Komet: Pengertian, Ciri, dan Bagian-Bagiannya

Komet – Apakah Anda pernah mendengar kata komet? Pasti sudah pernah dengar bukan dengan kata tersebut. Komet adalah suatu benda langit yang ditutupi kabut tipis panjang serta mirip dengan ekor.

Karena bentuknya yang mirip ekor komet sering disebut sebagai bintang berekor atau lintang kemukus. Lalu apa sebenarnya definisi komet secara lebih luas lagi? Selain itu, apa saja ciri-ciri dan jenis-jenis komet ini? Anda dapat menyimak penjelasannya di bawah ini!

Apa Itu Komet?

apa itu komet

Pengertian komet oleh banyak ahli pada dasarnya memiliki garis besar maksud yang sama. Kata komet sendiri berasal dari bahasa Yunani dan memiliki arti rambut panjang.

Komet adalah salah satu dari benda langit yang mengelilingi matahari. Meski begitu, komet tidak termasuk dalam kategori planet, bintang, maupun asteroid. Bekas lintasan yang dilewati oleh komet saat mengelilingi matahari akan berbentuk elips atau parabolis dan hiperbolis.

Pada bagian ekor komet, terdapat kabut yang sangat tipis dan berdebu yang terbentuk dari penguapan materi komet saat proses mengelilingi matahari. Ekor komet bisa memiliki panjang sampai jutaan kilometer.

Waktu yang dibutuhkan masing-masing dalam hal ini komet berbeda-beda. Hal ini karena jarak yang dibutuhkan setiap komet untuk mengelilingi matahari pun berbeda. Beberapa komet bahkan membutuhkan waktu ribuan tahun untuk menyelesaikan satu putaran saat mengorbit matahari.

Ciri-ciri Komet

Ciri-ciri Komet

Setelah mengetahui pengertian komet, Anda bisa melanjutkan untuk mempelajari ciri khas dari komet. Ciri-ciri komet perlu diketahui agar Anda dapat membedakan antara komet dengan benda langit lainnya.

Apalagi masih banyak orang yang menyebut komet sebagai bintang berekor. Padahal, julukan bintang berekor untuk komet ini sebenarnya kurang tepat karena komet dan bintang benar-benar berbeda. Nah, beberapa cirikhas komet sendiri dapat disimak dalam daftar berikut ini.

* Memiliki Garis Inti

Komet memiliki garis tengah inti atau nukleus dengan panjang kira-kira sekitar 8-25 km. Panjang garis tengah inti tersebut sangat berbeda jauh apabila dibandingkan dengan garis tengah koma.

Garis tengah koma pada Komet 60.000 km, sedangkan panjang ekor komet bisa mencapai 80 juta km. Namun, komet pada dasarnya mudah sekali terbakar, terutama bagian ekornya.

Baca Juga  Tata Surya: Pengertian, Teori dan 6 Susunannya

* Dapat Membalikkan Cahaya Matahari

Koma dan ekor yang terdapat pada komet dapat membalikkan cahaya yang terdapat pada matahari. Pada saat tersebut, Anda dapat melihat peristiwa itu dari bumi ketika jarak komet lumayan dekat.

Komet memiliki ekor dengan bentuk dan ukuran yang berbeda-beda. Semakin panjang ekor komet maka, semakin dekat komet dengan matahari. Meski begitu, ada juga komet yang tidak memiliki ekor.

* Dapat Mengelilingi Matahari Berkali-kali

Komet dapat mengelilingi matahari sampai berkali-kali, namun dalam satu kali peredaran, komet dapat membutuhkan waktu yang sangat lama.

* Dibedakan Berdasarkan Waktu Orbitnya

Komet dapat dibedakan berdasarkan waktu orbitnya. Rentang waktu orbit komet yang pendek umumnya kurang dari 200 tahun. Sedangkan rentang waktu orbit komet yang panjang bisa mencapai 200 tahun.

* Memiliki Lintasan Lonjong

Komet memiliki orbit atau lintasan yang berbentuk elips atau lonjong. Hal ini sebagaimana bentuknya yang juga terlihat lonjong karena ekor yang dimilikinya.

Jenis-jenis Komet

Jenis-jenis Komet

Komet adalah salah satu benda langit yang sangat indah dan cantik saat dilihat dari bumi. Meskipun begitu, ternyata komet terdapat dalam banyak jenis. Jenis-jenis yang berbeda ini didasarkan pada bentuk dan panjang lintasannya. Jenis-jenis komet dapat Anda simak dalam penjelasan berikut.

1. Komet Berekor Panjang

Komet berekor panjang merupakan komet yang mempunyai garis lintasan yang sangat jauh dan dapat melintas daerah-daerah yang sangat dingin di angkasa. Saat melintas di berbagai lintasan di langit, komet ini bisa menyerap gas di daerah yang telah dilaluinya saat mendekati matahari.

Karena bisa melepaskan gas, maka komet jenis ini dapat membentuk koma dan ekor yang sangat panjang. Contoh komet berekor panjang adalah komet Kohoutek.

Komet Kohoutek melintasi matahari setiap 76.000 tahun sekali. Selain itu, ada pula Komet Halley yang mendekat melintasi matahari setiap 76 tahun sekali.

2. Komet berekor pendek

Berbeda dengan komet ekor panjang, komet ekor pendek memiliki garis lintasan yang sangat pendek. Karena garis lintasan yang dimiliki pendek, maka komet jenis ini tidak dapat menyerap gas yang terdapat di sekitarnya.

Saat berada di dekat matahari, komet ini hanya akan melepaskan sedikit gas saja, sehingga ekor dan koma yang terbentuk pun juga pendek. Bahkan bisa dikatakan komet ini hampir tidak memiliki ekor.

Contoh Komet berekor pendek adalah Komet Encke yang berhasil melintasi matahari hanya dalam kurun waktu 3.3 tahun sekali.

Bagian-bagian Komet

Bagian-bagian Komet

Tidak seperti benda langit lain yang umumnya memiliki bentuk bulat dan bersatu, Komet memiliki beberapa bagian yang tersekat. Bagian-bagian ini membuat bentuk komet tampak unik. Lebih jelasnya, penjelasan mengenai beberapa bagian komet ada di bawah ini.

* Nukleus/bagian inti

Bagian nukleus atau inti merupakan bagian yang paling terang dan terletak di kepala komet. Bagian inti ini dapat mencapai 100 meter sampai 10.000 meter. Sedangkan untuk diameternya, komet memiliki diameter sekitar 5000 meter.

Bagian inti juga merupakan bagian yang paling padat. Inti komet terbentuk dari penguapan bahan- bahan es yang sangat mudah menguap menjadi gas-gas yang terlihat berpijar.

Ahli astronomi pernah menyatakan jika nukleus atau inti pada komet ini berupa salju bola kotor yang berdebu atau terdiri dari debu dan fragmen-fragmen batuan. Selain itu, ada juga unsur metana beku, amonia beku, karbon dioksida beku, dan beberapa unsur lain di dalamnya.

* Koma

Koma merupakan gas serta debu yang mengelilingi nukleus. Bagian ini dapat terbentuk karena dilelehkan oleh radiasi dari matahari.

Daerah atau sekeliling koma juga dipenuhi dengan kabut. Karena itu, koma disebut sebagai daerah yang mirip dengan tabir yang menyelimuti inti komet. Daerah ini merupakan daerah yang tergolong pekat.

Hal ini karena koma terkena uap nukleus yang terus mengepul saat berada di dekat matahari. Koma sendiri dapat memiliki diameter sampai dengan 2 juta km. Apabila beruntung, Anda dapat melihat peristiwa ini saat posisi komet mendekati matahari.

Baca Juga  Pemanasan Global: Penyebab, Dampak dan Cara Menanganinya

* Lapisan Hidrogen

Lapisan ini adalah bagian yang menyelimuti koma. Karena lapisan hidrogen menyelubungi koma, maka lapisan ini tidak bisa terlihat oleh mata manusia. Selain itu, awan di lapisan hidrogen sangat tebal dengan diameter mencapai 20 juta km.

* Ekor Komet

Ekor komet menjadi bagian yang paling indah dan menakjubkan. Bagian ini selalu berhasil menyita perhatian karena visualnya yang indah untuk dipandang. Pada dasarnya, ekor komet merupakan gas bercahaya yang terjadi dan dapat terlihat ketika komet melintas dekat matahari.

Lebih rincinya, ekor komet adalah bagian yang terbakar oleh matahari. Ketika Komet terbakar, maka akan membentuk ekor dengan ukuran yang sangat panjang hingga berpuluh-puluh kilometer.

Itulah beberapa bagian dari Komet. Bagian-bagian tersebut saling berkaitan satu sama lain. Apabila beruntung, Anda dapat melihatnya dari bumi.

Komet yang Pernah Terlihat

Komet yang Pernah Terlihat

Apakah Anda pernah melihat komet sebelumnya? Atau mungkin Anda melewatkan kesempatan untuk melihatnya? Tentu saja ada karena memang ada beberapa komet yang pernah muncul dan terlihat dari bumi.

Salah satu komet yang paling terkenal dalam hal ini adalah Komet Halley. Halley biasanya melintas di sangat dekat Bumi secara berkala. Rentang waktunya sendiri antara 75 hingga 76 tahun sekali. Terakhir kali, komet ini pernah terlihat pada tahun 1986

Komet adalah benda langit yang fenomena kemunculannya selalu dinantikan. Sepanjang kemunculan komet, sempat beberapa kali terekam oleh mata manusia. Selain Halley sendiri, beberapa komet yang pernah terlihat adalah sebagai berikut.

* Komet De Kock- Paraskevopoulos, pernah terlihat pada tahun 1941

* Komet Mellish, pernah terlihat pada tahun 1917

* Komet Eclipse, pernah terlihat pada tahun 1948

* Komet Ikeya Seki, pernah terlihat pada tahun 1965

* Komet Bennet, pernah terlihat pada tahun 1970

* Komet Kohoutek, pernah terlihat pada tahun 1973

* Komet West, pernah terlihat pada tahun 1976.

* Komet Hale Bopp, pernah terlihat pada tahun 1997

* Komet McNaught, pernah terlihat pada tahun 2007

* Komet Lovejoy C/2011 W3, pernah terlihat pada tahun 2011

Sangat menarik bukan jika bisa melihat komet dari bumi. Setelah mengetahui apa itu komet, penasaran kah Anda dengan bentuk komet yang pernah tampak dari bumi? Komet memang sangat menarik dan jika Anda bisa melihat salah satunya, maka Anda sangatlah beruntung.

Aldy Amrillah

Aldy Amrillah

Halo, Perkenalkan nama saya Aldy Amrillah biasa dipanggil Aldy, Saya merupakan penulis artikel yang berasal dari Kota Hujan.Saya memiliki hobi bermain game online, membaca artikel dan menonton berita dan semoga saja artikel yang saya tulis untuk Kalian dapat bermanfaat yah, selamat membaca.