Kucing Maine Coon: Fakta, Harga dan Cara Merawatnya

Kucing Maine Coon – Pernahkah kamu mendengar kucing jenis tersebut? Maine Coon adalah jenis kucing rumahan yang memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dibandingkan kucing lainnya.

Sesuai namanya, ras ini berasal dari negara bagian Maine (Amerika Serikat). Terdapat berbagai mitos dan legenda berhubungan dengan asal ras kucing ini.

Banyak orang yang percaya kalau kucingMaine Coon dihasilkan dari persilangan antara kucing setengah liar dengan rakun. Mitos ini muncul karena bentuk dan warna ekor kucing Maine Coon yang menyerupai ekor rakun.

Tetapi ada cerita lainnya yang menyatakan bahwa seorang pelaut Inggris bernama Kapten Charles Coon memelihara kucing berbulu panjang di atas kapalnya. Setiap kali kapalnya merapat, kucing-kucingnya dikawinkan dengan kucing-kucing liar di daerah tersebut.

Meskipun Maine Coon adalah kucing yang sangat menyukai orang, namun mereka tidak terlalu bergantung pada manusia. Kucing Maine Coon tidak selalu mencari perhatian, kucing ini lebih suka bersama pemiliknya dan mengamati segala aktivitas yang mereka lakukan.

Maine Coon dikenal karena sifatnya yang manis dan lembut. Mereka umumnya rukun dengan anak-anak, anjing, serta kucing lainnya. Maine Coon tidak dikenal sebagai pemanjat dan lebih suka berada di lantai. Mau tau kisah lengkap tentang kucing Maine Coon? Yul simak penjelasannya berikut:

Kisah Folklore Asal-Muasal Maine Coon

Asal-Muasal Maine Coon

Salah satunya adalah kisah Maine Coon dan Marie Antoinette. Marie Antoinette adalah seorang ratu dari Perancis yang dieksekusi dengan Guillotine pada tahun 1793.

Ceritanya, sebelum dia meninggal, Marie Antoinette mencoba kabur dari perancis dengan pertolongan Kapten Samuel Clough. Dia lalu meletakkan barang-barang berharganya di kapal Clough.

Namun dia juga menaruh kucing-kucing kesayangannya, termasuk kucing Turkish Angora. Meskipun dia gagal untuk kabur, kucing-kucingnya berhasil selamat dan mencapai teluk Wiscasset, Maine, dimana dispekulasikan mereka berkembang biak dengan persilangan dengan kucing berbulu pendek lokal disana. Lalu hasil dari persilangan itu menghasilkan keturunan Maine Coon modern saat ini

Baca Juga  8 Jenis Kucing Hutan: Ketahui Ciri-Ciri dan Sifatnya

Kisah lainnya melibatkan kapten Charles Coon, seorang pelaut Inggris yang memelihara kucing berbulu panjang di kapalnya. Setiap kapal Coon berlabuh di pelabuhan New England, kucing-kucing tersebut dikeluarkan dari kapal dan dikawinkan atau dikembangbiakkan dengan kucing liar di daerah tersebut.

Ketika kucing berbulu panjang muncul di daerah tersebut, mereka disebut sebagai salah satu dari kucing “Coon”.

Hipotesis yang lebih diterima secara umum adalah Maine Coon diturunkan dari pasangan kucing domestik lokal yang berbulu pendek dan kucing berbulu panjang yang dibawa oleh pelaut (seperti kisah Coon sebelumnya) atau pada abad ke-11 oleh Norsemen (atau sebelum dikenal sebagai Vikings).

Hal ini dikarenakan adanya kemiripan antara Maine Coon dengan Norwegian Forest Cat, yang juga merupakan jenis kucing lain yang ikut dalam perjalanan Norsemen.

Popularitas dan Era Modern Maine Coon

Maine Coon

Popularitas Maine Coon di era modern diawali ketika namanya disebut dalam literatur The Book of the Cat yang diterbitkan tahun 1903. Di sana tertulis bahwa petani yang berada di Maine, Amerika Serikat, mengadakan kontes kucing “Maine State Champion Coon Cat” pada acara Skowhegan Fair (semacam pasar malam) yang diadakan tahun 1860an.

Baca Juga  Kucing Caracal: Ketahui 9 Hal Sebelum Memeliharanya

Pada tahun 1895, Maine Coon mulai ‘menjajah’ New York City pada acara pertunjukkan kucing pertama di Amerika Utara, yang diselenggarakan pada tepatnya di Madison Square Garden.

Kucing Maine Coon yang masuk saat itu bernama Cosey, seekor Maine Coon berwarna coklat tabby. Dia memenangkan medali sebagai kucing terbaik di pertunjukkan tersebut. Melanjutkan perjalanannya pada awal abad ke-20, popularitas Maine Coon sempat berkurang dikarenakan naiknya juga popularitas kucing berbulu panjang lainnya, seperti kucing Persia.

Awal Era Modern Maine Coon

 

Awalnya, Awal Era Modern Maine Coon
Maine Coon masih belum mendapatkan status Provisional Breed. Bahkan, kucing menkun, nama tenarnya sekarang, pernah ditolak status profesionalnya selama tiga kali. Pada akhirnya mendapatkan statusnya pada 1 Mei 1975, lalu naik juga statusnya menjadi Championship pada tahun 1976.

Akhirnya setelah perjalanan panjang, pada tahun 1985, negara bagian Amerika yang bernama Maine menjadikan Maine Coon sebagai kucing resmi dari Maine. Hingga naiklah terus popularitasnya di era kita saat ini.

Untuk bisa diterima sebagai jenis kucing yang baru, kucing tersebut harus mendapatkan status tersendiri dan status tersebut didapatkan setelah standarisasi dan klasifikasi untuk jenis kucing baru itu terpenuhi. Pada hal ini, yang memberikan status tersebut adalah CFA. Urutannya adalah Provisional Breed, lalu ke Championship.

Penampilan Kucing Maine Coon

Penampilan Kucing Maine Coon

Tahukah kamu? Kucing Maine Coon terbesar, menurut Guinness World Record pada tahun 2010 adalah Stewie dengan tubuh sepanjang 123cm!

Sekilas, ketika masih kecil kucing Maine Coon memiliki kemiripan dengan kucing Persia, terutama varian Doll-Faced Persia. Hal ini dikarenakan kemiripan keduanya adalah karena bulunya yang sama-sama lebat dan panjang. Namun, salah satu perbedaan yang mencolok adalah ukuran dan bentuk tubuhnya yang secara visual terlihat sangat berbeda.

Hal utama dari Maine Coon, dan yang membuatnya sangat terkenal adalah karakteristik tubuhnya yang sangat besar. Dengan berat tubuh berkisar dari 6 sampai 12 Kg, dengan kecenderungan kucing Maine Coon betina berukuran lebih kecil.

Maine Coon memiliki karakteristik bagian tubuh lainnya yang proporsional mengikuti ukuran tubuh besarnya. Seperti kepalanya, memiliki moncong yang agak maju dengan dahi yang lebar. Telinga Maine Coon memiliki ukuran yang relatif besar dan berbentuk segitiga yang tegak ke atas.

Postur keseluruhan Maine Coon pada umumnya adalah besar, panjang, serta memiliki otot yang cukup banyak di seluruh bagian tubuhnya yang seperti persegi panjang. Ukuran tangan dan kakinya relatif panjang dan terbilang besar, proporsional dengan batang tubuhnya sehingga penampilannya tidak chubby alias cebol.

Baca Juga  8 Jenis Kucing Hutan: Ketahui Ciri-Ciri dan Sifatnya

Maine Coon juga memiliki bulu yang indah. Melapisi tubuh besarnya, bulu Maine Coon relatif panjang dan lebat namun sangatlah halus, meski teksturnya bervariasi dengan warna bulunya.

Bulunya cenderung lebih panjang pada bagian perut dan punggungnya, dengan kecenderungan lebih tipis pada bagian kepala dan kaki-tangannya. Perbedaan kelebatan bulu pada tubuh dan kepalanya membuat dia memiliki bulu lebat di lehernya seperti bulu di leher singa.

Warna bulu pada Maine Coon bisa sangat beragam, dan bisa memiliki warna bulu yang kucing lain miliki. Ya, varian warna Maine Coon sangatlah banyak jika disebutkan satu persatu.

Namun pada jenis Maine Coon, varian warna bulu yang paling sering ditemukan adalah warna Tabby. Tabby merupakan jenis pola yang memiliki corak garis-garis pada tubuhnya seperti pada macan. Uniknya, Maine Coon memiliki adaptasi dengan bulu yang lebih lebat pada musim dingin, dan lebih tipis pada musim panas

Sifat Kucing Maine Coon

Sifat Kucing Maine Coon

Tadi kamu sudah mendengar julukan Maine Coon yaitu Gentle Giants atau raksasa lembut. Meski dengan tubuhnya yang besar, mereka merupakan kucing yang sangat lembut serta sangat loyal terhadap keluarga pemiliknya. Maine Coon memiliki sifat waspada terhadap orang baru, tapi bukan dalam arti buruk seperti galak.

Maine Coon diketahui bukan kucing “Lap Cat” atau kucing pangkuan karena sifatnya. Mereka memiliki sifat yang independen dan tidak suka begitu menempel termasuk ke keluarganya.

Namun, bukan berarti mereka jutek atau tidak bersahabat, itu hanya sifat umumnya saja. Maine Coon memiliki kecenderungan toleransi yang tinggi dan sifat lembutnya membuat Maine Coon tidak memiliki masalah apabila dirawat bersama kucing lain, anjing, ataupun kepada anak kecil.

Baca Juga  7 Makanan Kucing Anggora dan Cara Merawat Anaknya

Sepanjang hidupnya, Maine Coon sangat senang bermain dan relatif aktif, dengan karakteristik biasanya kucing jantan bertingkah lebih konyol, sementara kucing betina lebih bersikap lebih ‘elegan’. Kesamaan pada keduanya adalah mereka sangat penyayang terhadap pemiliknya.

Maine Coon juga memiliki kecerdasan diatas rata-rata sehingga mereka mudah dilatih. Perlu diingatkan, kucing Maine Coon tergolong kucing yang sangat vokal. Mereka akan mengajak kamu bicara, mengaum, atau chirping alias bersuara aneh saat melihat burung.

Tidak seperti kucing kebanyakan, kucing Maine Coon tidak memiliki masalah dan tidak takut terhadap air. Hal ini diduga karena asal muasal leluhur Maine Coon yang sering tinggal di kapal pada masa awalnya dan sudah terbiasa dengan air laut.

Tentang Kesehatan dan Cara Merawat Kucing Maine Coon

Cara Merawat Kucing Maine Coon

Maine Coon secara umum merupakan jenis kucing yang sehat dan memiliki adaptasi natural dari iklim New England saat itu.Tapi, mereka memiliki risiko penyakit genetik yang mampu menyerang semua jenis kucing, termasuk Maine Coon.

Diantaranya adalah Hypertrophic cardiomyopathy, Spinal Muscular Atrophy, Hip Dysplasia, dan Polycystic Kidney Disease. Perlu diingatkan penyakit genetik ini bukanlah penyakit pasti, namun bukan mustahil jika Maine Coon memiliki risiko ini. Sebaiknya dilakukan check up ke dokter secara rutin untuk memastikannya.

Dari studi yang dilakukan di Swedia tahun 2003-2006, median dari ekspektasi umur Maien Coon adalah >12.5 tahun. 74% kucing Maine Coon hidup hingga 10 tahun atau lebih dan 54% bisa hidup hingga 12.5 tahun atau lebih.

Apa Yang Harus Dilakukan untuk Pertumbuhan Serta Nutrisi Maine Coon yang Optimal?

Maine Coon tergolong jenis kucing yang secara fisik sangat lambat untuk dewasa. Potensial tubuh besarnya baru akan tercapai ketika mereka berumur 3 hingga 5 tahun. Pertumbuhannya terbilang lambat dibanding jenis kucing lainnya yang mencapai potensial ukuran tubuh dengan waktu sekitar 1 tahun.

Hal pertama tentang Maine Coon adalah makanannya. Kamu mungkin mengira Maine Coon harus makan lebih banyak untuk menopang ukuran tubuhnya dan level energinya yang tinggi.

Baca Juga  Pencinta Kucing Masuk, Ini 7 Cara Merawat Kucing Persia

Hal ini merupakan miskonsepsi yang sering terjadi. Dibandingkan jumlah makanan yang banyak yang mana hanya akan membuatnya obesitas, Maine Coon lebih butuh makanan yang berkualitas dengan kadar protein dan nutrisi yang cukup baik. Jadi pilihlah makanan dengan kadar daging yang lebih banyak

Kucing Maine Coon Kebanyakan bertubuh Besar dan Berbulu Panjang, dengan Grooming yang Mudah?

harga kucing maine coon

Berbicara mengenai bulunya yang panjang, kamu mungkin mengira Maine Coon memiliki grooming yang sama dengan kucing Persia. Namun secara mengejutkan, dibandingkan dengan kucing berbulu panjang lainnya seperti Persia maupun Angora, Maine Coon hanya memerlukan grooming yang minimal.

Mengapa kucing berbulu semi panjang ini tidak memerlukan grooming sebanyak kucing berbulu panjang lainnya? Ini disebabkan bulunya self-maintain alias secara alamiah merawat dirinya sendiri dan adanya bulu tipisnya yang berada di atas kulitnya.

Tetapi bukan berarti kamu tidak menyadarinya, ya. Paling tidak kamu harus menyisir tubuhnya sekali atau dua kali seminggu untuk membuang bulu rontok dan endapan minyak di bulunya. Kucing Maine Coon sebenarnya bisa menjadi kucing luar rumah, namun risiko yang kamu perlu perhatikan adalah lebih pada lingkungan di sekitar kamu.

Apakah kucing Maine Coon kamu berisiko diserang hewan lainnya? Atau mungkin dia bisa dicuri orang atau berisiko kecelakaan akibat kendaraan? Tim Tedas lebih menyarankan kamu merawatnya secara indoor agar lebih aman.

Tahukah Kamu? Bahwa Kucing Maine Coon Sempat ‘Menghilang’

kucing menkun

Kucing Maine Coon diketahui hanya memenangkan suatu kontes kucing Nasional di Portland, Oregon pada tahun 1911. Setelah itu, kucing Maine Coon mulai kembali jarang terlihat selama 40 tahun lamanya.

Saking langkanya, Maine Coon sempat dianggap punah pada tahun 1950. Tapi pernyataan ini dianggap prematur dan terasa dilebih-lebihkan. Central Maine Cat Club (CMMC) dibentuk pada awal 1950 an dengan tujuan meningkatkan popularitas Maine Coon.

Dan akhirnya mereka meningkatkan popularitasnya kembali setelah mereka (CMCC) mengadakan pertunjukkan Maine Coon selama 11 tahun sejak berdirinya. CMCC juga yang berperan dalam menentukan standarisasi kucing Maine Coon.

Baca Juga  Ini Dia Kucing Ashera Peliharaan Termahal Hasil Hibrida

Jadi, itulah pembahasan kita mengenai Maine Coon. Kucing ini memang masih tergolong langka di Indonesia. Jika kamu berminat, kamu bisa menemukan Kucing Maine Coon ini secara online.

Tapi, siap-siap ya karena kamu harus merogoh kocek minimal dua juta rupiah untuk bisa mengadopsi kucing ini. Ya, harga kucing maine coon memang sangat fantastis, sefantastis kisah-kisah yang menyertainya. Kalau kamu kira-kira tertarik untuk memiliki jenis kucing menkun inikah?

Pastinya selain menyiapkan dana yang tidak sedikit untuk mengadopsinya, kamu juga harus menyiapkan kandang yang nyaman, makanan yang berkelas dan perawatan terbaik. Jangan lupa untuk selalu periksakan secara rutin kucing menkun kesayangan kamu ke dokter hewan.

Semoga bermanfaat ya, dan Jangan lupa, share pengalaman Sahabat Tedas ya, jika kamu memiliki atau sempat merawat Maine Coon!

Aldy Amrillah

Aldy Amrillah

Halo, Perkenalkan nama saya Aldy Amrillah biasa dipanggil Aldy, Saya merupakan penulis artikel yang berasal dari Kota Hujan.Saya memiliki hobi bermain game online, membaca artikel dan menonton berita dan semoga saja artikel yang saya tulis untuk Kalian dapat bermanfaat yah, selamat membaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *