Sugar Glider: Jenis, Makanan, Cara Merawat dan Harganya

Sugar Glider adalah hewan yang sangat unik, sempat tidak diketahui oleh banyak orang di masyarakat umum.

Selama 15 tahun terakhir, mereka telah dijinakkan dan sekarang dikenal sebagai hewan peliharaan kecil yang hebat! Jika Anda tertarik untuk membawa sugar glider ke rumah, inilah beberapa hal yang perlu Anda ketahui.

Mengenal Sugar Glider

Mengenal Sugar Glider
Sugar Glider adalah hewan asli Australia. Sebagian besar lainnya juga ditemukan di Indonesia. Mereka bukan tikus seperti yang diasumsikan oleh beberapa orang, tetapi mereka adalah hewan berkantung

Artinya mereka membesarkan anak-anak mereka di kantung di perut ibu, mirip dengan kangguru. Mereka termasuk dalam jenis hewan malam. Maksudnya mereka tidur sepanjang hari dan terjaga serta aktif di malam hari.

Sugar Glider mendapatkan nama tersebut berdasarkan fakta bahwa mereka suka makan makanan manis, terutama buah-buahan dan sayuran.

Selain itu mereka juga memiliki selaput tipis yang membentang dari pergelangan tangan hingga pergelangan kaki mereka, seperti tupai terbang, yang memungkinkan mereka untuk melompat dan meluncur di udara. Di alam liar, mereka dapat meluncur dari pohon ke pohon pada jarak hingga 150 kaki!

Baca Juga  8 Jenis Kucing Hutan: Ketahui Ciri-Ciri dan Sifatnya

Sugar Glider dewasa memiliki berat antara 4-5 ons dan biasanya berukuran sekitar 12 inci dari hidung hingga ujung ekor. Ukuran ekor setidaknya setengah dari panjang keseluruhan tubuhnya.

habitat albino
Makhluk-makhluk ini cukup vokal dan bisa menggonggong seperti anjing kecil. Bila dirawat dengan baik, mereka dapat hidup di penangkaran hingga 15 tahun.

Karena mereka secara alami hidup di koloni yang terdiri dari 10-15 Sugar Glider lainnya, mereka dianggap hewan sosial dan biasanya lebih baik di rumah jika mereka berpasangan.

Hal ini juga berhubungan pada naluri mereka untuk terikat dengan seluruh kelompok dan cenderung melakukan sosialisasi yang sangat baik dalam lingkungan keluarga, termasuk dengan anak-anak dan hewan peliharaan lainnya.

Mereka biasanya memiliki orang favorit dalam sebuah keluarga. Biasanya yang paling kuat ikatannya dengan mereka, khususnya siapa pun yang merawat mereka lebih sering.

Makanan Sugar Glider

Makanan Sugar Glider

Secara umum, 75% dari makanan sugar glider harus terdiri dari berbagai buah dan sayuran dan 25% harus berupa protein.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, mereka cenderung memilih buah-buahan dan sayuran manis. Berikut adalah beberapa contoh buah-buahan, sayuran, protein, dan camilan yang tepat yang bisa Anda berikan kepada Sugar Glider:

* Buah & Sayuran: apel, aprikot, alpukat, pisang, berry, blewah, wortel, ceri, jagung manis, kurma, anggur, jeruk bali, melon, mangga, jeruk, pepaya, persik, pir, nanas, ubi, plum & kismis.

* Protein: daging (potongan kecil ayam, dll tanpa dimasak dengan bumbu atau saus tambahan), telur rebus, yogurt, keju cottage, tahu & selai kacang.

* Treats: serangga hidup (jangkrik, cacing tanah, cacing tanah, dll; tinggi lemak dan hanya boleh diberikan sebagai camilan dan bukan makanan utama). Hal penting yang patut digarisbawahi terkait serangga hidup yaitu: jangan memberi makan serangga yang Anda kumpulkan dari luar, karena mungkin bisa terkontaminasi dengan pestisida.

Baca Juga  16 Jenis Ikan Mas Koki yang Populer, Mana Favoritmu?

Sugar Glider termasuk hewan yang bisa sangat pemilih terhadap makanan sehingga mereka tidak selalu mendapatkan semua nutrisi yang mereka butuhkan. Karena itu, disarankan untuk menambahkan suplemen, seperti multivitamin reptil atau suplemen kalsium dengan D3, ke dalam makanan mereka.

Anda harus selalu memiliki air segar yang tersedia untuk Sugar Glider, namun karena mereka lebih banyak makan buah-buahan, secara tak langsung mereka juga mendapatkan sebagian besar asupan air dari makanan mereka. Jadi jangan khawatir jika mereka minum sangat sedikit.

Beberapa pemilik Sugar Glider memberi makan hewan peliharaan mereka sekali sehari saat senja dan beberapa kali sehari, pagi dan malam. Tidak ada patokan khusus terkait hal tersebut. Semuanya sangat tergantung pada preferensi Sugar Glider yang Anda miliki.

Jika mereka tampak lapar lagi di pagi hari, Anda dapat mencoba memberi mereka sedikit makanan di pagi hari atau memberi lebih banyak makanan di malam hari.

Hal lain yang perlu dicatat terkait makanan Sugar glider yaitu jangan pernah memberi mereka gula mentah, pengganti gula, permen, atau cokelat! Meski namanya ‘Sugar’ bukan berarti mereka bebas makan apapun yang mengandung gula, apalagi gula buatan.

Cara Merawat Sugar Glider

Cara Merawat Sugar Glider
Terkait cara merawat Sugar Glider, selain soal makanannya, hal lain yang perlu diperhatikan yaitu bagaimana membentuk habitat di rumah agar mereka merasa aman dan nyaman.

Kandang sugar glider harus sebesar mungkin, semakin tinggi semakin baik. Mereka membutuhkan banyak ruang untuk didaki. Untuk satu Sugar Glider, ukuran yang disarankan adalah 20 ″ x 20 ″ x 30 ″.

Kandang tersebut juga harus memiliki jeruji kawat atau logam yang cukup rapat sehingga Glider kecil tidak dapat masuk.

Habitat mereka juga harus di daerah yang tidak sibuk di siang hari sehingga mereka bisa tidur. Hindari sinar matahari langsung, tetapi pastikan ada cukup cahaya di ruangan untuk membedakan antara malam dan siang. Kamar idealnya harus 15-30 derajat Celcius.

Baca Juga  Ternyata Banyak, Yuk Mengenal Jenis Burung Elang

Sugar glider suka memakan makanan tinggi sehingga makanan yang menempel di sisi kandang adalah yang terbaik. Mereka juga membutuhkan tempat bersarang untuk tidur di siang hari.

Contohnya termasuk kantong kain, rumah burung dari kayu, rumah hamster plastik, dll. Seharusnya ada alas tidur di bagian bawah kandang untuk menyerap air seni dan kotoran. Anda dapat membeli tempat tidur hewan yang cocok atau Anda dapat menggunakan serutan kayu atau kertas parut. Apapun yang Anda gunakan harus tidak beracun jika dicerna.

Sugar glider sangat suka mainan, jadi Anda harus memberi mereka sebanyak mungkin di dalam kandangnya, seperti mainan burung, mainan kunyah, tangga, lonceng, roda olahraga, terowongan, dan bola.

Anda juga dapat menambahkan beberapa cabang ke kandang sehingga mereka punya banyak untuk dipanjat, tetapi pastikan mereka terbuat dari kayu yang tidak beracun dan diganti secara teratur ketika menjadi kotor.

Kesehatan Sugar Glider

Kesehatan Sugar Glider

Beberapa orang mungkin berpikir hewan peliharaan saku kecil seperti Sugar Glider tidak perlu pergi ke dokter hewan untuk pemeriksaan, namun ada banyak masalah medis potensial yang dihadapi Sugar Glider, di antaranya:

* Kekurangan kalsium: Jika Sugar Glider kekurangan kalsium, mereka bisa menunjukkan gejala ketimpangan, kelumpuhan dan kesulitan bergerak.

Jika Anda merasa sugar glider Anda tidak menerima cukup kalsium, maka Anda harus mempertimbangkan untuk menambahkan suplemen kalsium untuk mencegah gejala-gejala ini.

* Sembelit & diare: Jika diet tidak mengandung cukup serat, Anda mungkin melihat perut yang keras dan buncit, kesulitan buang air besar, dan tinja kering yang keras.

* Di sisi lain, jika Sugar Glider Anda stres, makan terlalu banyak buah jeruk, atau banyak penyebab lainnya, bisa saja ia mungkin mengalami diare. Diare berbahaya karena Sugar Glider dapat dengan cepat mengalami dehidrasi fatal jika tidak diobati.

* Cedera: Beberapa cedera umum yang bisa didapatkan oleh Sugar Glider termasuk cakar robek, luka terbuka, dan patah tulang.

Baca Juga  5 Cara Memandikan Kucing dengan Benar Agar Wangi Bersih

* Parasit: Sugar Glider bisa mendapatkan parasit seperti yang ditemukan pada kucing atau anjing, antara lain kutu, tungau, cacing gelang, cacing tambang, cacing pita, dll. Jika Anda curiga Sugar Glider Anda memiliki parasit, tanyakan kepada dokter hewan untuk tata cara pengobatan terbaik.

* Stres: Sugar glider dapat menjadi stres karena pola makan yang buruk, penyakit, kandang yang kotor, kandang yang terlalu kecil atau terlalu padat, terlalu banyak pekerjaan, kesepian, kebosanan, panas berlebih atau dingin, dan banyak alasan lainnya.

Tanda-tanda bahwa glider Anda stres termasuk kehilangan nafsu makan, makan berlebihan, tidur berlebihan, dan tiba-tiba merasa panik berputar-putar dalam waktu lama di dalam kandang.

Jenis dan Harga Sugar Glider

harga sugar glider
Meski terlihat tak berbeda satu dengan lainnya, ternyata jenis Sugar Glider ada banyak lo. Setidaknya dari penelusuran yang dilakukan oleh tim Jendela Hewan, ada 9 – 13 jenis Sugar Glider di pasaran. Berikut ini jenis-jenis Sugar Glider yang banyak dicari:

1. Albino
2. Black Beauty
3. Black Face Black Beauty
4. Caramel
5. Classic
6. Cremeino
7. Leucistic
8. Mozaik
9. Piebald
10. Platinum
11. Red Sugar Glider
12. Ruby Leucistic dan Ruby Platinum
13. White Face Blonde

albino
Perbedaan paling umum di antara jenis-jenis Sugar Glider tersebut biasanya terletak pada warna kulit, ciri-ciri di bagian tubuh dan warna matanya. Selain jenis-jenis utama di atas, ada pula yang disebut sebagai Sugar Glider Joey alias anakan Sugar Glider.

Ternyata banyak sekali yang suka membeli Sugar Glider yang masih kecil. Mungkin karena lebih mudah dijinakkan sehingga lebih mudah dipelihara.

Baca Juga  Serba-serbi Kucing Persia Himalaya dan Kisaran Harganya

Karena Sugar Glider lebih suka hidup berkelompok, sebaiknya jika Anda tertarik untuk memelihara hewan ini, belilah sepasang agar ia tidak merasa sendirian. Sugar Glider akan mudah stress jika sendirian.

Untuk harga Sugar Glider sangat beragam, mulai dari Rp 350.000 hingga Rp 1.500.000, tergantung jenis, ukuran, dan usia. Beberapa juga sudah ada yang menjualnya secara sepasang. Beruntung di Indonesia hewan ini termasuk legal diperjualbelikan. Di beberapa negara luar, ada yang melarang transaksi jual beli Sugar Glider.

Semoga informasi terkait Sugar Glider ini bermanfaat ya Sahabat Tedas.id dan selamat memelihara hewan kecil berkantung ini!

Marita Ningtyas

Marita Ningtyas

A Writerpreneur, tinggal di kota Lunpia. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Selamat membaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *