Ajudikasi: 5 Tahapan Sidang dan Contohnya

Mungkin Anda pernah mendengar tentang ajudikasi. Lalu, apa yang dimaksud dengan ajudikasi? Untuk pengertian ajudikasi adalah cara yang digunakan untuk menyelesaikan sengketa maupun konflik diantara dua pihak dengan melibatkan orang lain sebagai pihak ketiga.

Nantinya pihak ketiga ini akan menjadi seorang penengah untuk mencari jalan keluar dan menghasilkan keputusan yang pastinya bisa diterima oleh kedua belah pihak.

Mendalami Seputar Ajudikasi

Seputar Ajudikasi

Di dalam melakukan penyelesaian, ajudikasi ini akan mencakup beberapa sengketa. Baik itu penyelesaian perkara perbankan, pendaftaran tanah, sosiologi, dan masih banyak lagi yang lainnya. Jadi, intinya ajudikasi ini akan dilakukan apabila selama melakukan penyelesaiannya secara musyawarah tidak akan lagi bisa menghasilkan sebuah keputusan.

Selama pelaksanaannya, keputusan yang nantinya akan diambil oleh ajudikator ini memiliki kekuatan yang bahkan sama dengan putusan peradilan. Ajudikasi ini sendiri juga merupakan sebuah istilah yang tidak asing dalam penyelesaian perkara sekaligus sering digunakan dalam beberapa hal yang akan berhubungan dengan persidangan. Meskipun demikian, tidak semua orang akan memahami dengan jelas ajudikasi ini sendiri.

Mengenal Ajudikasi Adalah Menurut Para Ahli

Ajudikasi menurut para ahli

Berikut ini adalah beberapa pandangan dari sejumlah ahli terkait pengertian dari ajudikasi adalah diantaranya sebagai berikut ini:

• Drs. Andreas Soeroso (2020)

Drs. Andreas Soeroso ini mengartikan bahwa ajudikasi adalah dalam ilmu sosiologi ini merupakan upaya untuk mencapai kesepakatan dalam peradilan. Di mana tersedia 2 pihak dengan perbedaan pendapat dan keduanya juga bersikukuh sebagai pihak yang merasa paling benar.

Baca Juga  Lisensi: Pengertian, Jenis-Jenis dan Manfaatnya

• Irma Devita Purnamasari (2010)

Irma Devita Purnamasari mengartikan bahwa ajudikasi di dalam pendaftaran tanah ini dianggap sebagai sebuah kegiatan yang dilakukan dalam rangka proses pendaftaran tanah untuk pertama kalinya.

Mengenal Tahapan Sidang Ajudikasi

tahapan Ajudikasi

Itulah sebagian pengertian ajudikasi adalah dari sejumlah tokoh. Selain memahami pengertian dari ajudikasi ini sendiri, maka Anda disarankan untuk memahami beberapa tahapan dari sidang ajudikasi ini sendiri. Beberapa tahapan sidangnya yaitu:

1. Pemeriksaan Awal

Tahap pemeriksaan awal ini melakukan verifikasi yang dilakukan untuk memeriksa kewenangan pihak komisi. Baik itu kewenangan absolut maupun kewenangan relative. Selain itu, pada tahapan ini juga akan diperiksakan kedudukan hokum pemohon maupun termohon sekaligus batas waktu dari pengajuan yang akan dilakukan.

2. Pembuktian

Setelah pada akhirnya permohonan diterima, maka untuk tahapan selanjutnya adalah melakukan pembuktian. Di dalam tahapan ini, akan dilakukan juga pemeriksaan bukti secara konkrit terkait sengketa yang terjadi sekaligus kejadian lain yang terbilang masih saling berkaitan.

3. Pemeriksaan Setempat

Selama melaksanakan pemeriksaan setempat ini, sidang ajudikasi akan melibatkan berbagai saksi ahli. Untuk pemeriksaan saksi ahli ini sendiri akan dilakukan secara runtun mulai dari adanya pemeriksaan identitas sampai dengan hubungan dengan kedua pihak serta sengketanya. Bahkan para saksi juga akan diambil sumpah untuk mempertanggungjawabkan kesaksiannya.

4. Kesimpulan Para Pihak

Setelah nantinya sudah melakukan pemeriksaan, kemudian pihak majelis maupun ajudikator akan memberikan kesempatan kepada pihak kedua khususnya untuk pihak yang terlibat dalam memberikan kesimpulan dari masing-masing sisi. Kesimpulan ini bahkan bisa dibuat secara lisan maupun kesimpulan secara tertulis.

5. Pembacaan Putusan

Untuk tahapan terakhir adalah pembacaan putusan yang dilakukan oleh ajudikator. Keputusan ini sendiri memiliki sifat yang mutlak dan juga harus diterima oleh kedua belah pihak. Nantinya pembacaan putusan ini juga merupakan bagian dari sidang terakhir dalam ajudikasi.

Baca Juga  4 Pengertian Wawasan Nusantara, Fungsi dan Asas-Asasnya

Contoh-Contoh Ajudikasi

contoh Ajudikasi

Di seluruh dunia tentu seringkali terjadi berbagai macam kendala termasuk salah satunya ajudikasi. Bahkan contoh ajudikasi ini sendiri adalah beberapa kasus yang seringkali terjadi di Indonesia, mulai dari kasus yang terbilang ringan sampai dengan kasus yang terbilang cukup berat. Beberapa contohnya diantaranya sebagai berikut ini:

• Kasus pembunuhan

• Kasus korupsi

• Kasus sengketa lahan

• Kasus pencemaran nama baik

• Kasus penipuan

• Kasus pelanggaran hak cipta

• Kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua pihak, kemudian kedua pihak yang terlibat saling membenarkan diri sendiri. Bahkan tidak menemukan titik terang setelah dilakukan proses musyawarah.

• Kasus perceraian

• Kasus pencurian

Contoh Kasus Ajudikasi

Contoh Kasus Ajudikasi

Untuk contoh kasus ajudikasi ini sendiri misalkan penyelesaian akan sengketa antara M. Taufik dengan KPUD DKI Jakarta. Kasus ini sendiri berhubungan dengan proses pencalonan M. Taufik yang akan menjabat sebagai politikus Partai Gerindra namun ditolak sebagai calon legislatif pada pemilu di tahun 2019. Hal ini lantaran Taufik sendiri pernah terlibat kasus korupsi yang diakukan di masa lalu.

Di dalam pelaksanaannya, sidang ajudikasi ini pada akhirnya akan menggunakan sumber daya manusia, waktu, serta biaya yang tidak sedikit pastinya. Nantinya sidang ini juga akan berlangsung dalam beberapa kali sebelum pada akhirnya akan dibuat sebuah kesimpulan. Di dalam hal pembiayaan ini sendiri, sidang ini akan membutuhkan beberapa biaya diantaranya adalah biaya pendaftaran, pemeriksaan, pelaksanaan putusan dan juga biaya ajudikator.

Untuk ajudikasi ini sendiri biasanya akan dipergunakan untuk berbagai macam sengketa yang terbilang cukup rumit bahkan tidak berujung melalui tahap mediasi. Bahkan cara ini juga dianggap sebagai salah satu cara yang ampuh untuk menyelesaikan masalah.

Baca Juga  Mengenal Siklus, Metamorfosis dan Daur Hidup Capung

Kemudian, jika Anda melakukan ajudikasi ini sendiri maka permasalahan yang sudah diputuskan ini tidak akan muncul maupun tidak akan menjadi sengketa lagi.

Jadi, beberapa informasi di atas merupakan pengertian ajudikasi, kemudian tahapannya, contoh ajudikasi sampai dengan contoh kasus dari ajudikasi ini sendiri. Anda bisa memahami beberapa pengertian ajudikasi ini sendiri dalam beberapa contoh kasus bahkan dari sejumlah buku yang sudah tersebar luas di seluruh Indonesia.

Dika Permana

Dika Permana

Hidup di dunia maya ditemani suara keyboard yang nyaring berbunyi. Yuk jelajahi Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *