Studi Kasus: Pengertian, Jenis dan Contohnya

Studi Kasus -Sebenarnya tidak ada definisi yang pasti terkait studi kasus. Namun jika kita artikan secara sederhana maka bisa dikatakan jika studi kasus adalah studi intensif mengenai seseorang, sekelompok atau unit dengan tujuan untuk menggeneralisasi beberapa unit tersebut.

Nah oleh sebab itu studi kasus juga sudah digambarkan menjadi investigasi intensif dan juga sistematis terhadap satu kelompok, individu atau suatu komunitas unit lain dimana peneliti akan memeriksa data secara mendalam yang berkaitan pada beberapa variabel yang sudah ditentukan.

Saat kita menggambarkan langkah-langkah yang akan dilakukan ketika memakai pendekatan studi kasus, metode penelitian ini maka akan memungkinkan pada peneliti untuk mengambil fenomena atau topik yang luas serta kompleks, kemudian mempersempitnya untuk menjadi pertanyaan penelitian yang bisa dikelola oleh peneliti tersebut.

Dengan kita mengumpulkan dataset kuantitatif atau kualitatif mengenai fenomena tersebut, peneliti akan mendapatkan wawasan yang lebih dalam mengenai fenomena daripada yang akan didapatkan hanya dengan memakai satu jenis data saja.

Untuk memperjelas pemahaman kita mengenai studi kasus. Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan penjelasan dan pembahasan tentang studi kasus yang akan saya ulas secara lengkap.

Pengertian Studi Kasus

Pengertian Studi Kasus
Studi kasus adalah laporan informasi deskriptif mengenai data penelitian eksperimen atau percobaan, peristiwa, proyek atau analisis.

Pada ilmu sosial studi kasus melibatkan suatu pemeriksaan yang mendalam dan juga rinci dari suatu subjek studi, serta dengan kondisi kontekstual yang berkaitan. Dimana studi kasus ini bisa dihasilkan dengan mengikuti metode penelitian yang formal.

Studi kasus adalah cenderung muncul di tempat penelitian formal entah itu sebagai jurnal, konferensi profesional, daripada karya-karya populer. Studi kasus juga banyak dipakai dalam profesi dan disiplin, mulai dari antropologi, psikologi, sosiologi hingga ilmu politik dan ilmu administrasi.

Saat kita melakukan sebuah penelitian studi kasus, kasus yang sedang dipelajari atau diteliti tersebut bisa berupa organisasi, individu, tindakan atau peristiwa yang terdapat di waktu dan juga tempat tertentu.

Baca Juga  Outsourcing: Pengertian, Sistem Kerja dan Kekurangannya

Namun saat kasus yang dipakai dalam pengertian abstrak, misalnya dalam klaim, argumen atau proposisi, kasus tersebut bisa menjadi subjek dari banyaknya metode penelitian, jadi bukan cuma penelitian studi kasus saja. Studi kasus juga bisa melibatkan metode penelitian kuantitatif dan juga penelitian kualitatif.

Studi kasus ini terdapat beberapa definisi yang menjelaskan tentang pengertian dari studi kasus. Diantara definisi tersebut adalah seperti yang sudah saya tuliskan di bawah ini.

* Studi kasus adalah strategi dari penyelidikan dan penelitian empiris yang menyelidiki akan fenomena pada konteks kehidupan nyata.

* Studi kasus ini didasarkan pada proses investigasi mendalam pada suatu kelompok, individu atau suatu peristiwa untuk mengeksplorasi penyebab prinsip yang mendasarinya.

* Studi kasus adalah analisis deskriptif dan juga eksploratif dari kelompok, perorangan atau suatu peristiwa.

* Penelitian studi kasus bisa berupa studi kasus ganda maupun tunggal, termasuk juga bukti kuantitatif, hal ini tergantung dari berbagai sumber bukti dan juga manfaat daripada pengembangan proposisi sebelumnya.

* Studi kasus adalah proses analisis kepada suatu kelompok, perorangan, periode, peristiwa, keputusan, kebijakan, lembaga maupun sistem lain yang dipelajari dengan satu atau lebih metode.

Suatu penelitian studi kasus ini mengacu kepada sutid yang lebih mendalam serta terperinci mengenai seseorang atau suatu kelompok kecil individu. Studi tersebut biasanya akan bersifat kualitatif, sehingga akan menghasilkan deskripsi naratif mengenai perilaku atau suatu pengalaman.

Penelitian dari studi kasus tidak akan digunakan untuk menentukan sebab atau akibat, juga tidak akan dipakai guna menemukan suatu kebenaran yang bisa digeneralisasikan atau untuk membuat suatu prediksi.

Oleh sebab itu sebaliknya, penekanan pada penelitian studi kasus ini akan ditempatkan kepada eksplorasi dan juga deskripsi mengenai suatu fenomena.

Karakteristik utama dari penelitian studi kasus merupakan fokusnya yang sempit, memberikan tingkat detail yang sangat tinggi dan juga bisa menggabungkan data subjektif maupun objektif guna mencapai pemahaman yang lebih mendalam.

Pengertian Studi Kasus Menurut Para Ahli

studi kasus adalah

Istilah dari studi kasus mungkin bagi sebagian orang sudah bukan hal yang asing lagi. Apalagi jika anda sedang menggeluti bidang akademik sehingga membuat anda akan familiar dengan salah satu jenis penelitian ini.

Studi kasus cukup sering dipakai untuk metode penelitian suatu fenomena dan juga termasuk dalam jenis penelitian kualitatif. Lalu apa sih pengertian studi kasus menurut para ahli?

1. Pengertian Studi Kasus Menurut Pollit & Hungler

Di tahun 1990 Pollit & Hungler menjelaskan jika studi kasus ini terletak pada penentuan dinamika terkait pertanyaan lebih lanjut kenapa seseorang melakukan suatu, berpikir atau mengembangkan diri.

Fokus inilah yang dinilai oleh Pollit & Hungler penting pada studi kasus karena diperlukan analisis yang intensif, bukan hanya berfokus pada kemajuan, status, tindakan atau pikiran yang dimilikinya.

2. Pengertian Studi Kasus Menurut Yin

Berikutnya pengertian studi kasus menurut Yin adalah proses pencarian pengetahuan empiris untuk menyelidiki dan juga meneliti berbagai fenomena pada konteks di kehidupan nyata.

Yin juga menambahkan jika pendekatan studi kasus ini bisa diterapkan apabila batas antar konteks kehidupan dan fenomena terlihat samar atau tidak terlihat secara gamblang dan jelas.

3. Pengertian Studi Kasus Menurut Susilo Rahardjo & Gudnanto

Menurut Susilo Rahardjo & Gudnanto studi kasus adalah metode yang diterapkan guna memahami suatu individu lebih mendalam lagi dengan mempraktekan secara komprehensif dan juga integritas.

Hal ini dilakukan agar penelitian dapat mengumpulkan dan juga mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam terhadap suatu objek atau individu yang diteliti.

4. Pengertian Studi Kasus Menurut W.S. Winkel & Sri Hastuti

Pada tahun 2006 lalu W.S. Winkel & Sri Hastuti pernah berpendapat jika studi kasus ini dapat dilihat dari sisi bimbingan pendidikan dan juga konseling siswa yang mempelajari keadaan dan juga perkembangan siswa secara mendalam.

Studi kasus dilakukan oleh pendidik atau guru yang bersangkutan guna memahami siswa selaku individu dengan lebih mendalam lagi. Studi kasus pada siswa tersebut berguna untuk melihat perkembangan siswa bagaimana nanti kedepannya.

5. Pengertian Studi Kasus Menurut Tellis

Menurut Tellis, Studi kasus adalah studi yang memiliki unit analisis sehingga lebih mengacu kepada sistem tindakan yang dikerjakan dibanding pada suatu individu atau lembata tertentu itu sendiri.

Tellis juga menegaskan jika unit analisis tersebut adalah hal yang kritikal pada penerapan studi kasus. Unit tersebut juga bisa bervariasi entah itu lembaga atau individu.

6. Pengertian Studi Kasus Menurut Bimo Walgito

Terakhir saya akan membahas mengenai pengertian studi kasus menurut Bimo Walgito. Menurut Bimo Walgito studi kasus adalah suatu metode yang dilakukan dengan tujuan untuk mempelajari dan juga menyelidiki suatu fenomena atau kejadian terhadap individu.

Misalnya saja seperti riwayat hidup suatu individu yang menjadi objek penelitian tadi. Bimo Walgito juga menegaskan jika diperlukan banyak sekali informasi yang diperoleh untuk mendapatkan informasi yang mendalam.

Jenis Studi Kasus

Jenis Studi Kasus

Dalam prakteknya, terdapat beberapa jenis studi kasus. Dimana masing-masing jenis tersebut berbeda antara satu sama lainnya berdasarkan tesis atau hipotesis yang nantinya akan dibuktikan.

Bahkan jika memungkinkan juga antara satu neis studi kasus akan saling tumpang tindih satu sama lain. Berikut adalah beberapa jenis studi kasus yang mungkin bisa anda gunakan dalam bidang atau suatu disiplin apapun. Entah itu bidang bisnis, psikologi, senin dan juga bidang lainnya.

1. Studi Kasus Eksploratori

Jenis studi kasus yang pertama adalah studi kasus eksploratori. Studi kasus eksplorasi ini memiliki tujuan untuk mendapatkan jawaban mengenai pertanyaan apa atau siapa. Metode pengumpulan data dari studi kasus ini sering disertai dengan metode pengumpulan data tambahan misalnya seperti kuesioner, wawancara hingga eksperimen.

Studi kasus eksplorasi ini biasanya juga merupakan pendahulu dari proyek penelitian yang berskala besar formal. Studi kasus jenis ini juga sering dipakai untuk memberi lebih banyak informasi terkait latar belakang dari studi kasus biasa.

Untuk membandingkan hasil dengan lebih baik dan juga untuk memungkinkan bagi para peneliti dalam mendedikasikan lebih banyak lagi waktu dalam mempelajari informasi yang dibutuhkan.

2. Studi Kasus Observasi

Berikutnya adalah studi kasus observasi. Dimana studi kasus observasi ini merupakan suatu studi kasus yang mempunyai teknik pengumpulan data lewat keterlibatan dari seorang peneliti. Peneliti harus terjun langsung ke lapangan tempat penelitian studi tersebut dilakukan.

Jika sudah berada di lokasi penelitian maka peneliti tersebut wajib mengumpulkan suatu data lewat jalur wawancara kepada responden.

Studi kasus seperti ini biasanya dilakukan pada penelitian dengan menggunakan metodologi penelitian kualitatif.

Contoh studi kasus observasi ini adalah apapun jenis penelitian dimana peneliti ikut serta pada pengumpulan data. Apabila dalam studi kasus, peneliti tidak terjun langsung ke lapangan maka tidak bisa dikatakan sebagai studi kasus observasi.

Baca Juga  Perubahan Sosial: Pengertian, Teori, dan Bentuknya

3. Studi Kasus Kemasyarakatan

Jenis studi kasus berikutnya adalah studi kasus kemasyarakatan. Dimana jenis studi kasus ini mempunyai arti jika studi kasus mempunyai pusat penelitian pada wilayah yang didiami oleh sekelompok penduduk.

Lingkup dari penelitian studi kasus kemasyarakatan adalah bisa dalam bentuk komunitas, kelurahan, RT, RW atau Kecamatan. Contoh studi kasus kemasyarakatan ini adalah serangkaian kegiatan penelitian yang dilakukan pada ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi PKK.

4. Studi Kasus Sejarah Hidup

Studi kasus sejarah hidup adalah studi kasus yang mempunyai objek atau subjek penelitian dari seorang tokoh yang memiliki jasa pada bidang apa saja. Studi kasus ini juga sering disebut dengan studi kasus biografi.

Pengumpulan data studi kasus jenis ini adalah dengan cara melakukan wawancara kepada beberapa orang yang memiliki hubungan dengan subjek yang dilakukan penelitian tersebut. Contoh studi kasus ini adalah biografi tokoh, seperti biografi Ir. Soekarno.

5. Studi Kasus Mikro Etnografi

Berikutnya adalah studi kasus mikroetnografi, dimana studi kasus jenis ini adalah studi kasus yang akan mengkaji suatu kebiasaan dari kelompok kecil. Seperti arti dari kata mikro yang berarti kecil, sedangkan etno berarti suatu kebiasaan dan yang terakhir grafi berarti penulisan.

Contoh studi kasus mikroetnografi ini adalah penelitian tindakan kelas, penelitian suatu kelompok dalam skala kecil, dan juga model riset lain-lain.

6. Studi Kasus Analisis Situasi

Studi kasus analisis situasi adalah studi kasus yang dilakukan guna memperoleh suatu kebenaran dalam setiap praduga yang tengah hangat diperbincangkan masyarakat luas.

Contoh studi kasus jenis ini adalah penelitian mengenai sosial media terhadap suatu perkembangan remaja di Indonesia, penelitian kenakalan remaja di Indonesia dan juga model riset lainnya.

Tujuan Studi Kasus

Tujuan Studi Kasus

Peneliti memakai metode studi kasus untuk mencoba memahami objek yang sedang diteliti dan diselidiki tersebut. Sebenarnya ada beberapa perbedaan dari tujuan studi kasus dengan penelitian lainnya.

Perbedaan dari tujuan studi kasus tersebut adalah jika studi kasus secara khusus memiliki tujuan untuk memahami dan juga menjelaskan objek yang sedang diteliti sebagai suatu kasus.

Seperti yang sudah dikatakan oleh Yin jika tujuan dari memakai penelitian studi kasus bukan hanya untuk menjelaskan objek yang sedang diteliti, tapi juga guna menjelaskan bagaimana sih keberadaan dan juga mengapa kasus tersebut bisa terjadi.

Baca Juga  Kewirausahaan: Pengertian, Karakteristik, dan Manfaatnya

Penelitian studi kasus bukan hanya menjawab pertanyaan penelitian mengenai apa objek yang sedang diteliti, namun juga lebih komprehensif yaitu tentang mengapa dan bagaimana kasus ini muncul menjadi suatu kasus yang diteliti.

Oleh sebab itu segala sesuatu yang berkaitan dengan kasus, misalnya seperti kegiatan, sifat kasus, sejarah, fungsi dan juga kondisi lingkungan fisik kasus harus dievaluasi guna memahami tujuan penjelasan dan juga kasus memahami keberadaan kasus tersebut agar bisa diselesaikan secara komprehensif dan menyeluruh.

Tujuan Studi Kasus Secara Umum

Berikut adalah beberapa tujuan dari studi kasus secara umum yang sudah saya tuliskan dibawah ini.

* Untuk menggambarkan situasi kasus, misalnya seperti seorang, bisnis, institusi, organisasi secara lebih rinci.

* Untuk mengidentifikasikan masalah utama dari adanya kasus tersebut.

* Untuk menganalisis kasus dengan menggunakan konsep teoritis yang lebih relevan dari unit atau bisa juga dari disiplin ilmu tertentu.

* Untuk merekomendasikan tindakan pada kasus tertentu.

Tujuan Studi Kasus Secara Spesifik

Secara lebih spesifik, berikut dibawah ini adalah tujuan dari dilakukannya studi kasus pada beberapa disiplin ilmu.

* Tujuan studi kasus psikologi adalah untuk mendapatkan informasi terperinci mengenai otak manusia, pemikiran kognitif atau perilaku manusia.

* Tujuan studi kasus sosiolog adalah penelitian yang dilakukan untuk mendapatkan data mengenai perilaku atau interaksi individu dalam dan antara komunitas atau kelompok lain.

* Tujuan studi kasus dari para ilmuwan adalah untuk bereksperimen terhadap teori yang berbeda sehingga bisa menghasilkan teori yang baru. Ilmuwan bisa menggunakan metode penelitian dan juga eksperimen mereka agar bisa mengembangkan hipotesis saat memproses metode studi kasus yang sudah mereka pilih.

* Tujuan studi kasus penjelas adalah untuk bisa menggambarkan data dan juga deskripsi investigasi biasa dengan cara yang lebih baik.

* Tujuan studi kasus kolektif adalah guna menyajikan rincian sekelompok orang sehingga semua data bisa disajikan dengan lebih ringkas.

Baca Juga  BEP: Pengertian, Rumus dan Cara Menghitungnya

* Tujuan studi kasus deskriptif adalah guna membandingkan suatu penemuan baru dengan teori yang sudah ada sebelumnya.

* Tujuan studi kasus eksplorasi adalah guna memberi lebih banyak lagi informasi latar belakang pada studi kasus normal. Agar lebih baik membandingkan hasilnya dan juga memungkinkan para peneliti menghabiskan lebih banyak waktu dalam mempelajari informasi yang dibutuhkan.

* Tujuan studi kasus intrinsik adalah guna memungkinkan peneliti bisa secara bebas mempelajari apa yang mereka suka. Oleh sebab itu akan disesuaikan dengan minat atau rasa ingin tahu dari peneliti.

* Tujuan studi kasus instrumental adalah untuk memungkinkan peneliti bisa memahami ilmu dibalik eksperimen atau kasus yang diteliti tersebut.

Contoh Studi Kasus

Contoh Studi Kasus

Studi kasus adalah penelitian yang biasanya dipakai dalam ilmu sosial dan juga pengaturan pendidikan.

Contoh studi kasus adalah mempelajari masalah psikologis misalnya seperti perkembangan anak yang dibesarkan oleh single parent atau orang tua tunggal.

Efek pada anak yang sudah diisolasi, disalahgunakan dan juga diabaikan sampai usia 12 tahun. Contoh peristiwa yang bisa dijadikan studi kasus adalah :

* Riwayat kesehatan seseorang sejak kecil hingga tumbuh dewasa

* Karir dari suatu tenaga kerja

* Proses produksi dengan inovasi dalam organisasi

* Kerusuhan dan mogok kerja

* Kampanye pemilu yang terjadi di Indonesia

* Penyebab kecelakaan

* Pembentukan aliansi dan juga pemutusan perang

* Implementasi tentang kebijakan pemerintah

Studi kasus juga bisa digunakan pada lingkungan pendidikan untuk mengeksplorasi pengembangan keterampilan dalam menulis siswa. Nah selesai sudah artikel kali ini mengenai pengertian studi kasus, jenis studi kasus, pengertian studi kasus menurut ahli, hingga contoh studi kasus.

Aldy Amrillah

Aldy Amrillah

Halo, Perkenalkan nama saya Aldy Amrillah biasa dipanggil Aldy, Saya merupakan penulis artikel yang berasal dari Kota Hujan.Saya memiliki hobi bermain game online, membaca artikel dan menonton berita dan semoga saja artikel yang saya tulis untuk Kalian dapat bermanfaat yah, selamat membaca.

One thought on “Studi Kasus: Pengertian, Jenis dan Contohnya

  • Avatar
    17-11-2020 at 4:45 am
    Permalink

    Terima kasih Aldy, tulisan yang bantu untuk menambah wawasan saya, terima kasih

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *