Mengenal Listrik Dinamis dan Contoh Dalam Kehidupan

Mengenal pengertian listrik dinamis, contoh, dan perbedaannya dengan listrik statis. Ketahui pula contoh soal listrik dinamis.

Listrik dalam kehidupan sangat dibutuhkan oleh manusia. Dengan adanya listrik pekerjaan manusia akan menjadi lebih mudah. Listrik juga yang mampu membuat dunia menjadi terang di malam hari, dan listrik juga mampu menggerakkan sebuah mesin cuci sehingga kegiatan rumah tangga menjadi lebih mudah.

Listrik dibagi menjadi 2 jenis yaitu listrik statis dan listrik dinamis.

pengertian listrik dinamisPengertian Listrik Dinamis

Listrik dinamis merupakan listrik yang dimanfaatkan dalam banyak kehidupan sehari-hari, terutama barang-barang elektronik seperti mesin cuci, setrika, maupun televisi. Sebelum mengetahui lebih jauh tentang konsepnya, maka akan dijelaskan terlebih dahulu pengertiannya. Listrik dinamis adalah listrik yang bergerak berubah-ubah yang lebih dikenal sebagai arus listrik.

Arus listrik mengalir dari kutub negatif menuju kutub positif secara terus menerus, dari potensial tinggi ke potensial rendah dari sumber beda potensial yang biasa disebut tegangan.

Listrik yang mengalir dari titik potensial tinggi ke potensial rendah terjadi pada rangkaian tertutup. Beda potensial ini yang pada akhirnya menghasilkan arus listrik, dengan syarat potensial tinggi dan potensial rendah dihubungkan dengan suatu penghantar.

Baca Juga  4 Jenis dan Contoh Majas Metafora Berikut Artinya

Arus listrik dibagi menjadi 2 jenis yaitu arus AC (arah bolak-balik) dan DC (searah), biasanya penghantar dari arus listrik adalah melalui kawat penghantar tiap satuan waktu, jumlah arus listrik (Q) yang mengalir dalam satuan waktu(t) disebut kuat arus listrik(I).

Menurut Hukum Kirchoff, pada rangkaian paralel, kuat arus yang masuk sama kuat dengan kuat arus yang keluar, sedangkan pada rangkaian seri Hukum Kirchoff, kuat arus yang masuk dan keluar terus sama hingga ujung hambatan. Dalam Hukum Ohm dijelaskan bahwa semakin besar tegangan sebanding dengan besar arus yang mengalir. Namun, jika hambatan diperbesar maka aliran arus berkurang.

contoh soal listrik dinamis
Contoh Listrik Dinamis

Listrik dinamis dapat dipraktekkan dalam kegiatan sederhana pada kehidupan sehari-hari. Pada barang elektronik di rumah, dapat diambil contoh pada mobil mainan yang menggunakan baterai. Muatan listrik pada baterai mengalir pada rangkaian listriknya, maka motor penggerak pada listrik statis tesebut menggerakan ban pada mobil mainan tersebut.

Contoh lain dapat dilihat pada cara kerja lampu senter. Pada lampu senter, elektron berpindah dan mengalir di dalamnya yang menyebabkan lampu senter menyala. Listrik sangat diperlukan di kebutuhan sehari-hari, khususnya alat-alat yang menunjang rumah tangga.

perbedaan listrik statis dan dinamis
Perbedaan Listrik Statis dan Dinamis

Muatan listrik tidak hanya listrik dinamis namun juga terdapat listrik statis. Perbedaan listrik statis dan dinamis ialah muatan listrik pada listrik statis cenderung tidak bergerak, sedangkan pada dinamis, muatan listrik mengalir dan dapat bergerak.

Pada listrik statis perpindahan arus listriknya terbatas, sedangkan pada listrik dinamis, arus listriknya mengalir dalam sebuah rangkaian listrik. Pada listrik dinamis, elektron pada penghantar arus listrik sangat mudah berpindah-pindah secara terus-menerus. Pada listrik statis, elektron berpindah dengan gesekan dan elektronnya tidak mengalir secara terus-menerus.

Baca Juga  11 Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang Masih Ada

Perbedaan dinamis dan statis lainnya ialah listrik dinamis mudah diukurnya karena terdapat alat ukur yang ditentukan, sedangkan listrik statis sulit untuk diukur karena tidak terdapat alat ukurnya. Listrik dinamis terjadi hanya pada konduktornya saja, berbeda dengan listrik statis yang isolatornya juga berperan dalam munculnya listrik.

contoh soal listrik dinamis
Contoh Soal Listrik Dinamis

Listrik dinamis biasanya dipelajari pada bangku sekolah SMP dan SMA pada mata pelajaran fisika. Berikut beberapa contoh soal listrik dinamis :

1. Terdapat kuat arus listrik pada kawat penghantar sebesar 20 A. Berapa menit waktu yang dibutuhkan oleh muatan sebesar 8000 C untuk mengalirkan arus listrik pada penampang tersebut?

Diketahui :
I = 20 A
Q = 8000 C

Ditanyakan : Waktu (t)?

Penyelesaian :

I = Q / t
t = Q / I = 8000 C / 20 A = 400 s / detik

2. Jika dalam sebuah kawat mengalir kuat arus sebanyak 3 A. Berapakah jumlah muatan yang mengalir pada luas penampang kawat dalam kurun waktu 2 menit ?

Diketahui :
I = 3 A
t = 2 menit (120 detik)

Ditanyakan : Muatan arus listrik (Q) ?

Penyelesaian :

I = Q t
3 = Q 120
Q = 3 x 120 = 360 Coulomb

Baca Juga  Urutan Pangkat TNI Lengkap, Darat, Laut Maupun Udara

3. Sebuah kawat terhubung pada beda potensial sebesar 12 V. Jika kuat arus pada kawat tersebut adalah 4 A, berapakah besar hambatan pada kawat tersebut?

Diketahui :
V = 12 Volt
I = 4 A

Ditanyakan :
Hambatan (R) ?

Penyelesaian :

I = V/R
R = V/I
R = 12/4 = 3 Ohm

4. Dibutuhkan usaha sebesar 30 Joule untuk memindahkan muatan 3coloumb dari titik A dan titik B. Tentukan besar beda potensial antara titik A dan titik B!

Diketahui : Q = 3 C
W = 30 J

Ditanyakan : Beda Potensial (V) ?

Penyelesaian :
V = W/Q
V = 30/3 = 10 V

Dika Permana

Dika Permana

Hidup di dunia maya ditemani suara keyboard yang nyaring berbunyi. Yuk jelajahi Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *