Fungsi Alternator Pada Mobil dan Indikasi Terjadinya Masalah

Fungsi Alternator – Sebuah mobil membutuhkan aliran listrik yang digunakan untuk menyalakan wiper, lampu, spion. Jadi bukan hanya bahan bakar saja yang diperlukan supaya mobil dan dijalankan dengan nyaman.

Nah sebagian besar orang masih menganggap bahwa aki adalah satu-satunya sumber listrik yang diperlukan. Tapi tanpa alternator mobil, listrik tidak dapat disuplai ke setiap bagian yang membutuhkannya.

Inilah mengapa fungsi alternator seringkali terlupakan. Padahal alternator adalah pembangkit listrik yang dibutuhkan supaya listrik tetap terjaga. Apa saja fungsinya dan bagaimana ciri alternator yang rusak? Yuk simak dulu.

Macam-Macam Fungsi Alternator Pada Mobil

Fungsi Alternator Pada Mobil

Istilah alternator biasanya lebih dikenal dengan dinamo ampere. Fungsi alternator adalah untuk membuat aki mobil tetap di tegangan stabil sehingga tidak drop. Prinsip kerja elektromagnetik yaitu melakukan konversi dari tenaga kinetik menjadi listrik.

Tanpa adanya alternator, suplai listrik seperti aki dan baterai hanya bisa bertahan selama 30 menit saja. Mobil tanpa alternator tentu saja ada tetapi performanya tentu tidak baik. Ketika aku habis maka masalah mogok mesin pun bisa terjadi.

Baca Juga  7 Cara Menghilangkan Baret Mobil Biaya Murah Tanpa ke Bengkel

Alternator mobil bekerja dengan ketika tali kipas berputar dan roda pulley juga ikut berputar. Adanya putaran inilah yang mengakibatkan alternator menghasilkan listrik. Ketika tali kipas berputar satu kali, roda pulley akan berputar sebanyak dua kali.

Demi menghasilkan arus listrik, dibutuhkan kol stator yang kemudian diatur oleh IC reguralit. Fungsinya supaya tegangan listrik bisa berfungsi mengisi listrik pada aki. Ada beberapa komponen alternator yang akan mendukung kinerjanya. Beberapa komponen tersebut adalah rotor, rectifier, regulator, dan stator.

Indikasi Alternator Mobil yang Bermasalah

Indikasi Alternator Mobil yang Bermasalah

Penting sekali untuk melakukan perawatan pada alternator seperti hanya menggunakan lampu hingga audio yang tidak membutuhkan aliran listrik terlalu besar. Jika terjadi masalah pada alternator maka ciri berikut bisa dicermati.

1. Meredupnya headlamp

Indikasi pertama akan terlihat ketika mengendarai mobil di malam hari. Headlamp yang biasanya tampak terang akan terlihat redup. Bahkan bisa saja headlamp tiba-tiba mati artinya suplai listrik terdapat kerusakan.

2. Menyalanya lampu indikator accu

Gagalnya sistem kelistrikan pada mobil akan terdeteksi langsung dengan menyalanya lampu indikator accu. Artinya bukan accu yang bermasalah tetapi bisa saja alternator yang tidak mengeluarkan aliran listrik semestinya. Penyebabnya juga bukan karena baterai yang lemah.

3. Koneksi yang gagal

Kerusakan pada mobil tidak selalu terjadi karena masalah pada alternatornya tetapi juga bisa disebabkan pada bagian koneksi. Misalnya koneksi kabel antara alternator dan juga baterai. Kerusakan ini yang paling terjadi dan bisa diatasi dengan mudah.

4. Tidak adanya magnet pada pulley

Indikasi selanjutnya bisa terlihat dengan tarikan magnet pada pulley. Untuk mengujinya bisa dengan menggunakan obeng. Tempelkan hati-hati obeng ke pulley, jika terasa tarikan magnet maka masih berfungsi dengan baik.

Inilah fungsi alternator yang juga perlu diperhatikan dan perawatan untuk menjaga sistem kelistrikan pada mobil tetap berjalan dengan baik, semoga informasi ini dapat bermanfaat yah Sahabat Tedas.id.

Yuliarti Swan

Yuliarti Swan

Pecinta kuliner, traveling yang ingin berbagi cerita dari kota budaya di Indonesia.