saham
Umum

Saham: Pengertian, Jenis, dan Keuntungannya

Artikel terakhir diperbaharui 14-08-2021 oleh Aldy Amrillah

Saham menjadi salah satu favorit beberapa orang dalam mencapai tujuan finansial mereka dengan berinvestasi, walaupun akan sulit dipelajari untuk mengatur saham secara individu, untuk itu rekomendasi yang tepat untuk kalian para pemula.

Sebaiknya jika sudah terdapat ketertarikan terhadap investasi maka kalian dapat mencoba reksa dana sebagai opsi aman, karena di dalam reksa dana akan terdapat potongan fee yang harus kalian bayarkan per-tahun kepada manajer investasi yang bertanggung jawab dalam hal tersebut.

Walaupun kalian harus membayarkan fee, hal tersebut dianggap setimpal dengan kalian tidak memberikan waktu khusus untuk kepada saham yang kalian miliki.

Memang dalam saham akan dapat menguntungkan berkali-kali lipat tetapi dalam konsep investasi apapun dimana return tinggi maka juga akan high risk.

Sebelum Sahabat Tedas.id repot berangan-angan untuk berinvestasi, alangkah baiknya kalian mengenal dahulu apa itu istilah saham, jenis, dan masih banyak lagi.

Hal seperti itu pula yang akan menjadi cikal bakal penentuan saham apa yang akan kalian pilih.

Pengertian Saham

pengertian saham

Pengertian saham pada dasarnya sebuah tanda penyertaan modal suatu perusahaan berjenis PT, dengan syarat ikut serta dalam penanaman modal dan oleh karenanya akan mempunyai hak klaim atas pendapatan dari perusahaannya tersebut.

Pemegang saham pun akan berhak klaim atas aset perusahaan sesuai persentase yang dimiliki dan juga akan berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Singkatnya dengan kalian membeli saham pada perusahaan tertentu maka sebagian kecil dari perusahaan sudah menjadi milik kalian.

Pada dasarnya pengertian saham merupakan dokumen berharga yang bisa menampilkan bagian dari kepemilikan suatu perusahaan.

Hal ini arti saham berarti saat seseorang memutuskan membeli saham dari orang lain, maka sebenarnya orang yang membeli tersebut sudah membeli sebagian kepemilikan dari perusahaan miliki orang tersebut tadi.

Pengertian saham lainnya juga dapat diartikan menjadi suatu satuan nilai atau pembukuan pada komponen finansial yang hanya berfokus terhadap bagian dari bentuk kepemilikan perusahaan tadi.

Jadi ketika anda membeli saham di suatu perusahaan, maka anda memiliki sebagian hak atau aset dan juga berhak untuk mendapatkan sebagian keuntungan yang didapatkan oleh perusahaan tadi sesuai dengan berapa persen saham yang anda miliki.

Jenis Jenis Saham

Jenis Jenis Saham

Hal yang perlu kalian tahu sebelum mulai memutuskan jenis saham yang akan kalian pilih adalah investasi jenis saham merupakan salah satu jenis investasi untuk jangka panjang seperti dana pensiun dan lain-lain hingga lebih dari sepuluh tahun lamanya.

Secara singkat disebabkan fluktuasi yang terdapat pada instrumen saham yang membuat harga saham tidak dapat diprediksi dalam waktu singkat, sesuai grafik sebenarnya pergerakan saham sudah pasti akan naik tetapi untuk prediksi jangka 3-7 tahun tidak terlalu akurat dan masih beresiko.

Tujuan finansial apa yang ingin kalian capai juga dapat menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan keputusan yang akan kalian tetapkan nantinya, untuk itu contoh saham seperti berikut dengan perbedaan dari keduanya:

  • Saham Biasa

Istilah dalam bahasa inggris yang umumnya sudah populer disebut sebagai common stock, hal ini mungkin dapat dideskripsikan secara singkat dari klaim yang dilakukan kepada saham berdasarkan laba dan rugi pada perusahaan.

Misal terdapat kasus keputusan likuidasi, oleh karenanya pemegang saham biasa menjadi prioritas akhir sebagai distribusi utama pembagian dividen dari penjualan aset yang dilakukan oleh perusahaan.

Baca Juga: Manfaat Perencanaan Usaha

Dalam sisi lain kelemahan pemegang saham jenis ini adalah memiliki kewajiban yang terbatas pula, sehingga jika diambil sebuah kemungkinan terburuk bahwa perusahaan bangkrut maka kerugian dihitung secara maksimum akan ditanggung setara dengan besaran saham yang sudah dibeli.

Walaupun pemegang saham jenis ini sangat minim kewajiban, tetapi dalam hak akan terdapat beberapa poin penting yang harus kalian cermati bersama, antara lain:

  1.                   Berhak voting atau memiliki hak bersuara dalam pemilihan dewan komisaris, dampak keputusan kalian akan menjadi lebih berdampak, syarat-nya sesuai dengan seberapa besar persentase saham yang kalian miliki.
  2.                   Tanggung jawab akan mengiringi sesuai dengan besaran saham yang kalian miliki.
  • Saham Preferen

Berbeda halnya dengan saham biasa yang pembagian hasil berdasarkan jumlah keuntungan yang didapat oleh perusahaan, sedangkan dalam saham preferen akan ditetapkan secara rutin penetapan bagi hasilnya.

Prioritas diberikan paling tinggi apabila perusahaan mengalami kerugian dalam hal penjualan aset, sama halnya dengan obligasi terdapat klaim pada keuntungan dan aset sebelumnya.

Dividen yang diberikan akan tetap selama periode yang sudah ditentukan pula yaitu saat periode validitas saham, terdapat pula hak menebus, dan hak tukar. Karakteristik yang sangat melekat pada saham preferen ialah:

  1.                   Setiap level yang dipublikasi maka akan memiliki karakteristik yang berbeda-beda pula.
  2.                   Terdapat tagihan untuk aset dan pendapatan, yang seharusnya menjadi prioritas utama dalam distribusi dividen.
  3.                   Terdapat hak tukar menjadi saham biasa melalui perjanjian secara resmi antar perusahaan dan pemegang saham.
  • Blue Chip Stocks

Jenis saham kali ini disunting dari segi kinerja perdagangan yang terlibat, oleh karenanya saham jenis ini juga termasuk sebagai saham biasa dengan reputasi-nya yang tinggi.

Dapat didasarkan dari pengelolaanya yang dipegang langsung oleh pemimpin pasar industri serupa, dengan keunggulan pendapatan yang stabil, dan juga konsisten dalam membayar dividen.

Untuk menentukan jenis saham yang kalian inginkan, bacalah prospektus terlebih dahulu secara rinci agar kalian dapat memahami terlebih dahulu bagaimana perusahaan tersebut berjalan dan membagi keuntungan,.

Apabila sudah tercantum dalam prospektus dan kalian sudah menyepakati pembelian saham maka kalian tidak berhak atas komplain apapun.

Keuntungan dan Risiko Investasi Saham

Keuntungan dan Risiko Investasi Saham

Banyak yang bilang jika keuntungan investasi saham lebih menarik daripada kita memulai investasi yang lain. Investasi saham kini juga sudah mulai banyak diminati oleh orang-orang karena bisa menambah pundi-pundi penghasilan dalam waktu yang singkat namun juga risiko yang didapatkan sangat besar.

Hal ini sebenarnya sangat wajar karena untuk bisa mendapatkan uang atau keuntungan yang banyak tentu saja kita harus bisa berani mengambil risiko yang besar pula.

Oleh sebab itu, sebenarnya investasi saham ini sangat tidak dianjurkan untuk para pemula dalam dunia investasi ini. Hal ini karena jika anda tidak tahu bagaimana sih cara kerja dari investasi saham ini bukannya keuntungan yang akan anda dapatkan, namun malah kerugian yang akan anda dapatkan.

Keuntungan Investasi Saham

Keuntungan Investasi Saham

Ada beberapa keuntungan yang bisa anda dapatkan jika mulai berinvestasi saham. Berikut adalah beberapa keuntungan yang bisa anda dapatkan jika melakukan investasi saham.

Dividen

Dividen adalah pembagian keuntungan yang diberikan oleh perusahaan terhadap para pemegang saham perusahaan tersebut. Nah dividen ini berasal dari keuntungan yang didapatkan oleh suatu perusahaan. Dividen juga dibagi menjadi dua jenis yaitu dividen tunai dan juga dividen saham.

Dividen tunai berarti perusahaan akan memberi uang tunai terhadap para pemegang saham setiap satu lembar saham yang mereka miliki di perusahaan tersebut.

Sementara untuk dividen saham berarti perusahaan akan memberikan dividen berupa saham, jika begitu tentu saja jumlah saham yang dipunyai oleh investor juga akan ikut bertambah.

Capital Gain Atau Kenaikan Harga Saham

Capital gain adalah keuntungan yang akan diberikan oleh suatu perusahaan terhadap pemegang saham dari hasil selisih harga jual dan juga harga beli saham perusahaan tersebut. Dimana harga jual tentu saja harus lebih tinggi daripada harga beli. Pada umumnya capital gain ini terbentuk karena terdapat aktivitas perdagangan yang terjadi pada bursa efek.

Misalnya saja anda membeli saham perusahaan A dengan harga per lembar saham Rp. 5000 kemudian anda menjual saham anda tersebut saat harganya sudah naik menjadi Rp. 7000 per lembar, artinya anda akan memperoleh capital gain sebesar Rp 2000 per lembar.

Memiliki Hak Ikut RUPS

Nah anda juga bisa memiliki hak untuk ikut RUPS karena menjadi bagian dari pemilik perusahaan tersebut. Memiliki saham suatu perusahaan tentu saja kita juga memiliki andil dan juga hak untuk pengelolaan perusahaan tersebut.

Di dalam RUPS ini kita jadi bisa tahu terkait pemaparan tentang perencanaan perusahaan kedepannya nanti, pembagian dividen serta mendapatkan informasi terkait laporan keuangan perusahaan.

Fleksibel Saat Melakukan Investasi

Investasi saham merupakan aktivitas yang sangat fleksibel untuk dilakukan. Bahkan kita bisa melakukan investasi saham ini tanpa perlu mengorbankan waktu dari pekerjaan utama kita. 

Apalagi dengan kemajuan teknologi seperti sekarang yang memungkinkan kita agar bisa memantau aktivitas bursa efek kapan saja dan dimana saja hanya lewat smartphone.

Dengan begitu pula kita masih bisa tetap beraktivitas seperti biasa sekaligus bisa menghasilkan uang melalui aktivitas investasi tersebut. Misalnya saja sambil bersantai di teras rumah, sambil nongkrong dan sebagainya.

Risiko Investasi Saham

Risiko Investasi Saham

Selain memiliki keuntungan tentu saja saham juga memiliki risiko yang sama besarnya. Untuk itu berikut adalah beberapa risiko investasi saham yang bisa saja terjadi.

Capital Loss

Risiko pertama yang bisa saja terjadi saat anda melakukan investasi saham adalah capital loss. Hal ini bisa saja terjadi saat harga jual yang anda dapatkan lebih rendah daripada harga beli.

Misalnya saja anda membeli saham perusahaan A dengan harga setiap lembarnya Rp. 5000, kemudian anda menjualnya saat harga jual seharga Rp. 4000, maka anda mengalami kerugian sebesar Rp. 1000 setiap lembarnya.

Suspend

Selain menghadapi capital loss, kita juga bisa mengalami suspend yang menjadi salah satu risiko pada saat melakukan investasi saham. Suspend disini artinya saham anda diberhentikan dari market oleh bursa efek.

Dengan begitu tentu saja para investor atau anda yang memiliki saham tidak dapat menjualnya hingga suspend tercabut.

Jangka waktu pencabutan suspend saham ini juga bervariasi, namun tenang saja karena kebanyakan suspend hanya berlangsung dalam waktu yang singkat.

Beberapa penyebab terjadinya suspend pada saham yang dimiliki adalah seperti :

  • Harga saham yang turun drastis dalam waktu yang singkat.
  • Perusahaan dibangkrutkan oleh kreditor.
  • Perusahaan tidak mempunyai persyaratan yang dibutuhkan oleh otoritas bursa misalnya seperti menyetorkan laporan keuangan sampai waktu yang sudah ditentukan.

Nah bursa efek ini nantinya yang akan melakukan analisa terhadap perusahaan apakah suspend perusahaan dapat dicabut atau tidak.

Anton Wahyu
Nama Saya Anton Wahyu biasa dipanggil Anton. Saya adalah Mahasiswa Teknik Informatika di Universitas Swasta di Solo. Saya juga merupakan penulis artikel, punya hobi mendengarkan musik, di website ini Saya mencoba membagikan informasi yang semoga bermanfaat untuk Anda.

Comments are closed.