Ambigu: Pengertian, Jenis dan Contohnya

Ambigu – Bahasa adalah cara orang berkomunikasi, namun seiring dengan berkembangnya waktu muncul bahasa-bahasa kekinian atau bahasa keren yang mungkin membuat orang-orang yang kudet atau kurang update menjadi tidak mengerti tentang apa arti kata bahasa baru tersebut.

Salah satu kata yang sering diucapkan oleh anak-anak jaman sekarang adalah ambigu. Lalu sebenarnya apa arti ambigu tersebut?

Untuk anda yang masih belum mengerti tentang apa itu ambigu, pada kesempatan kali ini saya akan sedikit memberikan informasi mengenai arti ambigu dalam bahasa gaul jaman sekarang.

Kita sebagai warga Indonesia yang menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama, pasti akan sedikit kebingungan mendengar kata “Ambigu”. Untuk itu silahkan anda simak artikel kali ini sampai selesai agar anda bisa menemukan jawaban tentang arti ambigu.

Apa Itu Ambigu?

ambigu adalah

Secara umum, ambigu memiliki arti dimana suatu kondisi yang tidak tau pasti atau jelas untuk dipahami oleh seseorang yang dapat menyebabkan salah tafsir atau multitafsir. Ambigu merupakan kata, frasa, kalimat yang bisa memiliki makna ganda atau artian. Hal itu menyebabkan keraguan dan ketidakjelasan bagi orang lain.

Ambigu adalah kata yang digunakan untuk menggambarkan suatu ungkapan yang mempunyai lebih dari satu makna atau makna ganda sehingga bisa mengarah pada ambiguitas, untuk kata keraguan dengan suatu pemahaman mengenai kalimat.

Baca Juga  Nilai Moral: Pengertian, Jenis dan Contoh Dalam Kehidupan

Dalam keraguan atau ambiguitas ini sebuah kata atau frasa yang biasanya menjadi ambigu karena terstruktur dengan kalimat yang salah, intonasi yang salah dan juga pada penggunaan kata-kata yang polisemi.

Untuk menghindari ambigu, maka dari itu anda harus mengerti lebih dalam lagi apa itu ambigu. Nah, pada kesempatan kali ini, saya akan membahas apa itu ambigu lebih rinci lagi supaya anda dapat mengerti dan menghindari terjadinya ambigu di kalimat anda.

Arti Ambigu Menurut KBBI

Menurut KBBI, arti ambigu adalah suatu kondisi yang bermakna lebih dari satu (sehingga kadang-kadang menimbulkan keraguan, kekaburan, ketidakjelasan, dan sebagainya); bermakna ganda; taska. Ambigu seringkali menyebabkan salah paham antar orang yang sedang berkomunikasi atau kalimat yang muncul di media cetak atau elektronik.

Jenis-jenis Kalimat Ambigu

Jenis-jenis Kalimat Ambigu
Nah, bagi kalian yang belum tahu, ambigu dibagi menjadi tiga jenis berdasarkan jenisnya. Berikut merupakan jenis kalimat ambigu.

1. Ambiguitas Fonetik

Fonetik Ambigu adalah jenis ambigu yang terjadi karena adanya persamaan bunyi kata yang diucapkan. Ambigu fonetik biasanya terjadi di percakapan kita sehari-hari. Contoh; “Anton memberitahu Tryo”

Dalam kalimat tersebut, “memberi tahu” bisa diartikan memberikan makanan tahu atau memberikan informasi.

2. Ambiguitas Gramatikal

Gramatikal Ambigu adalah jenis ambigu yang terjadi karena adanya proses tata letak ketatabahasaan. Pada dasarnya, ambiguitas gramatikal akan hilang jika sudah masuk ke dalam konteks kalimat. Contoh kata “Angkat Tangan”.

“Angkat Tangan” bisa memiliki 2 arti, yaitu; Menyerah dan Mengangkat Tangan. Jika dibuat sebuah kalimat maka angkat tangan akan memiliki 1 arti saja tergantung konteks kalimat nya.

Contoh; “Saat dipanggil Ibu Guru, Budi langsung angkat tangan”. Dalam kalimat tersebut, angkat tangan berarti mengangkat tangan, bukan menyerah.

Baca Juga  Etiologi: Pengertian dan 4 Contoh Dalam Kedokteran

3. Ambiguitas Leksikal

Leksikal Ambigu artinya jenis ambigu yang terjadi karena adanya kata yang memiliki lebih dari satu makna. Ambiguitas Leksikal terjadi karena faktor kata itu sendiri. Contoh kata; “genting”.

Genting memiliki arti nama atap dan juga gawat. Contoh kalimat; “Tryo sedang diatas genting menikmati pemandangan”, “Tryo sedang dalam posisi genting karena belum membayar uang SPP”.

Faktor Penyebab Ambigu dan Contohnya

contoh ambigu
Ambiguitas bisa saja terjadi karena ada beberapa faktor penyebab. Untuk anda yang ingin tahu apa saja penyebab terjadinya ambigu, berikut adalah beberapa faktor penyebab ambigu.

1. Faktor Morfologi

Faktor morfologi ambigu adalah penyebab terjadinya ambigu karena sumbernya berasal dari pembentukan kata itu sendiri. Agar bisa lebih paham, silahkan anda simak contohnya dibawah ini.

Contoh:

* “Anton sedang masuk angin karena itu badannya menggigil terus”

* “Malam minggu kemarin Anton membuka pintu kemudian masuklah angin ke rumahnya sangat kencang”

Kata “masuk angin” pada kedua kalimat di atas tentu saja memiliki arti atau makna yang berbeda. Kedua kalimat itu bisa saja menjadi penyebab ambigu karena proses terjadinya pembentukan kata dalam kalimat tersebut.

2. Faktor Susunan Kata

Faktor penyebab terjadinya ambigu berikutnya adalah karena faktor susunan kata atau sintaksis. Faktor sintaksis ini merupakan penyebab terjadinya ambigu karena susunan kata pada kalimat. Agar lebih paham, silahkan anda simak contohnya dibawah ini.

Baca Juga  Perubahan Sosial: Pengertian, Teori, dan Bentuknya
Contoh:

* “Anton adalah remaja yang keras kepala dan juga susah untuk dinasehati orang tuanya”

* “Anton memiliki kepala yang keras seperti batu, sehingga ia bisa memecahkan balok dan batu bata dengan mudah menggunakan kepalanya”

Pada contoh kalimat di atas, arti kata “Keras kepala” tentu saja memiliki arti yang berbeda. Makna kata “keras kepala” bisa saja berubah karena terjadi perubahan susunan kata pada kalimatnya.

3. Faktor Struktural

Terakhir, faktor penyebab terjadinya ambigu adalah karena faktor struktural. Faktor struktural merupakan faktor yang menjadi penyebab ambigu yang terjadi karena pemilihan struktur kata pada suatu kalimat yang digunakan. Untuk lebih paham, silahkan anda simak contohnya dibawah ini.

Contoh:

* “Anton, Adik Ana, saat ini sedang dirawat di RS Moewardi Solo” (Kalimat tersebut menunjukan jika Anton dan Adik Ana sedang dirawat di Rumah Sakit Moewardi Solo).

* “Anton, Adik, Ana, saat ini sedang dirawat di RS Moewardi Solo” (Kalimat tersebut menunjukan jika ketiga orang tersebut sedang dirawat di Rumah Sakit Moewardi Solo).

* “Anton! Adik Ana sedang dirawat di RS Moewardi Solo” (Kalimat tersebut menunjukan bahwa adik Ana sedang dirawat di Rumah Sakit Moewardi Solo).

Dari contoh kalimat yang sudah Anda baca diatas terlihat jelas jika struktur kalimat bisa berpengaruh pada makna dari suatu kalimat anda baca dan juga tambahan kata di suatu kalimat juga bisa mengubah makna dari kalimat secara keseluruhan.

Nah selesai sudah artikel kali ini mengenai arti kata ambigu, semoga bisa bermanfaat dan menambah wawasan untuk Sahabat Tedas.id.

Anton Wahyu

Anton Wahyu

Nama Saya Anton Wahyu biasa dipanggil Anton. Saya adalah Mahasiswa Teknik Informatika di Universitas Swasta di Solo.Saya juga merupakan penulis artikel, punya hobi mendengarkan musik, di website ini Saya mencoba membagikan informasi yang semoga bermanfaat untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *