Ikan Koi: Karakteristik, Jenis dan Cara Memeliharanya

Ikan Koi – Siapapun pasti mengenal ikan yang bernama koi. Ikan yang satu ini memiliki corak warna yang sangat beragam alias lengkap. Kebanyakan warna yang paling terkenal adalah perpaduan merah, hitam dan juga perak.

Ikan ini juga terkenal mahal harganya sesuai dengan warna coraknya. Ikan asal Jepang ini memiliki simbol keberuntungan, persahabatan dan juga cinta. Di Jepang koi artinya adalah cinta. Kenali asal usul, jenis hingga cara memeliharanya yang benar.

Asal Usul Ikan Koi

Asal Usul Ikan Koi

Pendapat berbeda selalu muncul mengenai asal usul koi. Apabila dilihat dari sejarahnya, koi masuk pertama kali ke Jepang dibawa oleh pedagang Cina abad ke-17. Hanya saja koi dulunya dianggap sebagai ikan untuk dimakan.

Koi yang dibawa tersebut belum memiliki warna yang indah seperti sekarang. Namun pada tahun 1980-an, petani Jepang banyak yang membawa ke kolam di rumah untuk estetika. Perkembangan ikan koi yang berwarna-warni pun dilakukan di Jepang.

Pengembangbiakan pun dimulai tahun 1804 sampai 1829, yang memperkenalkan koi berwarna merah, putih dan perpaduan keduanya. Koi merah putih disebut kohaku. Barulah di Era Meiji, Jepang melakukan percobaan menggabungkan koi Jerman dan koi lokal.

Hasilnya adalah varietas doitsu koi dengan warna merah di bagian punggung. Kemudian di Era Taisho muncullah koi dengan warna merah, hitam dan putih. Tahun 1915 koi mulai menyebar ke seluruh dunia dengan pola dan warna-warna unik.

Baca Juga  Ikan Aligator: Profil, Fakta dan Jenis-Jenisnya

Di Indonesia, koi masuk tahun 1991 pada saat itu kaisar Akihito membawa koi sebagai cinderamata untuk Presiden Soeharto. Hingga saat ini koi menjadi jenis ikan yang mahal untuk dipelihara.

Nama koi berasal dari Nishikigoi, nishiki artinya berwarna-warni dan goi artinya ikan mas. Perubahan pun terjadi karena koi di penulisan Jepang memiliki arti cinta dan persahabatan. Ada begitu banyak nama koi yang digunakan orang zaman dahulu sesuai dengan coraknya.

Ikan Hanagoi yang artinya ikan mas dengan corak warna seperti bunga. Echigo No Kawarigoi yang artinya ikan mas dari wilayah Echigo. Ada juga Mayogi yang artinya ikan mas dengan warna indah.

Karakteristik Ikan Koi

Karakteristik Ikan Koi

Setelah mengetahui asal usulnya, kini beralih pada karakter ikan itu sendiri. Secara morfologi, koi adalah jenis ikan yang termasuk dalam keluarga ikan mas disebut sebagai Cyprinidae.

Nama latin koi adalah Cyprinus Carpio dengan warna yang beragam. Dilihat dari ciri fisiknya, koi memiliki perawakan tubuh memanjang seperti torpedo. Sirip terdapat pada punggung, pinggul, sepasang di dada serta ekor.

Pada bagian kepala bentuknya seperti ikan mas yakni memiliki kumis kecil yang fungsinya untuk mendeteksi makanan di sekitarnya. Koi memiliki lapisan epidermis yang licin berfungsi melindungi tubuhnya dari parasit.

Di bawah lapisan epidermis terdapat endodermis yang membentuk warna atau pigmen pada ikan. Ada empat jenis pigmen yang dimiliki yaitu putih, hitam, kuning dan merah. Sedangkan bagian sisiknya terdapat sebuah kepercayaan bahwa struktur dan warna sisik menentukan usianya.

Koi memiliki indera perasa di bagian urat saraf di bawah sisik. Sistem ini akan membantu mereka merasakan serta penyerapan sel warna. Soal indera pendengaran mereka menggunakan getaran suara untuk mendeteksi. Alat yang dimilikinya terdapat dari tengah kepala hingga ekor.

Soal habitat, koi akan mudah hidup dan berkembang biak di iklim sedang. Mereka banyak hidup di perairan air tawar dengan suhu 8 sampai 30 derajat Celcius. Kemampuan hidupnya ini membuat koi dapat bertahan hidup hampir di daerah manapun.

Baca Juga  Ingin Memelihara Ikan Komet? Pahami Hal Berikut

Hanya saja mereka sangat sensitif dengan perubahan lingkungan, jadi perlu berhati-hati ketika baru saja membeli. Hal berbahaya yang perlu diwaspadai adalah ketika bagian tubuh mereka muncul lapisan berwarna putih.

Itu artinya suhu air tidak cocok dengan mereka atau bahkan di bawah 5 derajat Celcius. Soal pakan, mereka mengkonsumsi udang renik dan saat dewasa bisa mengkonsumsi serangga air, atau hewan lainnya yang menempel di ari.

Koi adalah jenis hewan karnivora pemakan daging. Sedangkan soal pengembangbiakan, koi bisa mulai dikawinkan ketika sang jantan berumur dua tahun. Sedangkan koi betina harus berusia tiga tahun dan masa kawin hanya terjadi satu tahun sekali yakni April hingga Juni.

Keberhasilan musim kawin juga dipengaruhi lingkungan. Misalnya saja karena di Indonesia beriklim tropis yang hangat koi sangat mudah dikawinkan. Karena musim kawin bisa terjadi sepanjang tahun karena suhu yang cukup hangat.

Sedangkan di Jepang musim kawin hanya terjadi di musim semi dan panas saja jadi hanya setahun sekali. Pertumbuhan ikan koi kecil juga dipengaruhi oleh suhu, pakan dan jenis kelamin. Jika lingkungannya sesuai maka mudah untuk cepat tumbuh.

Jenis-Jenis Ikan Koi yang Sering Dipelihara

Jenis Ikan Koi

Ada begitu banyak jenis ikan koi, bukan hanya yang warnanya merah, kuning, putih dan hitam. Jenis ini muncul karena hasil persilangan dari koi asli. Ada yang harganya mahal tapi ada juga yang murah.

Apa saja jenisnya dari yang murah hingga termahal? Yuk simak daftarnya berikut ini.

1. Ogon

Salah satu jenis ikan yang warnanya polos tapi menghasilkan warna kuning keemasan. Ogon adalah jenis koi hasil silangan koi dengan warna kuning di punggungnya dengan Shiro Fuji.

Proses penyilangan dilakukan hingga enam generasi sampai mendapatkan koi Ogon. Warnanya yang polos namun keemasan inilah yang membuatnya memiliki harga cukup mahal.

Satu ekor Ogon dewasa bisa dihargai sebesar 1,5 juta rupiah.

2. Goromo

Jenis ikan yang kedua ini memiliki beberapa sub jenis yaitu ai goromo, sumi goromo dan budo goromo. Sumi goromo adalah koi yang memiliki warna putih merah, hanya saja bagian tepi merahnya terdapat sisik berwarna hitam.

Sedangkan ai goromo p[pada bagian sisik merah bagian tepi terlihat warna seperti kebiruan. Dan Budo goromo adalah koi yang memiliki efek warna seperti cluster anggur. Polanya memang sangat unik dan menjadikannya lebih mahal dibandingkan Ogon.

Satu ekor ikan koi jenis Goromo bisa dihargai sekitar 1,8 juta rupiah.

3. Doitsu Hariwake

Sering juga disebut koi Hariwake dan menjadi ikan dengan tampilan mewah walaupun harganya tak mahal. Hariwake hanya sebesar 700 ribu rupiah saja namun cukup untuk menghias rumah bagi penghobi koi pemula.

Warna yang membuat eksklusif adalah dasar warna putih dengan corak kuning muda secara menyebar. Sirip memiliki warna putih keperakan seperti warna dasar tubuhnya. Satu sisi kelopak mata Hariwake adalah kuning sedangkan sebelahnya lagi berwarna putih.

4. Kinginrin

Sekilas koi Kinginrin tidak tampak seperti ikan koi, warna dasarnya adalah kuning keperakan dan menjadi koi hasil persilangan. Terdapat corak warna kehitaman yang menyebar seperti Hariwake.

Tampilannya yang cukup unik ini membuat harga ikan koi Kinginrin lebih mahal dibandingkan Hariwake yaitu sekitar 900 ribuan rupiah.

Baca Juga  Kucing Caracal: Ketahui 9 Hal Sebelum Memeliharanya

5. Taisho Sanke

Merupakan jenis ikan yang paling tua dan diburu penghobi. Rasanya jika kolam koi belum memiliki jenis ini belumlah lengkap. Ikan ini cukup mendunia yakni dengan warna dasar putih solid tidak keperakan.

Warna kemerahan pun lebih mayoritas pada bagian atas punggung hingga ke samping, terdapat warna kehitaman di beberapa tempat yang menyebar. Taisho Sanke memiliki harga yang cukup murah yaitu 500 ribuan.

6. Goshiki

Goshiki adalah koi yang jenis corak warna merahnya mirip seperti Taisho Sanke. Warna merah seperti topi berada di atas punggungnya. Hanya saja warna kehitaman berada di atas warna dasar putih yang solid.

Pada bagian punggung juga terdapat garis putih pendek yang menjadi ciri khasnya. Goshiki adalah ikan yang lebih mahal dibandingkan Taisho Sanke, yakni mulai dari 700 ribu rupiah.

7. Hikarimono

harga ikan koi

Ikan yang cukup sulit ditemukan dengan harga mulai dari 700 ribu untuk ukuran dewasa. Warna dasarnya putih solid hanya saja tidak ada warna merah. Warna merah digantikan dengan warna kekuningan dari tua hingga muda.

Terdapat motif warna hitam yang blur dan tampak seperti tulang ikan yang tergambar pada bagian sisik.

8. Showa Sanshoku

Memiliki tiga warna yang sangat menarik itu hitam, merah dan putih. Perpaduan tiga warna ini seimbang dan tampak indah. Sedikit berbeda dengan Taisho Sanke yang yang mana warna merah lebih dominan.

Ketika berenang akan sangat cantik, apalagi jika dipadukan dengan ikan koi berwarna putih seperti Ogon. showa Sanshoku akan tampak lebih mencolok. Karena warnanya yang menarik inilah menjadikannya sebagai ikan cukup mahal..

Harga Showa Sanshoku kecil bisa dibanderol sebesar 200 ribu, namun untuk ukuran dewasa bisa mencapai 1 jutaan lebih.

9. Matsuba

Matsuba adalah koi yang bentuk tubuhnya sedikit berbeda karena gemuk pada bagian perutnya. Ikan ini memiliki warna dasar metalik serta solid. Ciri khasnya adalah warna jaring hitam di sekitar sisik. Ada beberapa varian Matsuba yaitu Gin Matsuba dan Ki Matsuba.

Gin Matsuba adalah koi yang warna dasarnya putih dengan corak warna kemerahan dan semu hitam. Sedangkan Ki Matsuba memiliki warna dasar kuning dengan sedikit corak hitam pekat menyebar.

Matsuba adalah jenis ikan yang paling mudah ditemukan dan dibanderol dengan harga 500 ribu rupiah.

10. Tancho

Apabila ingin belajar memelihara koi, bisa memilih jenis koi Tancho. Ikan ini sangat murah harganya sekitar 125 ribu hingga 500 ribuan. Bentuk yang unik terdapat pada bagian atas kepalanya terdapat corak warna merah.

Warna badannya putih keperakan dan menjadi koi yang dihormati di Jepang. Jenis ini mirip seperti red crowned cane.

11. Soragoi

Ingin memelihara ikan koi yang sedikit berbeda? Bisa mencoba untuk memelihara Soragoi yang warna dasarnya abu-abu. Jika ikan koi biasanya berwarna dasar putih atau keperakan maka tidak dengan Soragoi.

Warnanya yang gelap ini hampir mirip seperti sapu-sap bahkan sampai ke sifatnya. Soragoi biasanya hanya diam di pojokan kolam. Harganya pun tergolong murah yaitu 400 ribu rupiah.

12. Koi Slayer

Mau tahu ikan koi termahal? Ini dia jenisnya, koi slayer. Siripnya sangat panjang di semua bagian sangat berbeda dengan jenis koi lainnya. Ditambah lagi warna dasar putih dengan kuning keemasan yang menyebar di bagian punggung dan kepala.

Membuatnya tampak sangat mewah. Harga ikan dewasa saja sekitar 5 juta rupiah per koranya. Sedangkan ukuran sedang dan masih kecil adalah 160 ribu rupiah.

Cara Memelihara Ikan Koi yang Benar

Cara Memelihara Ikan Koi yang Benar

Setelah memilih jenis ikan, saatnya belajar untuk memelihara. Bagi ikan dewasa perawatannya lebih mudah dibandingkan anakan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai berikut ini.

1. Mempersiapkan kolam

Jenis kolam ikan koi yang bagus adalah kolam beton yang dibuat di atas galian tanah. Untuk ukurannya sebaiknya memiliki kedalaman minimal satu meter sehingga bisa menampung 1.000 liter air lebih.

Ukuran kolam juga menentukan seberapa banyak jumlah ikan yang dapat dipelihara. Pastikan jumlahnya tidak terlalu berlebihan sehingga tak membatasi ruang gerak ikan. Ruang gerak yang baik akan mempengaruhi pertumbuhan dan kenyamanannya.

2. Air bersih pada kolam

Air adalah bagian penting bagi kehidupan koi. Air pada kolam yang digunakan haruslah bersih dan dijaga suhunya. Sebaiknya ukur suhu air secara berkala dan jangan sampai suhunya turun drastis. Apalagi jika baru saja membeli ikan.

Air juga harus selalu dikuras setiap beberapa minggu sekali. Jika ingin menggunakan air baru, sebaiknya rendam kolam selama satu minggu tanpa ikan terlebih dahulu. Fungsinya untuk menghilangkan senyawa dari kolam beton.

Baca Juga  Sugar Glider: Jenis, Makanan, Cara Merawat dan Harganya

3. Memasang filter air

Penting sekali menjaga kebersihan air dengan memasang filter kolam koi. Filter ini akan membersihkan air dari kotoran halus yang berperan sebagai racun ammonia. Karena kotoran ikan yang larut dalam air.

4. Memberikan tanaman air

Kolam sebaiknya jangan dibiarkan kosong, berilah tanaman air seperti teratai yang juga berperan sebagai nutrisi untuk ikan. Penggunaan tanaman air tak hanya menjaga kesehatan ikan tetapi juga memperindah kolam.

5. Menjaga makanannya

Ikan koi adalah jenis karnivora yang bisa memakan serangga air. Namun asupan makanan dari alam tidak akan cukup, jadi perlu tambahan pelet khusus ikan koi yang bagus kualitasnya.

Pemberian pelet pun harus teratur dan dijaga, jangan terlalu banyak memberi untuk sekali makan supaya tidak membuat kotor air kolam. Untuk kolam berukuran luas 2 meter persegi bisa memberi pakan sekitar 125 gram per harinya.

Memelihara koi gampang-gampang susah, yang membuat sulit adalah menjaga suhu air. Namun jika telaten maka ikan pun bisa tumbuh sampai berukuran cukup besar.

Yuliarti Swan

Yuliarti Swan

Pecinta kuliner, traveling yang ingin berbagi cerita dari kota budaya di Indonesia.