Mengenal Bagian-Bagian Bunga dan Fungsinya Bagi Tumbuhan

Bagian-Bagian Bunga –  Makhluk hidup terdiri dari hewan dan tumbuhan. Tumbuhan pun ada yang memilki bunga ada yang tidak. Jika berbicara tentang bunga, tumbuhan ini selalu identik dengan perempuan. Hampir semua perempuan menyukai bunga. Selain karena warnanya yang cantik, sebagian bunga juga memiliki bau yang khas.

Bunga selalu identik dengan keindahan dan kecantikan. Tidak heran banyak masyarakat yang memelihara bunga, baik di pekarangan rumah maupun di dalam rumah.

Ada berbagai macam bunga yang ada di dunia, beberapa bunga yang cukup terkenal di antaranya, bunga mawar, bunga tulip, bunga anggrek, bunga kamboja, dan masih banyak lagi.

fungsi bunga bagi tumbuhan
Bunga Merupakan Bagian Penting Bagi Tumbuhan

Meski selalu diidentikan dengan kecatikan, bunga merupakan salah satu bagian yang penting bagi tumbuhan. Jika dilihat dari kacamat sains, bunga adalah organisme yang merupakan bagian dari tumbuhan.

Bunga memiliki peran penting dalam proses perkembangbiakan suatu tumbuhan. Pada suatu tumbuhan, bunga memiliki peran sebagai organ reproduksi. Organ reproduksiatau perkembangbiakan bunga terdiri dari putik dan benang sari.

Baca Juga  Lucu, Ini 3 Jenis Kelinci Anggora Berikut Kisaran Harganya

Putik merupakan organ reproduksi betina dan benang sari untuk jantan. Proses pembuahan terjadi karena adanya proses penyerbukan, baik yang terjadi secara alami atau dibantu oleh hewan serangga. Umumnya proses penyerbukan dibantu oleh serangga seperti lebah dan kupu-kupu.

Selain itu, bunga juga dilengkapi dengan komponen lainnya yang memiliki peran dan fungsinya masing-masing. Bagian bunga yang dapat dilihat dengan jelas seperti kelopak bunga, mahkota bunga, tangkai dan dasar bunga. Bagian bunga dan fungsinya bisa Anda lihat pada buku pelajaran biologi atau buku sains lainnya yang membahas tentang tumbuhan atau reproduksi tumbuhan

bagian-bagian bunga dan fungsinya
Bagian-bagian Bunga dan Fungsinya

Jika dilihat dari kelengkapan bagian-bagiannya, bunga dibagi menjadi dua jenis, yaitu bunga lengkap dan bunga tidak lengkap. Selain itu, bunga dapat dibedakan berdasarkan kelengkapan organ reproduksi atau perkembangbiakannya.

Berdasarkan Kelengkapan Bagian Bunga

1. Bunga Lengkap

Bunga lengkap adalah bunga yang memiliki bagian lengkap yang teridiri dari 4 bagian utama, yaitu kelopak, mahkota, benang sari dan kepala putik. Contoh bunga lengkap bisa Anda temukan pada bunga mawar, bunga sepatu, bunga bakung dan jenis lainnya.

2. Bunga Tidak Lengkap

Bunga tidak lengkap adalah bunga yang tidak memiliki satu atau lebih bagian utama bunga yang tedriri dari putik, benang sari, mahkota dan kelopak bunga. Biasanya bunga tidak lengkap hanya memiliki satu organ reproduksi, misalnya hanya memiliki putik atau hanya memiliki benang sari saja. Contohnya dapat liat pada bunga kelapa dan bunga kamboja.

Berdasarkan Kelengkapan Alat Perkembangbiakannya

1. Bunga Sempurna

Bunga sempurna adalah bunga yang memiliki dua organ reproduksi yaitu putik dan benang sari dalam satu bunga. Contoh bunga sempurna dapat Anda lihat pada bunga mawar, bungan sepatu, bunga dan bunga tulip.

2. Bunga Tidak Sempurna

Disebut sebagai bunga tidak sempurna karena bunga tidak memiliki organ reproduksi yang lengkap. Bisa hanya memilki putik atau benang sari saja. Contoh bunga tidak sempurna adalah bunga salak dan bunga papaya.

Baca Juga  Mengenal Sejarah Bola Basket, Peraturan Sampai Tekniknya

Bagian-bagian yang ada pada bunga bisa muncul secara tunggal dan bisa secara berasama-sama dalam satu rangkaian. Inflorescence atau bunga majemuk adalah jenis bunga yang muncul secara bersama-sama, contohnya adalah bunga matahari. Tentunya Anda sudah mengenal dan mengetahui 4 komponen utama bunga. Namun untuk lebih jelasnya, berikut adalah bagian bunga dan fungsinya.

fungsi fungsi bunga
Apakah Fungsi Bunga?

Bagian-bagian pada bunga dijadikan sebagai alat perkembangbiakan untuk dapat menghasilkan biji. Selain itu, bagian bunga putik dan benang sari merupakan alat yang digunakan untuk melakukan proses penyerbukan dan pembuahan.

Setelah terjadinya proses penyerbukan, bunga akan berkembangan hingga membentuk atau menghasilkan buah. Sedangkan pada tumbuhan berbunga, hasil penyerbukan akan menghasilkan biji. Fungsi bunga di antaranya:

1. Fungsi Biologis

Bunga memiliki fungsi sebagai organ seksual dalam hal ini sebagai alat atau wadah menyatunya gamet betina dan jantan yang nantinya akan menghasilkan biji.

2. Mengeluarkan Bau Khas

Bunga memiliki aroma yang khas, aroma ini dijadikan sebagai media untuk menarik hewan untuk hinggap dan membantu mempercepat terjadinya proses penyerbukan.

3. Warna Cerah

Sama halnya dengan aroma yang khas, warna cerah pada bunga memiliki fungsi untuk memikat hewan untuk hinggap dan membantu proses penyerbukan.

bagian bungaMengenal Bagian-bagian Bunga dan Fungsinya

Nah untuk lebih jelasnya, berikut adalah bagian-bagian bunga dan fungsinya.

1. Benang Sari

Organ reproduksi jantan pada bung disebut benang sari. Umumnya, benang sari terdiri dari tangkai sari, ujung tangkai sari dan kepala sari atau bunga. Kepala sari atau bunga terdiri dari mikrosporangia atau kotak sari yang terdiri dari 4 bagian. Serbuk sari biasanya terdapat pada saat proses perkembangan mikrosporangia dan spora haploid.

Serbuk sari yang dihasilkan akan terbang atau jatuh akibat adanya bantuan dari serangga atau angina. Kejadian ini kemudian yang menyebabkan terjadinya proses penyerbukan pada tanaman.

2. Kepala Putik

Kepala putik atau stigma merupakan bagian bunga yang berfungsi sebagai tempat masuknya polen dari benga sari yang selanjutnya diteruskan ke ovarium melalui tabung sari. Putik merupakan organ reproduksi betina pada bunga dengan nama latin Gynoecium. Biasanya Anda dapat menemukan putik pada bagian tengah bunga.

Sebagai organ reproduksi betina, putik mengandung sel telur yang berguna saat proses pertumbuhan. Umumnya putik terdiri dari 3 bagian, yaitu tangkai pputik atau stilus yang merupakan bagian yang membuat putik berada pada posisi yang lebih tinggi dari bagian buang lainnya yang membantu proses penyerbukan.

Kepala putik merupaka bagian paling ujung dari putik dan bakal buah atau ovarium yang merupakan bagian putik yang mengandung sel telur dan terletak pada bagian dasar bunga.

3. Tangkai Putik

Tangkai putik atau stilus yang berfungsi sebagai penyangga agar putik berada tetap berada pada posisinya. Selain itu, tangkai putik berfungsi sebagai jalur lewatnya polen yang berasal dari serbuk sari. Tangkai putik memiliki rongga atau saluran tabung sehingga memudahkan terjadinya proses pembuahan.

4. Tangkai Bunga

Bagian yang berada pada bagian bawah bungan ini memiliki nama latin Pedicellus yang berfungsi sebagai penopang bunga dan penghubung antara ranting dengan tangkai bunga.

5. Dasar Bunga

Bagian ini berada ada bagian atas dari tangkai bunga yang memiliki bahasa latin Receptacle. Dasar bunga berfungsi sebagai tempat melekatnya dan sesbagai tempat bertumpu mahkot bunga dan bagian bunga lainnya.

Baca Juga  Cantik, Ini Jenis dan Ciri Ciri Bunga Mawar yang Mempesona

6. Kelopak Bunga

Jika Anda melihat bunga yang masih kuncup, kelopak bunga merupakan bagian terluar bunga yang berfungsi untuk melindungi mahkota bunga. Biasanya kelopak bunga memiliki warna yang serupa dengan daun. Saat bunga mulai mekar, maka kelopak bunga akan ikut membuka dan akan membentuk seperti bagian dasar bunga.

7. Mahkota Bunga

Sesuai dengan namanya, mahkota merupakan bagian bunga yang paling indah dan memiliki warna yang beragam. Sering disebut sebagai perhiasan bunga, mahkota bunga yang memilki warna yang cerah merupakan daya tarik tersendiri bagi serangga untuk hinggap.

Serangga yang hinggap dapat membantu mempercepat terjadinya proses penyerbukan atau pembuahan pada tanaman. Bagian yang sering disebut corolla memang menjadi sasaran bagi beberapa serangga untuk mendapatkan benang sari bunga.

8. Daun Pelindung

Memiliki nama latin Brachtea, daun pelindung berbeda dengan kelopak bunga. Daun pelindung merupakan tempat tumbuhnya bunga. Dapat dikatakan bahwa daun pelindung merupakan tempat bunga tumbuh dan berkembang.

9. Bakal Buah

Pada dasarnya bakal buah termasuk bagian dari putik, namun karena bakal buah memiliki peran yang sangat penting pada bunga, maka sering pula disebut sebagai bagian dari bunga. Bakal buah atau ovarium ini dibagi menjadi 3 berdasarkan letaknya, yaitu bakal buah menumpang (superus), bakal buah setengah tenggelam (semi inferus) dan bakal buah tenggelam (inferus). Umumnya bakal buah berada di bagian dasar bunga.

10. Bakal Biji

Bakal biji atau Ovulum merupakan tempat terjadinya pembentukkan biji dan juga sebagai tempat pematangan biji. Ovulum terdiri dari kulit bakal biji, badan akal biji (nuselus), liang bakal biji (mikropil), kandung lembaga (saccus embryonalis) dan tali pusar. Sedangkan jika dilihat dari letak biji pada placenta, ovulum dibedakan menjadi 5 posisi utama, yaitu tegak, bengkok, melipat, mengangguk dan setengah mengangguk.

Itulah 10 bagian bunga dan fungsinya dan memiliki peran penting dalam pertumbuhan dan perkembangan bunga.

Dika Permana

Dika Permana

Hidup di dunia maya ditemani suara keyboard yang nyaring berbunyi. Yuk jelajahi Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *