25 Jenis Lovebird: Fakta dan Cara Merawatnya

Jenis Lovebird – Burung cinta atau yang lebih dikenal dengan nama lovebird adalah salah satu jenis burung pengicau yang sering masuk ke arena lomba. Hewan yang memiliki nama latin agape ini berasal dari benua Afrika.

Lovebird merupakan jenis burung kakatua mini, hal tersebut bisa dilihat dari ciri bulunya yang berwarna-warni. Tubuhnya hanya memiliki ukuran 12 hingga 17 cm saat dewasa.

Ada begitu banyak jenis lovebird yang tersebar di seluruh dunia dan sering menjadi incaran para kolektor burung. Keunikannya terdapat pada keaktifannya, perlu latihan jika ingin menjadikannya sebagai burung yang jago berkicau.

Keindangan dari bulunya merupakan pembeda utama dari jenis-jenisnya. Apa saja jenisnya dan bagaimana cara memeliharanya? Temukan jawabannya di sini.

Jenis-Jenis Lovebird Cantik yang Sering Jadi Incaran

Jenis-Jenis Lovebird

Hewan kecil ini harus dipelihara sepasang dan mereka adalah satwa monogami yang hanya setia pada satu pasangan saja. Mereka juga memiliki kebiasaan untuk menyuapi pasangannya dalam meningkatkan ikatan.

Burung yang sangat aktif ini bisa menjadi agresif apalagi ketika musim kawin. Oleh karena itu sangkar burung lebih baik terbuat dari besi. Ada begitu banyak jenis lovebird yang memiliki bulu-bulu indah. Penasaran dengan apa saja jenis jenis lovebird ? Para pecinta burung tak boleh melewatkannya.

1. Lovebird Nyasa

Jenis Nyasa adalah lovebird yang ukurannya paling kecil yaitu tak sampai 18 cm. Wajahnya memiliki warna yang kemerahan dengan bagian leher warna orange. Warna bagian tubuh lainnya adalah hijau.

2. Lovebird Cobalt

Sering ke pasar burung dan dilihat lovebird warna biru? Itu adalah jenis cobalt dimana hampir seluruh bagian tubuhnya berwarna biru. Kecuali bagian sekeliling lehernya berwarna semu putih dan kepala abu-abu gelap.

Lovebird cobalt juga memiliki warna ekor di samping kanan dan kiri berwarna hitam.

3. Lovebird Biru Mangsi

Masih dengan lovebird yang berwarna biru, namun kali ini warnanya biru mangsa yaitu sedikit gelap. Warna bagian lehernya lebih putih dibandingkan lovebird cobalt dan kepalanya sangat hitam.

Pada bagian bawah sayapnya dan beberapa bulu ekor berwarna hitam. Beberapa jenisnya ada yang memiliki warna gradasi antara hitam dan juga biru mangsi.

4. Lovebird Misty

Jenis lovebird yang satu ini merupakan mutasi genetik karena warnanya sama seperti kabut. Warna bulu mereka tampak kelabu tetapi jika terkena cahaya akan tampak kemerahan.

Bulu lovebird misty sebenarnya memiliki beberapa warna dasar yaitu kuning pada bagian seluruh tubuhnya dan hitam di bagian ekor.

5. Lovebird Batman

Sesuai dengan namanya, jenis lovebird yang satu ini tampak seperti batman karena dipenuhi dengan warna hitam. Hanya saja warna hitam tampak gradasi pada bagian lehernya.

Leher lovebird batman berwarna putih sedangkan di sekeliling matanya berwarna putih. Sehingga jika dilihat tampak seperti menggunakan kacamata batman.

Baca Juga  Ternyata Banyak, Yuk Mengenal Jenis Burung Elang

6. Lovebird Violet

Ada warna biru, ada juga warna ungu. Lovebird violet cukup banyak ditemui seperti lovebird cobalt. Warna ungu hanya terdapat pada bagian mengelilingi di bawah dada.

Sedangkan pada bagian leher hingga kepalanya berwarna putih pekat. Pada ujung sayap dan juga ekornya memiliki warna hitam.

7. Lovebird Pale Fallow

Jenis lovebird ini adalah hasil dari ras albino dan lutino yang bermutasi. Tampilan kepala dan leher berwarna merah sedangkan bagian tubuh berwarna hitam. Di bagian ujung sayapnya berwarna hitam.

Pada bagian ekornya tampak semburat merah serta kuning menghiasi. Namun secara keseluruhan, lovebird ini memiliki warna yang sedikit pucat karena efek dari ras albino.

8. Lovebird Fischer

Nama jenis lovebird ini berasal dari penemunya yaitu Gustav Fischer yaitu seorang penjelajah asal Jerman. Secara fisik jenis ini memiliki empat perpaduan warna. Pada bagian kepalanya berwarna hitam dengan kacamata warna putih.

Paruh Fischer berwarna merah yang sangat mirip dengan kakatua. Pada bagian leher hingga dada mereka memiliki warna kuning. Di bagian sayap mereka memiliki warna hijau tua.

Bulu di sekitar kaki burung berwarna hijau tua dan warna hitam juga terdapat di ujung ekor serta sayapnya. Semua perpaduan warnanya membuat harga burung lovebird cukup mahal.

9. Lovebird Berkerah Hitam

Nama latinnya adalah Lovebird Swindern yang banyak ditemukan di Afrika tepatnya Kongo. Ukurannya pun cukup kecil, burung dewasa memiliki panjang 13.5 cm. Di antara jenis lovebird, Swindern tidak terlalu populer karena bulunya yang tidak terlalu bagus.

Selain itu makanan Swindern cukup mahal dan sulit didapatkan, jadi mereka dapat berkembang biak lebih banyak. Sekilas tampilannya mirip seperti Fischer namun pada bagian lehernya mereka berwarna orange yang tipis.

10. Lovebird Bermuka Salem

harga burung lovebird

Ada juga jenis lovebird yang memiliki warna salem yaitu kemerahan mirip seperti buah peach. Burung ini memiliki warna tersebut hanya pada bagian wajahnya saja, sedangkan anggota tubuh lainnya berwarna hijau salem.

Pola warna tersebut akan sangat terlihat ketika terkena cahaya. Ukuran tubuhnya sangat besar dan keunikan terdapat pada bagian pantatnya yang berwarna kebiruan.

11. Lovebird Topeng

Memiliki nama lain lovebird dengan kerah kuning karena warna lehernya yang kuning pekat. Jenis ini sama seperti lovebird cobalt yang paling banyak ditemui di Indonesia. Keunikannya terdapat pada bagian wajahnya yang berwarna hitam seperti topeng.

Asal jenis burung lovebird adalah dari Tanzania dan secara keseluruhan warnanya tampak mirip seperti Fisher. Hanya saja burung ini tak memiliki warna kehijauan di atas kepalanya.

12. Lovebird Abisinia

Jika dilihat, jenis lovebird ini seperti memiliki topeng berwarna merah. memang benar bagian wajahnya terdiri dari warna merah pekat. Sedangkan sedikit di leher tampak abu-abu di bagian kanan dan kiri.

Warna hijau tua terdapat dari atas kepala hingga hampir di seluruh sayapnya. Pada bagian punggung hingga ekor tampak warna biru cerah. Ujung sayapnya juga memiliki warna hitam. Jenis ini paling banyak ditemukan di Ethiopia.

13. Lovebird Pipi Hitam

jenis lovebird yang satu ini sudah berkurang banyak populasinya karena habitatnya yang sudah hilang. Mereka tinggal di perbatasan Namibia, Botswana dan Zambia. Kebanyakan area tersebut sudah mulai dibangun sebagai pemukiman manusia.

Ukurannya cukup besar yaitu 14 cm dengan warna punggung hijau. Kepalanya sedikit warna orange dengan wajah berwarna hitam. Di bagian bawah leher juga terdapat semu orange.

Mereka memiliki kacamata putih dengan ujung paruh berwarna merah dan gradasi putih.

14. Lovebird Albino

Lovebird juga memiliki jenis albino di mana warna bulu secara keseluruhan putih dengan warna mata yang merah. Paruh lovebird albino adalah orange dan karena warnanya inilah memudahkannya untuk dibedakan dengan jenis lovebird lainya.

15. Lovebird Merah

Jika lovebird kebanyakan memiliki warna hijau dominan, kali ini lovebird memiliki warna kemerahan. Selain mewah warna biru juga menghiasi di bagian sayap mereka.

Memang jarang sekali untuk lovebird ini dimiliki karena sudah sangat langka. Tak heran karena kelangkaannya banyak orang menginginkan untuk memilikinya.

Baca Juga  Ini Dia Kucing Ashera Peliharaan Termahal Hasil Hibrida

16. Lovebird Australian Cinnamon

Ada jenis lovebird berwarna kelabu, ada juga berwarna pastel. Warnanya sangat indah karena sangat lembut. Warna pastel yang tersedia biasanya hitam kelabu dan juga warna kuning.

Warna ini juga cukup langka sehingga harga burung lovebird di pasaran cukup mahal. Ketika warna biru dan kuning pastel disejajarkan dalam satu sangkar akan tampak indah.

17. Lovebird Madagaskar

Berasal dari Madagaskar, lovebird ini memiliki ukuran kecil sekitar 13 cm. Warnanya juga sama seperti hijau daun. Karena warnanya itulah membuat mereka tampak samar ketika bertengger di pepohonan.

Pada bagian kepalanya mereka memiliki warna hijau pekat, sedangkan di bagian dada berwarna putih dan tubuh lainnya berwarna hijau. Namun ada juga yang warna wajah hingga bagian dada berwarna putih.

18. Lovebird Berwajah Merah

Selain memiliki topeng warna hitam, ada juga lovebird yang dijuluki dengan topeng merah. Karena warnanya memang pada bagian wajahnya penuh berwarna merah bahkan sampai pada paruhnya.

Bagian tubuh dari kepala hingga ekor berwarna hijau tua. Di ujung sayapnya tak lupa juga berwarna hitam. Tubuhnya sangat besar dan panjang yaitu mencapai 15 cm.

Hampir di seluruh Afrika lovebird kacamata topeng merah ini banyak ditemukan.

19. Lovebird Lutino

Lutino adalah jenis lovebird yang paling panjang bisa mencapai 16 hingga 18 cm. Warnanya matanya merah dengan tubuh perpaduan warna orange dan kuning. Merupakan hasil mutasi genetik dari lovebird bermuka salem.

Warna orange terdapat pada bagian tengah tubuhnya dari kepala hingga dada. Sedangkan bagian dada ke bawah sampai ekor berwarna kuning. Beberapa jenis lovebird Lutino berwarna hitam.

20. Lovebird Blorok

Merupakan jenis burung lovebird rekayasa genetika. Warna bulunya berbeda-beda yaitu gradasi antara biru dan juga kuning. Karena gradasi maka warnanya maka setiap jenis blorok berbeda-beda.

Jenis blorok merupakan rekayasa genetika dari berbagai macam jenis lovebird. Sehingga ada yang beberapa dominan memiliki warna ungu, biru atau lutino. Tergantung seberapa kuat gen yang dibawa olehnya.

21. Lovebird Olive

Juga merupakan jenis yang dihasilkan dari rekayasa genetika dimana warna utamanya hijau olive. Selain dominan warna olive di bagian sayapnya, tampak samar warna kekuningan di leher serta bagian perutnya.

Warna orange tampak jelas di bagian leher depan. Kepala burung memiliki warna hitam dengan kacamata putih. Ukur ekor dan sayapnya terlihat berwarna hitam.

22. Lovebird Halfsider

Merupakan mutasi genetik yang hasilnya mirip seperti blorok. Disebut seperti blorok karena warna nya juga gradasi. Hanya saja terdapat ciri khusus yang membedakannya dengan blorok.

Pertama pada bagian paruhnya berwarna putih dan juga warnanya berbeda separuh sehingga disebut halfsider. Pada bagian kiri memiliki warna gradasi berbeda dengan kanan.

Kebanyakan warna yang dominan adalah pastel kuning, pastel biru atau pastel hijau.

23. Lovebird Parblue

Disebut parblue karena warnanya kebiruan dan merupakan jenis dari mutasi genetik. Beberapa memiliki wajah berwarna kekuningan hampir putih, tetapi sebagian yang lain bisa berwarna hitam.

Kekhasannya terdapat pada sayap berwarna biru dan pada punggungnya. Ujung sayap juga berwarna hitam dan paling banyak dikembangbiakan di Amerika. Jenis lovebird ini juga menjadi burung lovebird termahal.

24. Lovebird Slaty

Termasuk jenis lovebird yang langka dan banyak diburu, perpaduan warnanya seperti lovebird cobalt hanya saja warna yang dimiliki adalah abu-abu coklat dengan putih. Warna mata burung ini hitam dengan bagian kepala berwarna putih keabu-abuan hingga dada dan leher.

Pada bagian sayapnya berwarna abu-abu coklat hingga ekor. Masih sama, pada bagian ujung ekor dan sayap memiliki semburat warna hitam. Karena warna kepalanya yang pucat, maka bagian lingkar mata tampak seperti menggunakan kacamata.

25. Lovebird Euwing

Jenis ini banyak dikembangkan di Belanda yang merupakan habitatnya. Pertama ditemukan oleh peternak Belanda yaitu Piet Verhijde. Merupakan hasil persilangan dari burung lovebird berwarna hijau standar dengan lutino.

Nama burung ini diambil sesuai dengan coraknya yaitu warna pada sayapnya sendiri. memang benar pada bagian sayap dan ekor ia memiliki warna hitam kehijauan sedangkan di bagian leher berwarna kuning.

Cara Membedakan Lovebird Betina dan Jantan

Cara Membedakan Lovebird Betina dan Jantan

Pada saat hendak membeli lovebird hal pertama yang harus diketahui adalah perbedaan jenis kelamin. Penting sekali mengetahuinya agar tidak tertipu atau salah membeli, karena mereka hanya mau dipasangkan oleh satu burung saja.

Mengingat sifat dari lovebird tersebut, tidak mudah untuk mengawinkannya. Kamu perlu tahu apakah sebelumnya mereka pernah dipasangkan atau belum. Untuk lebih amannya untuk membeli burung sepasang.

Ada beberapa cara mudah membedakan manakah lovebird jantan dan betina sebagai berikut ini.

1. Perbedaan paruh

Paruh adalah bagian fisik dari lovebird yang paling bisa diperhatikan untuk membedakan jenis kelaminnya. Burung jantan memiliki bentuk paruh yang runcing dan lebih kecil. Sedangkan burung betina bentuknya justru lebih besar dan lebar dengan ujung tumpul.

2. Perbedaan hidung

Bagian hidung juga bisa membedakan burung jantan dan betina. Burung betina memiliki lubang hidung yang lebar dan bulat. Sedangkan burung jantan memiliki bentuk lubang hidung lonjong.

3. Perbedaan bentuk tubuh

Bentuk tubuh antara jantan dan betina berbeda dengan jenis satwa lainnya. Lovebird justru kebalikannya, burung betina memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dibandingkan burung jantan. Kepala dari jantan cepat dengan betinanya yang lebih melengkung.

4. Perbedaan sayap

Kenali juga perbedaan melalui bentuk sayapnya. Burung jantang memiliki sayap yang tumpang tindih atau menyilang antara sayap kanan dan kiri. Sedangkan betinanya bentuk sayap sajajar. Perbedaan sayap ini bisa terlihat jika burung tidak sedang mengepakkan sayapnya.

Baca Juga  Ikan Koi: Karakteristik, Jenis dan Cara Memeliharanya

5. Perbedaan ekor

Ada juga cara membedakan burung dari bentuk ekornya. Ekor dari burung jantang memiliki ujung yang lebih runcing sedangkan betinanya justru rata serta lebar.

6. Perbedaan lingkar klep kacamata

Masing-masing burung lovebird memiliki klep kacamata yang warnanya bisa berbeda dari warna bulu kepala. Klep ini bisa membedanakn jenis kemainnya juga.

Burung betina memiliki bentuk klep kacamata yang bulat sedangkan burung jantan bentuknya lonjong atau oval. Ciri bentuk ini sama seperti dengan bentuk hidung mereka.

7. Perbedaan dari tulang pubis

Apabila masih merasa kesulitan membedakan dari keenam ciri di atas, maka langkah selanjutnya adalah dengan meraba bagian tulang pubis burung. Cara ini perlu dilakukan hati-hati tentunya.

Bagian tulang pubis burung jantan akan lebih sempit dibandingkan betina. Pada burung betina tulang pubisnya juga terasa elastis ketika disentuh dan terdapat jarak yang lebih lebar.

5 Fakta Menarik dari Lovebird

5 Fakta Menarik dari Lovebird

Ada banyak fakta yang menarik dari burung cinta yang berwarna menarik ini. Mereka tak hanya jago berkicau, memiliki warna indah dan monogami. Ada beberapa fakta yang tak banyak diketahui.

Fakta-fakta berikut ini membuat lovebird menjadi burung yang saat ini naik daun.

1. Cara membangun sarang berbeda setiap jenisnya

Sarang adalah bagian penting dalam kehidupan burung. Uniknya lovebird memiliki cara membuat sarang yang berbeda-beda tergantung dengan jenisnya. Para peneliti yang pernah mengamati tingkah laku lovebird pun mulai mengetahui fakta ini.

Contohnya saja lovebird Fischer memanfaatkan potongan kulit pohon untuk membangun sarang. Mereka mengumpulkannya dan membuat sarang di dalam lubang pohon.

Beda lagi dengan cara lovebird muka salem membangun sarang. Mereka justru membawa kulit pohon untuk dijadikan sarang dengan menyelipkannya di bawah bulu. Keunikan ini hanya bisa ditemukan di alam.

2. Sifatnya sangat mudah beradaptasi

Lovebird adalah jenis burung kecil dan pengicau yang sangat mudah untuk beradaptasi. Jika membeli burung dan menyiapkan sarangnya dengan benar maka tak perlu lama untuk mereka merasa nyaman.

Oleh karena itu lovebird sangat mudah mengeluarkan kicauan merdu saat lomba. Sangat berbeda dengan burung tledekan yang mudah stress. Bahkan sepasang lovebird tak harus selalu berada di sangkar yang sama.

3. Harganya sangat bervariasi

Lovebird pernah menjadi jenis burung yang naik daun di kalangan pecinta burung. Saat ini harganya pun tergolong tidak murah tetapi variatif. Mulai dari ratusan ribu hingga jutaan tergantung jenis dan juga umurnya.

Beberapa jenis burung yang harganya bisa mencapai jutaan rupha seperti lovebird violet, albino, hingga madagaskar. Selain jenis dan usia, mahalnya lovebird juga dikarenakan mereka sering menjuarai perlombaan.

Baca Juga  Selain Orangutan, Ini 16 Hewan Langka di Indonesia Lainnya

4. Lebih cepat dijinakkan

Sama seperti kemampuannya untuk cepat beradaptasi, lovebird adalah jenis burung yang mudah jinak. Asalkan cara perawatannya tepat. Karena sifatnya yang jinak dan bersahabat inilah banyak pecinta burung yang memelihara tanpa sangkar.

Dibandingkan jenis burung pengicau lainnya yang galak dan sulit dijinakkan, lovebird adalah pilihan yang mudah. Selain itu di Indonesia lebih mudah untuk mendapatkan lovebird.

5. Tingkat kecerdasannya cukup tinggi

Perlu hati-hati ketika memelihara lovebird yang belum jinak karena mereka adalah jenis yang kecerdasannya cukup tinggi. Apabila mereka merasa tidak nyaman tinggal di dalam sangkar bahkan merasa gelisah, bukan tidak mungkin untuk bisa keluar sendiri.

Mereka bisa keluar dari sangkar yang sudah dikunci. Oleh karena itu lebih aman untuk lebih amannya berikan gembok pada bagian pintu.

Cara Merawat dan Beternak Lovebird

Cara Merawat dan Beternak Lovebird

Perawatan yang tepat akan memudahkan siapa saja untuk beternak lovebird. Jika kamu tertarik dengan burung yang satu ini, bisa mengikuti cara ternak lovebird berikut.

1. Menyiapkan kandang

Kandang untuk beternak lebih besar dibandingkan kandang biasanya. Hindari menggunakan bahan kandang dari kayu karena mereka akan lepas dengan mematuk kayu.

Jangan lupa untuk menyiapkan ranting kayu serta daun kering karena mereka akan membuat sarang sendiri. Siapkan juga dalam kandang untuk tempat bertelur. Satu kandang sebaiknya diisi sepasang lovebird saja.

2. Menyatukan saat musim kawin

Sebelum dimasukkan ke dalam kandang untuk beternak, perhatikan apakah lovebird sudah siap kawin. Ciri burung jantan yang siap kawin adalah menggosokan pantatnya pada sangkar.

Sedangkan burung betina memiliki kebiasaan mengangkat ekor ke atas dan merentangkan sayapnya.

Baca Juga  Ingin Memelihara Ikan Komet? Pahami Hal Berikut

3. Memberi pakan yang tepat

Ada jenis makanan burung lovebird khusus yang diberikan agar mereka cepat birahi dan bertelur. Jenis makanannya adalah jagung muda, telur rebus, biji matahari, tauge, kangkung dan biji sawi. Tambahkan juga vitamin untuk menjaga stamina burung.

4. Pastikan telur dierami

Apabila proses kawin sudah selesai dan lovebird menghasilkan telur, pastikan telurnya dierami oleh burung betina. Selalu dekatkan telur pada burung yang tak mau mengeram.

5. Merawat anakan lovebird

Telur yang sudah menetas dan muncul anakan lovebird harus selalu diperhatikan kesehatan dan kebutuhan makannya. Pastikan mereka mendapatkan makan setiap 4 jam sekali.

Bisa memberikan bubur bayi yang disuntikan langsung ke dalam mulut agar mereka cepat besar dan sehat.

Itu tadi berbagai jenis lovebird yang banyak diincar dan cara perawatannya untuk beternak. Jika kamu tertarik, yuk segera buat kandangnya.

Yuliarti Swan

Yuliarti Swan

Pecinta kuliner, traveling yang ingin berbagi cerita dari kota budaya di Indonesia.