Spare Parts

Aki: Pengertian dan Perbedaan Aki Basah serta Kering

Accu atau yang lebih dikenal dengan istilah aki adalah alat yang digunakan untuk menyimpan energi dalam bentuk kimia. 

Setiap kendaraan atau mesin biasanya memiliki aki yang bekerja sebagai sumber energi ketika dinyalakan. 

Kenali pengertian aki lebih jauh, jenis dan masing-masing perbedaannya. 

Berkenalan dengan Aki 

pengertian Aki 

Istilah aki ini berasal dari bahasa Inggris yaitu accumulator menjadi accu, oleh karena itu dalam bahasa Indonesia aki kepanjangan dari akumulator. 

Beberapa orang mengenal aki adalah baterai mobil atau aki mobil. Padahal alat ini tidak hanya digunakan pada mobil saja. 

Bentuk dari aki ini adalah kotak yang dibuat dari bahan plastik atau sejenisnya yang bisa menjaga energi kimia di dalamnya berbentuk gel atau cairan. 

Sesuai dengan isinya yaitu energi kimia, energi ini nantinya akan digunakan untuk menyimpan dan melepaskan listrik. 

Sifat penyimpanan listriknya hanya sementara oleh karena itu jika digunakan terus menerus maka isinya dapat habis. 

Accu adalah tempat untuk menyimpan elemen elektrokimia yang menjadi sebuah sel atau elemen sekunder dan bisa mempengaruhi zat pereaksinya. 

Ketika melepaskan listrik, aki akan melepaskan listrik dengan arus searah (DC). 

Dalam sebuah aki akan terdapat alternator yang bekerja untuk membangkitkan energi listrik sekaligus suplai listrik. 

Ketika alternator menerima energi listrik maka aki akan menyimpannya sebagai bentuk energi kimia. 

Pengisian dan pengosongan daya dalam aki akan terjadi berulang kali apabila kendaraan atau mesin sudah menyala. 

Jenis energi kimia yang digunakan biasanya adalah larutan elektrolit seperti asam sulfat. 

Pada setiap aki terdapat lempeng oksida yang merupakan kutub positif dan lempeng timbal sebagai kutub negatif. 

Aku yang mengeluarkan aliran listrik berarti elektron di dalamnya dilepaskan ke luar. 

Inilah pengertian aki yang perlu dipahami sehingga mengenali bagaimana aki bisa menyimpan energi dan mengubahnya menjadi listrik. 

Apa Saja Fungsi Aki pada Kendaraan 

Fungsi Aki pada Kendaraan 

Aki menjadi komponen yang paling penting bagi kendaraan mengingat fungsinya yang begitu banyak. 

Pada saat aki mengalami kerusakan seperti tidak lagi efektif menyimpan daya maka kendaraan pun tidak akan menyala. 

Berikut ini beberapa fungsi aki yang harus diperhatikan. 

  • Menghidupkan Kendaraan 

Fungsi aki yang paling penting adalah menyediakan suplai listrik ke starter pada saat kendaraan dinyalakan. 

Daya dalam aki akan mengalir ke sistem starter sehingga kendaraan bisa menyala. 

Apabila terjadi masalah pada sistem aki maka kendaraan sudah pasti tidak akan menyala. 

  • Memberikan Suplai Listrik ke Lampu 

Tidak kalah penting dan akan membantu pengendara saat malam, yaitu memberikan suplai listrik ke komponen seperti lampu. 

Pencahayaan kendaraan sangat vital fungsinya, oleh karena itu aki harus dalam keadaan baik sehingga lampu bisa terus menyala. 

  • Menjaga AC Tetap Menyala 

Khusus kendaraan roda empat atau lebih, aki juga berfungsi untuk menyalakan AC. 

Kabin kendaraan mungkin saja akan terasa panas hanya karena AC tidak menyala. 

Padahal masalahnya adalah suplai listrik dari aki yang terhambat. Anda sebaiknya segera mengecek kerusakan supaya AC tidak rusak. 

  • Memberikan Daya ke Audio 

Selain lampu, audio dan beberapa elektronik di dalam kendaraan seperti mobil membutuhkan suplai listrik. 

Anda harus memastikan bahwa listrik dari aki ke audio bisa berjalan dengan lancar. 

Jika tidak maka komponen audio di kendaraan tidak akan menyala. Begitu juga dengan elektronik lainnya. 

  • Membuat Tegangan Lebih Stabil 

Tegangan listrik di kendaraan juga bisa terjadi kapan saja. Ketika muncul tegangan tinggi bisa menimbulkan kerusakan pada sistem kelistrikan. 

Aki bekerja untuk stabilisator tegangan listrik di semua komponen yang mengalirkan listrik. 

Apabila aki mendeteksi adanya tegangan listrik tinggi maka akan langsung bekerja menstabilkannya. 

Baterai aki adalah komponen paling penting dalam kendaraan. Memperhatikan fungsinya ini Anda harus tetap menjaganya agar tidak rusak. 

Mengenal Perbedaan Aki Kering dan Basah

Perbedaan Aki Kering dan Basah

Ada dua jenis aki yang saat ini banyak digunakan yaitu aki kering dan aki basah. 

Dua jenis aki ini memiliki beberapa perbedaan yang harus dikenali setiap pemilik kendaraan. 

Sehingga tidak salah ketika ingin membeli aki pada kendaraan kesayangan. 

  • Perbedaan Perawatan 

Perbedaan pertama bisa dilihat dari segi perawatannya. Aki basah merupakan aki yang harus diisi dengan cairan asam secara berkala atau sulfuric acid. 

Cairan inilah yang bekerja sebagai elektroda sehingga apabila jumlahnya kurang maka suplai listrik juga menurun. 

Hal inilah yang membuat perawatan aki basah lebih banyak karena Anda harus rutin mengecek apakah air aki cukup atau tidak. 

Berbeda dengan aki kering yang berisi dengan gel sebagai elektroda. Ketika digunakan gel ini tidak cepat berkurang layaknya sulfuric acid. 

Oleh karena itu Anda tidak harus sering mengecek komponen aki apakah memiliki elektroda yang cukup atau tidak. 

  • Tegangan yang Dihasilkan 

Aki adalah alat yang akan menghasilkan tegangan, berdasarkan jenisnya maka tegangan yang dihasilkan akan berbeda. 

Tegangan dari aki kering jauh lebih stabil daripada aki basah. Hal inilah yang membuat sistem kelistrikan kendaraan dengan aki kering jadi lebih awet. 

Berbeda dengan aki basah yang tegangannya cenderung tidak stabil. Apalagi ketika cairan aki kurang dari batas wajar. 

Tidak heran sebagian besar bahkan hampir semua kendaraan terbaru sudah menggunakan aki kering daripada aki basah. 

  • Perbedaan Harga 

Apabila dilihat dari kedua perbedaan di atas sudah bisa diperkirakan soal harga dari masing-masing aki. Ya, aki kering memiliki harga yang jauh lebih mahal dibandingkan aki basah. 

Namun harga yang dikeluarkan tersebut setimpal dengan minimnya perawatan. 

Anda juga tidak perlu kesulitan untuk mendapatkan tegangan yang stabil sehingga sistem kelistrikan kendaraan jauh lebih aman. 

  • Daya Tahan atau Usia 

Aki adalah komponen yang termasuk memiliki daya tahan yang cukup lama jika dibandingkan suku cadang lainnya.

Bahkan jika Anda memilih aki kering maka usianya akan jauh lebih panjang dibandingkan dengan aki basah. 

Anda yang sibuk dan tidak memiliki banyak waktu untuk merawat kendaraan sebaiknya pilih kendaraan yang sudah menggunakan aki kering. 

Dengan begitu Anda tidak harus sering mengecek dan mendapatkan produk yang tahan lama. 

  • Perbedaan Kemasan 

Aki adalah benda yang memiliki bentuk kotak dan baik itu aki basah dan kering kurang lebih sama. 

Yang membedakan adalah separator pada aki kering berbentuk seperti kapas dan tidak mudah terguncang. 

Kemasan aki kering juga biasanya berwarna gelap sehingga Anda tidak akan bisa melihat ke bagian dalamnya. 

Sebaliknya kemasan aki basah biasanya adalah transparan yang akan memudahkan pengguna untuk tahu berapa sisa isi air aki. 

Warna yang transparan ini juga memudahkan pengguna untuk tahu berapa jumlah air aki yang seharusnya diisi sesuai dengan batas yang sudah ditentukan. 

Sudah mengenal lebih jauh tentang aki, kini Anda bisa memutuskan aki apa yang tepat untuk kendaraan. 

Cek juga merk aki apa yang terbaik sehingga Anda tidak merasa kecewa setelah menggunakannya. 

Aldy Amrillah

Aldy adalah seorang penulis blog yang berasal dari Bogor, Indonesia. Ia merupakan lulusan jurusan Manajemen informatika dari Universitas Bina Sarana Informatika, ketertarikan dengan dunia menulis artikel dimulai ketika pertama kali bekerja untuk sebuah website lifestyle. Kini, Aldy fokus pada penulisan konten SEO yang mengutamakan pembaca bukan mengutamakan bot, karena kenyamanan membaca adalah poin paling penting yang dibutuhkan pembaca saat ini. Ia memiliki spesialisasi topik tentang dunia teknologi, seperti tips, tutorial hingga pembahasan tentang komputer. Dan saat ini ia bekerja sebagai Seo enthusiast di salah satu website yang membahas tentang dunia teknologi di daerah Jakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button