Morris Mini dari Masa ke Masa hingga Menjadi Mini Cooper

Morris Mini – Masih ingatkah dengan film Mr. Bean? Ada satu kendaraan yaitu mobil Mr. Bean yang sering menjadi ikon lucu. Mobil berwarna hijau dan kecil itu ternyata kini dijual dengan harga mahal loh.

Baru-baru ini saja pelawak kondang Andre Taulany menjual Morris Mini klasik miliknya dengan harga 700 juta rupiah kepada Raffi Ahmad. Apa yang membuat mobil ini begitu mahal bukan hanya langka tetapi juga sejarahnya.

Mini klasik memang sudah tidak diproduksi lagi sehingga jumlahnya pun terbatas di dunia. Mobil yang berukuran kecil ini pernah menjadi juara di arena balap juga. Saat ini Mini lebih dikenal dengan Mini Cooper walaupun ukurannya tak sekecil dulu.

Seperti apa perkembangan mobil Mini dari masa ke masa sampai kini menjadi Mini Cooper? Simak perjalanannya di sini.

Sejarah Awal Mula Morris Mini

Sejarah Awal Mula Morris Mini

Mobil Mini pertama kali muncul di tahun 1959 dan dinamai Mini Mark 1. Generasi pertama ini dijual oleh British Motor Corporation (BMC). Mobil yang sempat menjadi ikon Inggris di tahun 1960-an ini ternyata diciptakan bukan tanpa alasan.

Alasan utama mengapa Mini diciptakan karena saat itu wilayah Uni Eropa mengalami krisis bahan bakar. Karena alasan inilah BMC mengambil langkah untuk menciptakan mobil yang hemat bahan bakar dan berukuran kecil.

Learn Lord selaku ketua BMC mempercayakan pembuatan mobil kepada Alec Issigonis. Awalnya proyek mobil diberi nama ADO15 yakni singkatan Austin Design Office proyek 15 namun namanya berganti menjadi Mini.

Pembuatan prototype dari Mini melibatkan John Cooper seorang pembalap. Pada saat yang bersamaan, telah diciptakan mobil Mini lainnya seperti Mini Moke, Mini Van, Mini Pick Up dan Mini Clubman.

Kenyamanan yang Diberikan Morris Mini

Mk I Austin Mini Super-Deluxe
Image: Wikipedia.

Di antara semua jenis mobil Mini, Morris Mini adalah yang paling terkenal. Apabila dilihat dari desain, Mini Mark I dan II mengacu pada desain ADO 15. Sedangkan untuk pengembangannya mengacu pada ADO 20 yakni model dua pintu.

Pada desain yang lebih modern, mobil Mini mampu menampung lebih banyak orang yaitu 1 anak kecil dan 4 orang dewasa. Hal ini jugalah yang membawa kenyamanan saat berkendara.

Baca Juga  6 Daftar Mobil Mewah Di Dunia, Mana Pilihanmu?

Karena mampu dikendarai oleh 4 orang maka Mini menjadi mobil keluarga dengan hatchback dua pintu. Mobil memiliki desain tinggi 1,3 meter dengan panjang 3 meter dan lebar 1,5 meter.

Selain kenyamanan dalam hal desain, mesin yang mumpuni juga disematkan untuk memacu kecepatannya. Desainer Mini awalnya memberikan mesin 948 cc yang mampu melaju dengan kencang.

Dan Leonard Lord menganggap mesin tersebut justru terlalu kencang sehingga diganti dengan mesin 848 cc. Walaupun diubah namun Mini mampu melaju dengan kecepatan 116 km per jam loh.

Masih soal kenyamanan mini morris cooper, apa rahasia mobil kecil ini mampu menampung banyak penumpang? Apakah penumpang tetap nyaman dalam berkendara dan tidak merasa sempit?

Rahasia Mini terletak pada posisi mesin yaitu melintang serta memanfaatkan penggerak roda depan. Mesin akan menggerakan roda depan sehingga oli transmisi dan oli mesin akan berbagi.

Pada bagian lantai mobil terasa lebih rata namun justru menjadi nyaman bagi penumpang di bagian belakang. Apabila dihitung 80% bagian mobil dibuat untuk penumpang dan sisanya untuk mesin.

Morris Mini Masuk ke Arena Balap

morris mini mobil balap

Kejayaan dari mobil Mini dimulai pada tahun 1964. John Cooper selaku pembalap yang membantu dalam perancangan desain Mini melihat mobil ini untuk masih ke arena balap.

Alec Issigonis dan John Cooper kemudian melakukan percobaan dan menjadikan mobil Mini sebagai mobil balap. Jadi Mini bukan hanya terkenal sebagai mobil yang ekonomis serta murah tetapi juga cepat.

Percobaan keduanya pun berhasil dan membuahkan hasil mobil Morris Mini Cooper dan Austin Mini Cooper sebagai lanjutan dari Mini Mark I. Mobil yang dibuat menang dalam Reli Monte Carlo dan menjadi juara pertama di tahun 1964, 1965 dan 1967.

Kemenangan dari Mini berasal dari mesin yang diletakkan melintang dan adanya penggerak roda. Padahal saat itu pemasangan mesin tersebut dianggap asing karena belum pernah digunakan sama sekali.

Justru dengan berhasilnya Mini di ajang balapan, konfigurasi mesinnya kini ditiru untuk mobil balap di F1. Adanya mesin belakang ini adalah ide dari John Cooper dan sampai kini juga diterapkan pada sport car modern.

Masuknya Mini Morris Cooper ke Indonesia

Lalu bagaimana Mini bisa masuk ke Indonesia? Mini masuk ke Indonesia pertama kali di tahun 1965 oleh PT Java Motors sebagai distributor resmi. Mobil Mini masuk dalam bentuk bagian per bagian saja sehingga menjadi mobil Completely Knock Down.

Baca Juga  Sudah Idealkah Ukuran Garasi Mobil Anda? Cek Dulu Di Sini

Perakitannya dulu dilakukan di Medan dari tahun 1970 hingga 1980 oleh PT National Assemblers. Selan Java Motors karena permintaan Mini juga meningkat banyak importir mobil lain yang juga menyediakannya.

Namun Mini dijual dalam bentuk Completely Built Up. Pada tahun 1967, Mini sempat merasakan aspal Sirkuit Ancol dan ditumpangi oleh Hengki Irawan. Pada tahun 1968, Karsono juga menggunakan Mini sebagai mobil balapnya.

Mini Cooper Di Bawah BMW

Mini Cooper Di Bawah BMW

Tersohornya mobil Mini pun sempat berhenti karena pada tahun 2000, perusahaan penciptanya diakuisisi oleh BMW. Namun untungnya hanya proyek Mini saja yang masih diteruskan.

Mengingat kejayaan yang pernah dimiliki Mini tentu saja BMW tidak begitu saja memberhentikan produksi mobil ini. Desain Mini Cooper memang lebih sedikit berbeda yakni tidak kecil lagi dan sedikit besar.

Namun tampilannya yang khas tetap dipertahankan dan terus dijaga, khususnya bagi mereka penggemar Mini Cooper. Tak hanya bentuknya, perubahan juga terjadi pada mesin, standar disk brake hingga injeksi.

Walaupun mengalami perubahan, Mini tetap menjadi mobil keluarga yang banyak disukai dan harganya pun tidak murah. Baik itu mobil Mini klasik atau modern sama-sama dibandrol dengan harga di atas 500 juta rupiah.

Jika harga mobil Mini yang terbaru saja di atas 500 juta rupiah, pastinya mini morris cooper yang dijual Andre Taulany dengan harga 700 juta rupiah wajar-wajar saja bukan? Apalagi mobil klasik kini menjadi barang yang bernilai tinggi.

Mini Cooper Keluaran BMW

mini morris cooper

Di beberapa tahun terakhir, BMW mengeluarkan beberapa tipe Mini terbarunya. Setidaknya pada empat mobil yang laris manis di pasaran Indonesia dan dunia.

Seperti apakah mobil Mini keluaran BMW? Berapa harganya? Berikut ini beberapa pilihannya.

1. Mini Countryman

Mini Countryman diperkenalkan di Indonesia tahun 2018. Mobil ini adalah Mini yang ukurannya paling besar yakni 20 cm lebih besar daripada sebelumnya. Walaupun besar, namun bentuk luarnya tak tampak bongsor.

Dilihat dari interiornya, desain retro modern sangat terasa. Untuk bagian tempat duduk, pada baris kedua kursi penumpang dibuat lebih besar sehingga bisa digunakan tiga penumpang.

Pada bagian belakang juga terdapat picnic bench dari kompartemen bagasi yang dilipat sehingga bisa digunakan duduk dua orang. Bukaan pintu belakang semakin nyaman dengan adanya fitur Comfort Access yang bisa dibuka tanpa sentuhan.

Cukup menendang dengan kaki pada bagian bawah bumper mobil bagian belakang untuk menutup pintu bagasi. Sedangkan bagian mesin dilengkapi dengan 3 silinder dan Twin Turbo yang kapasitasnya 1,5 L.

Baca Juga  Fungsi Alternator Pada Mobil dan Indikasi Terjadinya Masalah

Mesin yang digunakan dapat menciptakan tenaga 136 ps, torsi 220 Nm. Walaupun menggunakan mesin canggih, namun Mini Countryman ini cukup boros karena dibutuhkan 6 km per liter bahan bakar.

2. Mini Clubman

Berbeda dengan Mini klasik keluaran pertama yang menggunakan dua pintu, Mini Clubman adalah modifikasinya dengan empat pintu. Bukaan bagasinya pun mirip seperti barnd door era 70-80 an.

Desain luarnya sendiri lebih ke arah sporty dengan lampu depan menggunakan projector. Aksen krom mengelilingi houseng sehingga kesan elegan dan mewah didapatkan. Dimensinya sendiri memiliki panjang 4.523 mm dengan lebar 1.700 mm dan tinggi 1.441 mm.

Desain interiornya dibuat sangat mewah dengan adanya unit layar sentuh 6,5 inci, dashboard dari kayu, dan jok berbahan kulit kelas atas nan empuk. Bagaimana tertarik untuk memiliki Mini Clubman?

3. Mini 3 Door

Apabila dua mobil sebelumnya cenderung lebih besar, Mini Cooper 3 door memiliki bentuk yang lebih kecil dan kompak. Dimensi panjangnya 3.850 mm dengan lebar 1.727 mm dan tinggi 1.415 mm.

Bagian eksteriornya memadukan warna krom dan hitam doff di bagian bumper. Kesan klasik tetap dipertahankan pada lampu berbentuk bulat. Pada bagian belakang, terdapat desain bendera Inggris di bagian lampu.

Bagaimana dengan interiornya? Mewah sudah pasti. Pada dalam dashboard terdapat instrumen dari LED yang akan menyala dan memperlihatkan bendera Inggris. Terdapat juga tombol seperti di pesawat yang bisa digunakan dengan mudah.

4. Mini 5 Door

Dimensi dari Mini Cooper 5 door ini tidak jauh berbeda dengan Mini 3 door yaitu panjang 3.982 mm, tinggi 1.425 mm dan lebar 1.727 mm. Mobil ini menggunakan suspensi MacPherson di bagian depan sehingga sangat kuat serta kokoh.

Walaupun mungil, mesin yang digunakan justru berbeda jauh karena kapasitasnya tinggi. Yakni mesin Twin Power Turbo 3 silinder dengan katup 12. Kapasitas mesin ini sebesar 1.499 cc.

BMW mengklaim bahwa Mini 5 door memiliki tenaga maksimal dengan kecepatan 207 km per jam. Mini 5 door juga memiliki tampungan bahan bakar lebih besar yaitu 40 liter. Jadi bukan masalah jika ingin menggunakannya sebagai kendaraan untuk perjalanan jarak jauh.

Inilah perkembangan Morris Mini hingga menjadi Mini Cooper yang kini menjadi kendaraan untuk kelas atas, semoga dapat menambah pengetahuan Sahabat Tedas.id yah.

Aldy Amrillah

Aldy Amrillah

Halo, Perkenalkan nama saya Aldy Amrillah biasa dipanggil Aldy, Saya merupakan penulis artikel yang berasal dari Kota Hujan.Saya memiliki hobi bermain game online, membaca artikel dan menonton berita dan semoga saja artikel yang saya tulis untuk Kalian dapat bermanfaat yah, selamat membaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *