Konseling: Pengertian, Tujuan dan Fungsinya

Artikel terakhir diperbaharui 07-06-2021 oleh Aldy Amrillah

Konseling – Setiap sekolah pasti memiliki divisi khusus yang disebut dengan bimbingan konseling. Divisi ini selalu dipimpin oleh guru bimbingan konseling khusus atau disingkat guru BK.

Divisi konseling adalah layanan penting yang harus disediakan oleh setiap sekolah. Apalagi sekolah tingkat menengah pertama dan menengah atas. Masa remaja yang labil membutuhkan bimbingan konseling.

Secara umum, konseling dibutuhkan bukan hanya di kalangan remaja saja tetapi juga semua orang yang membutuhkan. Sejauh apakah konseling dibutuhkan? Anda bisa mengetahuinya dari penjelasan ini.

Pengertian Konseling

Pengertian Konseling

Konseling adalah sebuah kegiatan yang dilakukan oleh para ahli yakni memberikan bantuan kepada individu yang memiliki masalah.

Pengertiannya sendiri berbeda-beda menurut para ahli.

Beberapa pengertian yang bisa dijelaskan adalah sebagai berikut:

Pengertian menurut Palmer dan McMahon

Konseling adalah aktivitas sosial yang memiliki makna sosial, bukan sebuah proses pembelajaran individu. Kegiatan ini dilakukan ketika individu berada di masa transisi, contohnya perceraian, perubahan menjadi dewasa, dan lain sebagainya.

Pengertian menurut Tolbert

Pengertian konseling adalah dua orang yang bertatap muka dan membangun hubungan pribadi. Kedua orang tersebut adalah konselor yang memiliki kemampuan untuk menyediakan situasi belajar kepada seorang individu.

Konseling akan membantu individu untuk memahami diri sendiri, keadaan yang sedang dialami dan kemungkinan yang terjadi di masa depan secara pribadi dan di masyarakat. Melalui konsultasi juga pemecahan masalah bisa didapatkan.

Pengertian menurut Prayitno dan Erman Amti

Konseling merupakan wawancara antara konselor yang merupakan ahli dengan individu dengan tujuan memberi bantuan.

Individu yang melakukan konseling sedang mengalami sebuah masalah dan wawancara dilakukan demi teratasinya masalah tersebut.

Pengertian menurut Pietrofesa, Leonard dan Hoose

Konseling adalah proses yang dilakukan seseorang dengan mempersiapkan diri secara profesional demi mampu membantu orang lain.

Individu yang dibantu diharapkan dapat memahami diri sendiri dan membuat keputusan atau memecahkan masalah dari hati ke hati.

Pengertian menurut James F. Adam

Konseling merupakan ikatan timbal balik antara dua individu yang satu adalah konselor dan yang dibentuk adalah conselee.

Tujuannya agar individu yang dibantu atau conselee mampu memahami diri sendiri dan hubungannya dengan masalah hidup yang saat ini dihadapi.

Apabila dirangkum dari pengertian diatas, konseling adalah kegiatan yang melibatkan dua orang.

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu individu yang mengalami masalah dalam kehidupannya.

Diharapkan dengan melakukan konseling individu tersebut dapat memecahkan permasalahannya.

Hal ini yang terlihat jelas dalam sebuah sekolah dengan divisi bimbingan konseling. Ada begitu banyak masalah yang bisa dihadapi oleh remaja dalam menghadapi perubahan dirinya menjadi dewasa.

Supaya mereka mampu menghadapi masalah yang dihadapinya maka guru BK pun harus berperan aktif.

Bantuan konseling bagi remaja akan sangat membantu mereka membentuk diri menjadi orang dewasa yang berkepribadian lebih baik.

konseling adalah

Tujuan Kegiatan Konseling

Bimbingan konseling yang dilakukan di tingkat remaja adalah salah satu contoh konkrit dimana konseling dibutuhkan.

Tujuannya adalah untuk memecahkan masalah yang sering dihadapi remaja seperti belajar, bergaul dan bagaimana bersikap perlahan menjadi orang dewasa.

Namun bukan berarti setelah menjadi dewasa konseling tak perlu dilakukan lagi.

Justru konselin paling banyak dibutuhkan di kalangan orang dewasa karena masalah yang dimiliki akan semakin kompleks.

Oleh karena itu tujuan dilakukannya konseling adalah sebagai berikut:

Pengembangan potensi

Bagi siswa yang masih dalam tahap belajar, perlu pengembangan potensi diri. Banyak siswa yang kurang memahami potensi apakah yang dimiliki. Oleh karena itulah konseling dilakukan demi memahami bakat dan minat yang akan membantu menentukan masa depan.

Supaya sadar diri

Tujuan lainnya adalah untuk menyadarkan individu akan penampilan dan kekhususan yang dimiliki. Dengan begitu seseorang tidak akan menjadi rendah diri.

Mampu bersikap positif

Kemampuan untuk bisa bersikap positif tidak bisa dilakukan begitu saja. Perlu konseling agar kebiasaan berpikir dan bersikap positif terus dilatih.

Memperkuat mental

Tujuan dari konseling yang paling penting adalah untuk menguatkan mental seseorang. Dengan mental yang kuat siapa saja bisa menghadapi berbagai masalah kehidupan yang akan datang.

Menyesuaikan diri

Kemampuan adaptasi tak langsung dimiliki oleh semua orang. Ada beberapa individu yang sulit menyesuaikan diri di lingkungan masyarakat, kerja hingga pendidikan. Tujuan konseling adalah mempermudah proses adaptasi seseorang.

fungsi Konseling

Fungsi Diadakannya Konseling

Mengapa konseling begitu penting? Setelah mengetahui tujuan diselenggarakannya konseling pasti kamu sudah sedikit paham akan fungsinya. Jika dijabarkan ada beberapa fungsi yang akan didapatkan oleh conselee yang menghadapi masalah.

Berfungsi untuk menyembuhkan

Tanpa disadari, konseling memiliki fungsi untuk menyembuhkan seseorang yang mengalami masalah. Adanya upaya untuk membantu dan memberikan titik terang membuat individu sembuh dari cara pikir yang salah sebelumnya.

Berfungsi untuk mengembangkan

Bagi siapa saja bukan hanya siswa, mengembangkan potensi diri sangatlah penting. Disinilah konseling berperan sangat penting untuk mengembangkan potensi diri yang mungkin saja terpendam. Individu akhirnya mampu membuat suasana belajar yang kondusif.

Berfungsi sebagai sarana penyalur

Konseling adalah bagian dari penyaluran yang sifatnya sangat membantu. Ketika seseorang sudah paham apa potensi dirinya tapi bingung bagaimana cara yang harus dilakukan, maka konseling akan membukakan pikiran. Individu akan diarahkan bagaimana cara mengembangkan potensi diri.

Berfungsi untuk Memahami

Tak sedikit orang yang kurang paham dengan kemauan dirinya sendiri. Paham terhadap diri sendiri padahal sangat penting untuk bisa berhubungan baik di masyarakat. Konseling mampu membantu siapa saja yang belum paham dengan diri sendiri.

Berfungsi sebagai media pencegahan

Konseling bisa mengantisipasi masalah yang mungkin saja akan muncul dari setiap individu. Disini peran konselor sangat penting dan harus pandai memahami situasi yang mungkin akan terjadi. Jika bisa dicegah lebih awal maka masalah yang lebih besar bisa terhindarkan.

Konseling adalah kegiatan yang membutuhkan proses dan rutin. Seseorang yang membutuhkan bimbingan konseling harus melakukannya dengan ahli langsung.

Yuliarti Swan

Pecinta kuliner, traveling yang ingin berbagi cerita dari kota budaya di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *