Serba Serbi Merangkai Tanaman Aquascape

Tanaman di dalam aquarium mungkin sudah tidak asing lagi bagi banyak orang, terutama bagi para pecinta ikan hias. Inilah yang dinamakan tanaman aquascape atau ragam jenis tumbuhan yang diletakkan di dalam sebuah ruang tertentu. Praktik penyusunan tanaman dalam lanskap akuatik ini dinamakan aquascaping.

Namun, seringkali tanaman aquascape disamakan dengan hiasan aquarium. Padahal, antara keduanya adalah hal yang cukup berbeda, tergantung dari fokusnya.

Aquascape lebih fokus pada tanaman-tanaman air, kayu, batu-batuan, dan segala macam benda yang menjadi media tumbuhnya tanaman.

Keberadaan ikan kecil pada aquascape hanyalah sebagai pelengkap atau hiasan. Ikan yang digunakan pun biasanya ikan yang memiliki ukuran kecil dan tidak sama sekali merusak tanaman aquascape yang ada di dalamnya.

Sedangkan, aquarium lebih fokus pada pemeliharaan ikan hias sebagai isinya dan bukan pada tanamannya.

Tanaman yang ada di dalam aquarium ikan hias hanyalah hiasan yang melengkapi keindahan aquarium. Tentunya, juga sebagai tempat bersembunyinya ikan-ikan.

cara membuat aquascape
image: rumah.com

Pemahaman antara kedua istilah ini seringkali keliru. Perlu diketahui, aquascape merupakan seni mengatur dan menata tanaman air, bebatuan, dan kayu di dalam sebuah ruang yang biasanya adalah sebuah akuarium.

Secara sederhana dan mudah dipahami, aquascape bisa diartikan “berkebun” di dalam air dengan lanskap akuatik.

Biasanya, yang menjadi tujuan utama untuk menghias tanaman aquascape adalah untuk menciptakan lanskap bawah laut yang indah. Namun begitu, ini tidak asal dibuat seperti menyusun tanaman hias pada aquarium ikan hias. Ada banyak faktor yang harus diperhatikan agar pertumbuhannya berhasil.

Faktor tersebut mencakup penyaringan, teknik mempertahankan karbon dioksida pada tingkat cukup guna mendukung fotosintesis tanaman bawah laut, substrat dan pemupukan, pencahayaan, hingga kontrol dan pemeliharaan tanaman secara berkala. Ini semua penting diperhatikan.

Manfaat Tanaman Aquascape

Tanaman aquascape bukan hanya untuk memperindah lanskap aquascape ataupun mempercantik interior rumah. Bukan hanya itu, masih ada banyak lagi manfaat dari keberadaan aquascape. Berikut ini adalah beberapa manfaat melakukan aquascaping yang bisa dirasakan:

1. Sebagai penenang pikiran

Aquascape menghadirkan lanskap akuatik yang berpadu dengan kehijauan tanaman. Tanaman dan air dipercaya merupakan elemen yang mampu berfungsi sebagai penenang bagi pikiran yang menekan. Siapa saja yang melihat kedua elemen ini disatukan, baik pemilik rumah maupun tamu, tentu akan secara otomatis merasakan ketenangan dan kesejukan di dalam hati dan pikiran.

2. Sebagai media terapi

Tanaman aquascape juga bermanfaat media terapi pikiran bagi yang sedang mengalami stress atau depresi. Bagi para pengidap autism dan hiperaktif, aquascape bermanfaat sebagai terapi yang cukup efektif. Apalagi, keindahan dan perpaduan elemen yang tersusun dalam aquascape terbukti dapat menyehatkan jantung dan menurunkan tekanan darah tinggi dalam tubuh.

3. Sebagai sarana melatih kreativitas

Selain memberikan efek ketenangan dan perasaan damai di dalam diri, tanaman aquascape juga bisa membuat jiwa seni dan kreativitas semakin terasah. Menyusun aquascape bisa membuat otak terus terasah seperti pada saat menyusun puzzle. Sehingga, kegiatan ini juga bisa melatih otak untuk terus aktif dan produktif.

4. Peluang bisnis

Baca Juga  20 Jenis Burung Cendrawasih & Manfaatnya Bagi Ekosistem

Bagi para pecinta aquascape dan sangat paham mengenai komponen serta ekosistemnya, bisa menjadikan keahlian ini sebagai peluang bisnis. Sebab, bisnis aquascape memang tergolong cukup menjanjikan, terlebih banyak orang yang gemar memajang karya seni ini. Untuk satu aquascape ukuran aquarium kecil saja bisa dibanderol mencapai jutaan rupiah.

aquascape sederhana
image: pertanianku.com

Beberapa Jenis Tanaman Aquascape yang Populer

Terdapat banyak jenis tanaman yang bisa digunakan untuk aquascape. Umumnya, jenis tanaman yang digunakan bisa tumbuh dengan karbondioksida (CO2), pencahayaan yang cukup, suhu, dan pH dengan tingkatan tertentu yang berfungsi untuk mendukung proses fotosintesis. Namun, ada juga tanaman aquascape tanpa CO2 yang biasanya hanya berfungsi sebagai penghias saja.

Jenis tanaman aquascape bermacam-macam yang dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu sebagai berikut:

  • Foreground, yaitu tanaman yang letaknya pada bagian depan atau bawah yang berfungsi sebagai rumput atau karpet
  • Midground, yaitu tanaman yang letaknya di bagian tengah.
  • Background, yaitu tanaman yang letaknya pada bagian belakang yang berfungsi sebagai latar. Biasanya yang digunakan adalah jenis tanaman yang tinggi.

Nah, apabila ingin menanam aquascape, ada baiknya untuk mengetahui jenis-jenis tanamannya terlebih dahulu.

Sebab, ada tanaman yang mudah tumbuh, sulit tumbuh, mudah dalam perawatan, dan agak sulit dalam perawatannya. Untuk itu, bagi para pemula yang ingin memajang tanaman aquascape di rumahnya, ketahuilah daftar jenis-jenis tanamannya berikut ini.

Java Moss

Tanaman ini memiliki bentuk serupa dengan rumput laut, namun java moss memiliki warna hijau yang lebih terang dibandingkan dengan rumput laut dan ukurannya lebih kecil.

Jenis tanaman aquascape yang tidak memerlukan CO2 ini cukup mudah diperoleh, karena biasa tumbuh di sekitar bebatuan atau pada kayu apung. 

Java moss sangat disukai oleh ikan-ikan kecil sebagai tempat untuk bersembunyi, karenanya tanaman ini sering juga digunakan sebagai hiasan aquarium ikan hias.

Selain cara mendapatkannya yang mudah, java moss juga tidak sulit didapat. Apalagi, tanaman ini dapat hidup dalam segala bentuk pencahayaan. Pertumbuhannya ideal pada suhu sekitar 21 hingga 24 derajat celcius. 

Aponogeton Ulvaceus

Tanaman yang berasal dari Madagascar ini termasuk dalam spesies Aponogeton. Nyaris di seluruh dunia, tanaman ini dianggap sebagai varietas yang terindah dibandingkan dengan jenis tanaman aquascape yang lainnya. Alasannya, karena bentuk daunnya begitu khas serupa dengan lidah buaya, namun lebih tipis dan bergelombang.

Aponogeton Ulvaceus bisa tumbuh hingga ketinggian mencapai 60 cm dan jarang terlihat tumbuh di atas ukuran tersebut. Dengan ketinggian ini, Aponogeton Ulvaceus sering dikategorikan sebagai tanaman aquascape background.

Selain bentuknya yang indah, tanaman ini juga tergolong mudah dalam perawatannya. Untuk menumbuhkannya tidak diperlukan aturan atau keahlian khusus.

tanaman amazon sword
image: fishkeepingworld.com

Amazon Sword

Tanaman ini memiliki daun yang bentuknya serupa pedang dengan ukuran yang cukup tinggi hampir setinggi Aponogeton Ulvaceus.

Oleh karenanya, tanaman ini sering dijadikan background pada aquascape. Namun, ada juga beberapa varian Amazon Sword yang memiliki daun lebih ramping ataupun yang lebih lebar.

Biasanya tanaman ini menjadi favorit bagi tempat persembunyian ikan-ikan kecil atau anak-anak ikan.

Amazon Sword merupakan tanaman untuk aquascape yang bisa tumbuh tanpa CO2 dan tumbuh ideal pada suhu 22 sampai 28 derajat celcius dengan sumber pencahayaan yang sedang. Perawatan untuk tanaman ini tidak sulit. 

Lilaeopsis

Baca Juga  Badak Bercula Satu : Morfologi, Karakter dan Kepunahannya

Jenis tanaman selanjutnya adalah Lilaeopsis yang juga merupakan jenis tanaman aquascape yang tidak membutuhkan CO2 dalam pertumbuhannya.

Tanaman ini bentuknya serupa dengan rumput biasa yang biasanya tumbuh liar di daratan sekitar rumah. Aquascape yang menggunakan tanaman ini bisa terlihat lebih segar dan natural

Serupa dengan rumput liar, Lilaeopsis biasanya tumbuh cepat di dalam aquarium tempat aquascape. Pertumbuhan tanaman ini memang hanya setinggi 5 cm, namun penyebarannya bisa terjadi sangat cepat.

Dengan pertumbuhannya yang cepat ini, para pemiliknya harus sesering mungkin memangkasnya agar tidak memuat aquascape berantakan dan mengganggu tanaman lain.

Eleocharis Parvula

Tanaman yang satu ini juga merupakan salah satu jenis tanaman untuk aquascape yang pertumbuhannya tidak memerlukan CO2. Namun, pertumbuhan tanaman ini tergolong sangat cepat, sehingga pemangkasan rutin diperlukan untuk menghindarkannya merusak tanaman lain. Suhu terbaik untuk pertumbuhan Eleocharis Parvula sekitar 22 hingga 25 derajat celcius.

Dwarf Baby Tears

Tanaman yang berasal dari Kuba ini diperkenalkan sekitar tahun 2000-an.

Hanya butuh waktu kurang lebih sepuluh tahun untuk tanaman ini dikenal semakin luas di seluruh penjuru dunia. Sebab, tanaman yang satu ini memang memiliki ciri fisik yang unik, yaitu berdaun kecil dan padat. Warnanya yang hijau terang membuat tanaman ini begitu diminati banyak pecinta aquascape.

Dwarf Baby Tears memiliki tingkat pertumbuhan yang sedang dan ketinggiannya begitu rendah. Sehingga, termasuk dalam kategori foreground.

Untuk mendukung pertumbuhannya, dibutuhkan pencahayaan yang tinggi dengan karbondioksida dan dubstrat yang kaya akan nutrisi. Jika ini sudah baik, maka pertumbuhannya akan semakin optimal.

cabomba caroliniana
image: alchetron.com

Cabomba Caroliniana

Cabomba Caroliniana merupakan tanaman aquascape kategori midground yang berasal dari Amerika Selatan. Tanaman ini memiliki tingkat pertumbuhan yang tergolong cepat dan mampu tumbuh optimal pada suhu 15 hingga 26 derajat celcius.

Untuk perawatannya pun mudah dan tidak membutuhkan cahaya terlalu tinggi, juga tidak perlu injeksi CO2, karena kebutuhan gasnya sedikit.

Ceratophyllum Demersum

Sepintas tanaman ini mungkin mirip dengan Cabomba Caroliniana yang daunnya seperti pohon cemara.

Namun, Ceratophyllum Demersum memiliki daun yang memanjang ke atas, sedangkan Cabomba Caroliniana bentuknya lebih melebar. Tanaman ini juga masuk dalam kategori miground, karena memiliki ketinggian yang sedang.

Ceratophyllum Demersum bisa ditemukan di mana saja, kecuali di benua Antartika. Hal ini karena tanaman ini sulit tumbuh di suhu yang terlalu rendah.

Ia memiliki bentuk akar yang agak berbeda dengan tanaman aquascape pada umumnya. Namun, tidak membutuhkan perawatan khusus untuk pertumbuhannya, sehingga sangat cocok bagi para pemula yang ingin membuat aquascape.

Cryptocoryne Pontederiifolia

Cryptocoryne Pontederiifolia berasal dari genus Cryptocoryne yang mudah beradaptasi pada berbagai keadaan tempat hidupnya. Ia bahkan tidak peduli terhadap tingkat kondisi pH air untuk mendukung pertumbuhannya.

Tanaman ini mampu tumbuh optimal saat berada di air dengan sedikit asam maupun basa. Ada yang mengatakan tanaman ini berasal dari Sumatera Barat.

Egeria Densa

Baca Juga  8 Fakta Menarik Ikan Arapaima yang Berukuran Raksasa

Egeria Densa merupakan salah satu tanaman yang biasa atau populer untuk dijadikan aquascape. Bahkan, tanaman ini juga sering ditemukan untuk hiasan kolam terbuka.

Tanaman yang berasal dari Argentina, Brazil, dan Uruguay ini memiliki bentuk fisik yang memanjang unik dan berwarna hijau terang. Sehingga, sangat indah jika dijadikan midground aquascape.

Tanaman ini juga biasa hidup secara bergerombol, sehingga akan menghasilkan sebuah hamparan hijau yang luas dan indah. Tentu saja ini sangat direkomendasikan untuk para pemula di bidang aquascape. Alasannya, selain mudah dari sisi perawatannya, Egeria Densa juga tidak dibanderol dengan harga yang terlalu tinggi.

aquascape minimalis
image:builder.id

Cara Mudah Membuat Tanaman Aquascape bagi Pemula

Setelah mengetahui berbagai jenis tanaman untuk dibuat aquascaping, kini saatnya para pemula membuat karya aquascapenya sendiri.

Cara membuat aquascape berbeda-beda tergantung dari jenis tanamannya. Perbedaan ini berkaitan erat dengan proses pertumbuhannya kelak.

Nah, berikut ini adalah cara menanam aquascape sederhana yang bisa diikuti para pemula.

  • Moss

Penanaman moss pada aquascape biasanya didukung oleh media pendukung, seperti kayu atau batu yang berfungsi sebagai pemanisnya dan biasanya ditempatkan di sisi gelap. Maka, saat tumbuh, tanaman ini akan terlihat indah dan hijau mencolok.

Cara menanamnya yaitu dengan diikat di hardscape dan pastikan terikat dengan kencang karena moss merupakan jenis tanaman yang ringan.

  • Tanaman Rumput

Rumput pada aquascape biasanya digunakan sebagai foreground yang ditempatkan pada bagian bawah. Saat tumbuh, ia akan terlihat seperti rumput lapangan sepak bola yang mengayun indah.

Setelah membeli tanaman rumput, sebaiknya bersihkan akar dan beri sedikit air pada substrat agar lembab. Kemudian, tancapkan substrat sekitar 2 cm dan beri jarak tanam agar tumbuh rata.

  • Tanaman Stem

Tanaman stem biasanya bisa didapatkan dengan harga yang murah dan disajikan dalam pot kecil. Untuk menanamnya, diperlukan tempat di bagian paling belakang, karena ia akan tumbuh memanjang yang berfungsi sebagai latar pada aquascape.

Caranya, cukup ambil sebatang tanaman stem, lalu tancapkan ke substrat sedalam 2-3 cm. Jangan lupa beri jarang untuk pertumbuhannya.

  • Tanaman Umbi

Tanaman umbi biasa dijual dalam sebuah pot kecil yang dibungkus dengan kapas halus. Saat akan menanamnya, bersihkan terlebih dahulu umbi dengan sangat hati-hati agar strukturnya tidak rusak. Sebab, umbi inilah inti dari tanaman.

Cara menanamnya serupa dengan tanaman stem. Hanya saja, lubang substrat yang dibuat harus disesuaikan dengan besar umbinya. Lalu, tutup dengan substrat.

  • Tanaman Ikat

Tanaman ikat, seperti Java Ferm dan Anubias, biasanya selalu ada pada tipe aquascape minimalis karena bentuk fisiknya yang unik dan sederhana. Cara menanamnya hanya dengan mengikatkan tanaman ini ke hardscape supaya tanaman tidak mengambang.

Media pengikatnya biasanya menggunakan benang. Meski lama kelamaan benang ini bisa lapuk, namun bisa secara rutin diganti.

Dika Permana

Dika Permana

Hidup di dunia maya ditemani suara keyboard yang nyaring berbunyi. Yuk jelajahi Indonesia.

One thought on “Serba Serbi Merangkai Tanaman Aquascape

  • Avatar
    19-05-2020 at 10:59 am
    Permalink

    terima kasih informasinya tentang aquascape, bisa di terapkan di rumah selama WFH, karantina

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *