Minuman dan Makanan Kucing Kampung yang Rutin Diberikan

Makanan Kucing Kampung – Para cat lovers pasti sudah tidak asing lagi dengan kucing kampung atau kucing liar yang hampir selalu ada di setiap sudut kota. Kucing ini tak hanya ada di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia.

Mereka dinamakan Moggy di luar negeri sana dan hingga saat ini para peneliti masih mencari tahu asal usulnya. Karena tidak ada yang tahu bagaimana kucing kampung ini bisa memiliki banyak sifat yang berbeda dan perubahannya.

Terlepas dari asal usulnya, makanan kucing kampung harus tetap diberikan. Yah, walaupun kehidupan mereka yang keras membuat akhirnya lebih tahan banting dibandingkan kucing ras. Jika kamu ingin memelihara kucing kampung, sebaiknya kenali dulu makanan dan minuman yang harus diberikan.

Jenis Makanan Kucing Kampung dan Minumannya

Jenis Makanan Kucing Kampung

Keunikan dari kucing kampung adalah warna bulu dan warnanya yang sangat beragam. Banyak yang menduga bahwa si Moggy ini berasal dari Afrika yang kemudian bermutasi. Ada Moggy bulu panjang dan bulu pendek dengan sifat yang berbeda-beda.

Bagaimana untuk makanannya? Pemberian pakan dan minuman kepada Moggy lebih mudah dan murah ketimbang kucing ras. Inilah yang juga menjadi salah satu alasan mengapa banyak yang suka dengan kucing kampung.

Tidak perlu memberikan kandang dan bahkan tak mudah sakit karena terbiasa di alam liar. Walaupun mereka pandai mencari makan di alam, namun karena padatnya perkotaan seringkali Moggy kesulitan mendapat makanan.

Sulitnya sumber makanan membuat banyak kucing kampung akhirnya mati karena kelaparan bahkan memiliki tubuh yang kurus. Bagi pecinta kucing kampung pastinya tak ingin dong hewan kesayangannya sakit bahkan mati.

Oleh karena itu berikut berikan beberapa jenis makanan kucing kampung berikut ini serta minumannya.

Baca Juga  Ini Dia Kucing Ashera Peliharaan Termahal Hasil Hibrida

1. Ikan

Semua kucing adalah karnivora atau pemakan daging dan mereka bahkan tidak segan-segan untuk memakan daging mentah. Buktinya banyak kucing kampung yang selalu berburu tikus, belalang hingga kadal.

Pada saat masih kecil, induk kucing akan mengajari anak-anaknya berburu makanan tersebut. Sehingga ketika dewasa mereka mampu bertahan hidup sendiri. Pada kenyataannya ketika mereka kesulitan mendapatkan makanan tersebut, Moggy pergi ke tong sampah untuk mencari makanan.

Tak ingin mereka pergi ke tempat sampah maka sebaiknya siapkan ikan untuk mereka. Kamu pasti tahu dong ikan keranjang yang dijual di pasar atau tukang sayur? Ikan keranjang ini adalah kesukaan para kucing.

Selain baunya yang amis ikan ini juga murah, biasanya dijual 4500 sampai 500 rupiah. Satu keranjang berisi dua ikan yang bisa dibagi-bagikan ke banyak kucing setiap hari. Ikan adalah sumber protein yang tinggi untuk menjaga daya tahan tubuh mereka.

Ketika memberikan sebaiknya bersama tulangnya karena akan menjadi sumber kalsium dan mereka akan memakannya habis.

2. Ayam

Selain ikan, sumber protein yang dibutuhkan oleh kucing adalah ayam. Tapi biasanya mereka lebih suka ayam negeri karena lebih amis dan tulangnya lebih kecil.

Khusus untuk ayam, kamu perlu merebusnya terlebih dahulu dan jangan memberikannya mentah. Bisa juga memberikan ayam yang sudah digoreng tetapi ingat jangan terlalu banyak memberikan bumbu apalagi yang pedas karena mereka tidak mau memakannya.

Ayam yang dibumbu pedas akan merusak penciuman kucing sehingga mereka tidak tertarik dengan makanannya. Kucing sebenarnya tidak memiliki indera perasa, jadi mereka mengandalkan penciuman untuk mengetahui makanan yang mereka suka.

Ikan dan ayam adalah makanan kucing kampung agar cepat gemuk yang bisa diberikan setiap hari.

3. Makanan kering

kucing kampung makan

Petshop bukan hanya menyediakan jenis makanan khusus untuk kucing ras tetapi juga kucing kampung. Moggy juga bisa mengkonsumsi makanan kucing ras karena mereka sangat suka dengan aroma makanannya.

Tapi jika kamu memelihara kucing dalam jumlah banyak, tak perlu membeli makanan kucing kampung yang mahal. Ada merk makanan kucing kampung yang bisa dibeli seperti Bolt yang harga sekilonya 20ribuan. Bolt memiliki kandungan protein sebanyak 28%, lemak 9%, serta 4% dan air 10%.

Perlu diperhatikan untuk pemberian pakan kering untuk kucing dewasa dan anakan karena salah memberikan akan membuat mereka obesitas. Kucing anakan bisa diberikan 5 kali makanan dengan takaran 5 gram sekali makan.

Kucing dewasa membutuhkan 30 gram sekali sajian dan diberikan 3 kali sehari. Kucing sudah termasuk remaja dan dewasa ketika berusia 6 hingga 8 bulan.

4. Nasi

Seperti manusia, kucing juga perlu nasi sebagai sumber karbohidrat. Tapi pemberian nasi harus didampingi dengan lauk seperti ikan atau ayam. Sehingga si kucing mencium aroma amis dari makanannya.

Nasi diberikan dalam porsi yang pas, jangan terlalu banyak karena kandungan gula dalam nasi sangat tinggi. Berlebihan memberikan nasi akan membuat kucing diare atau obesitas.

Baca Juga  8 Jenis Kucing Hutan: Ketahui Ciri-Ciri dan Sifatnya

5. Tempe

Pasti kamu akan kaget mendengar tempe masuk dalam daftar makanan kucing kampung. Tempe adalah sumber protein nabati yang dibutuhkan kucing pada saat sakit. Ketika kucing diare dan mereka tidak bisa mengeluarkan feses yang padat tempe akan sangat membantu.

Berikan tempe pada kucing yang sedang diare sebagai pertolongan pertama untuk dua hari. Tempe bisa direbus terlebih dahulu hingga lunak kemudian campurkan dengan ikan. Biarkan mereka makan, tapi jika masih terus berlanjut segera bawa kucing ke dokter.

6. Air putih

Untuk minumannya, kucing hanya membutuhkan air putih. Jangan berikan jenis minuman lainya seperti air gula, sirup, kopi, teh, dll. Air adalah sumber tenaga bagi mereka untuk menghindari dehidrasi apalagi kucing kampung sangat suka berpetualang jauh.

Sebaiknya siapkan air matang, jangan yang mentah. Karena air mentah apalagi yang memiliki endapan berpotensi membuat saluran kencing kucing tersumbat. Hal ini paling terjadi pada kucing jantan sehingga.

Nah kini kamu sudah tahu apa saja makanan kucing kampung dan minumannya yang harus diberikan. Sayangi kucing kampung dengan memberikannya makan rutin setiap hari yah.

Yuliarti Swan

Yuliarti Swan

Pecinta kuliner, traveling yang ingin berbagi cerita dari kota budaya di Indonesia.