Pencinta Kucing Masuk, Ini 7 Cara Merawat Kucing Persia

Cara Merawat Kucing Persia – Kucing Persia, bersamaan dengan namanya Persia, kucing ini pertama kali muncul atau berasal dari Persia yang saat ini berganti nama Iran sejak tahun 1620an. Kucing ras Persia ini identik dengan bulunya yang tebal dan bentuk tubuhnya yang bulat. Selain itu juga rentan terhadap gangguan kesehatan.

Oleh karena itu, perlu grooming atau perawatan yang khusus dan ekstra apabila memelihara kucing ini. Sifatnya yang lebih manja membuatnya lebih banyak tidur dan sangat jarang beraktivitas. Cara merawat kucing Persia, walaupun ekstra tetapi bukan berarti harus dengan perawatan mahal.

Yang perlu diperthatikan adalah kondisi lingkungan si kucing, makanannya, cara membersihkan atau memandikan kucing Persia, cara merawat bulu dan selalu mengontrol kesehatan kucing. Sebelum masuk pada cara merawat kucing Persia, sebelumnya perlu diketahui jenis-jenis kucing Persia.

Jenis-jenis Kucing Persia

jenis kucing anggora

Kucing dengan ras Persia ini memiliki beberapa jenis yang perlu Anda ketahui, terutama bagi para pecinta kucing. Berikut ini beberapa jenis kucing Persia yang sering dipelihara oleh kebanyakan orang Indonesia:

A. Kucing Persia Himalaya

Jenis Persia yang ini memiliki ukuran yang lebih besar jika dibandingkan dengan yang lainnya. Selain itu, jenis ini juga memiliki bulu yang tebal dan panjang serta hidungnya yang sedikit lebih menonjol. Yang menarik lagi dari Persia Himalaya adalah warna bulunya yang Colorpoint.

B. Kucing Persia Flatnose

Sesuai dengan namanya, kucing persia flatnose ini memiliki hidung yang pesek. Selain itu, tubuhnya yang mungil, kecil dan pendek ini mampu berlari dengan cukup kencang. Dibandingkan lainnya, kucing Persia jenis ini jauh lebih aktif. Kebiasaannya yang suka melompat membuatnya sering memecahkan benda-benda sekitar.

Baca Juga  Mengenal 5 Hewan yang Mengalami Metamorfosis Sempurna

C. Kucing Persia Medium

Jenis kucing Persia selanjutnya adalah Persia Medium. Jenis ini memiliki beberapa ciri khas seperti hidungnya yang sedang. Jenis ini terdiri dari 2 macam yaitu Persia Medium Shorthair dengan bulunya yang pendek dan lebat serta Longhair dengan bulunya yang panjang dan lebat.

D. Kucing Persia Peaknose

Sama halnya dengan jenis Flatnose, Persia ini juga memiliki ukuran hidung yang hampir sama. Namun jika disejajarkan keduanya memiliki perbedaan dimana Peaknose jauh lebih pesek dari Flatnose. Namun keduanya sama-sama menggemaskan dan paling banyak diburu oleh para pecinta kucing.

Hal yang Perlu Anda Ketahui Dari Kucing Persia

anak kucing persiaSeperti itulah jenis-jenis kucing Persia yang perlu Anda ketahui. Selanjutnya adalah mengenai bagaimana cara merawat kucing Persia yang baik dan benar. Namun sebelum teknik perawatan, ada beberapa hal yang perlu Anda pastikan seperti:

A. Tingkat Kejinakan

Walaupun Persia adalah jenis kucing yang penurut dan lebih kalem, namun kucing dengan jenis akan sulit untuk berinteraksi dengan pemiliknya yang baru. Oleh karena itu, sebelum merawatnya pastikan kucing Persia sudah jinak sehingga tidak memberontak atau mencakar ketika dirawat.

B. Aman Jika Dipelihara

Kucing Persia adalah jenis kucing dengan bulu yang lebat. Maka dari itu, pastikan anggta keluarga menyukai kucing dan tidak Alergi dengan bulu kucing. Bahkan ada sebagian yang mengatakan jika bulu kucing sangat berbahaya terutama bagi wanita hamil dan jika terhirup ke hidung.

Pada hakikatnya, kucing tidak akan berbahaya jika dirawat dengan baik. Maka dari itu pastikan jika itu aman untuk semua anggota keluarga termasuk untuk diri Anda sendiri. Dengan begitu tidak ada ketidaknyamanan dari hadirnya kucing yang menggemaskan ini.

Bagaimana Cara Merawat Kucing Persia yang Benar?

cara merawat kucing persia yang benar
Setelah Anda mengetahui tentang dua hal di atas sebelum merawat kucing Persia. Langkah selanjutnya adalah cara merawat kucing Persia. Caranya adalah sebagai berikut ini;

1. Perhatikan Lingkungan di Sekitar Kucing

Lingkungan yang dimaksud di sini adalah kandangnya dan tempat-tempat yang sering dijadikannya alas tidur. Kucing manja ini akan lebih banyak diam dan menikmati masa tidur oleh karena itu, untuk menjaga kesehatannya Anda harus rajin untuk membersihkannya.

Mengingat kucing Persia ini sangat rentan terhadap penyakit. Oleh karena itu, rajin-rajinlah untuk menyapu, mengepel dan membersihkan kandangnya. Dengan begitu, kesehatan kucing akan lebih terjaga dan lingkunganpun akan terjaga serta bersih.

Layaknya kucing biasa, kucing jenis ini juga bisa pup di sembarang tempat atau mencari medan untuk menutupinya. Maka sebab itu, akan sangat membantu jika Anda menyiapkan pasir di kandangnya untuk kucing bisa membuang kotorannya. Pasir ini harus rajin untuk diganti agar tidak menimbulkan bau yang menyengat.

2. Rajin Memandikan Kucing

Karena bulunya yang tebal dan lebat, membuat kucing ini harus sering untuk dimandikan minimal satu kali dalam seminggu. Terlebih jika bulu yang dimilikinya berwarna putih, maka akan sangat disayangkan jika tidak rajin dibersihkan.

Memandikan kucing ini cukup ribet. Anda membutuhkan banyak shampoo untuk membersihkan bulu-bulunya dari kotoran sekaligus menghilangkan kutu kucing. Untuk mempermudah dan tidak merepotkan, Anda bisa membawanya ke petshop agar hasilnya lebih maksimal.

Baca Juga  Lucu, Ini 3 Jenis Kelinci Anggora Berikut Kisaran Harganya

3. Perhatikan Tempat makan dan Jenis Makanan Kucing Persia

makanan kucing persiaUntuk tempat makan atau minuman kucing, usahakan jangan terlalu cekung. Hal tersebut mengingat kucing ini memiliki lidah yang pendek dan bulu yang menutupi wajahnya juga akan mempersulit menjangkau makanannya.

Berbicara tentang makanan kucing Persia, sangat disarankan untuk jenis makanan kucing yang berkualitas, sehat dan menutrisi. Berikut ini beberapa makanan kucing Persia yang bisa dijadikan referensi bagi Anda seperti Royal Canin. Makanan yang satu ini juga sangat cocok untuk anak kucing Persia yang belum memiliki gigi.

Kandugan nutrisi atau gizi di dalamnya sangat tinggi sehingga cocok untuk dijadikan makanan favorit para kucing. Namun sayangnya, kondisi yang basah membuatnya tidak bisa bertahan lama.

Jenis makanan kucing persia yang lain seperti Pro Plan, Maxi, Equilibrio dan beberapa makanan alternatif atau pengganti lainnya. Pada intinya, pemilik harus memperhatikan pola makan dan jenis makanan dari si Kucing. Hal tersebut akan membuat kucing jauh lebih terurus dan semakin berbobot.

4. Pemberian Vaksin pada Kucing

Pemberian vaksin ini sangat penting. Dengan begitu kucing Persia tidak mudah terserang virus. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa kucingpun dapat terserang berbagai penyakit, terlebih kucing ini yang sangat rentan terhadap penyakit seperti Cherry Eye, Heat Sensitivity, Seborhea Oleosa, Ringworm dan Entropian.

Maka dari itu, usahakan dan luangkanlah sedikit waktu untuk membawanya ke dokter hewan. Sehingga kucing akan disuntikan anti virus atau vaksin tertentu yang bisa mempertebal daya tahan tubuh si kucing.

5. Perawatan Bulu dan Kuku

Perawatan bulu ini akan membuat penampilan kucing semakin rapi, bersih, berkilau dan tidak kusut tentunya. Bulunya yang tebal membuat kucing akan kesulitan untuk merawatnya sendiri. Sebagai pemilik, alangkah lebih baik untuk menyisir bulu kucing selama dua kali dalam sehari dengan sisir logam.

Jika tidak dikeramas, Anda bisa dengan menyela-nyelakan kain atau tisu basah agar bulunya bersih dan tidak menggumpal. Selain bulu, kuku juga harus dipotong mengingat kucing memiliki sifat mencakar untuk melindungi diri. maka dari itu, potonglah kuku kucing secara perlahan agar tidak menimbulkan luka.

6. Periksa Selalu Kesehatan Kucing

Daya tahan tubuh yang rendah dari kucing Persia ini membuat Anda harus rajin untuk memeriksa kondisi kesehatan kucing. Penyuntikan vaksin saja tidak cukup, maka dari itu kenali tanda-tanda ketidaksehatan kucing. Dan apabila ada tanda yang aneh, segera bawa kucing ke dokter hewan terdekat.

Selain itu, berikan ruang kosong di dekat jendela. Sifatnya yang malas membuatnya kurang energik dan akan terlihat lebih lemas. Oleh karena itu, adanya ruang kosong di dekat jendela dapat digunakan untuk kucing berjemur.

7. Ajak Bermain Kucing

Cara merawat kucing Persia yang tearkhir adalah ajaklah bermain. Kucingpun memiliki sifat jenush. Maka dar itu, untuk membuat senang, ajaklah kucing bermain. Dengan begitu, sikap jenuhnya akan semakin berkurang dan akan lebih interaktif dan menurut kepada Anda sebagai pemiliknya.

Itulah beberapa cara merawat kucing Persia. Perawatanya tidak perlu yang mahal asal Anda telaten dan tidak menelantarkannya. Alangkah lebih baik jika memeliharanya mulai dari anak kucing Persia.

Dengan begitu, akan lebih nurut dan lebih interaktif dengan pemiliknya. Perawatan yang tepat akan sangat dibutuhkan oleh si kucing. Maka arena itu, jika Anda sanggup untuk membeli atau memilikinya, maka Anda harus bisa untuk merawatnya dan bukan menelantarkannya begitu saja.

Aldy Amrillah

Aldy Amrillah

Halo, Perkenalkan nama saya Aldy Amrillah biasa dipanggil Aldy, Saya merupakan penulis artikel yang berasal dari Kota Hujan.Saya memiliki hobi bermain game online, membaca artikel dan menonton berita dan semoga saja artikel yang saya tulis untuk Kalian dapat bermanfaat yah, selamat membaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *