Pengertian UMKM dan Daftar Contohnya

Artikel terakhir diperbaharui 25-11-2020 oleh Aldy Amrillah

Pengertian UMKM – Istilah UMKM mungkin sudah sangat familiar terdengar di telinga Anda, apalagi contoh UKM sendiri pun banyak sekali ditemukan di sekitar kita.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa masih banyak orang di luar sana memandang UMKM ini dengan sebelah mata. Tanpa disadari, UMKM memiliki peran yang sangat besar bagi Indonesia, khususnya dari segi perekonomian.

Hal tersebut dapat dibuktikan saat di Indonesia tengah dilanda krisis moneter. Saat perusahaan besar gulung tikar, UMKM lah yang masih tetap berdiri tegap membantu perekonomian.

Pengertian UMKM

arti umkm

Sebelum mengenal UMKM lebih jauh lagi, sangat penting bagi Anda mengetahui pengertian UMKM terlebih dahulu. Nah, sebelumnya, apakah Anda mengetahui apa kepanjangan dari UMKM? UMKM memiliki kepanjangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Maksud dari istilah UMKM tersebut adalah suatu usaha kecil yang dimiliki oleh perorangan maupun suatu badan usaha tertentu. Dikarenakan jenis usahanya yang masih kecil itulah, UMKM ini dikelola sendiri oleh pemiliknya. Namun, pada dasarnya, UMKM memiliki kriteria tertentu yang lebih spesifik.

Sesuai dengan kepanjangannya, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, masing-masing jenisnya memiliki ciri khas dan batas pendapatan yang berbeda. 

Usaha akan dinamakan sebagai usaha mikro jika usaha tersebut mendapatkan hasil bersih sekitar Rp.50.000.000,- dan setiap tahunnya hanya memperoleh hasil maksimal Rp.300.000.000,-.

Baca Juga: Marketing Mix

Selanjutnya, untuk usaha kecil, dinamakan demikian karena hasil bersih yang diperoleh sekitar Rp.50.000.000,- dan maksimal per tahunnya tidak lebih dari Rp.2,5.000.000.000,-. 

Terakhir, dalam UMKM ada juga yang disebut sebagai usaha menengah yakni usaha yang hasil bersih yang diperoleh sekitar Rp.500.000.000,- – Rp.10.000.000.000,-

Jika Anda hendak mendirikan UMKM, mengetahui usaha jenis apa yang hendak dijalankan merupakan suatu keharusan. Hal tersebut akan mempermudah Anda mengurus surat izin mendirikan usaha. Selain itu, Anda dapat mengetahui berapa jumlah pajak yang harus dibayar.

Ciri-Ciri Sebuah Usaha Bisa Disebut UMKM

Ciri-Ciri ukm

Pengertian UMKM memang sangatlah luas. Namun, pengertian tersebut dapat dikerucutkan menjadi sebuah ciri-ciri tertentu. Disini ada beberapa ciri sebuah usaha bisa disebut sebagai UMKM. Pertama, produk yang dijual atau komoditi yang ada dalam usaha tersebut tidaklah tetap.

Barang-barang yang dijual atau diproduksi sewaktu-waktu bisa mengalami pergantian. Kedua, tempat yang digunakan dalam melaksanakan usaha juga mengalami perpindahan. 

Ketiga, sebuah usaha bisa disebut UMKM jika administrasinya belum tertata dengan rapi. Keuangan dalam UMKM biasanya masih tercampur dengan uang pribadi. 

Keempat, sumber daya manusia yang dimiliki belum mumpuni dalam bidang kewirausahaan. Hal tersebut dikarenakan sumber daya manusianya memiliki tingkat pendidikan yang bisa dikatakan rendah.

Oleh karena itu, usaha yang dijalankan masih berbentuk usaha kecil dan perkembangannya juga tidak signifikan. Kelima, keuangan dalam UMKM hanya dikelola melalui lembaga non bank, karena pengelola UMKM biasanya belum mempunyai akses ke perbankan.

Keenam, pihak pengelola UMKM pada umumnya juga belum memiliki surat izin mendirikan usaha sebagai legalitasnya. Izin tersebut juga termasuk dalam pembayaran pajak atau yang disebut dengan NPWP.

Jenis dan Contoh-Contoh UMKM

contoh ukm

Setelah membahas pengertian UMKM dan ciri-cirinya, selanjutnya yang akan dibahas adalah jenis-jenis dan contohnya. Contoh tersebut sebenarnya banyak sekali ditemukan di sekitar kita. Hanya saja, kemungkinan Anda kurang menyadari keberadaannya.

UMKM memiliki peran yang sangat besar bagi kehidupan bangsa Indonesia. Apalagi dengan perkembangannya yang semakin pesat, tidak dapat dipungkiri jika banyak masyarakat yang tertarik untuk mendirikan UMKM. Nah, berikut jenis dan beberapa contoh UKM. Simak baik-baik ya.

  • Usaha Fashion

Perlu Anda ketahui, bisnis fashion akhir-akhir ini tengah menjamur di Indonesia. Hal tersebut mungkin dikarenakan minat konsumen terhadap fashion yang semakin meningkat. Apalagi bagi para remaja, fashion beberapa hari terakhir ini berhasil menjadi trending topic.

Banyak sekali para remaja yang ingin tampil kece dan fashionable setiap harinya. Oleh karena itu, tidak jarang mereka sering sekali belanja baju untuk menunjang penampilannya. Terlebih lagi mengingat zaman yang kian canggih seperti sekarang ini.

Bisnis fashion pun dapat dilakukan hanya melalui gawai. Para pelaku usaha tidak perlu lagi repot-repot membangun sebuah toko pakaian atau butik. Hanya cukup menyiapkan smartphone, usaha fashion pun dapat menuai banyak hasil.

  • Usaha Kuliner

Selain fashion, usaha yang akhir-akhir ini banyak dijalankan oleh masyarakat adalah bisnis kuliner. Bisnis kuliner ini bisa dikatakan sebagai salah satu jenis bisnis yang tidak akan pernah mengalami kematian. Wajar saja, karena setiap harinya manusia membutuhkan makan dan minum.

Peluang yang dimilikinya pun bisa dikatakan semakin besar. Apalagi di zaman milenial ini telah muncul yang namanya GoFood, salah satu layanan pengantar makanan yang berbasis online. Hadirnya GoFood tersebut juga semakin memudahkan pemilik usaha mengelola usahanya.

Selain cara penjualannya yang berbasis online, usaha kuliner offline pun saat ini juga sedang ramai-ramainya. Hal tersebut dapat dilihat dari bermunculannya street food, baik yang sekedar menjual makanan maupun minuman saja, seperti es coklat, es boba, kebab, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Pengertian Profit

  • Usaha Skincare

Contoh UKM selanjutnya adalah usaha skincare. Memiliki kulit cantik bersih merupakan impian bagi semua wanita. Oleh karena itu, akhir-akhir ini berbagai macam jenis kosmetik banyak dicari oleh para remaja.

Peluang usaha skincare ini memang terbilang sangat besar, melihat sasaran pasarnya yaitu para remaja yang saat ini sedang berburu berbagai macam jenis skincare. Namun, persaingan bisnisnya juga semakin ketat. Bahkan, banyak sekali usaha kecil menengah yang menjual skincare berbahaya.

Nah, mengingat hal itu, jika Anda ingin menjalankan UMKM di bidang kosmetik semacam ini harus sangat berhati-hati. Anda harus bisa memilih skincare yang benar-benar aman digunakan. Skincare yang biasa dijual di pasaran ini berupa sabun wajah, cream, masker, lipstik dan lain sebagainya.

  • Usaha MUA (Make Up Artist)

Pengertian UMKM memang sangat luas. Tidak hanya berkaitan dengan penjualan produk, namun juga ada usaha kecil menengah yang menawarkan jasa. Salah satu contohnya adalah jasa make up artist (MUA). Usaha ini juga merupakan usaha yang sedang populer dan banyak sekali dicari.

Orang-orang yang sedang mengadakan hajat, seperti foto prewedding, lamaran, pernikahan, bahkan graduation, semuanya pasti membutuhkan jasa MUA tersebut. Namun, UMKM yang satu ini memerlukan keahlian atau bakat.

Jika Anda ingin memiliki usaha MUA semacam ini, berarti harus memiliki kemampuan merias wajah. Tidak hanya itu, usaha MUA biasanya juga dilengkapi dengan sewa kostum, baik berupa kebaya maupun pakaian-pakaian adat yang biasanya digunakan untuk momen-momen tertentu.

  • Usaha Furniture

Arti UMKM tidak hanya berhenti pada usaha barang-barang sederhana seperti fashion maupun kosmetik. Lebih dari itu, UMKM juga bisa dijalankan di bidang bisnis furniture. Usaha kecil menengah di bidang furniture semacam ini sangat memberikan sumbangsih besar terhadap perekonomian.

Meski tidak terlihat, omset yang didapatkan oleh para pelaku usaha furniture tersebut terbilang cukup besar. Meski pada dasarnya produk-produk yang dijual dalam bisnis ini dikerjakan dengan cara konvensional. Selain itu, penjualannya juga biasa dilakukan secara offline.

Namun, pada kenyataannya, bisnis furniture semacam ini juga bisa dipasarkan secara online. Apalagi di industri digital, bisnis furniture mempunyai tempat yang khusus. Go digital semacam ini juga sangat bermanfaat bagi para pelaku usaha kecil menengah untuk memasarkan produknya secara lebih luas.

  • Usaha Fotografi

Hampir sama dengan bisnis MUA, usaha fotografi seperti ini juga sangat dicari. Apalagi ketika ada acara-acara tertentu, seorang fotografer pasti sangat dibutuhkan untuk mendokumentasikan momen tersebut. Misalnya pada acara wisuda, ulang tahun, pernikahan, lamaran dan lain sebagainya.

Sebagai usahanya untuk menarik minat pelanggan, para pelaku UKM fotografi biasanya juga menawarkan beberapa paket foto sesuai kebutuhan konsumennya. Hal yang menarik dalam usaha fotografi seperti ini adalah setiap fotografer pasti memiliki perbedaan dan keunikan.

Perbedaan tersebut biasanya menjadi ciri khasnya. Oleh karena itu, jika Anda memiliki kemampuan fotografi, cobalah untuk menekuni dan mengembangkannya. Siapa tahu, kemampuan tersebut bisa menjadi ladang bisnis yang menjanjikan.

  • Usaha Akomodasi Penginapan

Selain jasa make up artist, UMKM yang menyediakan pelayanan jasa lainnya yang bisa Anda jalankan adalah tempat penginapan. Travelling di zaman milenial seperti sekarang sudah menjadi gaya hidup, apalagi bagi mereka yang memiliki uang lebih dan senang melakukan touring.

Melihat fenomena tersebut, tampaknya jika Anda mendirikan sebuah penginapan dan menyewakannya bisa sangat bermanfaat. Tempat menginap pasti sangat dibutuhkan oleh mereka. Oleh karena itu, prospeknya bisa jadi sangat menjanjikan. Mencoba tidak ada salahnya bukan?

Namun, modal yang harus Anda keluarkan memang terbilang cukup tinggi. Anda harus memiliki lahan untuk membangun sebuah gedung atau tempat penginapan dan mengelolanya sebagai hostel, hotel maupun guest house.

  • Usaha Jualan Buku

UMKM tidak hanya boleh dilakukan oleh suatu badan usaha tertentu, melainkan juga perorangan. Hal ini seperti halnya usaha berjualan buku yang akhir-akhir ini banyak dikelola oleh para mahasiswa melalui online. Cara semacam ini dirasa membawa peluang yang tergolong lebih besar.

Jika Anda adalah seorang mahasiswa dan sedang belajar hidup mandiri, usaha berjualan buku semacam ini bisa dicoba. Tidak perlu biaya yang besar, apalagi jika Anda memasarkannya melalui online. Anda hanya membutuhkan smartphone dan sambungan internet yang mendukung.

Jadikan teman-teman mahasiswa sebagai sasaran pasar usaha Anda. Jadi, buku-buku yang Anda jual harus yang berkaitan dengan perkuliahan. Bisa juga dengan menjual buku-buku bacaan seperti novel, motivasi dan lain sebagainya.

  • Usaha Agrobisnis

Indonesia merupakan negara agraris yang sangat cocok dijadikan sebagai tempat mengembangkan usaha di bidang pertanian. Namun, Anda mungkin merasa tidak mampu mendirikan usaha agrobisnis ini karena tidak memiliki lahan yang cukup luas.

Eits, jangan khawatir. Anda tetap bisa menjadi pengusaha agrobisnis meskipun lahan yang dimiliki tidak luas. Caranya mudah. Pilihlah tanaman yang tidak menyita banyak tempat. Misalnya dengan membuka usaha bibit tanaman, seperti bibit sayuran, bibit bunga, bibit buah-buahan dan sebagainya.

Usaha berjualan bibit semacam ini tidak memerlukan lahan yang luas. Anda hanya perlu menyiapkan lahan kecil sebagai tempat mengelola usaha agrobisnis ini. Sulap pekarangan rumah minimalis Anda menjadi lahan bisnis agrobisnis yang mendatangkan banyak keuntungan.

  • Usaha Jualan Barang Elektronik

Salah satu contoh usaha kecil menengah yang bisa Anda jalankan adalah usaha di bidang elektronik, contohnya seperti membuka toko yang menjual berbagai macam material elektronik. Anda bisa membuka toko lampu, toko perlengkapan musik, toko handphone, dan sebagainya.

Selain itu, Anda juga bisa menawarkan jasa service alat-alat elektronik. Usaha semacam ini memiliki peluang yang sangat bagus, mengingat barang-barang elektronik banyak digunakan dan dicari oleh masyarakat. Namun, jenis barang apa yang akan Anda jual juga harus diperhitungkan.

Setelah mengetahui arti UMKM, tidak ada salahnya jika kemudian Anda tertarik mengikutinya. Tidak hanya mendapatkan penghasilan, namun ini juga mendukung perekonomian negara. Manfaatkan peluang yang ada, karena kesempatan belum tentu datang dua kali.

Setiamah Setya

Perkenalkan nama saya Setiamah. Pada dasarnya bermain kata adalah bagian hoby saya sejak lama. Seiring berjalannya waktu, akhirnya jadilah dia bagian dari hidup saya sejak beragam wawasan baru saya dapatkan dari menulis berbagai tema.