Konten: Pengertian, Jenis, dan 4 Strategi Konten Marketing

Konten – Modern ini istilah konten sudah menjadi pembahasan yang sangat umum di media sosial. Tapi tahukah kamu apa sebenarnya konten itu? Apakah peran konten dalam dunia digital marketing dan bagaimana cara membuat konten yang menarik?

Bisa dibilang konten adalah bagian dari hidup masyarakat modern. Di dalam konten terdapat informasi yang dibutuhkan, baik itu model berita atau produk barang jasa.

Konten disalurkan melalui media yang kini banyak digunakan yaitu sosial media seperti Twitter, Instagram, Facebook, dll. Yuk apa itu konten secara lebih jauh dan bagaimana peranannya dalam digital marketing.

Pengertian dari Konten Adalah Menurut Para Ahli

Pengertian konten marketing

Definisi konten sendiri yang dikutip dari KBBI online adalah sebuah informasi yang tersedia pada media atau produk elektronik. Seperti yang telah disebutkan, ada banyak media seperti Facebook dan Instagram.

Sedangkan arti konten menurut Wikipedia adalah berasal dari bahasa Inggris yaitu content dimana informasi disampaikan melalui media. Konten disampaikan melalui media televisi, konferensi, atau CD audio.

Baca Juga  Iklan : Pengertian, Tujuan, Jenis, dan Manfaatnya

Jika ditarik kesimpulan, pengertiannya secara bahasa adalah sajian informasi yang disampaikan melalui berbagai media. Apabila dilihat dari arti oleh para ahli, ada beberapa pengertian lainya sebagai berikut:

1. Saylor dan Alexander

Konten merupakan sebuah data, fakta, observasi, klasifikasi, desain hingga pemecahan masalah. Semua itu adalah hasil pikiran manusia yang kemudian disusun ke dalam bentuk ide, prinsip, konsep, kesimpulan, rencana dan solusi.

2. Hymen

Konten menurut Hymen adalah ilmu pengetahuan, proses dan keterampilan, serta nilai-nilai.

Apabila dilihat dari arti konten menurut para ahli di atas lebih memaparkan dari informasi apa saja yang disampaikan melalui konten. Jadi informasi yang disampaikan melalui media bisa berisi fakta, klasifikasi, pemecahan masalah yang merupakan hasil pemikiran manusia.

Jenis-Jenis Konten

Jenis-Jenis Konten

Informasi yang disampaikan dalam konten memiliki berbagai macam jenis. Saat ini yang paling marak dibuat adalah melalui media online. Jika dibagi ada berapa bentuknya, maka berikut ini beberapa jenis yang ada.

1. Tulisan atau teks

Jenis yang pertama adalah dalam bentuk tulisan. Bisa berupa analisis, deskripsi, definisi atau pengertian hingga ulasan.

2. Gambar

Gambar adalah jenis selanjutnya yang sangat populer. Apalagi saat ini sudah banyak sosial media yang mengutamakan gambar sebagai bentuk konten seperti Instagram.

3. Video

Setelah gambar, video juga menjadi konten yang paling banyak dicari. Paling sering dimanfaatkan untuk iklan dalam beberapa detik.

4. Infografis

Berbeda dengan gambar, infografis berisi data visual informasi dalam bentuk grafik yang menarik. Bisa gabungan dari teks dan gambar.

Baca Juga  Clickbait: Pengertian, Cara Menghindari dan Manfaatnya

5. Meme

Merupakan salah satu bentuk gambar yang yang lucu dan memiliki pesan khusus baik itu menghibur atau mengkritik.

6. Podcast

Merupakan konten dalam bentuk audio yang isinya orang bercerita mirip seperti radio namun lebih luas.

7. Game

Game juga merupakan jenis konten karena bisa berisi cerita dan merupakan bagian dari konten hiburan.

Apabila dilihat dari jenis-jenisnya tak heran bahwa ada begitu banyak konten yang selalu dicari oleh masyarakat. Karena konten memiliki sifat yang menghibur sampai informatif menyajikan fakta.

Peranan Konten dalam Digital Marketing

Peranan Konten dalam Digital Marketing

Apabila dilihat dari pengertian konten yang merupakan informasi dan banyak sekali jenisnya, lalu apa hubungannya dengan digital marketing? Istilah konten dalam digital marketing akan berubah menjadi konten marketing.

Istilah konten marketing selalu digunakan dalam lini bisnis apapun. Pengertiannya sendiri adalah kreasi dari digital marketing yang bertujuan untuk meningkatkan brand awareness, meningkatkan ranking di search engine dan mengumpulkan interest dari audien.

Sebuah bisnis akan memanfaatkan konten marketing untuk meningkatkan penjualan dengan menggunakan analytic, riset keyword, dan strategi tertarget yang direkomendasikan.

Konten dalam sebuah website akan memanfaatkan berbagai jenis seperti video, gambar, tulisan, dll untuk menciptakan elemen interaktif. Sehingga konten memberikan nilai kepada pengguna (audiens).

Dalam bisnis retail, akan banyak konsumen yang datang untuk meningkatkan penjualan melalui website. Sedangkan dalam jenis bisnis lainnya, konten dalam website akan mendatangkan visitor yang merupakan calon konsumen potensial.

Apakah peranan konten dalam dalam digital marketing adalah untuk mendatangkan konsumen? Jawabannya iya. Pada saat website memiliki konten, banyak orang memiliki alasan untuk mengunjunginya, belajar dan menjadi konsumen baru.

Untuk itu, ada beberapa peranan konten dalam dunia digital marketing yang harus dipelajari sebelum memproduksi konten itu sendiri.

Baca Juga  Pengertian E Commerce: Sejarah, Contoh, dan Manfaatnya

1. Konten memberikan informasi kepada audiens

Peranan yang pertama ini sama seperti pengertiannya yaitu konten adalah informasi yang disampaikan melalui media seperti website atau media sosial. Perlu untuk menyampaikan info mengenai bisnis atau industri yang digeluti.

Misalnya saja kamu memiliki bisnis furniture, maka akan lebih baik untuk membuat konten tentang pembuatan furniture sampai pilihan warna untuk berbagai desain. Konten tersebut bisa memiliki nilai hingga beberapa waktu ke depan dibandingkan membahas soal tren.

Dilihat dari contoh ini saja sudah bisa memastikan bahwa konten marketing sangat penting dalam bisnis. Ada banyak keuntungan yang didapatkan dengan marketing dalam bentuk konten.

2. Konten memiliki peringkat dalam Google

Google adalah mesin pencarian yang sangat besar, lebih dari 1 triliun pencarian setiap tahunnya dari semua pengguna di dunia. Dengan jumlah tersebut, sebuah bisnis masih bisa mencari konsumen dari pengguna Google.

Menciptakan sebuah konten dan mempostingnya ke dalam website adalah cara yang tepat untuk mendapatkan konsumen potensial. Langkah pertama yang dilakukan adalah riset keyword untuk mendapatkan audien.

Apabila sudah mendapatkan lis keyword, kamu bisa menciptakan konten dan mengoptimasinya ke dalam mesin pencarian. Masukkan juga call to action di bagian akhir konten atau halaman web.

Setelah itu tinggal menunggu proses konten untuk bekerja. Semakin banyak konten yang bermanfaat tentu akan banyak dicari oleh audien yang berpotensi menjadi konsumen.

3. Konten juga mendapatkan link dari web lainya

Konten mampu mendatangkan banyak orang ke dalam website, tetapi juga mendapatkan link dari web lainnya. Link adalah kunci dari optimasi dari mesin pencarian (Search Engine Optimization).

Artinya jika website yang kamu buat memiliki banyak link (link berkualitas) akan lebih mudah untuk mendapatkan rangking teratas di Google pada saat kamu publish konten baru. Tapi biasanya hal ini langsung terjadi pada website besar seperti Facebook, New York Times, dll.

Kamu perlu menggunakan long tail keyword yang memiliki kompetensi rendah yang lebih mudah naik tetapi juga membutuhkan waktu. Jadi tergantung dengan jenis bisnis apa yang dibuat sehingga mendapatkan link adalah cara mudah.

4. Konten mudah di share di sosial media

Apapun jenis bisnis yang kamu miliki, penting untuk memiliki akun sosial media. Contohnya Twitter dan Facebook. Akun tersebut akan mempromosikan bisnis dari website.

Apabila menggunakan Facebook, kamu bisa posting link konten dalam website dengan menambahkan tulisan terkait topik atau tema yang dibahas.

Jika menggunakan Instagram, kamu bisa membuat gambar atau video yang menarik. Bisa juga memanfaatkan fitur editing yang sudah tersemat di dalamnya.

Melalui LinkedIn, kamu bisa memposting seluruh blog atau web. Bisa juga posting link dengan konten mempertanyakan soal tema kepada audien untuk tertarik berkunjung.

Masih banyak media sosial yang bisa digunakan lainnya seperti Pinterest, Tumblr, dll yang bisa kamu maksimalkan.

5. Konten menciptakan konversi

Konten berada dalam sebuah website untuk mendatangkan konsumen baru dan setiap visitor akan melakukan aksi untuk menjadi konsumen. Hal ini disebut sebagai konversi dan konversi akan membantu bisnis terus berkembang.

Konten diciptakan untuk selalu meningkatkan konversi, tapi bagaimana cara mendapatkan konsumen sebanyak mungkin? Telah disebutkan sekilas di atas mengenai call to action. Inilah cara paling efektif untuk mengubah visitor menjadi konsumen.

Call to action dalam bentuk “banner” atau ‘’hubungi ke nomor …” atau ‘’klik di sini untuk menghubungi …” adalah cara yang cukup efektif. Bahkan bisa juga menggunakan kalimat dalam konten menjadi URL.

Cara-cara efektif pun dimaksimalkan dalam bentuk call to action yang bisa meningkatkan konversi sampai 0,5%. Perlu dilakukan testing untuk mengetahui cara manakah yang paling efektif untuk meningkatkan konversi.

6. Konten menciptakan bisnis yang terpercaya

Ketika website berisi banyak konten sesuai dengan lini bisnis, maka secara tidak langsung menjelaskan bahwa kamu mengetahui banyak hal terkait topik tersebut. Apabila kamu memiliki bisnis garmen maka ada banyak desain yang bisa diceritakan.

Semua topik sangat luas sehingga tidak akan ada habisnya untuk dibahas. Ditambah lagi jika kamu menambahkan orang yang profesional di dalamnya. Maka akan membangun kepercayaan audien.

Ketika kepercayaan sudah dibangun, maka tak akan sulit untuk mencari link dan share ke sosial media. Orang yang mendapatkan manfaat dari konten yang telah kamu buat akan menyebarluaskannya secara gratis.

7. Konten adalah dasar dari strategi digital marketing

Apabila kamu ingin membuat kampanye dalam digital marketing maka dibutuhkan konten. Konten merupakan dasar dari SEO karena melibatkan halaman yang akan masuk rangking dalam mesin pencarian.

Konten adalah dasar dari PPC karena akan membentuk landung pages dan menari trafik dari iklan. Konten juga termasuk dalam posting blog, diskusi dalam sosial media hingga halaman yang dioptimalkan. Semua kata yang disusun dalam konten akan meningkatkan reputasi secara online.

Maka dari ketujuh hal inilah yang membuat peranan konten dalam digital marketing sangat penting. Konten akan menjadi dasar kesuksesan yang didapatkan dalam bisnis nantinya.

Tips Membuat Strategi Konten Marketing

Tips Membuat Strategi Konten Marketing

Peranan konten sangatlah penting, maka dalam pembuatannya tidak bisa sembarangan dilakukan. Jika kamu ingin membuat konten yang menarik bisa mengikuti beberapa tips berikut ini.

1. Menentukan Tujuan

Apakah tujuan kamu membuat konten marketing? Mengapa ingin membuat konten? Ketahui terlebih dahulu tujuan kamu sebelum merencanakan. Ketika sudah tahu tujuannya maka akan mudah untuk menciptakan strategi.

2. Melakukan riset

Selanjutnya adalah dengan melakukan riset terhadap konten seperti apakah yang dibutuhkan oleh audiens. Apa yang paling banyak dicari dan sesuaikan dengan keyword. Nantinya keyword akan dimasukkan ke dalam konten.

Baca Juga  Apa Itu Dropshipper? Dan Apa Perbedaanya Dengan Reseller?

3. Mengumpulkan ide konten

Tujuan dan demand (apa yang dicari audiens) sudah dikumpulkan saatnya untuk mengumpulkan ide. Apakah kamu akan membuat konten dalam jenis teks, infografik, dll harus disesuaikan dengan target audience.

4. Posting konten secara rutin

Rutin posting adalah kunci utama selain membuat konten yang menarik. Kamu bisa membuat jadwal posting setiap hari, mingguan atau bulanan. Semakin sering maka akan semakin maksimal.

Inilah pengertian konten dan perananannya dalam digital marketing. Bagi Sahabat Tedas.id yang ingin membuat konten di web, Facebook atau sosial media lainnya bisa mulai mengumpulkan ide-ide menarik dan segera mengeksekusinya.

Yuliarti Swan

Yuliarti Swan

Pecinta kuliner, traveling yang ingin berbagi cerita dari kota budaya di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *