Mudah dan Simpel, Ini Cara Memperpanjang SKCK Sendiri

Saat ini pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah secara resmi di buka. Ada berbagai dokumen yang harus Anda siapkan sebagai persyaratan untuk mengajukan pendaftaran.

Selain surat lamaran, ijazah dan transkrip nilai, salah satu dokumen penting lainnya yang harus ada adalah SKCK. Sebelumnya surat ini disebut dengan Surat Keterangan Berkelakuan Baik (SKKB).

Apa Itu SKCK?

Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau yang disingkat SKCK adalah surat keterangan yang dikeluarkan oleh kepolisian Republik Indonesia yang berisikan catatan kejahatan seseorang.

Saat masih bernama SKKB, surat keterangan ini hanya diberikan kepada orang yang tidak atau belum pernah melakukan tindakan kejahatan hingga tanggal dibuat atau dikeluarkannya surat tersebut. Bisanya masa berlaku surat ini adalah 6 (enam) bulan.

Surat keterangan yang dikeluarkan oleh kepolisian ini berisikan identitas pribadi Anda, seperti nama, tempat dan tanggal lahir, alamat dan catatan kejahatan atau riwayat criminal seseorang dalam waktu tertentu. Anda dapat membuat SKCK di Polsek, Polres atau pun Polda. SKCK yang dikeluarkan oleh instansi kepolisian memiliki kegunaan dan fungsi yang berbeda-beda.

Manfaat SKCK Adalah Sebagai Berikut

skck adalah

Images By: Google

SKCK yang diterbitkan oleh Polisi Sektor (Polsek) yang merupakan struktur Kepolisian Republik Indonesia di tingkat kecamatan adalah sebagai syarat untuk melamar pekerjaan untuk Non-PNS atau Non-BUMN (Badan Usaha Milik Negara). Misalnya pada perusahaan swasta. Umumnya perusahaan tidak mewajibkan pelamar untuk melampirkan SKCK, namun ada beberapa perusahaan yang meminta pelamar untuk melampirkan surat keterangan ini.

Tidak hanya itu, SKCK dari Polsek juga dapat dipergunakan sebagai syarat untuk melanjutkan pendidikan dan sebagai syarat bagi yang pindah domisili. Beberapa daerah meminta warganya untuk melampirkan SKCK sebagai salah satu syarat untuk membuat surat keterangan pindah penduduk.

Selain itu, SKCK juga diwajibkan bagi seseorang yang ingin melamar atau mencalonkan diri sebagai perangkat desa dan dapat juga digunakan untuk memperpanjang kontrak sebagai pegawai non-PNS yang bekerja di instansi pemerintahan, seperti Rumah Sakit Umum Daerah.

SKCK yang dikeluarkan oleh Polisi Resor (Polres) yang merupakan struktur Kepolisian Republik Indonesia pada tingkat Kabupaten atau Kota dapat dipergunakan untuk melamar pekerjaan yang berkaitan dengan instansi pemerintahan, seperti CPNS, calon kepala desa, anggota dewan dan posisi sebagai kepala daerah yang setingkat kabupaten atau kota madya.

Baca Juga  3 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Online dan Syaratnya

Selain itu, SKCK yang dikeluarkan Polres juga digunakan untuk melamar posisi di BUMN atau dibutuhkan bagi Anda yang hendak menikah dengan seorang abdi negara umumnya juga diminta melampirkan surat keterangan ini sebagai salah satu dokumen persyaratan.

SKCK yang diterbitkan oleh Polisi Daerah (Polda) yang merupakan struktur Kepolisian Republik Indonesia pada tangka provinsi. Biasanya SKCK yang dikeluarkan oleh Polda biasanya digunakan bagi yang ingin mencalonkan diri sebagai walikota atau anggota dewan tingkat provinsi. SKCK juga dibutuhkan saat Anda berencana untuk bepergian ke luar negeri. Pembuatan visa umumnya membutuhkan SKCK sebagai syarat dokumen yang dilampirkan.

Manfaat SKCK umumnya sering dipakai untuk melamar pekerjaan, baik di perusahaan swasta atau instansi pemerintahan. Tidak hanya sekedar sebagai syarat untuk melamar pekerjaan, SKCK juga dapat digunakan sebagai kelengkapan dokumen untuk melanjutkan kuliah, membuat visa dan melemar posisi sebagai anggota dewan, kepala daerah dan keperluan lainnya yang membutuhkan SKCK.

6 Syarat Membuat SKCK

persyaratan membuat skck

Bagi Anda yang saat ini sedang mendaftar CPNS dan belum memiliki SKCK, Anda dapat mendatangi Polsek, Polres atau Polda untuk membuat SKCK. Pembuatan surat keterangan ini cukup mudah, asalkan Anda sudah melengkapi dokumen persyaratan yang telah ditetapkan oleh kepolisian. Berikut adalah persyaratan yang harus Anda lengkapi untuk membuat SKCK.

1. Surat Pengatar

Untuk membuat SKCK, Anda membutuhkan surat pengantar dari kelurahan sesuai dengan domisili Anda. Umumnya, pemohon yang meminta surat pengantar dari kelurahan, sebelumnya telah mendapatkan surat pengantar dari RT atau RW setempat

2. Membawa fotokopi KTP atau SIM

Membawa fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) atau Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sesuai dengan tempat tinggal yang tercantum dalam surat pengantar.

3. Membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK).

4. Membawa fotokopi akta kelahiran.

5. Membawa Pas Foto Terbaru

Membawa pas foto terbaru dengan latar merah dengan ukuran 4×6 sebanyak 6 lembar. Perlu Anda ingat bahwa pas foto yang dibutuhkan saat membuat SKCK sebanyak 2 lembar.

Baca Juga  Urutan Pangkat TNI Lengkap, Darat, Laut Maupun Udara

6. Mengisi formulir daftar riwayat hidup

Mengisi formulir daftar riwayat hidup yang telah disediakan di kantor polisi. Isilah data dalam formulir dengan jelas dan sebanr-benarnya.

7. Surat permohonan dari perusahaan

Untuk Warga Negara Asing (WNA), persyaratan yang perlu dibawa berupa surat permohonan dari perusahaan, sponsor atau lembaga yang mempekerjakan, menaungi, menggunakan atau bertanggung jawab pada WNA tersebut.

Melampirkan fotokopi KTP dan surat nikah apabila yang bertanggung jawab adalah suami atau istri yang merupakan warga negara Indonesia.

8. Membawa fotokopi paspor

Membawa fotokopi paspor, Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) atau Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS), Surat Tanda Melapor (STM) yang berasal dari kepolisian dan IMTA dari Kementerian Tenaga Kerja.

9. Pas foto berlatar kuning

Membawa pas foto berlatar kuning berukuran 4×6 sebanyak 6 lembar.

Cara Membuat SKCK Online dan Biayanya

Pembuatan SKCK dapat Anda lakukan secara online yang ternyata sangat mudah dan simpel saat membuatnya dan Kamu juga bisa langsung datang langsung ke kantor polisi setempat.

Untuk cara membuat SKCK online Anda dapat mengakses skck.polri.go.id untuk membuat SKCK secara online. Setelah mengisi form, Anda akan diminta untuk mengisi form alasan pembuatan SKCK, mengisi nomor KTP dan memilih metode pembayaran biaya pembuatan SKCK.

Biaya yang harus dibayarkan sebagai biaya administrasi adalah sebesar Rp. 30.000.00 untuk WNI dan Rp. 60.00.00 bagi WNA. Biaya yang dikeluarkan baik online maupun membuat langsung ke kantor polisi adalah sama.

Cara Memperpanjang SKCK Sendiri dan 6 Syaratnya

cara perpanjang skck
Bagi Anda yang telah membuat SKCK namun masa berlakunya sudah habis, ada beberapa syarat dan cara memperpanjang SKCK yang perlu Anda ketahui.

Perlu Anda ketahui bahwa masa berlaku SKCK adalah 6 bulan sejak dikeluarkan. Persyaratan dan cara memperpanjang SKCK baik yang masih berlaku atau yang sudah kadaluarsa tidak berbeda jauh.

Namun bagi Anda yang memiliki SKCK yang telah berusia lebih dari satu tahun, tidak dapat melakukan perpanjangan dan harus membuat SKCK yang baru. Adapun persyaratan dan cara memperpanjang SKCK yang perlu Anda siapkan adalah sebagai berikut:

Baca Juga  Mau Transfer Uang? Ini Daftar kode Bank di Indonesia

1. Membawa SKCK yang asli dan telah dilegalisir.

2. Membawa fotokopi identitas, baik KTP atau pun SIM. Data yang tertera dalam kartu identitas harus sesuai dengan kondisi Anda saat ini.

3. Membawa fotokopi Kartu Keluarga.

4. Membawa fotokopi akta kelahiran.

5. Membawa pas foto ukuran 4×6 dengan latar merah sebanyak 3 lembar.

6. Mengisi formulir perpanjangan SKCK yang telah disediakan di kantor polisi dengan data yang jelas dan sebenar-benarnya.

Jika SKCK Anda sudah lebh dari 1 tahun, maka Anda harus membuat SKCK baru dengan syarat dan cara membuat SKCK pada umumnya. Untuk melakukan proses tata cara memperpanjangan SKCK, Anda dapat melakukannya secara online atau pun mendatangi kantor polisi sesuai domisili.

Cara memperpanjang SKCK Secara Online

cara membuat skck sendiri

Images By: Google

Bagi Anda yang ingin memperpanjang SKCK tapi malas untuk datang dan mengantre di kantor polisi, Anda dapat menggunakan cara memperpanjang SKCK secara online. Saat ini Kepolisian telah membuka layanan pembuatan dan perpanjang SKCK Secara online, Anda dapat mengunjungi https://skck.polri.go.id dan mengisi formulir yang telah tertera di laman tersebut.

Sedangkan cara memperpanjang SKCK di kantor polisi adalah dengan membawa berkas yang telah disebutkan di atas. Pastikan Anda telah menyiapkan semua dokumen sebelum datang ke kantor polisi. Semua berkas diserahan ke petugas loket.

Setalah itu Anda harus mengisi formulir perpanjangan SKCK. Biaya yang harus Anda siapkan untuk memperpanjang SKCK adalah sebesar Rp. 30.000.00 di luar biaya fotokopi dan lainnya.

Dika Permana

Dika Permana

Hidup di dunia maya ditemani suara keyboard yang nyaring berbunyi. Yuk jelajahi Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *