Pemanasan Global: Penyebab, Dampak dan Cara Menanganinya

Pemanasan Global – Istilah yang kini semakin sering kita dengar dalam keseharian. Namun tidak sedikit yang belum benar-benar memahami apa maknanya. Dalam bahasa Internasional, disebut juga dengan global warming.

Global warming adalah sebuah kondisi yang disebabkan oleh perubahan iklim di dunia. Meski begitu banyak yang salah mengira bahwa pemanasan global dan climate change adalah hal yang sama. Lalu bagaimana sebenarnya? Dalam artikel ini, tim Tedas akan berusaha mengerjakannya untuk para sahabat.

Pengertian Pemanasan Global

Pengertian Pemanasan Global

Sebelum mengetahui lebih lanjut tentang penyebab, dampak dan perbedaan antara climate change dan global warming, maka hal pertama yang harus kita tahu tentu saja tentang apa yang dimaksud pemanasan global.

Berikut ini adalah definisi sederhana dari pemanasan global. Selama 50 tahun terakhir, suhu global rata-rata meningkat pada tingkat tercepat dalam sejarah. Bahkan setiap tahunnya para ahli melihat tren ini semakin cepat. Menurut NASA, sejak tahun 2020 telah menjadi 16 tahun terpanas dalam catatan sepanjang 134 tahun.

Meski sudah terdapat banyak fakta yang membuktikan kenyataan tersebut. Tidak sedikit pula yang menyangkal bahwa kenaikan suhu global nyata adanya. Bahkan banyak yang percaya bahwa semakin tahun telah terjadi jeda atau perlambatan atas kasus pemanasan suhu global.

Baca Juga  Siklus Batuan: Pengertian, Proses dan Jenisnya

Sebagian besar yang meyakini hal tersebut adalah mereka yang biasanya terjun dalam proyek atau bisnis-bisnis yang disinyalir sebagai pendukung pemanasan global. Mereka melakukan segala cara agar bisnis mereka bisa tetap berjalan.

Terlepas dari segala kontroversi politik tentang perubahan iklim, sebuah laporan besar yang dirilis pada 27 September 2013, oleh Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyatakan bahwa para ilmuwan lebih yakin dari sebelumnya tentang hubungan antara aktivitas manusia dan pemanasan global. Lebih dari 197 organisasi ilmiah internasional sepakat bahwa pemanasan global itu nyata dan disebabkan oleh tindakan manusia.

Penyebab Pemanasan Global

Penyebab Pemanasan GlobalPemanasan global sudah memiliki efek terukur terhadap planet ini. Kita dapat mengamati hal ini terjadi secara nyata di banyak tempat. Beberapa bukti nyata yaitu es mencair di kedua lapisan es kutub dan gletser gunung. Suhu danau di seluruh dunia menghangat dengan cepat.

Bahkan Josef Werne, seorang profesor geologi dan ilmu lingkungan di University of Pittsburgh, mengatakan kepada Livescience, dalam beberapa kasus beberapa kejadian lebih cepat daripada lingkungan sekitarnya. Hewan berubah pola migrasi dan tanaman mengubah siklus kegiatannya.

Baca Juga  Sampah Plastik: Pengertian, Bahaya dan Cara Menanggulanginya

Pemanasan global terjadi ketika karbon dioksida (CO2), polutan udara dan gas rumah kaca lainnya berkumpul di atmosfer, kemudian menyerap sinar matahari dan radiasi matahari yang memantul dari permukaan bumi.

Biasanya, radiasi ini akan melarikan diri ke luar angkasa, tetapi polutan-polutan ini, yang dapat bertahan bertahun-tahun hingga berabad-abad di atmosfer, mampu menangkap panas dari matahari dan menyebabkan planet menjadi lebih panas. Itulah yang dikenal dengan istilah efek rumah kaca.

Beberapa penyebab umum terjadinya pemanasan global antara lain:

* Adanya pembakaran bahan bakar fosil di beberapa negara untuk menghasilkan listrik adalah sumber terbesar polusi yang memerangkap panas, menghasilkan sekitar dua miliar ton CO2 setiap tahun. Pembangkit listrik tenaga batu bara sejauh ini merupakan pencemar terbesar.

* Sumber polusi karbon terbesar kedua berikutnya yaitu sektor transportasi.

* Peternakan sapi yang tidak dikelola dengan baik juga bisa menjadi salah satu penyebab pemanasan global. Kentut sapi mengeluarkan gas metana. Bahkan dikatakan di beberapa negara peternakan sapi menghasilkan gas metana yang lebih banyak dari industri minyak.

* Penambangan minyak yang tak dilakukan sesuai prosedur juga bisa berpengaruh pada kerusakan suhu global.

* Terjadinya es mencair, hutan Amazon perlahan menjadi gurun, tidak lain karena perubahan iklim yang semakin ekstrem. Jadi jika dikatan pemanasan global adalah istilah yang sama dengan climate change alias perubahan iklim, hal itu tak benar sama sekali. Yang lebih tepat yaitu, perubahan iklim menjadi salah satu penyebab pemanasan global.

Dampak Pemanasan Global

Dampak Pemanasan GlobalDampak pemanasan global dirasakan di seluruh dunia. Gelombang panas ekstrem telah menyebabkan kematian berjumlah puluhan ribu di seluruh dunia dalam beberapa tahun terakhir.

Tanda yang mengkhawatirkan juga telah datang, Antartika telah kehilangan sekitar 134 miliar metrik ton es per tahun sejak 2002. Tingkat ini dapat terjadi semakin cepat jika manusia terus membakar bahan bakar fosil dengan kecepatan penggunaan saat ini.

Beberapa ahli mengatakan, keadaan ini bisa menyebabkan permukaan laut meningkat. Diperkirakan permukaan laut sudah naik beberapa meter selama 50 hingga 150 tahun ke depan.

Baca Juga  Pengertian Ekosistem: Komponen dan Macam-macamnya

Setiap tahun, para ilmuwan belajar lebih banyak tentang konsekuensi dari pemanasan global, dan banyak yang setuju bahwa konsekuensi lingkungan, ekonomi, dan kesehatan mungkin terjadi jika tren saat ini berlanjut. Berikut ini hanya segelintir hal yang dapat kita baca terkait dampak pemanasan global:

* Gletser yang mencair, pencairan salju terjadi lebih awal, dan kekeringan parah akan menyebabkan kekurangan air yang lebih dramatis dan meningkatkan risiko kebakaran hutan di Amerika Barat.

* Naiknya permukaan laut akan menyebabkan banjir pantai di pesisir timur, terutama di Florida, dan di daerah lain seperti Teluk Meksiko.

* Hutan, pertanian, dan kota akan menghadapi hama baru yang menyusahkan, gelombang panas, hujan deras, dan meningkatnya banjir. Semua faktor itu akan merusak atau menghancurkan pertanian dan perikanan.

* Gangguan habitat seperti terumbu karang dan padang rumput Alpen dapat mendorong banyak spesies tumbuhan dan hewan untuk punah.

* Alergi, asma, dan wabah penyakit menular akan menjadi lebih umum karena meningkatnya pertumbuhan ragweed yang memproduksi serbuk sari, tingkat polusi udara yang lebih tinggi, dan penyebaran kondisi yang menguntungkan patogen dan nyamuk.

Cara Mengatasi Pemanasan Global

Cara Mengatasi Pemanasan Global

Pemanasan global memang terdengar sangat menakutkan, namun bukan berarti kita tidak bisa mengatasi atau setidaknya memperlambat terjadinya hal tersebut. Berikut ini adalah hal-hal yang kita bisa lakukan dari rumah:

1. Kurangi Pemakaian AC

Pendinginan gedung adalah salah satu penggunaan energi terbesar. AC menyumbang hampir setengah dari penggunaan energi rumah.

Oleh karenanya untuk mendinginkan rumah, sebaiknya kita mulai menata ulang rumah agar lebih cukup ventilasi sehingga kita tak perlu menggunakan AC terlalu sering. Selain itu kita juga bisa menanam pohon untuk memberikan kesejukan di rumah.

2. Investasi dalam Peralatan Hemat Energi

Saat berbelanja untuk lemari es, mesin cuci, dan peralatan lainnya, cari label Energy Star.

Label tersebut akan memberi tahu kita mana peralatan yang paling efisien. Gunakan bola lampu LED karena kita bisa menggunakan energi hingga 80 persen lebih sedikit daripada saat memakai lampu pijar konvensional.

3. Kurangi Limbah Air

Menghemat air juga mengurangi polusi karbon. Jadi mandi sebentar saja, matikan keran saat menyikat gigi, dan beralihlah ke perlengkapan dan peralatan yang bisa mendukung kita hemat air.

4. Habiskan Makanan yang Sudah Dibeli dan Kurangi Konsumsi Daging

Kira-kira 10 persen dari penggunaan energi digunakan untuk menanam, mengolah, mengemas, dan mengirimkan makanan. Padahal sekitar 40 persen dari makanan tersebut berakhir di tempat pembuangan sampah. Jika kita menghabiskan lebih sedikit makanan, kemungkinan besar kita akan mengurangi konsumsi energi

Karena produk ternak adalah salah satu sumber penghasil metana terbesar,makan makanan bebas daging juga dapat membuat perbedaan besar.

Baca Juga  Pencemaran Tanah: Pengertian, Penyebab, dan Dampaknya

5. Pilih Kendaraan yang Ramah Lingkungan

Jika memungkinkan pilihlah mobil yang ramah lingkungan, seperti mobil hibrid dan kendaraan listrik. Penggunaan kendaraan tersebut bisa menghemat bahan bakar dan uang. Pilih juga kendaraan yang konsumsi bahan bakarnya lebih hemat.

6. Gunakan Ban yang Awet

Jika semua orang berhasil menyimpan ban mereka dengan benar, kita bisa menghemat 1,2 miliar galon gas setiap tahun.

7. Pikirkan Kembali Pesawat terbang, Kereta api, dan Mobil

Transportasi adalah salah satu penyebab pemanasan global terbesar. Oleh karenanya daripada menggunakan kendaraan pribadi, lebih baik kita menggunakan transportasi umum.

Apalagi sekarang transportasi umum juga sudah lebih baik dari sebelum-belumnya. Menggunakan transportasi umum artinya kita mengeluarkan lebih sedikit uang untuk membeli bahan bakar, dan menghasilkan lebih sedikit polusi udara.

Mengurangi penggunaan pesawat terbang juga dapat membuat perbedaan besar juga. Transportasi udara adalah sumber utama pencemaran iklim. Jika kita bisa naik kereta, maka lakukanlah daripada harus menggunakan pesawat terbang.

Semoga dengan lebih memahami tentang pemanasan global, Sahabat Tedas.id jadi lebih bisa tahu bagaimana ikut membantu dalam mengatasi hal tersebut. Mulai dari diri sendiri, mulai dari rumah.

Marita Ningtyas

Marita Ningtyas

A Writerpreneur, tinggal di kota Lunpia. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Selamat membaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *