3 Teknik Dasar dan Cara Membuat Tas Rajutan Dengan Mudah

Apakah Kamu merupakan seseorang yang hobi mengkoleksi benda-benda yang bernuasa vintage? Jika ya maka tak ada salahnya Kamu mengkoleksi tas rajutan. Karena akhir-akhir ini tas yang terbuat dari rajutan sedang naik daun dikalangan anak muda.

Perlu Kamu ketahui bahwa menurut situs Wikipedia merajut merupakan salah satu metode atau teknik membuat kain, pakaian atau perlengkapan busana yang bahan dasarnya terbuat dari benang rajut.

Merajut ternyata berbeda dari kegiatan menenun yang menyilangkan dua jajaran benang yang saling tegak lurus, karena teknik merajut hanya menggunakan sehelai benang yang dimasukan kedalam jarum rajut.

Caranya juga dilakukan saat sebaris tusukan yang sudah selesai dipegang di salah satu jarum rajut sampai dimulainya tusukan yang baru dan mungkin zaman dahulu merajut dilakukan dengan menggunakan tangan akan tetapi seiring dengan perbubahan zaman merajut bisa dilakukan bantuan dengan mesin.

3 Teknik Dasar Merajut Untuk Pemula

Tahukah Kamu bahwa ada berbagai jenis gaya dan teknik dasar merajut yang biasanya dilakukan untuk membuat pakaian atau perlengkapan busana diantaranya:

1. Teknik dasar dalam merajut adalah tusuk atas dan tusuk bawah

Tusuk atas dilakukan dengan cara mengaitkan benang dari arah depan, sementara tusuk bawah adalah dengan mengait benang dari arah belakang dan hasil akhir rajutan adalah memiliki pola seperti huruf v yang bersambungan.

Baca Juga  Baju Adat Sumatera Barat dan Jenis-Jenis Aksesorisnya

2. Teknik Perajutan Melingkar

Teknik dasar selanjutnya adalah perajutan datar yang dilakukan memakai dua jarum rajut atau jarum melingkar dan hasilnya berupa kain lurus yang mendatar ataupun persegi panjang.

Pada umumnya teknik perajutan melingkar dilakukan memakai jarum yang melingkar dan hasilnya dapat berupa kain berbentuk melingkar ataupun bentuk silinder dan hasilnya bisa dilihat seperti pada kaus kaki rajut dan lengan baju rajutan.

Biasanya berbagai jenis jarum rajut dan ukuran benang rajut yang dipakai oleh penjahit untuk menghasilkan rajutan beraneka ragam bentuk yang berbeda-beda dan memiliki fungsi yang berbeda-beda.

3. Teknik Merenda

Teknik merajut selanjutnya adalah teknik merenda dan pada umumnya teknik ini menggunakan sebatang jarum rajut disebut merenda.

Pada dasarnya, merajut dan merenda sama-sama bertujuan untuk mengaitkan benang melalui lubang dengan tusukan yang ada, namun menggunakan teknik rajutan dan jarum yang berbeda dengan merajut.

Cara Membuat Tas Rajutan Bagi Para Pemula

Sebelum Kamu membuat tas rajutan ada baiknya segera mempersiapkan bahan-bahan yang nantinya akan digunakan yaitu:

– Benang rajut (benang nylon, benang katun, benang wol)

– Jarum rajut atau yang disebut hakpen.

– Gunting maupun silet untuk memotong benang.

– Pengaris untuk mengukur panjang maupun lebar rajutan.

A. Membuat Susunan Rantai Dari Benang Rajut

Nah, setelah Kamu mempersiapkan semua bahan-bahannya maka langkah selanjutnya adalah dengan membuat pola dasar merajut yaitu susunan rantai dari benang rajut dan caranya adalah sebagai berikut:

4. Buat Pola Dasar

Caranya buat pola dengan mengaitkan benang rajut ke jarum rajut dengan melingkarkan benang rajut ke tangan kiri Kamu.

5. Buat Pola Rantai

Setelah itu coba buat pola rantai yang panjang sesuai dengan ukuran panjang tas rajutan yang akan Kamu ciptakan dan langkah ini adalah langkah awal untuk membuat tas rajutan, sehingga teknik ini perlu Kamu kuasai sebelum melangkah ke tahap selanjutnya.

model tas rajutan

B. Membuat Simpul Rantai 3 Baris

Cara selanjutnya adalah setelah Kamu membuat pola rantai kemudian lanjutkan dengan tahap selanjutnya yaitu dengan cara membuat simpul rantai dengan posisi rajutan yang terdiri dari tiga baris seperti cara diatas.

C. Membuat Simpul Rantai 4 Baris

Nah, setelah Anda membuat simpul rantai tiga baris maka langkah selanjutnya adalah dengan membuat simpul rantai sebanyak empat baris.

– Kemudian Kamu kaitkan hakpen atau jarum rajut pada benang rajut.

– Kemudian masukkan jarum kedalam lubang rajutan yang ke lima, lalu kaitkan jarum pada benang, setelah itu tarik benang tersebut melewati lubang yang ke lima.

– Setelah itu, kaitkanlah jarum pada benang, kemudian tarik kembali benang tersebut melewati satu buah lubang rajutan yang tersedia.

– Selanjutnya cobalah satukan jarum pada benang, lalu tarik kembali dengan melewati ke dua buah lubang rajutan yang telah tersedia.

– Langkah selanjutnya, lakukan langkah seperti sebelumnya, namun bedanya adalah dengan masukan ke dua lubang rajutan yang terakhir.

– Langkah terakhir adalah dengan membuat simpul berulang sampai nantinya ujung simpul rantai saling bertemu.

– Kemudian Kamu putar pada sisi yang sebaliknya, dan lakukan hal ini sampai terikat antara ke dua sisi tersebut dan lakukan simpul ini hingga terbuat 3 baris.

Baca Juga  Ragam Upacara Adat di Indonesia dari Sabang sampai Merauke

D. Membuat Simpul Berbentuk Rantai Keriting 2 Baris

Cara selanjutnya setelah membuat simpul 4 baris maka lanjutnya dengan membuat simpul rantai yang berbentuk keriting 2 baris, berikut dibawah ini langkah-langkahnya:

– Pertama buatlah simpul tusuk rantai kurang lebih sebanyak tujuh rantai dan caranya sama seperti diatas.

– Langkah selanjutnya adalah masukkan jarum rajut kedalam lubang ke tiga kemudian kaitkan jarum rajut pada benang dan langkah selanjutnya tarik benang melewati lubang ke tiga.

– Kemudian kaitkan benang rajut yang sudah dimasukkan sebelumnya kedalam jarum rajut kemudian tarik benang tersebut sampai melewati 2 lubang yang tersedia.

Perlu Kamu ketahui bahwa lakukan tahap tersebut hingga berulang kali, kira-kira sampai ujung benangnya habis, kemudian putar kembali benangnya sampai keduanya bagiannya terikat dan buat simpul ini sebanyak 2 baris.

– Kemudian ulangi langkah tersebut sehingga membuat simpul berbentuk rantai yang berdiri lagi.

– Coba Kamu ulangi lagi langkah membuat simpul berbentuk rantai keriting diatas.

– Kemudian coba buat tali penarik tas rajut yang telah Kamu buat dengan cara menggunakan teknik tusuk berbentuk rantai seperti diatas.

teknik dasar merajut

 

E. Langkah Akhir

Nah, setelah tas rajutan terbentuk maka langkah akhir adalah dengan menambahkan hiasan caranya adalah dengan menggunakan teknik simpul tusuk rantai, dan simpul tusuk jenis tunggal yang nantinya akan mengasilkan bentuk lingkaran.

Setelah semua tahap telah dilakukan, maka langkah atau tahap terakhir yang perlu Kamu lakukan adalah tinggal melakukan tahap finishing yang berfungsi untuk mempercantik tas rajut dan pada langkah akhir ini dibutuhkan kreatifitas dan ide agar hasilnya terlihat lebih menarik.

Baca Juga  Apa Itu Vinegar? Berikut 9 Jenis Vinegar dan Manfaatnya

Sekianlah cara membuat tas rajutan langkah demi langkah untuk pemula, memang terlihat sulit jika hanya membaca artikel saja akan tetapi jika segera dipraktekan maka akan terlihat mudah, selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Aldy Amrillah

Aldy Amrillah

Halo, Perkenalkan nama saya Aldy Amrillah biasa dipanggil Aldy, Saya merupakan penulis artikel yang berasal dari Kota Hujan.Saya memiliki hobi bermain game online, membaca artikel dan menonton berita dan semoga saja artikel yang saya tulis untuk Kalian dapat bermanfaat yah, selamat membaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *