Bagian Bagian Mikroskop: Pengertian, Penemu, dan Fungsinya

Bagian Bagian Mikroskop – Ada banyak benda-benda dalam dunia kesehatan maupun dunia sains yang memiliki begitu banyak fungsi. Apalagi saat ini ada banyak alat-alat yang digunakan untuk menunjang kesehatan. Baik itu digunakan untuk mencari tahu beberapa penyakit, bagaimana carapenyembuhannya, dan masih banyak lagi yang lainnya. Nah, untuk salah satu alat tersebut adalah mikroskop.

Pengertian Mikroskop

pengertian mikroskop

Pengertian mikroskop sendiri adalah alat yang digunakan untuk melihat berbagai objek kecil yang bahkan tidak bisa dilihat secara kasat mata. Mikroskop ini juga bisa ditemukan di beberapa laboratorium yang ada di seluruh dunia.

Mikroskop ini sendiri nantinya digunakan untuk mengamati Mikroskopis atau organisme yang memiliki ukuran sangat kecil bahkan sulit terlihat dengan mata. Terdapat begitu banyak pilihan mikroskop yang bisa Anda pahami dengan fungsi dan kelebihan yang tersedia secara berbeda-beda.

Inilah Jenis-Jenis Mikroskop

jenis jenis mikroskop

Berdasarkan sumber dari pembentukan bayangan, untuk mikroskop ini sendiri terbagi menjadi w jenis. Untuk jenis-jenis mikroskop ini sendiri adalah mikroskop cahaya dan juga mikroskop elektron dan berikut ini untuk penjelasan singkatnya:

• Mikroskop Cahaya

Mikroskop cahaya ini adalah mikroskop yang akan menggunakan cahaya sebagai sumber pembentukan bayangan. Mikroskop cahaya ini juga terbagi kembali menjadi mikroskop Binokuler dan mikroskop Monokuler.

Untuk Mikroskop Monokuler ini hanya memiliki satu lensa okuler. Sedangkan mikroskop Binokuler memiliki 2 lensa okuler yang bisa digunakan oleh kedua mata secara bersamaan.

Baca Juga  5 Fakta Terkait Teknologi Informasi yang Wajib Kamu Tahu

• Mikroskop Elektron

Mikroskop elektron ini sendiri adalah mikroskop yang menggunakan elektron. Mikroskop elektron ini bahkan jauh lebih canggih dibandingkan dengan mikroskop cahaya. Bahkan mikroskop elektron ini juga memiliki perbesaran 250.000 kali jauh lebih besar dan seringkali digunakan untuk mempelajari struktur terkecil dari makhluk hidup baik itu sel dan juga bagian-bagian penyusunnya.

Mengenal Sejarah dan Siapa Penemu Mikroskop ?

Penemu Mikroskop

Images By: Universitas Malayahati.

Sebelum Anda mengetahui tentang bagian-bagian mikroskop, maka Anda disarankan untuk mengetahui terlebih dahulu tentang siapa penemu mikroskop.

Menurut beberapa sejarah orang yang pertama kali berpikir untuk penemu mikroskop ini sendiri adalah Zacharias Janssen. Janssen ini sendiri adalah seseorang yang memiliki keseharian membuat kacamata.

Dibantu oleh Hans Janssen, mereka mulai membuat mikroskop untuk pertama kalinya pada tahun 1950. Mikroskop yang pertama kali dibuat pada saat itu bahkan mampu untuk melihat adanya perbesaran objek sampai dengan 150 kali dari ukuran aslinya.

Bahkan adanya temuan ini mendorong ilmuwan lain seperti Galileo Galilei untuk membuat beberapa alat yang sama. Bahkan Galileo sendiri mengklaim bahwa dirinya adalah seorang pencipta pertama yang sudah membuat alat ini sejak tahun 1610. Galileo bahkan menyelesaikan pembuatan mikroskop pada tahun 1609 dan mikroskop yang akan dibuat diberi nama sama dengan penemu mikroskop yaitu mikroskop Galileo.

Bagian Bagian Mikroskop dan Juga Fungsinya

fungsi mikroskop

Setelah Anda mengetahui untuk pengertian dari mikroskop, kemudian siapa penemu mikroskop, maka ada hal selanjutnya yang harus Anda pahami. Mikroskop terdiri dari 2 bagian, baik itu bagian optik dan juga bagian mekanik. Bagian optik ini sendiri adalah bagian yang digunakan untuk membuat proyeksi bayangan benda di mata kita.

Sedangkan untuk bagian optik terdiri dari lensa okuler, lensa objektif, reflektor dan juga konsensor. Untuk lebih jelasnya, maka Anda bisa mengetahui bagian-bagian mikroskop dan fungsinya berikut ini:

• Lensa Objektif

Bagian bagian mikroskop yang pertama adalah lensa objektif adalah lensa yang letaknya berada dekat dengan objek yang akan diamati. Bahkan untuk fungsinya sendiri digunakan untuk memperbesar bayangan benda maupun objek pengamatan dengan perbesaran mencapai 10 kali, 40 kali bahkan sampai 100 kali.

• Lensa Okuler

Bagian bagian mikroskop yang selanjutnya adalah lensa okuler merupakan sebuah lensa yang letaknya berdekatan dengan mata pengamat. Untuk fungsinya sendiri digunakan untuk memperbesar bayangan yang akan dihasilkan oleh lensa objektif. Bahkan perbesaran benda ini adalah 5 kali, 10 kali sampai dengan 12,5 kali.

• Reflektor (Cermin Pengatur)

Reflektor maupun cermin adalah bagian bagian mikroskop yang selanjutnya yang memiliki fungsi untuk memantulkan cahaya ke dalam diafragma. Bahkan bagian yang memiliki 2 sisi baik datar maupun cekung.

Nantinya vermin ini bisa dilepas dan juga diganti menggunakan sumber cahaya dari lampu. Pada beberapa mikroskop dengan model baru, cermin sudah tidak digunakan karena sudah ada sumber cahaya yang terpasang di bagian bawah maupun kaki.

• Kondensor

Bagian bagian mikroskop yang selanjutnya adalah kondensor yang memiliki fungsi untuk mengumpulkan cahaya yang akan masuk dan memfokuskan cahaya yang digunakan untuk menerangi objek.

• Tubus (Tabung Mikroskop)

Untuk tabung mikroskop ini memiliki fungsi untuk mengatur fokus dan menjadi penghubung antara lensa okuler dan juga lensa objektif mikroskop.

• Revolver (Pemutar Lensa)

Revolver ini adalah salah satu bagian yang digunakan untuk memutar lensa pada mikroskop.

• Diafragma

Diafragma ini memiliki sebuah fungsi untuk mengatur jumlah cahaya yang akan masuk.

Baca Juga  Keanekaragaman Hayati: Pengertian, Manfaat dan 3 Contohnya

• Penjepit Objek (Klip)

Penjepit objek maupun klip memiliki fungsi untuk memegang, menahan, maupun menekan kaca objek maupun preparat agar nantinya mudah untuk digerakkan pada saat melakukan proses pengamatan.

• Meja Mikroskop

Untuk meja mikroskop ini memiliki fungsi untuk meletakkan benda yang akan Anda teliti.

• Lengan Mikroskop

Lengan mikroskop ini memiliki fungsi untuk pegangan pada saat mikroskop akan dipindahkan.

• Kaki Mikroskop

Kaki mikroskop ini memiliki fungsi untuk menopang mikroskop agar nantinya bisa tetap stabil.

• Pemutar Halus dan Pemutar Kasar

Untuk pemutar halus ini adalah mikrometer dan pemutar kasar adalah makrometer. Bagian ini terletak pada bagian lengan mikroskop dan fungsinya untuk mengatur kedudukan lensa objektif terhadap objek yang nantinya akan dilihat.

Di dalam mikroskop dengan tabung lurus, mikrometer dan juga makrometerakan digunakan untuk menaikan maupun menurunkan tabung dengan menggunakan lensa objektif. Sedangkan pada mikroskop tabung
miring bagian ini digunakan untuk menaikkan maupun menurunkan meja preparat.

• Sendi Inklinasi

Sendi inklinasi ini sendiri adalah salah satu bagian yang digunakan untuk mengatur derajat kemiringan mikroskop untuk memudahkan dalam melakukan pengamatan.

Bagaimanakah Cara Menggunakan Mikroskop?

bagian bagian mikroskop dan fungsinya

Jadi, itulah bagian-bagian mikroskop beserta dengan fungsi mikroskop yang bisa Anda pahami nantinya. Setelah memahami berbagai bagian dan juga fungsinya, maka ada banyak hal lain yang harus Anda pahami. Apalagi bagaimana cara menggunakan mikroskop. Nah, untuk beberapa caranya diantaranya sebagai berikut ini:

• Benda yang diletakkan di atas kaca preparat diletakkan di atas meja benda dan kemudian lensa okuler mulai diputar secara perlahan ke perbesaran.

• Kemudian, putar pada bagian makrometer ke arah belakang dan geser pada permukaan lensa. Kemudian atur posisi lensa objektif agar nantinya sesuai dengan arah datangnya cahaya. Untuk pengaturan awal bisa dilakukan dengan menggunakan perbesaran 10 kali sampai dengan 25 kali.

• Kemudian naikkan bagian kondensor dan buka bagian diafragma agar cahaya yang akan masuk bisa terserap dengan sempurna. Kemudian putar cermin secara perlahan dan lakukan pengamatan sampai terlihat ada bagian yang gelap dan juga terang.

• Putar bagian mikrometer mendekat ke arah meja benda dan posisikan lensa objektid cukup dekat dengan benda preparat. Amati dan ulangi beberapa prosedur di atas dengan menambahkan perbesaran sampai dengan perbesaran yang jauh lebih kuat.

Mengenal Jenis-Jenis Mikroskop

 

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, apabila mikroskop ini terdiri dari jenis mikroskop elektron dan juga mikroskop cahaya, baik itu minikuler dan binokuler. Dari jenis tersebut juga tersedia beberapa tipe mikroskop yang populer bahkan digunakan oleh sejumlah peneliti yang ada di dunia.

Tentunya dengan beberapa karakteristik ini akan menyediakan kelebihan yang berbeda-beda. Untuk lebih mengetahui tentang mikroskop jauh lebih banyak, maka Anda bisa mengetahui jenis-jenis mikroskop sebagai berikut ini:

• Mikroskop Monokuler

Monokuler adalah jenis mikroskop yang dilengkapi dengan satu jenis lensa okuler dan pengoperasiannya akan menggunakan cahaya. Nantinya untuk mendapatkan perbesaran optimal, maka para pengguna mikroskop ini bahkan harus bisa memutar fokus dari perbesaran yang tersedia.

Karena jenis mikroskop ini hanya memiliki jenis lensa, maka mikroskop ini hanya bisa melihat benda-benda yang sederhana seperti penampang sel hewan dan juga tumbuhan maupun jaringan otot.

• Mikroskop Binokuler

Untuk mikroskop binokuler ini sendiri adalah jenis mikroskop yang memiliki dua lensa okuler yang bisa digunakan oleh mata kanan dan juga mata kiri secara bersamaan.

Ketika menggunakan jenis mikroskop ini, ada beberapa objek yang memiliki ukuran lebih kecil baik itu sel darah, bakteri maupun fungus yang bahkan bisa terdeteksi dengan baik. Mikroskop ini sendiri bisa ditemukan di sekolah, rumah sakit maupun beberapa lembaga penelitian.

Baca Juga  Evaporasi: Pengertian, Faktor, dan Prosesnya

• Mikroskop Fase Kontras atau PCM

Mikroskop jenis ini adalah mikroskop cahaya yang mampu memberikan perbesaran benda amatan yang mencapai 1000 kali dan untuk fungsi dari mikroskop ini sendiri digunakan untuk mengamati bakteri, virus maupun sel-sel yang masih hidup.

• Mikroskop Medan Terang atau BFM

Jenis mikroskop ini sendiri adalah mikroskop cahaya yang memiliki fungsi untuk melihat benda yang berukuran sangat kecil bahkan sel yang tidak bisa terlihat dengan jenis mikroskop PCM. Keunikan yang ada pada mikroskop ini sendiri terletak pada lensa khusus yang hanya bisa digunakan untuk menampilkan efek yang terang. Jadi, pada saat benda bergerak, maka benda tersebut akan langsung terlihat gelap.

• Mikroskop Medan Gelap atau DFM

Jenis mikroskop ini memiliki cara kerja yang berbeda dibandingkan dengan mikroskop BFM. Pada mikroskop yang satu ini, terdapat kondensor secara khusus yang memiliki kemampuan untuk membentuk sebuah kerucut hampa dari berkas cahaya yang akan diterima.

Ketika berkas cahaya ini akan diterima, maka berkasnya akan langsung dipantulkan pada gelas preparat dengan sudut yang lebih kecil. Sehingga nantinya perbesaran dan rincian yang akan terlihat jelas di gelas preparat bisa mendekati tampilan asli organisme.

• Mikroskop Pendar

Untuk mikroskop pendar ini adalah jenis mikroskop yang menggunakan teknologi cahaya fluorescence yang akan memungkinkan sejumlah peneliti untuk melihat berbagai struktur protein yang ada di dalam antibodi maupun antigen pada makhluk hidup.

Pada umumnya, untuk jenis mikroskop ini akan digunakan untuk sejumlah kegiatan penelitian yang akan berhubungan dengan sejumlah teknologi untuk menemukan vaksin maupun obat dari sejumlah penyakit tertentu.

Jadi, itulah sebagian informasi yang nantinya bisa Anda dapatkan apabila Anda mulai tertarik untuk mengetahui seputar mikroskop. Anda bisa mendapatkan banyak informasi tentang mikroskop mulai dari pengertiannya, fungsinya, bagian-bagiannya, sejarahnya penemuan mikroskop, jenisnya dan masih banyak lagi yang lainnya.

Dika Permana

Dika Permana

Hidup di dunia maya ditemani suara keyboard yang nyaring berbunyi. Yuk jelajahi Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *