Sangat Mudah, Coba Lapor dan Bayar SPT dengan DJP Online

DJP Online – Bagi setiap wajib pajak diharuskan melalukan pelaporan SPT atau surat pemberitahuan pajak tahunan. Pemerintah telah menyediakan DJP online untuk memudahkan wajib banyak dalam menyetorkan laporan pajak tersebut. Melalui layanan e-filling dan e-billing, semua dapat dilakukan mudah secara online.

Layanan e-filling dapat diakses melalui website resmi dirjen pajak. Ada beberapa informasi yang perlu Anda ketahui mengenai layanan e-Filling dan bagaimana cara menggunakan layanan tersebut.

Pengertian dan Cara Menggunakan Layanan E-Filing

djp online login
Pengertian e-filing

E-Filing merupakan layanan yang disediakan DJP atau Direktorat Jenderal Pajak berupa saluran pelaporan pajak elektronik atau online. Melalui layanan ini, para wajib pajak akan lebih mudah untuk melaporkan dan membayar pajak. Tidak perlu lama-lama antre dan tentunya lebih efisien.

Setiap proses pelaporan hingga pembayaran dapat dilakukan online melalui situs atau aplikasi DJP. Fungsi aplikasi ini adalah untuk melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) masa dan SPT tahunan. Caranya adalah dengan mengisi SPT di situs DJP atau mengunggah file CSV SPT dari aplikasi e-SPT.

Aplikasi ini juga bisa digunakan untuk membuat kode billing pajak dengan lebih mudah sehingga bisa langsung membayar pajak melalui aplikasi DJP. Jadi tidak perlu repot-repot antre untuk membayar pajak, cukup dengan DJP online login untuk bisa menggunakan aplikasi ini dan mengurus SPT Anda.

Sistem e-Filing ini dibuat sesuai dengan perkembangan teknologi yang marak digunakan di tengah-tengah masyarakat. Mengikuti tuntutan masyarakat, sistem ini membuat pelaporan pajak lebih mudah, cepat, dan efisien. Wajib pajak tidak lagi beralasan malas antre untuk lapor SPT tahunan.

Layanan e-Filing menjawab kebutuhan wajib pajak yang membutuhkan sistem yang cepat dan sesuai perkembangan zaman. Mulai dari pelaporan hingga pembayaran pajak kini menjadi lebih praktis dengan sistem online ini. Tidak hanya e-filing, DJP online e-billing juga disediakan untuk pembayaran pajak.

Penggunaan fasilitas online dari DJP ini disesuaikan dengan peraturan perpajakan. Walaupun dapat dilaporkan kapan saja, batas pelaporan SPT tetap mengikuti peraturan perundang-undangan.

Kelebihan dan fitur aplikasi DJP

aplikasi djp

Aplikasi DJP menawarkan layanan e-filling atau pelaporan pajak secara online, e-billing, hingga membuat e-bupot atau bukti potong. Formulir yang disediakan atau yang bisa dibuat melalui e-Filling antara lain adalah formulir 1770 untuk perorangan dan 1771 untuk wajib pajak badan.

Seperti ketentuan pemerintah, formulir 1770SS atau sangat sederhana digunakan untuk Anda yang memilki kriteria seperti penghasilan tahunan di bawah 60 juta Rupiah, memiliki pekerjaan sebagai PNS, TNI/ POLRI, pegawai BUMN/ BUMD, atau pun pegawai swasta dan bukan merupakan pengusaha.

Sedangkan untuk Anda yang bekerja sebagai PNS, TNI/ POLRI, pegawai BUMN/ BUMD, atau pegawai swasta dengan penghasilan tahunan mencapai 60 juta Rupiah atau lebih, formulir yang digunakan adalah 1770S. Pembayarannya dapat dilakukan menggunakan DJP online e-billing.

Jenis pajak yang bisa dilaporkan

Layanan e-Filing yang ada di website DJP menyediakan fasilitas Loader e-SPT yang merupakan layanan penyampaian SPT untuk SPT tahunan PPh orang pribadi, SPT Masa PPh pasal 4, SPT Masa PPh pasal 21/26, SPT tahunan PPh Badan, serta SPT Masa untuk PPN dan PPnBM.

Loader e-SPT ini bisa digunakan untuk melaporkan pajak-pajak di atas tanpa perlu datang ke KPP atau kantor pelayanan pajak. Informasi lebih lengkap mengenai pajak yang dilaporkan melalui SPT online ini bisa Anda peroleh di website Dirjen Pajak

Syarat Menggunakan Layanan E-Filling

djp online billing

Untuk bisa menggunakan aplikasi DJP, wajib pajak harus memiliki kode e-FIN atau Electronic Filing Identification Number. Kode e-FIN dapat diajukan di KPP dan juga untuk aktivasi kode tersebut.

Selanjutnya notifikasi dan aktivasi kode e-FIN akan dikirim melalui email. Jika sudah memiliki kode e-FIN ini, Anda bisa menggunakan aplikasi DJP, baik itu untuk layanan e-filing maupun DJP online billing. E-filing sendiri terbagi dalam dua jenis yaitu untuk pajak pribadi dan untuk pajak badan.

Baca Juga  Etika Bisnis: Pengertian, Prinsip dan Contoh

Layanan e-Filing Pajak Pribadi adalah untuk pelaporan pajak yang digunakan oleh orang pribadi atau perorangan, baik pekerja formal maupun informal. Sedangkan e-Filing Pajak Badan adalah untuk pelaporan pajak usaha yang digunakan oleh suatu badan usaha atau perusahaan.

Langkah-langkah yang diperlukan untuk mendapatkan e-FIN pajak antara lain adalah dengan membawa dokumen berupa fotokopi KTP dan fotokopi kartu NPWP. Setelah masuk ke kantor KPP, Anda bisa meminta formulir pengajuan e-FIN di loket yang sudah disediakan.

Serahkan formulir dan dokumen persyaratan kepada petugas KPP. Aktivasi e-FIN akan ditautkan atau dikirim ke alam email yang Anda daftarkan. Kode e-FIN ini nantinya akan digunakan untuk membuat akun DJP agar Anda bisa menikmati fasilitas atau fitur pada Aplikasi DJP online.

Cara Membuat akun DJP

cara membuat akun djp
Aplikasi atau layanan dari Dirjen Pajak ini dapat dilakukan jika Anda memiliki akun DJP. Akun dapat dibuat dengan cara masuk ke website pajak.go.id/id/permohonan-efin setelah Anda memiliki NPWP dan kode e-FIN yang sudah aktif.

Selanjutnya isi data dengan menggunakan NPWP dan kode e-FIN. Masukan kode keamanan yang muncul dan kemudian klik verifikasi. Setelah masuk ke akun DJP, lengkapi data yang terdiri dari alamat email, nomor hp aktif, dan juga kode keamanan. Anda akan diminta untuk membuat password untuk akun DJP.

Setelah membuat akun, Anda bisa mengecek email untuk aktivasi akun DJP. Klik link yang tertera dalam email tersebut dan Anda akan dibawa ke halaman login DJP online pajak. Jika akun DJP sudah aktif, maka Anda bisa menggunakan berbagai fasilitas perpajakan di dalam website atau aplikasi tersebut.

Langkah pelaporan SPT online

djp online e billing

Kemunculan layanan e-filing dari DJP sangat membantu wajib pajak untuk melaporkan SPT tanpa perlu mengantre di kantor pajak. Cukup dengan koneksi internet, SPT dapat dilaporkan secara online dari gadget atau komputer. Pelaporan hingga pembayaran SPT pun dapat dilakukan dengan lebih efisien.

Untuk kelancaran cara login DJP online, wajib pajak perlu mempersiapkan hal-hal penting. Mulai dari aktivasi e-FIN, mendaftarkan e-Fin dan e-Filing di online pajak, menyiapkan e-SPT atau file CSV dari SPT yang akan dilaporkan. File SCV dapat diperoleh menggunakan aplikasi ASP atau aplikasi e-SPT.

Layanan e-Filing ini dapat digunakan secara gratis dan hampir sama seperti pelaporan pajak secara manual. Perbedaannya adalah pelaporan SPT menggunakan Aplikasi DJP online dilakukan secara online dan real time. E-filing digunakan oleh wajib pajak perorangan dan wajib pajak badan.

Selain lebih efisien, layanan e-Filing sangat membantu wajib pajak badan mulai dari menghitung, menyetor, dan melaporkan pajak tahunan. E-filing pajak dan e-SPT ini menjadi layanan terpadu yang juga dapat membantu administrasi perusahaan terkait pajak.

Pertama Anda perlu masuk ke situs djponline.pajak.go.id atau ke efiling.pajak.go.id. Setelah itu login dengan menggunakan akun DJP yang sudah Anda buat. Cara login DJP online adalah dengan menggunakan nomor NPWP dan password. Masukan kode keamanan dan klik login.

Setelah masuk ke akun Anda, pilih menu e-Filing yang berwarna hijau di pojok atas. Pilih menu selanjutnya sesuai SPT yang akan Anda laporkan. Kemudian akan muncul beberapa pertanyaan dan Anda perlu menjawabnya. Isi data SPT seperti yang akan dilaporkan atau mengikuti saran yang otomatis dari aplikasi.

Baca Juga  Pengertian Distributor, Fungsi dan Jenis-Jenisnya

Setelah menjawab, Anda harus mengisi formulir data diri dan memilih tahun pajak serta status SPT yang akan dilaporkan. Is formulir SPT bagian A yang muncul dan kemudian klik menu berikutnya. Isi formulir SPT bagian B apabila Anda memiliki penghasilan yang kena PPH atau PPh final dan klik berikutnya.

Formulir SPT bagian C untuk mengisi total harta dan kewajiban atau utang yang Anda miliki. Setelah selesai, baca pertanyaan yang ada dan klik setuju. Masukan kode verifikasi dan terakhir klik berikutnya untuk proses pengiriman SPT. Anda bisa keluar akun dan DJP online login lagi apabila ingin lanjut membayar.

Wajib pajak juga perlu memperhatikan batas waktu pelaporan pajak online. Untuk SPT masa PPN adalah setiap akhir bulan berikutnya, SPT masa PPh adalah tanggal 20 setiap bulan, dan SPT tahunan badan adalah 30 April atau 4 bulan setelah perusahaan tutup buku.

Keterlambatan lapor SPT online bisa membuat wajib pajak terkena denda. Denda untuk SPT masa PPh yang terlambat lapor adalah 100 ribu, SPT masa PPN adalah 500 ribu, dan SPT Tahunan badan adalah 1 juta.

Cara bayar pajak dengan e-billing

aplikasi djp onlineUntuk fitur DJP online billing dapat digunakan dengan masuk ke akun DJP yang sudah Anda buat. Masuk ke website djponline.pajak.go.id dan kemudian login menggunakan NPWP, password, dan kode keamanan yang sudah muncul secara otomatis dari sistem.

Jika untuk melapor menggunakan menu e-Filing, maka untuk pembayaran adalah menggunakan menu e-Billing system. Pilih menu pembayaran dan SSE atau Surat Setoran Elektronik. Form SSE tersebut akan muncul dan sudah terisi secara otomatis.

Data yang perlu Anda ubah adalah pada kolom jenis pajak, masa pajak, jenis setoran, tahun pajak, uraian pajak, dan jumlah setoran pajak yang akan dibayarkan. Setelah diisi dengan lengkap dan benar, klik simpan untuk mendapatkan kode pembayaran dari DJP online pajak.

Setelah mendapatkan kode billing, Anda bisa pilih menu cetak kode billing. Untuk pembayarannya dapat dilakukan melalui kantor pos, bank, ATM, atau menggunakan internet banking. Jadi, Anda tidak perlu mengantre di kantor pajak untuk membayar tagihan pajak tersebut.

Demikian beberapa manfaat dan cara menggunakan fasilitas DJP online untuk keperluan pelaporan SPT tahunan dan pembayarannya bagi setiap wajib pajak yang terdaftar.

Dika Permana

Dika Permana

Hidup di dunia maya ditemani suara keyboard yang nyaring berbunyi. Yuk jelajahi Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *