Polo Air: 12 Cara Bermain, Peraturan dan Tekniknya

Polo Air – Dalam masa pandemi COVID-19 yang tengah dialami oleh banyak Negara didunia seperti ini membuat kita harus menjaga kesehatan tubuh kita supaya terhindar dari virus corona.

Banyak hal yang bisa anda lakukan untuk menjaga kesehatan kita, seperti menjaga pola makan dengan yang bergizi dan juga berolahraga. Dengan berolahraga dapat membuat imunitas tubuh kita terjaga oleh bahaya nya virus corona.

Olahraga yang bisa anda lakukan salah satunya adalah polo air. Polo air memang masih belum banyak dikenal oleh masyarakat luas. Namun, olahraga yang berada di air untuk dimainkan itu ternyata menyimpan banyak manfaat untuk menjaga kesehatan kita. Nah, pada kali ini saya akan membahas apa saja manfaat polo air bagi kesehatan.

Apa Itu Olahraga Polo Air?

Apa Itu Olahraga Polo Air

Sudah jelas seperti namanya, olahraga polo air memang dilakukan di dalam air. Olahraga ini biasa dilakukan di kolam renang yang luas. Olahraga polo air dimainkan oleh dua tim yang berlomba-lomba untuk memasukkan bola kedalam gawang lawan sebanyak-banyaknya.

Olahraga polo air merupakan cabang olahraga yang sudah terkenal sejak dulu dan juga sudah dipertandingkan di Indonesia.

Baca Juga  Selain Menyehatkan, Ini 11 Manfaat Skipping Lainnya

Bahkan cabang olahraga ini telah banyak dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional sejak pertama di tahun 1948 lalu yang diselenggarakan di Solo. Sampai saat ini pertandingan olahraga Polo air ini bahkan menjadi multi event regional bahkan nasional dan mulai merambah pada dunia internasional.

Cara Bermain Olahraga Polo Air Dengan Benar

Cara Bermain Olahraga Polo Air

Olahraga polo air ini bekerja dari setiap otot utama yang ada pada tubuh kita. Mulai dari menendang kaki agar tetap tegak sampai bergelombang lewat air menggunakan energi fisik yang lebih tinggi. Untuk anda yang masih bingung bagaimana cara bermain olahraga polo air, berikut adalah bagaimana cara bermain olahraga polo air.

1. Permulaan

Sebelum babak permainan akan dimulai, para pemain wajib berada di depan garis gawang dan juga jarak antara satu pemain dengan pemain lainnya minimal adalah 1 meter. Gawang hanya boleh dijaga oleh 1 pemain saja dan laga baru boleh dimulai ketika wasit sudah meniup peluit.

Biasanya wasit akan melemparkan bola ke atas lapangan sebagai tanda bahwa babak permainan sudah dimulai. Setelah bola dilemparkan para pemain harus saling memperebutkan bola tersebut, situasi seperti ini sama seperti ketika permainan bola basket dimulai.

2. Gol

Sama seperti olahraga sepakbola, pada olahraga polo air ini juga memiliki gol. Gol yang ada pada permainan olahraga polo air ini sama seperti olahraga lainnya yaitu kondisi dimana bola telah berhasil melewati garis gawang dan juga melewati tiang gawang.

Setelah terciptanya gol. Tim yang kebobolan harus memulai laga dengan cara seperti laga akan dimulai pertama tadi, jarak antar pemain dalam permainan juga sama yaitu minimal 1 meter.

3. Lemparan Gawang

Lemparan gawang merupakan suatu kondisi dimana kiper harus melempar bola ke arah rekan satu tim. Lemparan gawang dilakukan apabila bola yang dilempar lawan melewati garis gawang namun melenceng ke sisi kanan atau kiri gawang.

Artinya bola tidak masuk ke dalam gawang dan tidak tercipta gol. Kondisi seperti ini sama dengan tendangan gawang yang ada pada olahraga sepakbola.

4. Lemparan Penjuru

Lemparan penjuru merupakan gerakan melempar yang dilakukan oleh pemain lawan dari sudut area permainan.

Lemparan penjuru hanya akan dilakukan ketika bola yang tersentuh atau terkena pemain belakang atau pemain bertahan melewati garis gawang dan juga penjaga gawang mengambil bola yang baru saja dilempar sendiri sebelum bola disentuh oleh pemain lainnya.

5. Lemparan bebas

Lemparan bebas bisa terjadi ketika ada momen dimana suatu tim dilanggar oleh tim lawan atau juga bisa terjadi ketika tim lawan melakukan kesalahan. Ketika melakukan lemparan bebas, tim akan diberikan kesempatan untuk melakukan lemparan tanpa adanya hadangan lawan.

Bola yang berawal dari lemparan bebas bisa dioper kepada rekan satu tim atau juga boleh ditembakkan langsung masuk ke gawang dengan tujuan untuk mencetak gol.

Baca Juga  7 Olahraga Mengecilkan Paha, Salah Satunya Sering Dilakukan

6. Lemparan Wasit

Lemparan wasit di olahraga polo air sama seperti yang ada pada permainan bola basket. Lemparan wasit biasanya akan dilakukan apabila permainan diberhentikan karena terjadi suatu insiden seperti benturan antar pemain yang membuat cedera atau kondisi lainnya.

7. Bola Keluar

Bola akan dianggap keluar lapangan jika bola telah melewati garis lapangan. Jika bola keluar, hal yang harus dilakukan oleh tim adalah melakukan lemparan bebas, lemparan bebas akan diberikan kepada tim yang lawan menyebabkan bola keluar.

8. Pelanggaran Biasa

Sama seperti olahraga lainnya dimana terdapat pelanggaran yang bisa saja terjadi dalam permainan tersebut. Berikut adalah beberapa contoh kejadian yang memungkinkan terjadinya pelanggaran biasa.

* Pelanggaran biasa bisa terjadi jika pemain mendorong atau bertolak dengan lawan lainnya.

* Membuang-buang waktu dengan tujuan untuk mengulur-ulur waktu.

* Melakukan lemparan pinalti dengan cara yang tidak sesuai seperti yang sudah ditetapkan

* Menunda-nunda saat ingin melakukan lemparan bebas, lemparan gawang dan juga lemparan sudut.

* Ikut serta aktif pada pertandingans aat berdiri di dasar kolam dan juga berjalan di dasar kolam saat waktu pertandingan berlangsung.

* Menahan atau memasukan bola ke bawah permukaan air saat diserang.

* Memegang bola dengan dua tangan dalam waktu yang bersamaan.

9. Pelanggaran Berat

Selain ada pelanggaran biasa, tentu saja juga ada pelanggaran berat. Pelanggaran berat bisa saja terjadi jika ada hal-hal yang menyebabkan pelanggaran berat seperti dibawah ini.

* Menenggelamkan, memegang atau menarik seorang lawan ke belakang supaya lawan tidak bisa memegang bola.

* Menendang, menyepak atau memukul lawan atau gerakan yang mengarah pada perbuatan seperti melukai lawan.

* Membuat kesalahan di daerah 4 meter jika terjadi kemungkinan gol tercipta.

* Menantang pada petugas seperti wasit.

* Melakukan tindakan brutal atau kasar kepada lawan main atau petugas. Lemparan bebas harus diberikan kepada tim lawan, sementara pemain yang bermasalah akan dikeluarkan dan tiada boleh diganti oleh pemain cadangan.

* Mengganggu lawan ketika ingin melakukan pengambilan lemparan sudut, lemparan bebas dan lemparan gawang.

10.Pelanggaran Perorangan

Seorang pemain yang melakukan pelanggaran berat entah itu di posisi mana saja dalam lapangan permainan akan diberikan pelanggaran perorangan.

Apabila pemain tersebut mendapatkan tiga kali pelanggaran perorangan maka ia wajib keluar dari permainan walaupun masih ada siswa waktu pertandingan.

Pemain pengganti bisa masuk dari garis gawang atau tempat terdekat dengan pengawas gawang setelah waktu pengeluaran pemain tersebut berakhir.

Apabila pelanggaran perorangan untuk ketiga kalinya tersebut diberi dan menyebabkan lemparan penalti, maka pemain pengganti harus masuk dengan segera sebelum lemparan penalti dilakukan.

11.Lemparan Penalti

Lemparan penalti wajib diberikan kepada tim yang melakukan pelanggaran. Berikut adalah beberapa hal penting untuk melakukan lemparan penalti tersebut:

* Saat lemparan penalti diberikan, pemain yang melakukan pelanggaran harus dikeluarkan dari air jika melakukan pelanggaran berat. Pelanggaran berat tersebut lah yang menjadi alasan kenapa pemain tersebut harus dikeluarkan dari air walaupun masih sisa waktu pertandingan.

* Lemparan penalti bisa dilakukan oleh siapa saja yang berasal dari satu regu kecuali seorang penjaga gawang. Pemain yang melakukan lemparan bebas melakukannya dari posisi mana saja yang terpenting berada 4 meter dari lapangan permainan lawan.

* Segera melakukan lemparan penalti setelah wasit memberikan isyarat dari gerakan yang tidak terputus-putus sebelum bola meninggalkan tangan pelempar.

* Lemparan penalti dimulai dengan cara mengangkat bola dari permukaan air atau juga bisa dengan cara mengacungkan atau mengangkat bola menggunakan satu tangan. Lemparan penalti juga bisa dilakukan dengan cara membawa bola ke belakang dari arah lawan guna mempersiapkan lemparan ke depan.

* Penjaga gawang, bagian tubuhnya yang berada di atas permukaan air tidak boleh melampaui garis gawang.

12.Waktu Tambahan

Perpanjangan waktu diberikan apabila pertandingan berakhir namun keluar dengan skor yang sama. Perpanjangan waktu diberikan supaya pertandingan tersebut keluar memiliki pemenangan.

Pertandingan tambahan merupakan 2 kali babak dimana setiap babak 3 menit waktu bersih dan 1 menit untuk istirahat antara dua babak tersebut untuk melakukan pergantian posisi atau tempat.

Peraturan Dasar Olahraga Polo Air

Peraturan Dasar Olahraga Polo Air

Olahraga polo air menjadi olahraga yang terbilang cukup unik karena dilakukan di dalam air dan juga merupakan gabungan dari beberapa olahraga lainnya. Sama seperti permainan lainnya, olahraga ini tentu saja juga mempunyai aturan permainan.

Peraturan dalam olahraga polo air ini sengaja dibuat supaya bisa mengorganisasi suatu pertandingan atau perlombaan olahraga polo air tersebut. Peraturan juga merupakan suatu sebuah hasil dari kesepakatan yang telah disetujui dan juga disepakati pada lingkup nasional bahkan juga pada lingkup internasional.

1. Ukuran Kolam Polo Air

Olahraga polo air adalah olahraga yang dilakukan di dalam air atau kolam air. Sehingga tentu saja untuk bisa melakukan olahraga polo air sendiri juga dibutuhkan kolam.

Apalagi pada suatu polo air yang resmi tentu saja juga dibutuhkan kolam dengan standar yang sudah resmi. Untuk ukuran kolam polo air secara resmi sudah ditetapkan yaitu berukuran 30 x 20 meter.

2. Ukuran Gawang Polo Air

Permainan olahraga polo air juga memerlukan gawang akan digunakan untuk memasukan bola dan mencetak gol sebanyak-banyaknya. Tinggi gawang yang digunakan dalam permainan ini berada di atas air 90 cm.

Baca Juga  Serba-Serbi Nomor Lari Jarak Pendek

3. Jumlah Pemain

Pada permainan olahraga polo air sama seperti halnya pada permainan olahraga sepakbola yaitu terdiri dari 11 orang. Untuk setiap tim regu mempunyai 7 orang pemain dan juga 4 orang yang dijadikan sebagai pemain cadangan.

Terdapat larangan pemain dimana pemain tidak diperbolehkan untuk melapisi tubuhnya dengan minyak, selain itu saat bermain nantinya pemain juga diharuskan untuk memakai topi yang mempunyai nomor dari 1 sampai 14. Besarnya ukuran topi yang dipakai sekitar 10 cm dengan bagian depan dengan berwarna merah atau biru di bagian belakang.

Teknik Olahraga Polo Air

Pada sebuah olahraga polo air terdapat dua macam latihan yang ada dalam permainan yaitu latihan teknik renang dan juga latihan teknik menggunakan bola. Karena permainan ini dilakukan di dalam air para pemain tentu saja juga harus bisa menguasai teknik renang sebaik-baiknya.

Ada beberapa jenis teknik gaya renang yang dapat diterapkan pada permainan olahraga polo air seperti gaya punggung, gaya bebas, gaya dada dan juga injak-injak di dalam air serta teknik loncat di dalam air.

Manfaat Olahraga Polo Air Untuk Kesehatan

Manfaat Olahraga Polo Air Untuk Kesehatan

Olahraga polo air dilakukan dengan cara bergerak di permukaan air dan dengan secara kerjasama tim melempar dan menangkap bola untuk mengoper ke teman dan memasukkan ke dalam gawang lawan. Olahraga polo air dilakukan oleh 2 tim dengan masing-masing tim berjumlah 6 orang.

Tim dengan nilai tertinggi yang berhasil memasukan bola ke gawang lawan akan menjadi pemenang. Berikut merupakan manfaat polo air bagi kesehatan.

1. Bagus Untuk Kesehatan Jantung

Menurut Benjamin Soon, Asisten Dosen di fisioterapi Institute of Technology Singapore, menyatakan bahwa polo air dapat membuat jantung memompa lebih tinggi dari biasanya, hal ini dapat mencegah terjadinya penyakit jantung dan mengembalikan kinerja jantung menjadi lebih maksimal.

Dengan begitu, polo air memang baik untuk kesehatan jantung anda, karena gerakan yang ada di polo air dapat membuat jantung memompa lebih maksimal dari biasanya. Anda juga bisa melakukan polo air sebagai latihan kardio untuk menjaga kesehatan jantung.

2. Membakar Kalori Di Tubuh

Saat bermain polo air, tenaga di tubuh kita akan mengerahkan tenaga yang kuat. Pasalnya, olahraga ini dilakukan di dalam air dan kaki kita tidak boleh menyentuh dasar kolam.

Sehingga membuat gerakan dalam olahraga polo air dapat membakar kalori secara maksimal. Dengan membakar 10 kalori per menit dapat membantu menurunkan berat badan.

Baca Juga  Olahraga Kardio: Pengertian, Manfaat dan Latihan Olahraga Kardio

3. Membentuk Otot

Memiliki otot yang sempurna tentu saja dambaan bagi setiap olahragawan. Bagi anda yang ingin membentuk otot sambil berolahraga, anda bisa melakukan olahraga polo air karena semua bagian tubuh saat bermain polo air akan bergerak dan pemain juga harus menjaga tubuhnya untuk berada di permukaan air.

Hal ini dapat membuat otot yang berada di tubuh akan bergerak sehingga dapat membuat otot menjadi lebih kuat karena gerakan seperti melempar, berputar, mengangkat tangan, dan menendang.

4. Menjaga Daya Tahan Tubuh

Untuk anda yang ingin menjaga daya tahan tubuh namun ingin mencoba sesuatu yang sedikit berbeda, anda bisa mencoba olahraga polo air. Olahraga yang satu ini dapat membuat daya tahan tubuh anda menjadi meningkat.

Olahraga polo air memang membutuhkan stamina dan tenaga yang bagus untuk bermain. Dengan begitu stamina dan tenaga anda akan lebih terjaga saat menjalankan aktivitas berat.

5. Tidak Membuat Tubuh Cepat Lelah

Olahraga di dalam air bisa menjadi pilihan yang sangat tepat untuk anda karena tidak menjadikan suhu tubuh naik secara drastis. hal ini karena di dalam air, air akan memberikan efek pendinginan yang dapat mencegah kita supaya tidak cepat lelah.

Karena hal tersebutlah olahraga polo air bisa membantu tubuh agar bisa berolahraga lebih panjang tanpa mengalami kelelahan.

Aldy Amrillah

Aldy Amrillah

Halo, Perkenalkan nama saya Aldy Amrillah biasa dipanggil Aldy, Saya merupakan penulis artikel yang berasal dari Kota Hujan.Saya memiliki hobi bermain game online, membaca artikel dan menonton berita dan semoga saja artikel yang saya tulis untuk Kalian dapat bermanfaat yah, selamat membaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *