Publik

Apa Itu Renewable Energy? Manfaat, Jenis dan Perkembangannya

Energi terbarukan bukan hanya sekedar wacana untuk mengatasi krisis energi yang menjadi masalah cukup lama di beberapa tahun terakhir. 

Apa itu renewable energy dan seperti apa jenisnya perlu diketahui oleh masyarakat secara luas sehingga lebih mudah untuk beralih ke energi terbarukan nantinya. 

Kamu yang saat ini sedang ingin memikirkan untuk menggunakan renewable energy bisa mengecek informasi lengkapnya di sini. 

Pengertian Renewable Energy

Selama ini energi yang digunakan untuk menjalankan aneka mesin hingga kendaraan mengandalkan fosil. 

Padahal fosil yang ada di bumi mulai menipis dan diprediksi hanya akan bertahan selama 40 hingga 200 tahun mendatang. 

Memikirkan hal ini maka ada banyak pakar yang terus mengembangkan teknologi berbasis renewable energy. 

Apa yang dimaksud dengan renewable energy merupakan energi yang asalnya dari sumber ilmiah. Contohnya saja angin, sinar matahari, hujan, biomassa sampai dengan geothermal. 

Saat ini renewable energy masih terus dikembangkan mengingat belum semua teknologi mengandalkan tipe energi ini. 

Masih harus adanya penelitian dan pengembangan terus menerus agar semua teknologi beralih pada renewable energy.

Disebut dengan renewable energy karena energi ini bisa diisi ulang otomatis berkat proses dari alam. 

Hal ini berkebalikan dengan energi dari fosil jutaan tahun lalu yang hanya ditambang dan butuh jutaan tahun lagi untuk bisa menghasilkannya. 

Manfaat Teknologi Renewable Energy

Manfaat Teknologi Renewable Energy

Bukan hanya alasan fosil yang menipis saja membuat energi terbarukan kini perlu terus dikembangkan. 

Alasan lainnya adalah karena tenaga yang didapatkan dari fosil tersebut memberikan dampak buruk terhadap lingkungan. 

Misalnya saja penggunaan bahan bakar minyak pada kendaraan atau batu bara pada pabrik menghasilkan limbah di udara yang panas sehingga terperangkap di atmosfer. 

Alhasil perubahan iklim pun terjadi, tidak heran jika lambat laun kamu sering merasakan panas udara di kota sampai pedesaan. 

Manfaat utama dari menggunakan renewable energy adalah karena hanya menghasilkan emisi gas rumah kaca bahkan tidak sama sekali. 

Oleh karena itulah renewable energy termasuk aman untuk digunakan namun tetap bisa menghasilkan energi yang dibutuhkan oleh manusia. 

Selain itu, masih ada beberapa manfaat dari renewable energy sebagai berikut:

  • Hemat Biaya 

Proses terciptanya renewable energy adalah dari alam sehingga siapa saja bisa mendapatkan dan menggunakannya. 

Dengan catatan selama alam dijaga dengan baik maka sumber energi ini bisa didapatkan. Hasilnya tentu saja bisa menghemat biaya bahan bakar. 

Bayangkan saja jika kamu menggunakan mobil menggunakan renewable energy ini maka bukankah bisa menghemat biaya transportasi setiap hari? 

  • Akses untuk Semua Golongan 

Sampai detik ini energi yang berasal dari fosil atau minyak bumi penggunaannya akan didasarkan sesuai golongan. Mengingat biayanya yang tidak murah. 

Contohnya, jika ingin menggunakan bahan bakar kendaraan berkualitas tinggi maka perlu biaya yang lebih tinggi. 

Sedangkan masyarakat dengan tingkat ekonomi rendah hanya bisa membeli bahan bakar kendaraan dengan kualitas yang lebih buruk. Hal ini juga mengakibatkan kendaraan mudah rusak. 

Berbeda dengan renewable energy yang bisa dibeli atau didapatkan oleh segala golongan mengingat biayanya yang tidak mahal. 

  • Menciptakan Lapangan Pekerjaan Baru 

Renewable energy terdiri dari berbagai sumber, hal ini membuat dampak yang positif terhadap lapangan pekerjaan. 

Ada peluang besar soal lapangan pekerjaan baru untuk mengelola energi terbarukan ini. Tentu saja dampaknya sangat baik bagi perekonomian negara karena pengangguran berkurang. 

  • Energi yang Bisa Diandalkan 

Manusia juga tidak perlu takut kehabisan energi ini karena ketersediaannya yang terus menerus ada di alam. 

Oleh karena itu energi ini termasuk bisa diandalkan untuk mengisi tenaga pada teknologi terbaru baik itu kendaraan dan lainnya. 

Selain itu renewable energy juga tangguh yang hasilnya tidak kalah dengan energi yang dihasilkan dari fosil atau minyak bumi. 

Jadi kamu yang ingin menggunakannya tidak perlu takut kualitas yang diberikan akan menurun. 

Perkembangan Renewable Energy di Indonesia 

Perkembangan Renewable Energy di Indonesia 

Hampir di seluruh negara, renewable energy masih terus dikembangan termasuk Indonesia. Potensi yang ada di Indonesia termasuk cukup besar karena alam Indonesia yang subur. 

Perlu dukungan dari pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat untuk menciptakan dan melancarkan perkembangan renewable energy. 

Sampai saat ini ada beberapa program yang dicanangkan oleh pemerintah mengenai renewable energy ini seperti:

  • Rencana Aksi Nasional Energi Terbarukan

Disebut dengan RAN EBT yang sudah menjadi program sejak tahun 2019 di mana pemerintah memiliki target energi terbarukan hingga 23% sampai tahun 2025. 

Jadi program ini masih terus berjalan sampai sekarang. 

  • Program PLTS Atap

Merupakan program dari pemerintah untuk memasang panel surya di atap-atap gedung. 

Pemerintah memberikan insentif serta kemudahan untuk akses pembiayaan untuk pemasangannya sehingga energi listrik didapatkan dari sinar matahari. 

  • Program Micro Hydro Power Plant (PLTMH)

Program ini dijalankan agar warga yang tinggal di area terpencil bisa mendapatkan akses listrik dengan memanfaatkan tenaga air. 

  • Program Pengembangan Energi Biomassa

Program ini bertujuan agar pengembangan sumber daya biomassa menjadi bahan bakar yang ramah lingkungan bisa terwujud. 

Jenis-Jenis Renewable Energy di Indonesia 

Jenis-Jenis Renewable Energy di Indonesia 

Selain mengacu pada program-program tersebut ada beberapa jenis renewable energy resources yang ada di Indonesia. 

Jenis energi ini diharapkan mampu berkembang dengan baik ke depannya. 

  • Energi Matahari 

Sumber energi didapatkan dari pancaran sinar matahari dan dengan memanfaatkan panel surya fotovoltaik dapat diubah menjadi listrik. 

Saat ini di Indonesia energi ini sudah ada di area Bali, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur dan di Jawa Barat yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). 

  • Energi Air 

Air juga menjadi bagian dari renewable energy untuk bisa menghasilkan listrik. Di mana aliran listrik bisa memutar kincir dan mengonversinya menjadi listrik. 

Debit air menjadi hal yang menentukan besar kecilnya listrik yang dihasilkan dan di Indonesia dikelola oleh Pembangkit Listrik Tenaga AIR (PLTA). 

Sudah sejak lama PLTA berdiri di Indonesia yaitu di Sulawesi Utara dan Jawa Barat. 

  • Energi Angin 

Pergerakan udara menjadi alasan mengapa bisa menghasilkan listrik. Prinsipnya sama dengan air di mana angin akan memutar kincir yang akan dikonversikan menjadi listrik. 

Kecepatan angin menjadi skala yang menentukan energi listrik bisa dihasilkan. Indonesia memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Bayu yang ada di Sulawesi Selatan. 

  • Energi Panas Bumi 

Negara yang dilewati Cincin Api Pasifik termasuk Indonesia memanfaatkan panas bumi untuk bisa menggerakkan turbin. 

Saat ini Indonesia memiliki Pembangkin Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di area Bandung dan Gunung Toba. 

Selain keempat sumber energi tersebut yang sudah beroperasi cukup lama di Indonesia, pemerintah juga masih mengembangkan beberapa sumber energi lainnya seperti:

  1. Biomassa, energi yang dihasilkan dari batok kelapa sawit menjadi bioarang setelah dibakar. 
  2. Biodiesel, energi yang didapatkan dari kelapa sawit, kemiri sunan, kelapa sirsak,  srikaya sampai dengan kapuk. 
  3. Bioetanol, energi yang sumbernya dari karbohidrat seperti singkong sagu yang difermentasi dan menghasilkan etanol. 
  4. Biogas, energi yang didapatkan dari sampah organik dan limbah agroindustri yang kemudian dibakar untuk menghasilkan gas metana.  

Prospek Renewable Energy di Indonesia 

Prospek Renewable Energy di Indonesia 

Jika memperhatikan perkembangan hingga jenis renewable energy yang ada di Indonesia saat ini maka prospek ke depannya bisa dibilang memiliki dampak positif. 

Peluang untuk berkembang masih terus ada selama ada banyak dukungan dari berbagai pihak. Begitu juga dengan investasi yang masih terus terbuka lebar. 

Mengingat sampai saat ini masih belum banyak target pemerintah yang tercapai. Contohnya saja RAN EBT yang targetnya di tahun 2025 baru bertambah 0,55% saja per tahunnya. 

Maka masih menjadi PR besar bagi pemerintah untuk mengejar ketertinggalan tersebut sehingga tujuannya tercapai. 

Meskipun dalam mengembangkan renewable energy tentu saja masih banyak kendala yang mungkin saja dihadapi dan harus dilalui. 

Contohnya saja kendala dalam hal investasi, termasuk masalah pandemi Covid kemarin yang menjadikan prioritas utama. 

Namun saat ini pemerintah terus gencar untuk meningkatkan kembali program-program yang telah dijalankan sehingga bisa mencapai target yang diperlukan. 

Perkembangan lapangan pekerjaan di bidang energi terbarukan ini juga terus meningkat sehingga berhasil mengurangi jumlah pengangguran. 

Usai mengenali apa itu renewable energy hingga jenis dan perkembangannya di Indonesia kamu sebagai masyarakat tentunya harus ikut mendukung. 

Caranya bisa dengan memanfaatkan energi terbarukan yang sudah ada dan kini banyak tersedia di pasaran. 

Aldy Amrillah

Aldy adalah seorang penulis blog yang berasal dari Bogor, Indonesia. Ia merupakan lulusan jurusan Manajemen informatika dari Universitas Bina Sarana Informatika, ketertarikan dengan dunia menulis artikel dimulai ketika pertama kali bekerja untuk sebuah website lifestyle. Kini, Aldy fokus pada penulisan konten SEO yang mengutamakan pembaca bukan mengutamakan bot, karena kenyamanan membaca adalah poin paling penting yang dibutuhkan pembaca saat ini. Ia memiliki spesialisasi topik tentang dunia teknologi, seperti tips, tutorial hingga pembahasan tentang komputer. Dan saat ini ia bekerja sebagai Seo enthusiast di salah satu website yang membahas tentang dunia teknologi di daerah Jakarta

Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cek Juga
Close
Back to top button