibatasi oleh satu agama, karena mengingat ada banyak sekali agama di dunia. Setiap agama diketahui mempunyai etika teologis yang masing-masing spesifik.

Etika ini adalah bagian dari etika umum dimana banyak diterapkan dan juga diketahui oleh banyak orang di dunia. Etika umum ini lebih luas dan banyak sehingga unsurnya tidak terbatas. Jadi kalian juga secara tidak langsung sudah mempelajari etika teologis dengan cara memahami etika umum yang berlaku di masyarakat.

Manfaat Etika

Manfaat Etika
Keberadaan dari etika yang dijunjung tinggi tentu saja memiliki alasan penting yang patut kita perhatikan dan pertimbangkan.

Terakhir saya akan membahas mengenai apa saja manfaat dari etika yang dijunjung tinggi sekaligus dihormati. Berikut adalah beberapa manfaat dari etika dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga  Ambigu: Pengertian, Jenis dan Contohnya

* Menjadi pedoman hidup.

* Memberikan rasa tanggung jawab kepada manusia.

* meningkatkan kredibilitas dari organisasi atau perusahaan.

* Menciptakan ketertiban dalam suatu organisasi atau perusahaan.

* Digunakan untuk kontrol sosial.

* Melindungi hak-hak anggota dan manusia lain.

* Mencegah campur tangan orang lain kepada urusan kita.

* Digunakan untuk rujukan dalam penyelesaian berbagai masalah yang terjadi di masyarakat.

Aldy Amrillah

Aldy Amrillah

Halo, Perkenalkan nama saya Aldy Amrillah biasa dipanggil Aldy, Saya merupakan penulis artikel yang berasal dari Kota Hujan.Saya memiliki hobi bermain game online, membaca artikel dan menonton berita dan semoga saja artikel yang saya tulis untuk Kalian dapat bermanfaat yah, selamat membaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *