Implikasi: Arti, Jenis dan Contoh Kasusnya

Implikasi  – Kata implikasi mungkin sudah sering mampir ke telinga Anda, tapi tahukah apa itu implikasi? Biasanya, kata implikasi identik dengan penelitian. Namun, implikasi adalah sebuah kata yang konteksnya sangat beragam dan memiliki pengertian yang luas.

Arti Implikasi Menurut Kata Ahli

arti implikasiSebelum kita merujuk apa kata para ahli, menurut KBBI sendiri implikasi berparti keterlibatan atau suasana terlibat. Jadi, ketika Anda mendengar kata implikasi yang diberi tambahan imbuhan, ini memiliki pengertian adanya jalinan keterlibatan atau melibatkan sesuatu ke dalam hal tertentu.

Menurut tokoh Islamy, implikasi adalah segala sesuatu yang telah dihasilkan dengan adanya proses perumusan kebijakan. Bisa diartikan implikasi merupakan hasil atau akibat yang didapatkan karena adanya kebijakan tertentu.

Baca Juga  Pengertian Budaya: Unsur-unsur, Fungsi dan Jenisnya

Menurut Winarno, ada 5 dimensi dalam memperhitungkan implikasi pada sebuah kebijakan. 5 dimensi itu termasuk dalam hal-hal berikut.

* Implikasi kebijakan pada masalah-masalah publik dan implikasi kebijakan pada orang-orang yang terlibat

* Kebijakan kemungkinan memiliki implikasi kepada kelompok di luar sasaran dan tujuan tertentu.

* Kebijakan yang dibuat mungkin akan memiliki implikasi pada masa sekarang dan masa yang akan datang.

* Evaluasi juga akan menyangkut pada unsur lain seperti biaya program-program kebijakan publik

* Termasuk, memperhitungkan biaya yang akan dikeluarkan oleh masyarakat akibat dari kebijakan publik.

Jenis Jenis Implikasi

implikasi adalahImplikasi ini terdiri dari berbagai macam jenis berdasarkan konteksnya. Tentu saja dengan jenis yang berbeda, implikasi yang dihasilkan dari masing-masing konteks tersebut pun juga berbeda. Lalu, apa saja jenis implikasi tersebut? Untuk memahaminya lebih jauh, simak penjelasannya masing-masing berikut.

1. Implikasi Teoritis

Implikasi teoritis adalah teori yang bisa dibilang cukup lengkap. Hal ini karena di dalamnya menggunakan gambar atau foto-foto yang diharapkan bisa menjadi dukungan dari penelitiannya.

2. Implikasi Manajerial

Untuk implikasi manajerial adalah pembahasan yang mengulas mengenai hasil penelitian, yang didapatkan kebijakan yang diterapkan dalam metode penelitian.

Selain itu, kebijakan yang didapatkan adalah hasil dari pengambilan keputusan yang bersifat menyeluruh. Implikasi manajerial ini juga memberikan ilmu manajemen yaitu:

* Implikasi prosedural : Menganalisis, perencanaan kerja, pemilihan kebijakan, dan tata cara analisis
* Implikasi substantif: memperkirakan maupun merumuskan suatu rencana sebuah tindakan

3. Implikasi Metodologi

Implikasi terdiri dari beragam jenis, termasuk implikasi metodologi yang bersifat opsional, tergantung dengan penulisnya. Implikasi ini membahas tentang bagaimana cara serta metode dari beragam teori digunakan dalam sebuah penelitian.

Baca Juga  Kuantitatif dan Kualitatif: Pengertian, Metode dan Perbedaan

4. Implikasi Logika Matematika

Kata implikasi juga sering digunakan dalam kajian ilmiah maupun penelitian yang melibatkan berbagai kajian ilmu matematika dan ini yang disebut dengan implikasi logika matematika. Kata implikasi dalam matematika artinya majemuk dan sering diartikan sebagai ‘jika’ atau ‘maka’.

Selain adanya implikasi, dalam logika matematika juga terdapat implikasi yang merupakan kata penghubung majemuk dalam logika matematika.

5. Implikasi dalam Kepemimpinan

Arti implikasi juga bermakna dalam sebuah kepemimpinan. Bagi seseorang ditunjuk sebagai pemimpin, haruslah memiliki sifat yang berkualitas demi kemajuan perusahaannya. Demikian pula, pimpinan yang bijak memiliki implikasi yang positif sehingga memberikan efek yang baik juga.

6. Implikasi Etika

Implikasi etika berpengaruh terhadap kebiasaan manusia. Walau sudah diajarkan sedari kecil, etika harus selalu diperbaiki seiring berjalannya usia. Contohnya adalah sesederhana mengucapkan kata maaf, terimakasih, dan tolong.

7. Implikasi Budaya

Menerima dan mau mempelajari budaya itu adalah hal yang baik, apalagi jika mau menghargai kebudayaan yang berasal dari luar negeri. Sikap ini juga perlu dibarengi dengan sikap terbuka dan tidak menutup diri dengan adanya perubahan yang ada di sekitar.

Walau begitu, memilah dan memilih mana yang bisa diserap harus ditekankan kepada diri sendiri. Jangan sampai, budaya dan efek negatifnya juga turut terambil sehingga merugikan diri sendiri.

8. Implikasi Globalisasi

Globalisasi bisa dipahami sebagai sebuah proses pertukaran cara pandang terhadap dunia, pemikiran, aspek budaya, hingga suatu produk akibat desentralisasi global. Ini membawa pengaruh besar kepada sudut pandang dunia dan sering disebut sebagai implikasi.

Implikasi globalisasi adalah pengaruh atau efek ketika globalisasi sudah terjadi di sebuah negara atau wilayah. Contohnya ketika sebuah produk sudah bisa keluar dan masuk dari sebuah wilayah lain.

Dampak dari globalisasi sendiri terdapat dua macam, ada yang positif dan ada yang negatif. Untuk efek positif, negara menjadi lebih maju dalam bidang teknologi, masuknya budaya yang menghibur, dan masih banyak lagi.

Untuk dampak negatifnya adalah banyak produk buatan luar negeri yang diklaim lebih baik dan lebih murah menguasai pasar dalam negeri dan ini bisa merugikan produsen dalam negeri.

Contoh Kasus Implikasi 

contoh kasus implikasi

1. Kasus Seekor Kelinci

Menggunakan jenis implikasi teoritis, seorang peneliti mencoba membuktikan mengenai seekor kelinci yang dipertemukan pertama kalinya dengan seekor kelinci lain yang baru saja diisolasi. Dalam teori ini, bisa dilihat bahwa reaksi pertama dari hewan itu adalah merasa takut dan bingung.

Mereka melihat sejenis seperti mereka tapi berbeda secara perilaku dan fisik. Keduanya saling menilai asing dan ini menyebabkan adanya rasa tidak nyaman sehingga berperilaku aneh dan tampak siaga.

Nah, peneliti kemudian mencoba menggunakan teori implikasi manajerial dan mencoba mencari tahu pengertian implikasi ini secara langsung.

Mengingat bahwa manajerial harus lah memikirkan perihal efek dari penelitiannya, maka kedua binatang tadi tetap perlu dirawat dengan baik, diberi makan dan perhatian. Setelah itu, baru lah peneliti menggunakan teori metodologi.

Dari aspek dan penelitian sebelumnya, peneliti harus bisa menarik kesimpulan bagaimana hasil dari percobaannya. Dari situ lah, hasil diperoleh. Jadi, dalam melakukan penelitian, peneliti tidak bisa sebarang.

Baca Juga  Pencinta Kucing Masuk, Ini 7 Cara Merawat Kucing Persia

2. Kasus Kucing Betina

contoh kasus implikasi kucing

Ada seekor kucing betina yang sejak lahir tinggal di rumah seorang manusia tanpa pernah diajak keluar sebelumnya dan tidak bertemu dengan kucing lain. Kemudian, penelitian memutuskan untuk memasukkan seekor kucing jantan ke rumah tersebut dan melihat bagaimana reaksinya.

Pada hari pertama, tampak kucing betina bertingkah sangat kasar, mengejar kucing jantan sampai tertangkap. Perilaku ini seperti kucing tampak mendapat ancaman mengenai tempat yang semula di anggap aman dan satu-satunya miliknya. Setelahnya, kucing betina dimasukkan lagi ke dalam kandang.

Sampai pada hari ketiga penelitian, perilaku kucing betina masih sama sampai peneliti memutuskan untuk membiarkannya dalam kandang. Hal ini karena memikirkan efek dari kucing dan menggunakan imperial substantif .

Penelitian ini dilakukan berulang kali selama berhari-hari dengan harapan menempatkan hasil yang diharapkan yang sesuai fakta. Dan benar saja, pada hari keempat penelitian, kucing betina sudah mulai tenang, malah ia mengendus-endus kepala kucing jantan dan mulai mau berdekatan.

Tujuan dari penelitian dengan implikasi ini adalah, supaya apa yang disampaikan tidak sekadar hasil mengarang, tapi juga sesuai dengan apa yang ada di lapang.

Perbedaan Implikasi dan Kesimpulan

pengertian implikasi

Di atas disebutkan mengenai kesimpulan, tapi sejatinya kesimpulan dan implikasi adalah dua hal yang berbeda. Kesimpulan adalah jawaban dari pertanyaan yang menjadi bagian dari rumusan masalah. Kesimpulan juga merupakan fakta-fakta dan hasil pikiran yang logis.

Sementara implikasi bersifat opsional yang terdiri dari serangkaian penelitian. Biasanya, peneliti akan menggunakan berbagai hal untuk mendukung hasil laporannya seperti gambar, foto, atau dokumen lain yang mendukung.

Penelitian biasanya dilakukan secara berkala, untuk mendapatkan pembaharuan di setiap penelitiannya. Setelahnya, dilakukan perbandingan antara penelitian yang baru dengan yang lama sehingga mendapatkan informasi yang lebih up to date.

Jadi, implikasi adalah hal penting yang perlu selalu diperhatikan keberadaannya, terutama oleh peneliti agar selalu menggunakan metode-metode dalam penelitiannya serta dokumen yang mendukung.

Setiamah Setya

Setiamah Setya

Perkenalkan nama saya Setiamah. Pada dasarnya bermain kata adalah bagian hoby saya sejak lama. Seiring berjalannya waktu, akhirnya jadilah dia bagian dari hidup saya sejak beragam wawasan baru saya dapatkan dari menulis berbagai tema.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *