Kebugaran Jasmani: Pengertian, Manfaat dan Tujuan

Kebugaran jasmani – Ramadhan kurang beberapa hari lagi. Apa yang sudah kita siapkan untuk menyambutnya? Selain menyiapkan mental, jasmani yang sehat dan bugar adalah persiapan yang paling tepat untuk menyambut kehadiran ramadhan. Kebugaran jasmani tentunya akan berpengaruh pada kekuatan dan ketahanan tubuh selama menjalani ramadhan.

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) online, arti kata kebugaran yaitu hal yang merujuk pada badan yang sehat dan segar. Kebugaran juga bisa diartikan dengan kesegaran. Sementara jasmani merupakan sinonim dari badan, dan lawan kata dari rohani.

Maka bisa kita simpulkan bahwa kebugaran jasmani adalah tubuh yang sehat dan segar. Bagaimana caranya untuk mencapai tubuh yang sehat dan segar? Apa pula manfaat dari memiliki tubuh sehat? Tentu ada banyak. Yuk lanjutkan bacanya agar semakin lengkap informasi yang didapat.

Pengertian Kebugaran Jasmani Menurut Para Ahli

pengertian kebugaran jasmani
1. Menurut Situs Kemendikbud

Ternyata kebugaran jasmani memiliki banyak pengertian, tidak hanya berdasarkan KBBI semata. Menurut situs resmi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud), kebugaran jasmani merujuk pada kemampuan dan kesanggupan tubuh untuk melakukan penyesuaian saat menjalani pembebanan fisik yang diberikan kepadanya.

Tentu saja tubuh yang mampu dan sanggup menahan beban ini tidak akan sampai timbul lelah yang berlebihan.

2. Menurut Rusli Lutan

Sementara itu menurut Rusli Lutan, jasmani yang bugar merupakan kesanggupan tubuh seseorang untuk menyelesaikan segala macam aktivitas fisik sehari-hari. Jasmani yang bugar terdiri dari banyak unsur di dalamnya. Apa sajakah itu? Nanti akan dijelaskan lebih lanjut.

Baca Juga  Lari Estafet: Pengertian, Sejarah, Manfaat dan Aturannya

3. Menurut Djoko Pekik Irianto

Pengertian kebugaran jasmani versi Djoko Pekik yaitu kemampuan tubuh manusia untuk melakukan semua aktivitas harian dan tetap memiliki tenaga extra untuk mengerjakan aktivitas tambahan.

4. Menurut Muhajir

Tak jauh berbeda dari para ahli lainnya, Muhajir menerangkan bahwa jasmani yang bugar adalah fisik seseorang yang sanggup beradaptasi saat melakukan banyak aktivitas harian tanpa rasa capek dan lelah yang berlebihan.

Berdasarkan pengertian dari para ahli di atas, maka bisa disimpulkan bahwa apa yang dimaksud dengan kebugaran jasmani yaitu kesanggupan tubuh manusia dalam mengerjakan aktivitas harian tanpa menemui rasa lelah yang terlampau berlebihan.

Sejarah Perkembangan Kebugaran Jasmani

komponen kebugaran jasmani

Setiap gerakan dan aktivitas selalu memiliki sejarah, termasuk juga kebugaran jasmani. Awalnya semua manusia melakukan banyak gerakan tanpa nama.

Pada akhirnya gerakan-gerakan tersebut memperoleh namanya masing-masing, seperti berlari, jalan cepat, jogging, berenang, dan masih banyak lagi.

Aktivitas-aktivitas itulah yang kemudian menjadi bagian dari latihan untuk mencapai tubuh yang bugar dan sehat. Adapun alasan manusia melakukan gerakan-gerakan tersebut sebagai berikut:

* Bergerak adalah salah satu cara manusia untuk bertahan hidup.

* Gerakan-gerakan tubuh adalah salah satu kebutuhan dasar yang mutlak dibutuhkan oleh makhluk hidup.
* Bergerak secara aktif akan menghindarkan manusia dari hipokinesis.

Baca Juga  Olahraga Kardio: Pengertian, Manfaat dan Latihan Olahraga Kardio

Pada perkembangannya, setiap manusia menyadari bahwa kesehatan dan kesegaran jasmani sangat diperlukan agar mereka bisa tetap melakukan pekerjaan harian secara efektif, efisien dan tanpa mengalami kelelahan yang berlebih.

Semakin bugar seseorang, semakin optimal pula aktivitas harian yang ia lakukan. Semakin tinggi derajat kesehatan dan kesegaran jasmani seseorang, semakin tinggi pula kesanggupan tubuhnya untuk bekerja menggunakan fisik.

Latihan fisik adalah salah satu jalan untuk meningkatkan kebugaran jasmani. Bahkan di dalam pendidikan, latihan fisik masuk ke dalam program pokok untuk membina siswa-siswi berprestasi pada suatu cabang olahraga.

Komponen Kebugaran Jasmani

apa yang dimaksud dengan kebugaran jasmani
Untuk menuju kebugaran jasmani yang menyeluruh, maka harus memperhatikan tiga komponen berikut:

1. Fisik

Komponen pertama ini memiliki keterkaitan dengan tulang, otot dan bagian lemak.

2. Fungsi Organ

Sementara komponen yang kedua memiliki kaitan dengan pembuluh darah, sistem jantung dan paru-paru/ pernafasan.

3. Respon Otot

Komponen ketiga memiliki hubungan dekat dengan kelenturan, kecepatan, kekuatan dan kelemahan.

Setiap manusia membutuhkan kebugaran jasmani yang berbeda-beda, tergantung pada sifat latihan dan tantangan fisik yang dilakukannya.

Unsur-unsur Kebugaran Jasmani

unsur unsur kebugaran jasmani

Selain memiliki komponen pembentuk, kebugaran jasmani juga terdiri dari 10 unsur yang saling berkaitan satu sama lain. 10 unsur tersebut adalah:

1. Kekuatan

Dalam bahasa Inggris disebut dengan strength. Sebuah istilah yang merujuk kepada kualitas tubuh yang sehat dilihat dari kemampuannya dalam menggunakan otot saat melakukan aktivitas sehari-hari.

Otot yang memiliki massa cukup dan kekuatan yang baik merupakan salah satu unsur utama dari jasmani yang bugar.

2. Daya Otot

Daya otot atau biasa juga disebut dengan istilah muscular power adalah unsur kebugaran jasmani yang memiliki hubungan dengan kemampuan otot saat melakukan aktivitas harian.

3. Daya Tahan

Unsur ketiga dari kebugaran jasmani ini yaitu daya tahan atau endurance. Berhubungan dengan kemampuan tubuh untuk melakukan aktivitas fisik harian dalam jangka waktu yang panjang dan lama.

4. Kecepatan

Disebut juga dengan speed, yaitu unsur kebugaran jasmani yang berhubungan dengan kemampuan tubuh untuk melakukan aktivitas fisik harian dengan baik sehingga cepat selesai dibandingkan yang lain.

5. Kelenturan

Kelenturan yang disebut juga dengan flexibility yaitu merupakan unsur jasmani yang bugar berhubungan dengan pergerakan otot-otot tubuh, khususnya otot sendi. Kelenturan ini dibutuhkan dalam setiap cabang olahraga.

Baca Juga  Sejarah Tenis Meja: Ukuran, Peraturan dan Cara Memainkannya

6. Kelincahan

Kelincahan atau agility yaitu kemampuan manusia untuk beradaptasi dalam mengubah posisi tubuh, dari depan ke belakang, atau dari kiri ke kanan.

7. Koordinasi

Disebut juga dengan coordination. Yaitu unsur kebugaran jasmani yang berhubungan dengan kemampuan tubuh untuk menyatukan berbagai aneka gerakan yang berbeda menjadi satu gerakan yang lebih efektif.

8. Keseimbangan

Disebut juga dengan balance. Yaitu kemampuan tubuh dalam mengendalikan syaraf otot dan organ-organ. Tujuan akhir yaitu bisa mengendalikan gerakan tubuh dengan lebih baik.

9. Ketepatan

Ketepatan alias accuracy yaitu kesanggupan tubuh manusia untuk bisa mengendalikan gerakan agar sesuai dan tepat sasaran.

10. Reaksi

Dalam bahasa Inggris disebut juga dengan reaction. Yaitu kesanggupan manusia dalam memberikan respon terhadap rangsangan atau stimulus yang diperoleh dari orang lain.

Materi Kebugaran Jasmani

manfaat kebugaran jasmani
Agar unsur-unsur kebugaran jasmani di atas bisa tercapai, maka tubuh kita harus melakukan beberapa jenis latihan fisik tertentu, antara lain:

* Untuk membentuk kekuatan, tubuh kita harus sering berlatih dengan gerakan sit-up, squat-jump atau pun push-up. Sit-up akan menghasilkan kekuatan otot perut, push-up menghasilkan kekuatan otot bagian lengan dan tubuh atas, sementara squat-jump membentuk kekuatan otot di bagian perut, kaki dan anggota tubuh bagian bawah.

* Daya otot bisa dilatih melalui beberapa latihan fisik yang bertujuan untuk melatih otot – otot utama tubuh manusia. Contoh latihannya yaitu side-jump, berguna untuk meningkatkan daya otot di bagian paha dan tungkai. Vertical-jump berfungsi untuk menambah daya otot di bagian tungkai. Sementara jika ingin meningkatkan daya otot di bagian betis, kita bisa melakukan front-jump.

* Latihan-latihan untuk mencapai daya contohnya yaitu jogging atau lari dengan durasi sekitar 30 menit per hari.

* Bentuk latihan yang bisa dilakukan untuk melatih kecepatan tubuh yaitu berlari 50-200 meter minimal tiga hari atau seminggu sekali.

* Contoh latihan yang bisa digunakan untuk latihan daya lentur yaitu yoga, senam, dan renang.

* Latihan-latihan fisik yang bisa digunakan untuk meningkatkan kelincahan yaitu bulu tangkis dan sepak bola. Kita juga bisa berlatih dengan cara lari naik turun tangga dan lari secara zig-zag.

Baca Juga  7 Olahraga Mengecilkan Paha, Salah Satunya Sering Dilakukan

* Bentuk latihan yang bisa dilakukan untuk melatih koordinasi yaitu dengan cara melemparkan bola, lalu dipantulkan ke tembok menggunakan tangan kanan dan ditangkap kembali dengan memakai tangan kiri. Latihan ini memerlukan konsentrasi tinggi dan kemampuan insting yang kuat.

* Untuk melatih keseimbangan, kita bisa melakukan berdiri dengan tangan sebagai tumpuan, berjalan di atas balok keseimbangan dan berlatih sikap lilin.

* Latihan-latihan untuk meningkatkan ketepatan yaitu melempar bola ke arah keranjang atau ke arah sasaran tertentu.

* Bentuk latihan kebugaran jasmani berupa lempar dan tangkap bola bisa berguna untuk melatih ketepatan reaksi.

Manfaat Kebugaran Jasmani

materi kebugaran jasmani
Jika kita melakukan latihan-latihan kebugaran jasmani di atas secara teratur dan tepat dalam jangka waktu yang sesuai, maka akan ada banyak manfaat yang bisa didapat. Berikut ini manfaat-manfaat tersebut:

1. Mencegah Obesitas

Kegemukan terjadi akibat adanya timbunan zat-zat makanan dan energi yang berlebihan di dalam tubuh. Selain itu juga karena tubuh jarang melakukan kegiatan fisik. Jika Anda ingin senantiasa memiliki tubuh yang ideal, maka harus mau meluangkan waktu setidaknya 30-60 menit dalam sehari untuk melakukan latihan-latihan fisik.

2. Mencegah Terjadinya Berbagai Penyakit

* Jasmani yang bugar tentu saja akan terhindar dari berbagai penyakit. Orang yang sering berolahraga, aliran darah ke seluruh tubuh dari jantung dan sebaliknya akan menjadi semakin lancar, sehingga penyakit jantung pun bisa dicegah.

* Selain penyakit jantung, olahraga rutin juga bisa mengatasi dan mencegah penyakit diabetes. Hal ini dikarenakan olahraga mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hormon. Tekanan darah tinggi juga bisa diatasi dengan olahraga teratur lo.

* Berolahraga juga bisa menurunkan lemak jahat/ LDL (Low Density Lipoprotein) dan meningkatkan lemak baik/ HDL (High Density Lipoprotein). Hanya dengan jogging atau jalan santai sepanjang 24-32 kilometer per pekan sudah mampu menurunkan LDL. Mudah kan?

* Risiko terjadinya kanker juga bisa diatasi dengan olahraga. Bahkan menurut para ahli orang yang aktif berolahraga bisa menurunkan resiko kanker hingga 30 persen.

* Tak hanya itu, olahraga yang bisa membuat tubuh menjadi bugar dapat melindungi kita dari osteoporosis. Para ahli berpendapat jika manusia yang aktif bergerak memiliki tulang yang kuat dibanding yang banyak berdiam diri.

3. Menurunkan Anxiety dan Gejala Depresi

Latihan kebugaran jasmani bisa menenangkan tubuh. Tubuh yang tenang bisa menurunkan kecemasan dan gejala depresi.

4. Menambah Kepintaran

Olahraga ternyata mampu menjaga agar sirkulasi oksigen menuju ke otak menjadi lebih lancar, sehingga kita bisa terhindar dari pikun dan alzheimer.

5. Memberi Banyak Energi

Berolahraga dengan rutin bisa membuat kita tidur lebih nyenyak, berpikir dengan lebih jernih, terhindar dari segala macam stres sehingga energi tubuh bisa dialokasikan untuk melakukan hal-hal yang lebih baik dan bermanfaat.

6. Meningkatkan Percaya Diri

Olahraga tanpa disadari mampu meningkatkan citra diri dan kepercayaan diri. Hal ini disebabkan karena jasmani yang bugar, akan melahirkan pikiran yang positif dan lebih baik.

7. Meningkatkan Mood

Olahraga adalah salah satu aktivitas yang sering dipilih oleh orang untuk menghilangkan rasa bosan dan jenuh. Senam aerobic adalah salah satu contoh olahraga yang bisa meningkatkan semangat dan kemudian menumbuhkan mood baik.

8. Membuat Awet Muda

Orang yang rajin berolahraga akan terhindar dari stress, sehingga wajahnya pun terlihat jauh lebih muda dari umurnya. Sebuah penelitian menyatakan bahwa orangtua yang rajin berolahraga ternyata bisa berpengaruh pada psikologis anak yang lebih aktif dan ceria.

Nah, kira-kira dari 8 manfaat di atas, manakah yang sudah Sahabat Tedas dapatkan?

Tujuan Kebugaran Jasmani

tujuan kebugaran jasmani
Tak hanya memberikan manfaat, kebugaran jasmani pun kini disusun menjadi lebih rapi agar bisa mencapai fungsi dan tujuan utamanya, yaitu:

* Daya tahan tubuh meningkat

* Persendian menjadi lebih lentur

* Otot semakin kuat dan memiliki kecepatan yang baik

* Kekuatan otot dan kecepatan tubuh juga meningkat

* Sistem sirkulasi darah menjadi lebih terjaga.

* Mampu menyelaraskan dan mempertahankan kondisi tubuh dengan segala aktivitas yang ada dalam kehidupan sehari-hari.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kebugaran Jasmani

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kebugaran Jasmani

Pastinya setiap orang ingin tubuhnya bugar, namun antara satu orang dengan orang lainnya memang tidak bisa disamaratakan tingkat kebugarannya. Tinggi rendahnya kualitas kebugaran seseorang disebabkan oleh berbagai hal. Menurut Suharjana, salah satu ahli kesehatan menyatakan bahwa ada 4 faktor yang mempengaruhi kebugaran jasmani:

1. Usia

Usia adalah salah satu faktor yang paling utama dalam mempengaruhi tubuh yang segar dan sehat. Untuk para pecinta olahraga, usia yang bertambah akan dirasakan sangat mempengaruhi aktivitas latihan fisik yang mulai terbatas.

Jasmani yang bugar paling optimal berada pada range usia 25-39 tahun. Lewat dari angka tersebut, kebugaran tubuh akan menurun, disebabkan oleh penurunan kapasitas fungsional organ sebesar 0,8 – 1%.

2. Jenis kelamin

Selain usia, tingkat kebugaran tubuh juga berpengaruh dari jenis kelamin. Laki-laki memang memiliki kebugaran jasmani yang jauh lebih baik dibandingkan perempuan. Sudah fitrahnya bahwa laki-laki memiliki daya tahan fisik yang lebih tinggi dari perempuan.

3. Pola Hidup Sehat

Generasi modern yang biasa makan junk food dan serba instan, tidur tak teratur dan sering terpapar rokok tentu saja memiliki kualitas kebugaran tubuh yang jauh lebih buruk dibandingkan orang-orang yang tinggal di zaman sebelum kita. Agar kualitas kebugaran tubuh generasi modern bisa meningkat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain:

Makanan Sehat – Kaitannya dengan kebugaran jasmani, makanan adalah asupan atau bahan bakar bagi tubuh untuk melakukan aktivitas

Jika makanan yang kita konsumsi tidak memiliki kandungan gizi yang tepat, maka tubuh pun akan mengalami malnutrisi. Oleh karena itu dalam menyiapkan makanan kita harus selalu memperhatikan kandungan gizi didalamnya; 50% karbohidrat, 12% protein dan 38% lemak.

Selain kandungan gizi Kita juga harus memperhatikan sumber bahan makanan sebelum mengolahnya. Pastikan bahan makanan yang kita beli tidak kadaluarsa dan mengandung bahan-bahan yang aman. Selain itu cara mengolah bahan makanan pun harus diperhatikan, jangan sampai malah merusak zat-zat bergizi di dalamnya.

– Istirahat yang Cukup

Istirahat dan tidur adalah dua aktivitas yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Apalagi setelah seharian berjibaku dengan berbagai aktivitas yang tidak hanya menguras fisik, tapi juga mental, tubuh tentu saja membutuhkan istirahat.

Istirahat yang paling bisa mengembalikan kebugaran tubuh yaitu dengan tidur. Pada saat tidur, tanpa kita sadari tubuh sedang membangun kembali otot-otot yang telah bekerja keras sepanjang hari. Oleh karena itu, sesibuk-sibuknya kita, tetap harus menyempatkan waktu untuk tidur dan istirahat sehingga jasmani akan terjaga kebugarannya.

Baca Juga  Lempar Cakram: Sejarah, Teknik, Gaya dan Lapangannya
– Berhenti Merokok

Sudah banyak edukasi yang beredar terkait bahaya merokok. Namun nyatanya masih tetap banyak orang yang tak bisa menghentikan hobinya ini. Memang berhenti dari merokok bukanlah hal yang mudah, karena kegiatan ini termasuk kegiatan yang mengakibatkan kecanduan, yang menjangkiti berbagai kalangan, umur serta jenis kelamin.

Semakin berkembangnya sebuah zaman, perokok bukannya berkurang tapi malah semakin bertambah. Bahkan sekarang ini perokok yang dulunya identik dengan kaum laki-laki, kini mulai bergeser. Para perempuan pun semakin banyak yang kecanduan rokok.

Tak sedikit pula para pelajar dan anak-anak mulai kenal dengan racun satu ini. Para perokok jelas memiliki kebugaran jasmani yang lebih rendah dibandingkan non perokok. Saat merokok, mereka akan menghisap Co2 yang akan mengakibatkan nilai V02 di dalam tubuh berkurang. Padahal VO2 adalah zat yang dibutuhkan untuk daya tahan tubuh.

– Minum Kopi

Zaman sekarang kedai kopi semakin bertaburan. Kopi sebenarnya baik bagi tubuh, asal dikonsumsi secara tepat, yaitu tidak lebih dari dua cangkir per harinya. Begitu juga dengan teh sebaiknya dikonsumsi jauh sebelum makan dan dihindari setelah makan daging-dagingan, karena bisa menghambat penyerapan zat besi secara maksimal.

ementara minuman bersoda tentu saja tak baik jika dikonsumsi berlebihan karena banyak bahan kimia di dalamnya. Mereka yang suka minum kopi, teh dan minuman bersoda berlebihan memiliki kebugaran tubuh jauh lebih rendah dibanding mereka yang hobi minum air putih.

– Kecanduan Alkohol

Mereka yang kecanduan alkohol sama halnya yang tak bisa berhenti merokok. Ada organ-organ tubuh yang pastinya telah rusak diakibatkan konsumsi alkohol berlebihan. Organ tubuh yang rusak tentu berpengaruh pada kebugaran jasmani.

4. Keturunan (Gen)

Selain usia, jenis kelamin dan pola hidup sehat, faktor genetik juga ternyata berpengaruh pada kebugaran jasmani. Mungkin tak banyak yang mengira kalau ternyata genetik juga memiliki andil dalam kebugaran jasmani.

Orangtua yang obesitas cenderung akan melahirkan anak-anak yang juga obesitas. Orangtua yang memiliki riwayat diabetes, penyakit jantung dan darah tinggi biasanya juga akan menurunkan jejak penyakit ini kepada anak-anaknya. Tak mengherankan, karena ternyata kapasitas organ jantung, postur tubuh, paru-paru, sel darah dan serat atas adalah sesuatu yang didapatkan secara turun-menurun.

Organ tubuh dan riwayat penyakit genetik memberikan pengaruh pada kebugaran jasmani generasi keturunannya. Adapun 3 unsur yang dipengaruhi oleh faktor keturunan kaitannya dengan kebugaran jasmani yaitu:

1. Kemampuan aerobic (VO2 max) sebesar 93%

2. Sistem asam laktat sebesar 81%

3. Denyut jantung maksimal sebesar 86%

Itu artinya kita harus selalu memperhatikan kebugaran dan kesehatan tubuh sebaik-baiknya, bukan hanya untuk diri sendiri, namun juga untuk anak cucu keturunan kita. Dengan menjaga pola tubuh dan selalu aktif berolahraga, efeknya nanti bukan hanya kita yang mendapatkan, tapi juga anak cucu kita.

Bayangkan jika tubuh kita rusak, tentu kita juga akan lebih susah mendapat keturunan, Ataupun kalau berhasil, anak cucu kita bisa jadi mengidap penyakit-penyakit yang juga kita alami. Tak mau kan kita berbagi keburukan dengan orang-orang yang kita cintai? Makanya ayo mulai jaga tubuh dengan sebaik-baiknya.

Buat Anda yang ingin tahu seberapa bugar sih tubuhnya. Bisa melakukan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI). TKJI ini bisa digunakan untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani seseorang. Tes tersebut meliputi:

1. Tes Denyut Nadi Maksimal (DNM)

2. Tes Harvard Step Test

3. Tes lari cepat 60 meter

4. Tes gantung siku tekuk (pull up)

5. Tes baring duduk (sit up)

Semoga artikel mengenai kebugaran jasmani ini bermanfaat dan bisa memberikan semangat untuk Sahabat Tedas menyiapkan tubuh yang sehat lebih baik lagi, khususnya menyambut bulan ramadhan. Salam sehat selalu!

Marita Ningtyas

Marita Ningtyas

A Writerpreneur, tinggal di kota Lunpia. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Selamat membaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *