marketing mix adalah
Umum

Marketing Mix: Pengertian, Manfaat, Konsep dan Contohnya

Artikel terakhir diperbaharui 06-06-2021 oleh Aldy Amrillah

Tidak semua orang yang menguasai marketing adalah lulusan dari jurusan pendidikan tentang marketing juga. Kini dengan kecanggihan teknologi, ada begitu banyak materi yang bisa dipelajari termasuk marketing.

Bagi pebisnis, mengetahui apa itu marketing dan bagaimana menjalankannya sangatlah penting. Karena akan menjadi titik penting dari keberlangsungan usaha mereka. Salah satunya adalah marketing mix.

Marketing mix adalah salah satu dari strategi pemasaran, tujuannya tentu saja soal profit. Jadi hal ini wajib dipahami bagi kamu para pebisnis pemula. Strategi ini juga dalam prakteknya terus menerus berkembang.

Mempelajari Apa Itu Marketing Mix

Pengertian marketing mix sendiri adalah istilah yang pertama kali diperkenalkan oleh Neil Borden seorang profesor marketing dari Harvard.

Istilah yang dikenali sejak tahun 1984 ini baru gambaran umumnya saja, belum sampai ke strategi secara mendetail.

Baru pada tahun 1960an Jerome Mccarthy mengembangkan istilah marketing mix menjadi empat hal utama yaitu price, place, promotion dan product.

Di setiap negara, marketing mix juga digunakan untuk menyusun strategi atau kerangka marketing dalam bisnis.

Metode ini digunakan untuk bisnis yang sudah lama berjalan atau baru saja dibangun. Arti mix juga diterjemahkan oleh Kotler dan Amstrong yaitu variabel marketing yang dimanfaatkan perusahaan demi mendapatkan target penjualan.

Apabila diterjemahkan dari beberapa pengertian tersebut, maka marketing mix adalah sekumpulan strategi yang digunakan untuk melakukan penjualan produk atau jasa kepada konsumen. Tujuannya adalah untuk mendapatkan keuntungan atau profit.

Secara umum, marketing mix memiliki konsep utama yaitu pemilihan produk di waktu, tempat dan harga yang tepat.

Ada banyak unsur promosi yang dimaksimalkan demi tercapainya target penjualan.

Marketing mix menjadi sangat penting karena jika diterapkan secara konsisten, maka target penjualan bisa tercapai.

Inilah alasan mengapa banyak bisnis menggunakan konsep ini.

marketing mix strategy

Manfaat Marketing Mix dalam Bisnis

Mengetahui pengertian Marketing Mix dan pentingnya jika dijalankan pada sebuah perusahaan akan mencapai tujuan dari segi profit lebih cepat. Dengan satu syarat tingkat pelaksanaan yang bagus dan terus ditingkatkan serta konsisten.

Konsistensi yang dimaksud bukan sekedar menjalankan setiap unsur marketing mix saja, tetapi sampai pada tahapan evaluasi secara rutin. Sehingga melalui evaluasi tersebut akan terlihat bagian mana saja yang kurang dan harus diperbaiki.

Semua skala usaha atau bisnis tujuan utamanya selalu sama yaitu profit. Inilah manfaat yang akan didapatkan jika marketing mix diterapkan dengan benar. Profit memang menjadi tujuan utama, tetapi ada juga hasil akhir yang diinginkan selain itu.

Misalnya saja kepuasan dari pelanggan yang tujuannya adalah membuat brand atau merk keluaran dari perusahaan tersebut bisa semakin terkenal. Dengan begitu ada banyak konsumen yang juga akan menggunakan produk yang sama.

Setiap perusahaan pasti memiliki tujuan yang sama, akan tetapi strategi marketing yang digunakan bisa jadi berbeda-beda. Semua perusahaan akan saling bersaing supaya menjadi yang terbaik. Salah satunya adalah dengan menciptakan berbagai macam inovasi.

manfaat marketing mix

Marketing Mix adalah salah satu bagian dari pemasaran. Ia merupakan sebuah contoh inovasi konkrit yang sering diterapkan oleh perusahaan.

Apalagi semakin berkembangnya jaman, perubahan juga terjadi. Mau tidak mau setiap perusahaan juga harus berani menciptakan sesuatu yang baru.

Supaya manfaat dari marketing mix ini berhasil, pebisnis harus memiliki kepekaan dengan apa yang konsumen butuhkan. Jika tidak, kesempatan emas bisa terlewatkan begitu saja dalam menjaring konsumennya.

Ketika terlambat, sebagus apapun ide yang ditawarkan semua akan menjadi sia-sia. Karena tren sudah lewat dan mungkin saja ada produk lain yang menawarkan kualitas terbaik dengan harga lebih murah.

Jadi tidak heran jika wawasan mengenai marketing harus dikuasai secara khusus. Marketing yang harus dipelajari adalah mengenai penyusunan informasi yang akan menjadi media komunikasi antara perusahaan dengan masyarakat yang membutuhkan produk tersebut.

Ketika penyusunan marketing salah, maka informasi yang hendak disampaikan mengenai kelebihan produk dan pentingnya produk dimiliki masyarakat tidak akan tersampaikan. Itulah mengapa marketing memberikan pengaruh yang sangat besar akan tercapainya tujuan bisnis.

Melalui penawaran, maka banyak masyarakat yang sadar akan kebutuhan mereka dan menggunakan produk yang sedang ditawarkan. Tanpa marketing yang benar, keberlangsungan perusahaan bisa terhambat bahkan terhenti.

contoh marketing mix

Konsep Marketing Mix 7P

Pada awalnya pengertian marketing mix terdiri dari empat konsep yang diciptakan oleh Jerome Mccarthy.

Namun seiring berkembangnya zaman, konsep ini dikembangkan menjadi 7P oleh Booms and Bitner, yang ditambahkan konsep process, people dan evidence.

Tiga elemen baru ini tentu menjadi pengaruh besar terhadap perkembangan perusahaan.

Secara lengkap konsep marketing mix 7P dijelaskan sebagai berikut ini.

1. Product

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah produk. Saat ini, produk bukan hanya melulu barang fisik dan jasa saja tetapi juga ada produk virtual seperti hosting, domain dan aplikasi.

Marketing dalam bisnis akan bertumpu pada produk yang hendak ditawarkan. Apakah produk tersebut memiliki banyak permintaan dari pasar, sehingga riset produk diperlukan supaya kamu tahu solusi apa yang bisa jadi strategi marketing.

 

marketing mix product

Selama riset ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti apa saja masalah yang dihadapi oleh masyarakat berkenaan dengan produk. Kemudian apakah produk yang ditawarkan bisa menjadi solusi masyarakat atau calon konsumen.

Cari tahu juga mengenai cara penggunaan di mata konsumen dan apakah produk yang ditawarkan memiliki keunikan tersendiri. Kesalahan terbesar yang membuat perusahaan mandeg adalah salah dalam riset produk.

Kebanyakan pebisnis menciptakan produk secara subjektif yaitu ide menarik tetapi tidak dibarengi dengan riset pasar. Menciptakan produk yang tidak dibutuhkan oleh pasar sama saja kegagalan sejak awal.

Jadi bagi yang berencana merintis sebuah usaha, pastikan bahwa produk yang akan ditawarkan benar-benar menjadi solusi permasalahan yang dihadapi masyarakat.

2. Price

marketing mix price

Konsep yang kedua adalah soal harga produk. Harga ini berkaitan dengan uang yang akan dikeluarkan konsumen untuk mendapatkan produk. Ada dua hal yang harus diperhatikan, pertama harga murah bisa menciptakan bahaya bagi bisnis.

Kedua adalah harga yang terlalu mahal akan menurunkan tingkat atau ketertarikan pembeli di masyarakat. Harus ada titik tengah soal harga, di mana konsumen tidak kesulitan mengeluarkan uang dan bisnis tetap bisa beroperasi dengan aman.

Harga ini berhubungan dengan ilmu ekonomi dan sebuah istilah yaitu harga terkecil bisa digunakan untuk produk supaya usaha tidak rugi atau yang disebut Break Even Price. Untuk menerapkan istilah ini, ada rumus yang digunakan yaitu ‘’Total Fixed Cost/ Production Volume + Variable Cost Per Unit = Break Even Price’’.

  • Production Volume merupakan jumlah produk yang dibuat.
  • Total Fixed Cost merupakan jumlah biaya pembuatan produk mulai dari material, ongkos tenaga, dll.
  • Variable Cost Per Unit merupakan biaya produksi atau pembuatan produk.

Break even price merupakan pemasukan yang belum serta keuntungan. Jadi jika perusahaan menerapkan harga ini, maka tidak ada keuntungan yang masuk. Perlu meningkatkan harga untuk mendapatkan keuntungan.

3. Place

marketing mix place

Tempat usaha merupakan tempat fisik yang menjadi tempat berlangsungnya usaha. Perlu lokasi yang ideal supaya bisa menjangkau target pasar.

Pada perusahaan skala besar hingga distribusi, ada beberapa tempat yang harus dipersiapkan.

Cakupannya adalah kantor pusat, pabrik, gudang, toko fisik, kantor cabang.

Semua tempat tersebut tidak selalu berada di satu lokasi yang sama. Pemilihan lokasi ini harus mempertimbangkan beberapa faktor seperti biaya dan fungsinya.

Namun dengan adanya internet, tempat tidak selalu lokasi fisik atau berupa toko fisik.

Tempat berjualan yang digunakan adalah media sosial dan juga website. Aneka produk bisa dijual dalam satu toko tanpa menghabiskan banyak biaya untuk sewa lokasi.

Ini juga termasuk tempat dan lapak bagi perusahaan untuk berjualan.

Namun perlu pemilihan tempat yang tepat karena setiap platform memiliki kelebihan serta kekurangan masing-masing. Ini yang dimaksud dengan market place.

Tetapi jika ingin memiliki platform sendiri, diperlukan pengelolaan yang tepat yaitu berupa website.

Perlu pengelolaan secara mandiri mulai dari awal yaitu foto produk, penyusunan deskripsi, hingga iklan. Memiliki website sendiri tentunya lebih bebas.

4. Promotion

marketing mix promotion

Metode pemasaran dan melakukan promosi adalah salah satu konsep di dalam Marketing Mix. Tujuan dari promosi adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan brand atau brand awareness.

Ada begitu banyak jenis promosi yang bisa dilakukan secara fisik maupun online. Secara fisik misalnya promosi dengan membuat brosur, pamflet, spanduk, baliho dan sejenisnya.

Sedangkan secara online adalah iklan di website, bisa dalam bentuk video atau foto.

Promosi online juga termasuk di televisi, sosial media dan beragam media online.

Perbedaan promosi antara offline dan online adalah keterjangkauan konsumen. Promosi offline memiliki keterbatasan area sedangkan online bisa lebih luas.

Jika perusahaan berada di Jakarta, dengan promosi online maka akan mudah menjangkau konsumen dari pulau Sumatera bahkan hingga Papua.

Perlu diperhatikan soal promosi online mengenai trafik, konten, dan penyajian gambar atau video yang menjadi evaluasi dan penentuan ketertarikan konsumen.

5. Physical Evidence

marketing mix evidence

Berbicara soal bukti fisik tidak terbatas hanya produk fisik saja. Biasanya bukti fisik hanya terkenal dalam produk makanan, minuman dan sejenisnya.

Tapi apa yang dimaksud bukti fisik bukan hanya bisa diterapkan pada benda fisik saja bahkan bisa produk virtual.

Untuk produk virtual, bukti fisik yang dimaksud adalah akses masuk. Misalnya saja dalam pembuatan web maka akses hanya dimiliki konsumen dan admin perusahaan saja.

Contoh bukti fisik yang lainnya adalah costumer service yang aktif dengan berbagai kanal selama 24 jam.

Hal ini merupakan perubahan besar dari produk virtual, karena untuk mendapatkan kepercayaan konsumen akan teknologi terbaru tidaklah mudah.

Bagi perusahaan yang menyediakan produk fisik tentu akan lebih mudah karena konsumen akan mendapatkan barang yang dapat dilihat dan disentuh.

6. People

marketing mix people

Apa yang dimaksud dengan orang dalam Marketing Mix adalah Sumber Daya Manusia. Tanpa adanya SDM, maka perusahaan tidak akan berjalan, karena pebisnis bukanlah one man show. Perlu SDM yang ahli di bidangnya untuk menjalankan perusahaan.

SDM merupakan aset berharga perusahaan yang harus terus dipelihara dan dipilih dengan tepat.

Kesalahan pada sebuah perusahaan yang bisa menciptakan kehancuran juga bermula dari kesalahan dalam pemilihan SDM.

Proses rekrutmen, apalagi untuk perusahaan start up bukanlah sesuatu yang bisa dianggap sepele.

Ada beberapa dampak yang akan muncul pada perusahaan yaitu kerugian finansial karena ada banyak biaya yang dikeluarkan dalam rekrutmen.

Pengaruh produktivitas perusahaan juga sangat besar. Jika SDM yang dipilih salah, maka produktivitas dari perusahaan bisa menurun.

Jika SDM tidak memiliki kompetensi sesuai dengan bidangnya, maka akan menjadi penghambat terbesar dalam tim.

Reputasi bisnis tentu juga akan terpengaruh dari SDM. Khususnya karyawan yang akan bekerja berhadapan langsung dengan konsumen. Citra perusahaan berada di bawah kendali karyawan dalam memberikan kesan kepada konsumen.

7. Process

marketing mix process

Bagian 7P yang terakhir adalah proses yaitu prosedur dan alur konsumen dalam mengetahui produk atau layanan hingga penggunaannya. Pengalaman yang dimiliki oleh konsumen ini perlu dipelajari oleh marketing perusahaan.

Termasuk di dalamnya adalah cara konsumen tahu akan produk yang ditawarkan, bisa melalui media sosial atau iklan bahkan blog.

Kemudian melalui iklan tersebut, konsumen tertarik untuk mendapatkan produk hingga mereka akhirnya melakukan pembelian.

Alur ini masih terus berlanjut hingga akhirnya konsumen menggunakan produk yang mereka beli. Apa yang penting dari proses ini adalah konsistensi. Mulai dari konsistensi pengiklanan, kualitas produk sehingga pengalaman yang didapatkan oleh konsumen tidak berubah.

Sehingga ketika konsumen nantinya menawarkan produk kepada teman atau kerabat mereka, tidak ada kekecewaan dari produk yang digunakan. Tujuan dari proses ini juga untuk meraih kepuasan pelanggan sehingga mereka akan melakukan repeat order.

apa itu marketing mix

Contoh Penerapan Marketing Mix Pada Perusahaan

Marketing mix adalah bagian penting dari perusahaan, sehingga penerapannya tidak bisa dilakukan hanya per bagian saja. Tujuh penjelasan di atas merupakan teori yang bisa diterapkan dengan mudah sebenarnya.

Tapi jika masih bingung bagaimana penerapannya, berikut ini contoh marketing mix yang digunakan pada perusahaan kasur.

1. Penentuan produk perusahaan

PT Sleepless melakukan riset dalam menentukan produk dan ada beberapa fakta yang ditemukan mengenai kenyamanan tidur masyarakat di Indonesia.

Apakah masalah yang dialami masyarakat? Kebanyakan masih menggunakan kasur busa dengan kualitas rendah dan mudah kempes. Harganya sangat murah, tetapi harus rutin diganti setiap satu bulan sekali.

Solusi produk yang bisa ditawarkan adalah dengan memberikan produk kasur busa dengan kualitas di atasnya. Harganya memang naik, namun masyarakat tak perlu mengganti kasur tiap bulan. Kasur busa bisa bertahan lebih dari setahun.

Bagaimana masyarakat bisa menggunakan produk? Cara menggunakannya sama seperti kasur biasanya.

Apakah keunikan produk yang diberikan? Keunikan kasur dari PT Sleepless adalah bahan yang digunakan adalah busa premium dan tebal, dengan harga yang sedikit mahal tetapi tingkat keawetannya jauh lebih tinggi.

kegunaan marketing mix

2. Menciptakan harga produk

PT Sleepless merupakan perusahaan yang memproduksi kasur busa. Untuk biaya keseluruhan dalam pembuatan kasur adalah Rp. 150.000.000, kasur yang akan diproduksi berjumlah 1000 buah. Biaya pembuatan setiap produknya adalah Rp. 100.000,-.

Maka untuk menghitung break even price adalah (150.000.000/1000) + 49.000 = 199.000. Jadi break even price yang dibutuhkan adalah Rp. 199.000,-. Perusahaan bisa menjual lebih dari angka tersebut jika ingin mendapatkan keuntungan.

3. Penentuan tempat berjualan

PT Sleepless menentukan akan berjualan secara online dan offline supaya bisa menjangkau lebih banyak konsumen.

Pertama, toko fisik berada di beberapa kota besar seperti Jakarta, Surabaya dan Semarang. Sedangkan untuk pabrik, gudang dan kantor berada di Surabaya sebagai pusatnya.

Kedua adalah toko online yang dikelola di kantor pusat. Toko online dibuat di market place dan website official sehingga konsumen dapat dengan mudah mendapatkan produk di manapun. Nantinya produk akan dikirimkan langsung dari Surabaya atau toko offline terdekat selama produk tersedia.

kegunaan dari marketing mix

4. Strategi promosi yang digunakan

Target konsumen dari PT Sleepless adalah orang dewasa modern yang membutuhkan tempat tidur nyaman. Untuk itu strategi yang dilakukan adalah menjangkau konsumen terdekat dari kantor pusat dan toko offline.

Promosi juga gencar dilakukan di media sosial seperti Youtube, Instagram, dan Facebook. Beberapa influencer juga dimanfaatkan serta memiliki ambassador dari artis yang cukup terkenal.

Supaya mendapatkan trafik tinggi agar pencarian produk bisa mendapat peringkat pertama di Google, dimanfaatkan juga blog pendukung.

5. Physical Evidence

Bukti fisik yang akan didapatkan oleh konsumen sudah sangat jelas berupa produknya sendiri, yaitu kasur busa dengan kualitas jauh lebih nyaman dan awet. Untuk menjelaskan bahwa produk ini ada, maka dibuat logo, pamflet hingga souvenir.

manfaat dari marketing mix

6. Perekrutan SDM

Supaya perusahaan dapat berlangsung dengan baik, maka dibutuhkan SDM yang memiliki kompetensi di bidangnya. Mulai dari tim produksi, tim RnD, tim HR, tim finance, operasional kantor dan paling penting adalah tim marketing hingga customer service.

7. Menciptakan Standar Operasional

Supaya kualitas produk tetap terjaga, PT Sleepless akan membuat rancangan standar operasional untuk produksi kasur. Mulai dari pemilihan bahan pembuatan, kualitas produk yang hendak dipasarkan, hingga pengepakan.

Semua standar operasional ini akan dicek secara berkala oleh kepala operasional untuk menjaga kualitasnya. Selain itu SOP juga diterapkan pada proses marketing baik dari toko offline hingga online.

Dari masing-masing tim harus selalu memberikan pelayanan yang maksimal kepada calon konsumen. Bahkan untuk tim customer service juga melayani garansi sesuai dengan SOP yang ditetapkan.

Dengan adanya SOP ini, maka operasional perusahaan berjalan lancar dan konsumen tentu puas dengan pelayanan dan produk yang diberikan.

apa arti dari marketing mix

Kesimpulan

Setelah dijabarkan secara jelas di atas, maka Marketing Mix adalah bagian dari perusahaan yang tidak bisa dipisahkan. Jika kamu berencana menjalankan sebuah usaha atau bisnis, maka ketujuh konsep Marketing Mix ini harus kamu jalankan dengan baik.

Konsistensi harus tetap diterapkan bahkan ketika perusahaan sudah berjalan. Misalnya saja perusahaan hendak menciptakan produk baru sebagai penunjang produk pertamanya.

Dalam contoh di atas misalnya, PT Sleepless menyediakan produk utama kasur, maka produk penunjang yang bisa diciptakan adalah bantal guling. Maka perlu riset terlebih dahulu dari segi kebutuhan masyarakat akan bantal dan guling seperti apa yang nyaman.

Begitu seterusnya hingga konsep 7P dilakukan semua. Soal konsistensi yang harus terus dilakukan secara khusus adalah poin bagaimana cara promosi, perekrutan SDM dan SOP dalam perusahaan.

contoh marketing mix adalah

Ketiga hal ini akan terus berganti seiring dengan bertambahnya usia karyawan dan berkembangnya zaman. Contohnya saja promosi, bisa menggunakan cara yang lebih menarik ketika sosial media menciptakan fitur-fitur baru di dalamnya yang menarik perhatian masyarakat.

Sedangkan untuk SDM juga harus terus diperbaharui secara konsisten ketika salah satu karyawan tidak bisa diajak bekerja sama atau mengalami penurunan kinerja. Sedangkan SOP juga terus dipantau bahkan diperbaharui secara berkala ketika pada beberapa fungsinya tidak bisa dijalankan dengan baik.

Sebagai pemilik perusahaan, menjalankan Marketing Mix ini penuh dengan trial and error yang harus terus dicoba dan dievaluasi, agar bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Yuliarti Swan
Pecinta kuliner, traveling yang ingin berbagi cerita dari kota budaya di Indonesia.

    Leave a reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *