usaha kecil
Umum

5 Langkah Mengembangkan Bisnis Berskala Kecil

Artikel terakhir diperbaharui 05-08-2021 oleh Aldy Amrillah

Hidup di tengah-tengah masyarakat modern, menjadikan kita tidak cukup hanya mempunyai satu ‘kran’ pemasukan saja. Banyak orang berbondong-bondong membuka ‘kran’ tambahan untuk memenuhi kebutuhan yang semakin hari semakin bertambah. Karenanya tidak jarang kita melihat beberapa orang yang sudah mempunyai pekerjaan tetap, tetapi masih mencoba peruntungan di sektor bisnis dengan membuat sebuah usaha.

Namun begitu, memulai sebuah bisnis bukanlah sesuatu yang mudah. Terlebih jika kita adalah para pelaku yang baru saja hendak terjun ke dunia tersebut. Tentu saja kita membutuhkan berbagai hal untuk bisa menjalankan dan mengembangkan bisnis tersebut agar menjadi maju. Mempelajari banyak hal menjadi syarat wajib bagi kita yang ingin memulai bisnis baru. Saat ini banyak sekali media-media yang bisa memberikan fasilitas bagi kita untuk mempelajari banyak hal, tidak terkecuali bisnis.

Menjalankan sebuah bisnis bukanlah sesuatu yang instan. Kita tentu tidak bisa tiba-tiba berkeinginan membuat usaha lantas menjadi besar secara tiba-tiba. Akan selalu ada proses yang tidak mudah yang dilalui para pelaku usaha. Karenanya, banyak para pebisnis ternama yang menyarankan kita, para pelaku awam, yang ingin berbisnis untuk memulainya dari skala kecil terlebih dahulu. Nah, berikut mari kita simak langkah-langkah untuk mengembangkan bisnis berskala kecil.

  1. Memilih Jenis Usaha dengan Realistis

Dalam memulai bisnis, terlebih untuk kita para pelaku awam, menentukan jenis usaha yang akan dijalankan bukanlah sesuatu yang bisa diputuskan secara asal. Banyak yang harus kita pertimbangkan dalam mengambil keputusan. Saat ini, bisa kita lihat, banyak sekali usaha-usaha yang dijalankan oleh pelaku bisnis. Jika kita pikir, ada saja ide mereka untuk menarik perhatian konsumen. Hal-hal tersebut yang kemudian bisa kita jadikan referensi untuk memilih jenis usaha.

Memilih usaha apa yang akan kita jalankan haruslah realistis. Kita harus mampu menyesuaikan usaha yang ingin buat dengan kemampuan kita. Jangan mengambil resiko besar dengan membuat usaha yang rancangannya hanya ada dalam bayangan dan sulit untuk direalisasikan. Usahakan membuat usaha yang dekat dengan kita terlebih dahulu. Misalnya saja, kita bisa menjalankan usaha yang sesuai dengan hobi atau hal yang kita sukai. Dengan begitu, kita tentu tidak akan merasa berat dan terbebani ketika menjalankannya. Kita juga akan lebih mengenal segala kesulitan dan kemudahannya karena kita menyukai hal tersebut.

 

  1. Bijak dalam Menggunakan Modal yang Ada

Bagi pelaku bisnis, mengelola modal adalah salah satu hal yang cukup penting untuk diperhitungkan. Pasalnya, beberapa orang, terlebih para pelaku awam, akan mengalami kebingungan dalam menggunakan modal yang dipunya. Biasanya, para pelaku awal usaha menginginkan yang terbaik untuk usahanya, sehingga seringkali tidak sadar sudah membelanjakan hal-hal yang sebenarnya justru kurang diperlukan. Alih-alih menunjang, kita bisa jadi kerepotan karena modal yang kita punya terus berkurang.

Karenanya, ketelitian dan keterampilan dalam mengelola modal usaha adalah sesuatu cukup menyita perhatian. Untuk bisa meminimalisir resiko kekurangan modal, kita bisa membuat rencana belanja secara lengkap dan terperinci, agar nantinya tidak salah langkah membelanjakan modal usaha. Selain itu, kita juga bisa menggunakan barang-barang yang sudah ada di sekitar kita untuk menekan pengeluaran.

  1. Melakukan Riset Terkait Kompetitor

Dalam berbisnis, tentu kita bukanlah orang pertama yang menghasilkan produk yang akan kita pasarkan. Sebelum kita membuka usaha, mungkin saja sudah banyak orang yang menjual produk yang serupa dengan milik kita. Karenanya kita perlu melakukan riset kepada pelaku usaha yang menjadi kompetitor kita.

Sangat penting bagi kita untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan sebuah produk yang dimiliki oleh kompetitor bisnis kita. Dengan memahami bisnis yang mereka jalankan, kita tentu bisa mengambil kesimpulan untuk melakukan inovasi pada bisnis yang sedang kita jalankan. KIta juga bisa memberikan hal yang berbeda pada produk kita, sehingga hal tersebut bisa menjadi ciri khas yang akan kita tonjolkan ketika bersaing nanti. Hal semacam ini sudah menjadi sesuatu yang biasa dalam sektor bisnis. Membuat inovasi dan memiliki ciri pada usaha yang kita miliki akan menjadikan bisnis kita berkembang lebih baik.

  1. Mengusahakan Kualitas Produk dan Pelayanan yang Baik

Seseorang yang berkomitmen untuk membangun sebuah bisnis haruslah memperhatikan betul produk yang akan dipasarkan. Setelah melakukan riset kompetitor, tentu kita akan bisa membuat produk yang mempunyai kualitas yang bagus tetapi dengan harga yang masih bersaing dengan produk yang sudah beredar. Sebab produk yang mempunyai kualitas baik akan lebih mudah menarik minat konsumen untuk melihat bahkan membelinya.

Bukan hanya berusaha menghasilkan produk yang berkualitas, kita sebagai pelaku bisnis juga perlu memperhatikan pelayanan yang kita berikan kepada konsumen. Layaknya jenis manusia yang banyak ragamnya, konsumen pun begitu juga. Tidak jarang kita mendapati konsumen yang sedang baik suasana hatinya, namun kadang kala kita juga menemui konsumen yang sedang tidak enak suasana hatinya. Karenanya, kita sebagai pemilik usaha harus memikirkan dengan benar terkait pelayanan kepada konsumen. Agar konsumen nyaman, sehingga kita sebagai pemilik bisnis pun juga senang.

support umkmpeluang usaha

  1. Memanfaatkan Kemajuan Teknologi

Menjalankan bisnis di zaman yang serba mengandalkan teknologi adalah suatu kemudahan sekaligus tantangan bagi kita semua. Kita, manusia yang sehari-hari bersandingan dengan teknologi mau tidak mau harus mengikuti setiap perkembangannya. Sedikit saja kita tertinggal, kecepatan teknologi itu seakan menjadi sulit diikuti.

Dalam sektor bisnis pun terdampak karenanya. Dengan kecanggihan teknologi, banyak sekali lahir sosial media juga website yang bisa membantu kita dalam mengembangkan bisnis yang tengah kita jalankan. Banyak pebisnis-pebisnis yang memanfaatkan sosial media sebagai tempat mempromosikan produk mereka. Lebih besar dari itu, banyak juga yang akhirnya membuat website pribadinya agar terlihat lebih kredibel di mata para konsumen. Sebab dengan memiliki website pribadi artinya kita bisa memberikan informasi yang lebih banyak kepada para konsumen. Konsumen pun akan lebih termanjakan matanya dengan produk-produk yang disajikan dengan lebih detail dan menarik.

Itu tadi 5 langkah yang bisa kita aplikasikan untuk mengembangkan bisnis kita yang masih berskala kecil.

Jadi, adakah yang mulai tertarik membuat bisnis untuk menambah ‘kran-kran’ pemasukan? Jika iya, maka jangan lupa untuk memuat berbagai informasi bisnis teman-teman di website pribadi. Sebab selain bisa memuat informasi lebih banyak, konsumen juga akan semakin percaya dengan usaha yang tengah teman-teman jalankan.

Kami, Jetorbit.com sebagai penyedia layanan hosting murah dan domain menawarkan berbagai produk untuk membuat website pribadi teman-teman. Tentu teman-teman bisa menyesuaikan website apa yang tepat untuk usaha yang tengah dijalankan. Jadi, tertarik berjalan bersama kami untuk membuat bisnis lebih baik lagi? Silakan kunjungi laman Jetorbit.com hosting indonesia terbaik siap melayani anda untuk mendapatan informasi yang lebih banyak dan lengkap.

Dika Permana
Hidup di dunia maya ditemani suara keyboard yang nyaring berbunyi. Yuk jelajahi Indonesia.

    Leave a reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *