Kompensasi: Pengertian, Tujuan, Faktor dan Jenisnya

Kompensasi – Dalam sebuah organisasi, kata kompensasi tentu sangat familiar. Terlebih lagi dalam dunia bisnis, di berbagai bidang. Dapat dikatakan, kompensasi adalah usaha untuk membuat organisasi dapat bertahan dengan dinamika perkembangannya.

Ada banyak sekali hal yang terkait dengan kompensasi, termasuk urgensi dan jenisnya. Anda yang menggeluti dunia bisnis, tentu harus memahami aspek-aspek tersebut dengan baik. Oleh karena itu, dalam ulasan kali ini akan dibahas tentang pengertian kompensasi, urgensi, dan jenisnya dalam bisnis.

Pengertian Kompensasi

pengertian kompensasi
Sebelum memahami lebih lanjut tentang kompensasi, mari memahami apa itu kompensasi. Kompensasi adalah sebuah reward yang diberikan oleh suatu instansi, lembaga, atau organisasi dalam sebuah bisnis untuk karyawannya.

Kompensasi menjadi hal yang mutlak dan wajib dilakukan untuk pekerja atau karyawan agar lembaga tersebut mampu memiliki tim yang bisa membuat perusahaan lebih kompetitif. Tentunya, hal ini harus dibarengi upaya inovasi dari kinerja yang membantu progres lembaga itu sendiri.

Bentuk kompensasi yang diberikan bermacam-macam. Kompensasi sendiri dapat diterima secara langsung maupun tidak langsung. Kompensasi juga berarti sebuah imbalan yang diterima oleh karyawan atau pekerja atas usaha yang dilakukannya selama bekerja.

Menurut T. Hani handoko, kompensasi merupakan segala sesuatu yang diterima karyawan sebagai balas jasa untuk kerja mereka. Dari uraian pengertian kompensasi di atas, perlu diketahui juga bahwa ada banyak sekali jenis kompensasi. Masing-masing jenis ini memiliki manfaat yang berbeda.

Tujuan Kompensasi

kompensasi adalah
Pada penjelasan yang telah diuraikan di atas, adanya kompensasi tentunya memiliki tujuan. Selain menyelesaikan kewajiban sebuah lembaga atau organisasi bisnis, pemberian kompensasi memiliki tujuan yang lebih jauh lagi.

Tujuan adanya kompensasi ini juga memberi manfaat yang besar untuk perusahaan sebagai pelaku bisnis. Baik untuk mempertahankan maupun mengembangkan progresnya.

Baca Juga  Implikasi: Arti, Jenis dan Contoh Kasusnya

Sedangkan tujuan kompensasi sendiri secara umum yang pertama adalah dapat menjamin sumber nafkah karyawan beserta keluarganya. Hal tersebut merupakan aspek utama yang harus diperhatikan agar perusahaan tidak mudah kehilangan sumber daya manusia yang prospek kerjanya bagus.

Selain itu, arti kompensasi dapat ditujukan untuk meningkatkan prestasi kerja karyawan. Poin lain yang menjadi tujuan diberikannya kompensasi adalah meningkatkan menghargai kerja keras karyawan yang menerimanya.

Serangkaian tujuan ini jika digabungkan akan menjadi stimulus bagi karyawan untuk lebih produktif dalam bekerja. Perusahaan pun akan mendapatkan imbasnya yaitu mengalami progres positif dalam perkembangannya.

Urgensi Kompensasi

apa itu kompensasi
Pada era saat ini, sistem pemberian kompensasi sangat lumrah ditemui di berbagai lembaga dan perusahaan. Bagaimana tidak, arti kompensasi memiliki peran utama yang penting dalam jalannya perkembangan bisnis tersebut.

Dunia bisnis tak lepas dari adanya kerja sama. Baik secara eksternal dengan lembaga lain, maupun internal yaitu antara lembaga dengan karyawannya.

Bentuk kerja sama ini merupakan upaya agar keduanya memiliki ikatan untuk saling menguntungkan. Hal tersebut termasuk juga dalam urgensi kompensasi.

Adanya kompenasi dapat membuat hubungan antar mitra kerja menjadi lebih bermakna. Dalam hal ini, perusahaan akan mencapai tujuan dengan lebih mudah dengan kerja keras karyawan. Di sisi lain, karyawan yang mendapat kompensasi lebih kreatif dan produktif dalam melakukan kewajiban kerjanya.

Terkadang, kompensasi juga merupakan sebuah target bagi karyawan. Hal tersebut membuatnya menjadi lebih bersemangat dan berusaha lebih keras dalam menyelesaikan pekerjaannya. Bila semua karyawan memiliki sikap demikian, tentu akan memberikan nilai plus perusahaan yang bersangkutan.

Pentingnya kompensasi juga membuat perusahaan memiliki kesempatan untuk mempertahankan karyawan yang kompeten. Dengan begitu, perusahaan akan lebih mudah mencapai angka produktivitas tinggi.

Faktor yang Mempengaruhi Kompensasi

Faktor yang Mempengaruhi Kompensasi
Adanya kompensasi memang sangat diperlukan dalam serangkaian upaya membangun berdirinya sebuah lembaga bisnis. Namun, apakah setiap lembaga mampu memberikan kompensasi bagi karyawannya? Bagaimanapun, kompensasi adalah hak yang harus diberikan sesuai dengan standar.

Di sisi lain, sistem pemberian kompensasi sendiri ternyata menyimpan banyak hal yang perlu diperhatikan, termasuk faktor-faktornya. Ada beberapa faktor penting dalam mempengaruhi kompensasi, diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Jumlah Tenaga Kerja

Banyaknya tenaga kerja akan mempengaruhi pemberian kompensasi. Artinya kompensasi memang harus diberikan secara merata. Maka dari itu, kebijakan pemberian kompensasi harus ditetapkan secara matang

2. Kemampuan Untuk Membayar

Faktor lain yang mempengaruhi pemberian kompensasi ini adalah kemampuan membayar. Jangan sampai jumlah karyawan melebihi tingkat kemampuan pembayaran kompensasi oleh sebuah lembaga bisnis.

Jika demikian, nantinya akan menimbulkan kesenjangan bila benar terjadi. Maka dari itu, untuk mengantisipasinya perlu diperhatikan seberapa besar aset yang dimiliki perusahaan.

Alokasi keuangan sebuah lembaga tentu ditujukan untuk banyak hal. Namun, tetap dalam tujuan yang sama yaitu pengembangan lembaga itu sendiri.

Titik fokus pengalokasian ini juga perlu diperhatikan dengan baik. Program pembayaran kompensasi tersebut ada baiknya dimasukkan dalam salah satu prioritas alokasi dana.

Baca Juga  Sistem Informasi Manajemen: Manfaat, Jenis dan Fungsinya

3. Produktivitas

Arti kompensasi diperuntukkan sebagai reward dari kerja keras karyawan. Dengan adanya kompensasi diharapkan karyawan mampu meningkatkan kreatifitas dan produktivitasnya. Dengan demikian, perusahaan akan diuntungkan secara langsung karena semakin mudah berkembang.

Perusahaan atau lembaga bisnis harus menyusun rencana pemberian kompensasi berdasarkan posisi, tanggung jawab, dan kualifikasi setiap karyawan dalam bekerja. Ini sangat penting agar pemberiannya tidak salah sasaran.

4. Peraturan Maupun Perundang-Undangan

Pemberian kompensasi telah diatur dalam Undang-Undangan. Hal ini jelas merupakan upaya pemerintah untuk menjamin diberikannya hak pekerja oleh lembaga kerjanya. Maka dari itu, pemberian kompensasi ada baiknya dilakukan dengan baik.

Jenis-Jenis Kompensasi

Jenis-Jenis Kompensasi
Tujuan diberikannya kompensasi memang sangat baik. Apalagi ini untuk kesejahteraan karyawan maupun kemajuan perusahaan yang telah didirikan. Dari pengertian kompensasi, pemberian dan pembagiannya harus dilakukan secara adil dan merata.

Maksudnya adalah, kompensasi harus sebanding dengan jobdesk setiap karyawan. Hal ini agar bisa seimbang antara hak yang harus didapat dengan tugas yang dibebankan dalam pekerjaan. Di samping itu, kompensasi juga terdiri dari beberapa jenis, yakni sebagai berikut.

1. Kompensasi Eksekutif

Arti kompensasi eksekutif adalah kompensasi yang biasanya diterapkan oleh lembaga bisnis pada mereka yang menempati posisi strategis dalam perusahaan. Posisi yang dimaksud diantaranya seperti CEO, direktur pelaksana, ketua, dan lain-lain.

Jenis kompensasi ini banyak diterapkan oleh perusahaan lama yang sudah berkembang pesat. Sedangkan bagi perusahaan yang masih baru dan masih mulai merintis, mereka jarang menerapkannya.

2. Kompensasi untuk Pekerja

Kompensasi untuk pekerja merupakan hal mendasar yang perlu diperhatikan. Dalam pengembangan sebuah bisnis, bagus tidaknya progres perusahaan akan dipengaruhi sejauh mana pekerja mampu menjalankan eksekusi pekerjaannya dengan baik.

Komponen dalam Kompensasi

kompensasi adalah
Pada dasarnya, kedua kompensasi di atas sangatlah mirip. Hanya saja besarannya berbeda sesuai dengan kapasitas kemampuan kerja dan posisi masing-masing pihak yang diberi kompensasi.

Di samping itu, ada beberapa komponen dalam kompensasi pula yang biasa diberikan. Beberapa komponen tersebut adalah sebagai berikut.

1. Gaji atau Upah

Hal mendasar dari penerapan kompensasi pada sebuah perusahaan adalah gaji atau upah. Dimana ada pekerjaan yang dilakukan, tentu disitu ada gaji atau upah yang harus diberikan pada pekerja sebagai bentuk kompensasi pokok.

Gaji atau upah biasanya diberikan pada awal bulan atau sesuai kebijakan perusahaan. Besarnya gaji tiap bulannya juga sudah ditentukan. Artinya pekerja menerima gaji atau upah yang jumlahnya sama setiap bulan. Gaji tersebut bisa naik atau turun sesuai posisi dan kebijakan pemberian gaji oleh perusahaan.

2. Upah Waktu Lembur Karyawan

Sistem ini ditujukan untuk karyawan yang mengorbankan waktunya untuk bekerja di luar waktu kerja normalnya. Hal ini biasa disebut dengan istilah lembur. Perusahaan atau lembaga bisnis tertentu tentu harus memberikan upah lembur karena ini juga merupakan hasil kerja tambahan dari karyawan.

Besaran upah yang diterima dapat disesuaikan dengan waktu lembur yang dihabiskan. Upah tersebut dapat dibayarkan setelah terakumulasi dalam jumlah tertentu, atau diberikan bersama dengan gaji.

Baca Juga  Kenali Hak dan Kewajiban Warga Negara, Siapkan Dirimu

3. Bonus

Bonus adalah bentuk kompensasi yang diberikan pada karyawan selain upah pokok yang diterima. Bentuk bonus sendiri bermacam-macam, dapat berupa uang, hadiah, atau tunjangan lainnya. Bonus dapat diberikan ini dijadikan sebagai reward agar karyawan lebih giat lagi dalam bekerja.

4. Insentif

Kompensasi yang dapat diberikan pada karyawan juga dapat berupa insentif. Kompensasi insentif pada dasarnya adalah imbalan berdasarkan hasil.

Secara tidak langsung, insentif merupakan cara berbagi keuntungan dengan karyawan dengan memberi penghargaan secara finansial atas peningkatan kinerja perusahaan.

5. Fasilitas

Tujuan kompensasi adalah meningkatkan produktivitas dan mempertahankan karyawan yang kompeten. Fasilitas dalam hal ini bisa diberikan sebagai salah satu kompensasi yang dapat diterima oleh karyawan.

Dengan standar fasilitas kerja yang memadai, tentu akan membuat kinerja karyawan menjadi lebih baik. Pekerjaan pun bisa diselesaikan dengan lebih cepat, efektif, dan efisien.

Aldy Amrillah

Aldy Amrillah

Halo, Perkenalkan nama saya Aldy Amrillah biasa dipanggil Aldy, Saya merupakan penulis artikel yang berasal dari Kota Hujan.Saya memiliki hobi bermain game online, membaca artikel dan menonton berita dan semoga saja artikel yang saya tulis untuk Kalian dapat bermanfaat yah, selamat membaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *