Pengertian, Sejarah Lompat Jauh Sampai Cara Melakukannya

Sejarah Lompat Jauh – Salah satu cabang olahraga atletik yang paling populer adalah lompat jauh. Bisa dikatakan sebagai nomor lompat yang paling sering diperlombakan, di berbagai tingkat kompetisi kelas dunia seperti pada Olimpiade. Di era modern ini, olahraga lompat jauh tentu dilakukan dengan beberapa peraturan tertentu.

Pengertian Lompat Jauh

sejarah lompat jauh
Pengertian lompat jauh sendiri adalah suatu gerakan melompat dalam upaya membawa titik berat badan ke depan atas selama mungkin di udara. Gerakan melayang di udara ini dilakukan dengan cepat dengan cara melakukan tolakan menggunakan satu kaki untuk bisa mencapai jarak yang sejauh-jauhnya.

Menggunakan tumpuan pada satu kaki, atlet lompat jauh akan melompat agar dapat mencapai jarak sejauh-jauhnya. Jadi, mencapai jarak lompatan sejauh mungkin menjadi sasaran dan tujuan dari olahraga lompat jauh.

Jaraknya sesuai yang berhasil dicapai pada sebuah titik pendaratan atau bak lompat. Cara mengukur jarak lompatan adalah dari papan tolakan hingga ke batas terdekat titik pendaratan yang dibuat oleh bagian tubuh yang membekas di bak lompatan.

Sejarah Lompat jauh

peraturan lompat jauhSejarah lompat jauh ini berawal dari peristiwa pancalomba olimpiade yang diadakan di Yunani Kuno. Pada acara olimpiade tersebut, Long Jump menjadi satu-satunya yang dikenal melompat. Semua kegiatan yang ada dalam olimpiade pada awalnya ditujukan sebagai pelatihan untuk menghadapi perang.

Lompat jauh menjadi bentuk latihan yang menggambarkan medan perang yang menjadi rintangan seperti sungai atau sejenisnya. Penggambaran rintangan tersebut diwaspadai dengan melakukan latihan lompat jauh. Dalam melakukan lompatan, atlet tidak boleh hanya melakukan awalan lari pendek.

Selain awalan yang berbeda, lompat jauh pada zaman dulu dilakukan dengan membawa halters yakni beban dengan berat 1 dan 4,5 kg. Halters dibawa di masing-masing tangan yang nanti diayunkan maju sehingga dapat meningkatkan momentum untuk atlet melompat lebih jauh.

Sejarah lompat jauh lompat jauh dengan membawa halters ini dilakukan karena pada zaman Yunani kuno terdapat pandangan bahwa baju hangat dapat melemparkan berat di belakangnya saat melayang di udara.

Pengertian lompat jauh yang menyebutkan gerakan melayang di udara ini dipercaya dipengaruhi oleh baju hangat dan halters yang digunakan di seluruh kegiatan lompat jauh. Atlet berayun dan mengubah pusat gravitasi untuk kemudian meregangkan kaki ke depan sehingga meningkatkan jarak lompatan.

Baca Juga  Senam Aerobik: Pengertian, Gerakan dan 8 Manfaatnya

Lompatan dibuat dari bater dan kemungkinan menggunakan papan sederhana. Setelah Kejadian Miller 66, stadion lagu dihapuskan untuk menjadi tempat olahraga lompat jauh. Zaman dulu, penerjun yang mengikuti perang akan berlatih mendarat yang disebut sebagai skamma atau menggali area.

Melalui gagasan yang menyebutkan menggali sebuah lubang berpasir inilah yang kini digunakan sebagai media lompat di zaman modern. Skamma atau menggali area penuh pasir ini menjadi salah satu yang dianggap paling sulit dalam pagelaran olimpiade zaman Yunani kuno.

Sejarah lompat jauh di awal mulanya olahraga ini dilakukan membutuhkan banyak keahlian. Philostratus melompat dengan diiringi permainan musik yang terkadang suara pipa menyertai lompatan dan membuat ritme gerakan menjadi lebih kompleks selain dari halters yang dibawa atlet.

Sejak lahirnya Olimpiade yakni pada tahun 1896, lompat jauh ikut menjadi bagian dari kompetisi hingga zaman olimpiade modern. Dr Harry Eaton Stewart pada tahun 1914 telah merekomendasikan peraturan lompat jauh untuk standar acara trek dan peraturan terkait atlet perempuan.

Pada tahun 1928, atlet perempuan sudah diperbolehkan untuk ikut berlomba dalam kegiatan di tingkat olimpiade. Memang ada banyak argumen yang dikemukakan oleh beberapa sarjana modern mengenai lompat jauh. Seperti mereka yang berusaha untuk menciptakan triple jump.

Melalui gambar yang menjadi bukti bahwa triple jump adalah lompat jauh dan dari seorang atlet pria yakni Phayllos, kemudian beberapa sumber menyebut lompat jauh merupakan triple jump.

Paling terkenal lainnya adalah atlet pria bernama Chionis yang mengikuti olahraga lompat jauh pada Olompiade 656BC. Atlet yang satu ini berhasil melompat dengan pada bak lompat yang sesuai ukuran lapangan lompat jauh zaman dulu dengan jarak 7,05 meter.

6 Faktor yang Mempengaruhi Hasil Lompat Jauh

ukuran lapangan lompat jauh

Menjadi sulit karena dulu lompat jauh memiliki peraturan menggunakan irama musik dan diberi berat melalui tali untuk dihadapi atlet saat mengikuti kompetisi. Ada beberapa faktor yang dapat memiliki pengaruh pada hasil lompat jauh, seperti faktor-faktor berikut.

1. Speed

Speed atau kecepatan menjadi kemampuan atlet yang berpengaruh pada tubuh dalam memindahkan berat dari awalan hingga sampai ke pendaratan. Kecepatan atlet ini banyak ditentukan oleh fleksibilitas tubuh yang nanti berpengaruh pada hasil lompatan.

2. Strength

Strength atau kekuatan merupakan jumlah tenaga yang dihasilkan dari otot tubuh selama melakukan lompatan. Kontraksi otot tubuh yang kuat akan berpengaruh pada kemampuan atlet untuk mencapai jarak lompatan terjauh.

3. Daya ledak

Daya ledak dapat dilihat dari kekuatan atau kemampuan otot tubuh saat melakukan tolakan di balok tumpu sebagai awalan lompat jauh.

Baca Juga  Sepele Namun Penting, Ini 7 Perbedaan Jalan dan Lari

4. Keseimbangan

Atlet lompat jauh juga memerlukan kemampuan untuk kontrol keseimbangan tubuh. Hal ini terkait dengan titik pendaratan yang nanti dihasilkan pada bak lompat.

5. Keterampilan

Kecepatan, kekuatan, dan keseimbangan harus dapat dimaksimalkan dengan keterampilan atlet untuk melakukan lompat jauh yang paling bagus.

6. Koordinasi

Atlet lompat jauh juga perlu kemampuan mengontrol gerak motorik dengan benar dan mengoordinasi gerakan untuk maju saat melakukan gerakan melayang hingga jatuh ke bak pendaratan.

Peraturan Lompat Jauh

Cabang olahraga lompat jauh memiliki beberapa peraturan umum yang antara lain adalah sebagai berikut.

1. Kompetisi lompat jauh dengan peserta 8 orang atau kurang, maka masing-masing atlet diberi kesempatan melakukan lompatan sebanyak 6 kali dan lompatan yang diambil adalah yang paling jauh.

2. Kompetisi lompat jauh dengan jumlah peserta lebih dari 8 orang, maka masing-masing atlet memiliki kesempatan untuk melakukan lompatan sebanyak 3 kali dan lompatan yang terjauh adalah yang diambil.

3. Sesuai dengan pengertian lompat jauh, pengukuran jarak lompatan dilakukan dengan mengukur bekas anggota tubuh yang ada di bak pasir yang paling dekat dengan titik tumpu atau tolakan.

4. Masing-masing atlet memiliki waktu untuk melakukan lompatan dengan satu giliran berdurasi 1 1/5 menit.

Ukuran Lapangan Lompat Jauh

Lapangan yang digunakan untuk olahraga lompat jauh di era modern tentu mengalami banyak perubahan dari awal mulanya olahraga ini diciptakan. Sejarah lompat jauh yang digunakan untuk latihan menyeberang sungai atau jurang untuk kepentingan perang memiliki ukuran lapangan yang berbeda.

1. Ukuran lintasan lompat jauh

Sedangkan untuk olahraga modern, lompat jauh menggunakan lapangan dengan panjang lintasan 40 hingga 45 meter dari jarak papan tolak sampai dengan bak pendaratan. Lintasan untuk lompat jauh memiliki lebar 1,22 meter.

2. Ukuran papan lompatan

Papan ini digunakan untuk atlet melakukan tolakan agar dapat naik atau melayang di udara. Ukuran panjang papan tumpu yang digunakan adalah 1,22 meter dengan lebar 20 cm dan ketebalan papan adalah 10 cm.

Baca Juga  Teknik, Ukuran dan Cara Permainan Rounders yang Benar

3. Bak pendaratan

Bak pendaratan menjadi tempat untuk atlet mendarat dan mengukur jarak lompatan yang dihasilkan. Tempat pendaratan ini berupa bak pasir dengan ukuran panjang 9 meter. Lebar bak pendaratan adalah 2,75 meter hingga 2,95 meter.

Bak pendaratan harus diisi pasir dengan permukaan yang rata atau sama dengan ketinggian permukaan dari papan tolakan. Ukuran lapangan lompat jauh untuk jarak papan tolak sampai ke bak lompat adalah sepanjang 1 meter.

Cara Melakukan Lompat Jauh

lompat jauh

Atlet lompat jauh harus melakukan lompatan sesuai dengan peraturan yang dimulai dengan gerakan awalan, tolakan, melayang, dan pendaratan.

1. Awalan

Gerakan awalan dilakukan dengan lari pada lintasan lompat jauh yang jaraknya 40-45 m. Atlet juga tidak diperkenankan mengubah kecepatan atau langkah saat melakukan awalan hingga ke papan tumpuan.

2. Tolakan

Gerakan ini dilakukan dengan mengandalkan kekuatan otot dengan satu tumpuan kaki. Atlet harus menggunakan kaki yang paling kuat untuk tumpuan sebelum melompat.

3. Melayang di udara

Saat berada di udara, atlet lompat jauh perlu menekuk kedua lutut. Kemudiaan bersiap meluruskan kaki dan juga lengan untuk membawa berat badan ke sisi depan.

4. Pendaratan

Pendaratan dilakukan dengan kedua tumit kaki menyentuh bak pasir, lutut ditekuk dan posisi tangan menyentuh tempat pendaratan di bagian depan.

Itulah beberapa sejarah dan juga peraturan lompat jauh yang digunakan untuk cabang olahraga atletik lompat jauh.

Aldy Amrillah

Aldy Amrillah

Halo, Perkenalkan nama saya Aldy Amrillah biasa dipanggil Aldy, Saya merupakan penulis artikel yang berasal dari Kota Hujan.Saya memiliki hobi bermain game online, membaca artikel dan menonton berita dan semoga saja artikel yang saya tulis untuk Kalian dapat bermanfaat yah, selamat membaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *